NovelToon NovelToon
Who Is Adam?

Who Is Adam?

Status: tamat
Genre:Petualangan / Tamat
Popularitas:4.6M
Nilai: 4.9
Nama Author: cucu@suliani

Laila adalah seorang wanita cantik dan sederhana yang bekerja di sebuah perusahaan terbesar di kota, sang CEO yang memimpin perusahaan tersebut begitu menyukai nya.

Dia sering membelikan perhiasan dan tentu nya memberikan perhatian, dan yang pasti yang membuat Laila suka adalah perhatian nya.

Dia pun selalu berusaha untuk menjadikan Laila milik nya, tapi sayang nya di saat Laila sudah jatuh cinta pada nya bahkan sudah menyerahkan kehormatan nya, kedua orang tua sang CEO tak menyetujui nya.

Laila pun di ancam, akhirnya dia pun pergi dan menghindar dari pujaan hati nya.

Yuk, bantu baca karya ku si penulis yang masih amatiran ini.. Mohon dukungan nya ya..

IG @suliani_cucu

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon cucu@suliani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Project Baru

Siang ini Laila sudah berada di depan gerbang sekolah, Laila sedang menunggu putra nya. Dan seperti biasa nya, dia memakai sepeda lusuh nya.

Tak lama ada seorang pria yang terlihat sangat tampan, dia baru saja turun dari mobil mewah nya dan menghampiri Laila. Dia begitu kaget sekali didekati oleh seorang pria tampan.

"Maaf Nona, apa anda mengenal seorang anak yang bernama Adam Putra Pratama? "

Laila pun mengernyit heran, untuk apa pikir nya seorang pria matang mencari anak kecil. Dia takut kalau anaknya sudah melakukan kesalahan.

"Maaf Tuan, memang nya Tuan ada perlu apa dengan anak saya?"

Pria itu terlihat begitu kaget mendengar pertanyaan dari Laila, karena dilihat dari sisi manapun Laila terlihat masih sangat muda. Walaupun Laila berpenampilan sederhana, tetapi wajahnya sangat cantik dan tak terlihat sudah memiliki anak.

"Oh, maaf. Jadi anda ibu nya? Saya pikir anda masih singel, soal nya penampilan anda seperti wanita yang belum menikah."

Laila pun memperhatikan apa yang dia pakai, bagaiman bisa seseorang menyimpulkan kan jika dia seorang singel hanya dengan penampilan nya saja?

Laila sungguh tak paham, memang pada dasar nya Laila sangat suka memakai kemeja panjang dan celana jeans panjang dengan warna yang kalem.

"Maaf Nyonya, saya tidak bermaksud menyinggung penampilan anda." Lelaki itu berkata seraya menampilkan senyum manis nya, untuk sesaat Laila begitu terpana melihat nya, tapi dengan cepat Laila menepis nya.

"Ah, tidak apa apa tuan. Oh iya, anda ada perlu apa menanyakan anak saya?"

Urusan penampilan rasanya sudah tidak penting lagi, yang terpenting adalah kenapa orang itu menanyakan putranya.

"Hanya ingin memesan desain miniatur sebuah gedung yang akan saya bangun, kemarin saya melihat desain punya kakak saya. Saya sangat suka, jadi saya sengaja ke sini untuk bertemu langsung dengan putra Ibu. Boleh?"

Laila akhirnya paham kenapa orang itu menanyakan tentang keberadaan Adam, karena ternyata pria itu sudah memesan kerajinan kepada putranya.

"Tentu Tuan, sebentar lagi jam pelajaran selsai, Anda tunggu saja sebentar."

Lelaki itu pun nampak duduk di bangku tunggu tepat di samping Laila, tak lama terlihat lah si tampan Adam yang langsung memeluk Ibu nya.

"Selamat siang Ibu ku sayang." Adam menyapa ibunya seraya menghujani wajah ibu nya dengan ciuman, Laila pun tersenyum senang dengan perlakuan manis putra nya.

"Selamat siang anak Ibu yang tampan, bagaimana pelajaran hari ini apa menyenangkan? "

"Seperti biasa Bu, membosankan."

Laila mengernyit heran, karena bisa-bisanya anaknya berkata jika pelajaran hari ini sangat membosankan seperti biasanya. Dia jadi bertanya-tanya, apakah mungkin putranya itu tidak senang belajar?

"Kok membosankan?"

"Karena pelajaran nya terlalu mudah, jadi nya aku bosan."

Laila pun mengelus lembut rambut putra nya, dia tahu jika Adam sangat jenius. Pekerjaan orang dewasa saja bisa dia kerjakan dengan cepat, apa lagi cuma pelajaran anak kelas satu SD sudah pasti sangat gampang untuk nya.

"Bu, boleh tidak aku minta di beliin ponsel sama laptop? "

"Untuk apa, Sayang? "

"Untuk mempermudah pekerjaan ku, boleh?"

"Ehm!"

Di saat Adam dan juga Laila sedang berbicara tiba-tiba saja ada yang berdiam dengan cukup kencang, hal itu tentunya mengagetkan keduanya.

Laila dan Adam pun menoleh ke arah sumber suara, Laila pun langsung teringat jika lelaki itu sedang mencari anak nya

"Maaf Tuan, saya jadi melupakan anda.Perkenal kan tuan, ini anak saya Adam."

"Saya Devano Alkahfi, saya ingin mengobrol dengan nak Adam boleh?" tanya Devano seraya mengulurkan tangan nya, Adam pun dengan cepat membalas uluran tangan Devano dan mencium punggung tangan nya.

"Saya Adam Om, Om ada perlu apa nyari saya?"

"Om perlu bantuan kamu, kalau kamu mau bantu Om. Om bakalan beliin kamu ponsel sama laptop yang kamu mau, Om juga bakal bayar mahal untuk hasil kerja kamu."

Devano mencoba untuk bernegosiasi, Adam pun terlihat sangat senang. Hanya perlu membuat karya dia akan mendapatkan apa yang dia mau.

"Kerjaan apa Om? Kalau Adam bisa mengerjakan nya, dengan senang hati Adam mau bantu Om."

"Baiklah, kalau begitu kita makan siang dulu. Setelah itu kita baru membicarakan tentang pekerjaan, Bisa?"

"Bu," panggil Adam sambil menolehkan wajahnya ke arah Laila.

Adam pun menatap penuh permohonan pada ibu nya, Laila pun tersenyum lalu menganggukan kepalanya.

''Yesss!" sorak Adam.

Laila dan Devano pun langsung tersenyum melihat tingkah Adam, sedangkan Adam nampak tertawa senang.

"Baiklah Nyonya, kalau begitu sepeda nya di titip saja sama security. Kita naik mobil saya saja, kita makan siang di resto dekat kantor saya saja."

Laila pun mengangguk setuju, dengan cepat Laila pun menghampiri security dan menitip kan sepeda nya. Setelah itu Laila, Adam dan Devano langsung naik ke mobil.

Mereka bertiga duduk di bangku penumpang, karna memang di depan ada supir dan asisten peribadi Devano.

Selama perjalanan menuju resto,mereka hanya terdiam. Tak ada yang mau mengawali pembicaraan, semua nya terasa sangat canggung.

Apa lagi selama ini Laila sudah tak pernah lagi berdekatan dengan lelaki manapun, hanya Arkana lelaki berhasil mendekati nya kala itu.

Mobil pun berhenti, mereka pun langsung turun dan masuk ke sebuah restoran mewah. Adam pun berdecak senang, sedangkan Laila terlihat biasa saja.

Kini mereka sudah duduk bersama, mereka juga sudah memesan makanan dan sedang menikmati nya. Adam makan dengan lahap, bahkan Laila sesekali harus mengusap sudut bibir Adam yang terlihat blepotan.

Setelah selsai makan, Devano meminta pelayan untuk merapikan meja nya. Setelah itu, Devano pun langsung membicarakan niatan nya.

"Jadi begini, Om berencana akan membuat sebuah perumahan elite di daerah pusat kota. Om mau kamu membuatkan miniatur perumahan elite yang bisa menarik banyak peminat,kalau hasil nya bagus Om akan membayar mahal."

"Akan saya usaha kan Om, Om mau nya yang seperti apa? "

Tanya Adam, Devano pun nampak menerang kan perumahan apa yang ingin dia bangun. Dia juga menjelaskan hayalan nya tentang perumahan impian nya, yang tentu nya ingin dia wujud kan di dalam kenyataan nya.

Adam pun nampak menganggukan kepala nya berkali kali pertanda Adam mengerti, Devano pun tersenyum melihat tingkah Adam yang seperti orang dewasa.

"Bagaimana? Sanggup? "

"Insya Allah Om, tapi saya minta waktu satu minggu."

"Satu minggu?!"

Tanya Devano dengan raut kaget nya, karena biasa nya seorang arsitek terkenal saja membutuhkan waktu hingga satu bulan untuk satu proyek perumahan.

"Kenapa Om kaget begitu? Terlalu lama ya?"

Adam bertanya dengan lesu, dia takut kalau pria itu menginginkan waktu yang singkat untuk mendapatkan pesanannya. Devano langsung menyahuti.

"Tentu tidak, justru seminggu adalah waktu yang sangat singkat. Baiklah, Deal??"

Devano berucap seraya mengulurkan tangan kanan nya, Adam pun langsung menerima uluran tangan nya Devano.

"Deal Om," ucap Adam yakin

"Baiklah, kalau begitu. Sebagai DP nya Om akan belikan kamu ponsel dan laptop yang kamu suka, mau?"

Wajah Adam pun langsung berbinar, dia tidak menyangka kalau belum mengerjakan pekerjaannya saja sudah mendapatkan bayaran.

"Mau Om."

Adam berucap seraya meloncat dari kursi, Laila pun langsung bangun takut nya Adam terjatuh. Sedangkan Devano nampak tersenyum sambil menggeleng kan kepala nya.

Devano tahu jika Adam mempunyai kemampuan yang lebih di usia nya yang terbilang masih kecil, tapi Devano juga sadar jika Adam tetap lah anak kecil yang suka jika di iming imingi hal yang dia suka.

Devano pun langsung mengajak Laila dan Adam ke sebuah konter terbesar yang ada di pusat kota, Adam pun dengan senang hati memilih ponsel dan laptop yang dia suka.

Devano bahkan sempat berdecak kagum saat Adam memilih ponsel dan laptop yang fiture nya sudah canggih, ternyata Adam memang pandai dalam menentukan pilihan yang terbaik.

"Itu adalah pilihan yang sangat bagus, Nak."

"Tentu saja, karena aku membutuhkannya. Untuk bekerja memang harus fiturnya yang sangat canggih, biar pekerjaan cepat selesai." Adam berkata sambil tersenyum.

Siang itu Devano mengeluarkan uang hampir seratus juta untuk Adam, tapi dia merasa tak keberatan sama sekali. Justru dia merasa sangat senang bisa pergi bersama Adam dan ibu nya, setelah selsai Devano pun menawarkan diri untuk mengantar mereka pulang.

Dengan senang hati Adam pun menerima nya, Devano pun langsung mengantarkan Adam dan Laila ke rumah baru mereka .

Karena memang Adam ingin melakukan sesuatu di sana, saat sampai di rumah baru Adam. Devano sempat bertanya dalam hati, kenapa Laila begitu terlihat nyaman pergi dengan sepeda butut nya.

Padahal jika di lihat dari keahlian yang Adam punya, dan di lihat dari rumah mereka, Laila terlihat mempunyai banyak uang.

"Hidup itu tak harus menonjolkan kekayaan, tak apa terlihat sederhana, karena yang penting kenyamanan."

Devano semakin kagum saja terhadap ibu dan anak tersebut, karena jarang sekali orang yang memiliki uang ingin hidup tetap dalam keadaan yang sederhana.

"Semoga Adam bisa menjadi manusia yang sukses ke depannya," ujar Devano.

"Aamiin," ujar Laila mengamini.

Devano pun langsung berpamitan pada Laila dan Adam, dia pun berjanji seminggu lagi akan datang ke sana menagih hasil kerja nya Adam.

Adam pun setuju, setelah kepergian Devano, Adam dan Laila langsung pergi ke mushola karna mereka belum melaksanakan shalat dzuhur. Beruntung waktu masih menunjukan pukul dua siang, jadi dengan segera mereka pun melaksanakan kewajiban nya terhadap Sang Khalik.

"Apakah kamu senang dengan pekerjaan yang kamu kerjakan saat ini, Sayang?"

Laila takut kalau putranya itu akan mengerjakan pekerjaannya dengan tertekan, terlebih lagi pekerjaan yang dihadapi oleh Adam adalah pekerjaan yang sangat luar biasa beratnya.

"Senang, Bu. Apalagi pekerjaan ini menghasilkan banyak uang, Adam akan mencari pundi-pundi rupiah yang banyak untuk ibu. Adam ingin membuat ibu bahagia, ingin membuat Ibu merasa senang."

Laila terharu sekali mendengar apa yang dikatakan oleh Adam, dia sampai memeluk putranya tersebut dan mengecup puncak kepala putranya dengan penuh kasih.

"Ibu sayang Adam," ujar Laila.

"Adam juga," ujar Adam.

Keduanya saling memeluk dengan penuh kasih sayang, walaupun tak ada ayah tetapi Adam tetap menyayangi dan mencintai ibunya.

1
Ais NSP
dimulai dari kisah menyedihkan LailaArkana demi perjuangan cinta lalu lanjut kisah AdamSisil dan lainnya yang santai bahasa dan ceritanya tapi gak bosen bacanya. makasih kak othor semoga makin sukses dengan semua karyanya/Good//Rose//Heart//Kiss/
Cucu Suliani: Makasih juga untuk Kakak sudah baca dari episode awal sampai akhir, love sekebon buat Kakak pokoknya 🥰😍
total 1 replies
momi
Luar biasa
Nofal Nova
cara minta maafnya kok gak sopan main peluk aja, gak ada basa basinya
Baiq Salthien Wqudsy
sampai bab 8ni aku suka dengan alur ceritanya..
Nunik Wahyuni
Devano ....Layla adikmu satu ibu beda bpk ....kalian bersaudara kluar dr satu rahim yg sama....bisa gt ia thorrr kyk di ikan terbang 😂😂😂
Nunik Wahyuni
apa ia Devano anak tuan Seno dan ibu Nayla....Devano kakak Layla satu ibu beda bpk....?makin sedih aja klo ia bnr begitu berati secara tdk langsung Devan ma BPK kandung nya slama ini jd anak angkat rumitttt kaleeee🤣🤣💃💃💃
Nunik Wahyuni
apa Devano anak ibu Nayla dan tuan Seno ....rumit keiu thorrr bikin penasaran....atau Arkana anak Nayla dan tuan Seno....jd Arkana satu bpk beda ibu ma Layla....hbt thorrr bikin penasaran di hdp 😂😂😂
Nunik Wahyuni
kumaha atuh thorrr udah thorrr Devan nya ksh yg lain aja kasian Arkana yg hampir gila Krn ditglkan Layla....devan ngalah yahhh demi kebahagiaan adik dan keponakan genius muuu....kieu Weh thorrr Devan nya keur abi meunang teu🤣🤣🤣🤣
Nunik Wahyuni
disisi lain ikut bahagia liat Adam bersama ayahnya...tapi disisi lain kasian Devan yg putus harapan memiliki Layla.....sdgkan dia tdk bisa suka ma Eliza ....rumit inihhh hati nya devan galauuu🙈🙈😂😂😂
Nunik Wahyuni
pasti Arkana gila Krn tdk bisa menemukan Layla....gmn ia reaksinya asat melihat duplikat wajahnya di Adam jeng jeng 😂😂😂
Nunik Wahyuni
feeling Adam pasti kuat secara darah daging ayahnya yg dirindukan slama dr bayi ga bertemu dan skrg Adam udh umur 5 thn....
Nunik Wahyuni
bawa Layla dan Adam ketemu adik angkat Devano maka adikmu pasti sembuh dr sakit jiwa nya ....🙈🙈🙈
Nunik Wahyuni
Devano jth cinta ma Layla....nti km shock klo tau Adam adalah anak dr adik angkatmu yg sdg stay di rmh sakit jiwa 😎😎😎
Nunik Wahyuni
Devano mending nyari lagi yg lain ....Layla itu milik adik angkat nya yg lg depresi Krn ditgl Layla....betul tdk thorrr?
Nunik Wahyuni
Munkinkah adik angkat Devano papanya Adam ?
Nunik Wahyuni
Akankah seorg Devano jth cinta pada mama Adam jeng jeng ...tapi bgsx Layla bertemu dgn papa nya Adam dan menikah....kasian Adam thorrr butuh sosok seorg ayah di hdpnya 😔😔😍😍
Nunik Wahyuni
Adam sdh tajir melintir dr SD 😅😅😅
Nunik Wahyuni
smoga Arkana bertemu Adam disaat Adam udh dkt ma devano dan terjadi salah paham antara Layla dan Arkana 🤣🤣🤣
Nunik Wahyuni
sepeda butut akomodasi Layla mencapai kesuksesan bersama Adam ....antar jemput sekolah dan kemana pun mrk pergi 😍🍼😅
Nunik Wahyuni
sabar Layla smua nti akan terungkap ma Arkana ....smoga adam bisa bertemu Arkana ayah kandung nya....dan bisa menikahi Layla utk berumah tangga bersama Adam dan Layla 😍🍼💪
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!