NovelToon NovelToon
Selly Rinjadi

Selly Rinjadi

Status: tamat
Genre:Romantis / Contest / Perjodohan / Tamat
Popularitas:59.2k
Nilai: 5
Nama Author: Rohana hartono

"Jika kau tau aku akan menyakitimu? kenapa kau masih mau menikah denganku" ucap Agung

"Karena aku tau apa yang dilakukan Ayahku telah dipikirkannya dengan matang"

"Kalau begitu, selamat datang di keluarga RInjadi nona Sellly Atmajaya"

Selly pun tersenyum datar


Selly Anjani Atmajaya. Gadis muda yang harus menikah dengan mantan kekasih ibunya Agung Andhika Rinjadi. Pernikahan dilakukan atas permintaan sang ayah. Hal itu dilakukan sang ayah untuk melindungi putrinya dari jahatnya mantan kekasih sang ayah yaitu nyonya Alice Raharjo

Ia harus berjuang seorang diri menghadapi sadis dan dinginnya sang suami dan jahatnya Alice Raharjo padanya. Namun kecantikan wajah dan hati serta kegigihannya dalam banyak hal, membuat Ia mampu bertahan dari segala serangan yang ditujukan pada dirinya.

Bukanlah Selly Anjani Atmajaya jika Ia menyerah dengan keadaan. Dialah Selly Rinjadi





mari kita berkenalan lebih jauhhh
Ig @mrs.anna19

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rohana hartono, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Denpasar

Siang itu sayu, seakan tau bagaimana rasanya menjadi selly anjani. Rerintikan hujan disiang hari mengingatkan selly kenangan masa kecil Ia dan ayahnya.

Waktu itu selly berumur Sembilan tahun. Ia dan ayahnya bermain hujan di pantai kuta bali, delapan tahun telah berlalu namun kenangan itu rasanya masih terasa baru.

“Kita akan kesana ya nak” ucap Selly sembari mengelus perutnya.

“Mbak ini makanannya” ucap seorang waiters sambil menyuguhkan hidangan sop buntut.

Selly memulai makannya dengan seorang diri. Ditempat yang sama Agung dan koleganya tengah duduk di sudut ruangan, Agung tak sengaja melihat kearah Selly yang sedang makan seorang diri, Ia terkejut melihat perubahan badan Selly yang mulai menampakkan tanda-tanda kehamilannya.

Tubuhnya kini berisi, pipinya mulai mengembang dan perutnya mulai menampakkan kehamilannya. Namun, Selly tak sadar jika Agung suaminya berada ditempat yang sama dengan dirinya

“Selly sudah berapa lama kita tak bertemu” ucap agung dalam hati. Agung terus memandangi selly, sesungguhnya dalam hati Agung Rinjadi, Ia tidak terlalu percaya kalau itu bukan anaknya.

“hei… kok bengong, kamu pesan apa” ucap Natan pada Agung.

“Ohh,, sorii.. saya sop buntut saja” ucap Agung.

Beberapa menit berlalu, Selly pun telah selesai makan dan Ia menuju kasir. Namun, matanya tak sengaja melihat Agung yang juga melihatnya. Mata Agung dan Selly saling tatap beberapa detik. Namun Selly dengan cepat memalingkannya dan pergi meninggalkan restauran. Agung masih tertegun, ingin rasanya Ia mengejar Selly, namun disatu sisi Ia tak mau lagi berhubungan dengan istrinya tersebut.

****

“Bi,, saya pamit ya” ucap Selly sembari membawa kopernya.

“iya non hati-hati ya” ucap Bi Ningsih sambil sambil memeluk Selly.

“non mau pergi kemana sih?

“pokoknya saya pergi ke tempat yang aman bi” ucap Selly sambil mengusap punggung ART nya.

Selly tak bicara pada siapapun kemana Ia akan pergi. Tak berapa lama tibalah taxi didepan gerbang rumah selly.

“saya pamit bi,, pak” ucap selly. ART dan satpam pun melambaikan tangannya.

Selly duduk terdiam dalam taxi, dilihatnya mobil Reza menuju ke arah rumahnya. Dengan cepat selly mematikan handphonenya. Ia tak mau reza tau kemana Ia akan pergi.

Biarlah ini semua menjadi awal baru bagi dirinya. Ia ingin memulai hidup baru bersama anak-anaknya kelak. Ketika di lampu merah, taxi yang Ia tumpangi berdampingan dengan mobil Rubicon yang dikemudikan suaminya. Dengan cepat selly memalingkan wajahnya. Ia khawatir jika agung melihatnya.

Setelah dua puluh menit perjalanan akhirnya tibalah di bandara, dengan cepat Selly masuk dan check.in.

beberapa menit kemudian, gate untuk tujuan Denpasar bali pun dibuka. Dengan cepat Selly berjalan menuju pesawat tujuan Denpasar.

“Bi,, saya mau ketemu selly” ucap Reza.

“maaf den reza.. non selly nya sudah pergi” jawab bi ningsih.

“maksudnya pergi??

Pergi kemana bi??”

ucap reza bingung. “iya non selly pindah.. tapi tidak mau menyebutkan kemana dia akan pindah” ucap bi ningsih.

Reza langsung menelpon selly. Namun nomor hp nya tak bisa dihubungi.

****

“pak agung,,, “ucap reza yang dengan sengaja menemui agung di kantornya.

Agung yang baru keluar dari mobilnya menoleh kearah reza.

“kenapa..??” Tanya agung ketus.

“bisa kita bicara pak??” ucap reza.

“oke.. keruangan saya” ucap agung.

Reza pun mengikuti arah langkah kaki Agung.

Dan tibalah mereka diruangan kerja agung rinjadi.

“Maaf pak..saya harus bilang jujur” ucap reza.

“sebenarnya anak yang dikandung selly itu anak bapak, bukan anak saya” ucap reza.

Agung hanya diam saja.

“sebenarnya tidak masalah untuk saya mengakui kalau itu anak saya, karena saya memang mencintai ibunya, tapi bapak sebagai bapak kandungnya harus tau itu” ucap reza.

“selly tak ingin bapak tau karena ia tidak ingin bapak mengambil anak itu darinya”.

Agung mulai tertemung, Ia terbayang saat selly makan sendirian di restaurant waktu itu.

“pak agung saya akan kembali ke australi, dan saya hanya menyampaikan itu” ucap reza kepada agung yang masih termenung.

“iya,, terimaksih informasinya” ucap agung.

“saya permisi pak agung”.

Agung menganggukkan kepalanya dan mengantar reza sampai ke depan ruangannya.

“terimakasih ya Allah...akhirnya saya punya anak” ucap agung sembari menahan air matanya.

Dengan cepat ia mengambil Hp nya dan menelpon selly. Namun, nomor Hp selly tak bisa lagi dihubungi.

Dengan cepat pula agung menghubungi bi ningsih.

“hallo.. bi, dimana selly saya ingin bicara padanya” ucap agung.

“maaf tuan, nona selly sudah pindah, dan kita tidak tahu non selly pindah kemana”.

”apa….maksudnya pindah apa bi? " Ucap agung.

“Iya tuan,, non Selly bawa koper terus pamit dan pergi” ucap bi ningsih.

Agung mematikan telponnya.

“Aduhh selly dimana kamu?”ucap agung dengan khawatir.

“Kumpulkan orang-orangmu sekarang juga” ucap agung pada Rian asistennya serta sang bodyguard.

Sepuluh menit kemudian tibalah bodyguard dan rombongannya dikantor agung rinjadi.

“Saya ingin kalian cari istri saya sampai ketemu, cari dia sampai dilobang semut sekalipun” ucap Agung.

“Baik pak”.

“kenapa kamu bodoh sekali Selly” ucap Agung sembari menyetir mobilnya.

Ia berkeliling kota mencari dimana kira-kira selly berada.

“Mustahil kalau kamu keluar kota selly, kamu kan tidak punya uang” ucap agung.

“Semua akses kmau masih saya blokir” ucap agung.

“kamu jangan bodoh Selly, aku mencintai kamu, jadi mana mungkin aku akan memisahkan kamu dan anak kamu”

Dret.. dret.. Hp Agung berbunyi, Rian asisten pribadi agung memanggil.

“Pak Agung.. saya dapat informasi bahwa ibu selly menjual perhiasan yang diberikan tuan saat lamaran kemarin, itu terlihat dari kode-kode yang terdapat pada berlian tersebut” .

Agung emang memberikan berlian special untuk Selly pada saat hari pernikahannya sehingga ada kode tersendiri.

"Sialan,,,, rupanya dia menjual semua perhiasan yang saya berikan” ucap agung pada rian.

“Rian tolong kamu beli semua perhiasan yang dijual oleh Selly”.

“Baik pak agung” ucap rian.

“Sepertinya kamu emang pergi jauh"

Dengan cepat Agung memutar arah mobilnya menuju bandara.

“Dimana kamu selly” ucap agung dengan khawatir.

“Kau sedang hamil anakku,, ayolah selly pulang” ucap agung dalam hati.

“Selly.. seandainya kau tahu isi hatiku, tak sedetikpun aku tak memikirkan kamu” ucap agung.

“Awal pernikahan kita, aku ingin menyakitimu,, namun kini aku yang tersakiti, dunia emang kejam padaku sell” ucap agung sembari menyetir mobilnya.

“Pak agung kita sudah check untuk keberangaktan domestik dan internasional hari ini tidak ada keberangkatan atas nama Selly Anjani Atmajaya” ucap Rian diseberang telpon.

“Ada kemungkinan via darat pak agung” ucap rian.

Agung pun mematikan telponnya.

“Kemana dia??” ucap agung.

Hatinya makin diselimuti kepanikan tak kala ia sadar bahwa Selly benar-benar telah pergi.

*****

Pukul dua siang tibalah selly dibandara Ngurah Rai Denpasar Bali.

Tak berapa lama Ia menemukan taxi dan langsung masuk kedalamnya.

“Pak tolong antarkan saya ke penginapan-penginapan murah yang berada dekat dengan pantai kuta ya”

"Baik ibu”.

Tak berapa lama tibalah Selly di sebuah penginapan yang ia maksud tadi. Setelah bertemu receptionis dan akhirnya selly deal akan sebuah kamar.

Masuklah Selly ke dalam kamar tersebut. Ya… sebuah kamar yang mirip dengan hotel kelas melati.

“Lumayan..” ucap selly.

Ia mengambil Hpnya kemudian menukar simcard lama dengan simcard yang baru.

Ia benar-benar ingin melupakan sejenak kisah-kisah hidupnya. Tak terasa Selly langsung tertidur.

*****

Selly menikmati view sore pantai kuta dengan pop mie di tangannya. Ia duduk diatas pasir pantai seorang diri.

“Begini rasanya tidak punya apa-apa dan tidak punya siapa-siapa” ucap Selly dalam hati sambil menikmati pop mie.

Ia terus menikmati ombak yang bergulung tenang, sesekali dilihatnya orang bermain selancar.

“Tuhan,. Kenapa aku begini” ucap selly.

Tak terasa sunset telah muncul, pertanda akan dimulainya malam hari, Selly pun kembali ke kost nya.

1
Toni Hartono
novel:kalijambe dan rumah itu.. bekas hunian para pendobrak dari kali ciliwung....
Eva
lanjut
auliasiamatir
selly sih.. mau maunya nikah sama pak tua Bangka
nona rohana: thankyou komentarnya cantik. jangan lupa baca sampai akhir ya
total 1 replies
lina
wah wah wah, KDRT
lina
semangat ✍️ tor
aduh.mantap
nona rohana
ini chapter terbaik menurut author
lina
semangat ✍️ tor
lina
neeeext
lina
💣👍
lina
cemangeeet
lina
lanjut
lina
semangat ✍️ tor
Nia࿐
Lanjut thor, semangat dalam berkarya👍👍👍
lina
bucin
Yenz_Azzahra
Hadir Thor.
Mari slng mendukung
nona rohana
like
miming mink
kok Selly kayak gak perhatian ma anak2nya thor
biarkan Selly bersatu kembali dgn Agung ..
lanjut..10 like
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!