NovelToon NovelToon
Time Travel Yu Jin Ru

Time Travel Yu Jin Ru

Status: sedang berlangsung
Genre:Petualangan / TimeTravel / Action / Spiritual
Popularitas:139.3k
Nilai: 4.8
Nama Author: Wicky Nur Sakinah

Maaf kalo banyak typo dan kata-katanya kurang nyaman karena ini karya pertamaku,semoga suka serta terima kritik & sarannya ya kakak-kakak🙏🏻.

Seorang gadis jenius yang berprofesi sebagai dokter,ilmuan,sekaligus wakil sebuah organisasi dunia yang paling disegani karena keahlian disegala bidangnya.

dulu dia gadis kecil polos yang penakut tetapi setelah dibuang keluarganya karena mengalami kecacatan saat kecelakaan saat ia masih berusia 6 tahun,hingga ia bertemu dengan seorang pemuda yang ternyata salah satu anggota organisasi dunia yang sangat disegani,pemuda itu mengangkatnya sebagai adik dan menyembuhkan ia serta melatihnya menjadikan ia gadis tangguh.

meninggal karena kegagalan dalam uji coba sebuah penemuan barunya sebab tidak ada yang percaya penemuan barunya yaitu berpindah dimensi atau ruang dan waktu,tetapi ternyata penemuannya berhasil sehingga ia berpindah dimensi walau hanya jiwanya saja dan memasuki tubuh putri yang disia-siakan.

ok segitu aja,kelanjutannya baca aja😘

Judul awal = Transmigration the Queen of Qultibvation World
Judul sekarang = Time Travel Yu Jin Ru

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Wicky Nur Sakinah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

TTYJR 7 ~~ Ingatan

Hallo para readers👋🏻

Jumpa lagi denganku yang ga jelas ini😭😭.

Ok gak usah banyak cing cong kita lanjut aja.

.......

Preview episode sebelumnya.

"Emm baiklah nama kalian......

BRUKKKK......

...Happy Reading💐...

........

"NONAAA!!" Teriak Giren yang melihat nona kecilnya pingsan dengan wajah pucat.

Giren memang sedari tadi sudah khawatir tentang keadaan nonanya itu yang wajahnya terlihat pucat. Ternyata kekhawatirannya terjadi sekarang....

Ketiga spirit beast yang akan diberi nama itu ikut terkejut.

Awalnya mereka sangat senang akan diberi nama oleh nona kecilnya ini tapi siapa sangka.

Giren yang panik pun meminta kepada ketiga hewan yang baru dikontrak Yu Ling untuk berubah ke wujud manusia nya dan membantu mengobati Yu Ling.

Mereka bertiga pun menyetujuinya dan segera merubah wujud mereka menjadi manusia.

* Visual wujud manusia Naga biru.

* Visual wujud manusia Ular Ungu.

* Visual wujud manusia Phoenix api.

( Sorry kalo visualnya kurang menarik, author cuma disesuaikan sama sifatnya aja hehe😂)

Mereka pun langsung membawa Yu Ling ke arah salah satu pohon besar untuk disandarkan.

Setelah menyandarkan tubuh nona kecilnya, mereka memeriksa keadaan Yu Ling. Ketiga hewan itu terkejut setelah memeriksa keadaan Yu Ling.

"I-ini? Sepertinya kondisi nona melemah karena beliau kehabisan banyak darah, ditambah ada racun yang mengendap didalam tubuhnya yang melemahkan kesehatannya. Itu jelas bukan racunku, aku sama sekali tidak menggunakan racun ketika menggigitnya tadi." Jelas si Ular

Benar, si ular memang tidak menggunakan bisa nya ketika menggigit Yu Ling. Dia berpikir untuk apa membuang-buang bisa mematikannya jika dengan beberapa pukulan dan gigitan saja Yu Ling sudah kewalahan.

"Ya kau memang benar, didalam tubuh nona mengalir banyak racun yang walaupun tidak membunuhnya langsung tapi dapat menyebabkan masalah serius pada kesehatannya. Aku sudah memeriksanya ketika di lapisan 6 sesaat setelah nona mengontrak ku, dan aku tidak habis pikir bagaimana nona bisa mengalahkan ku dengan tubuh lemahnya itu." kata Giren menimpali.

Para spirit beast itu tercengang dengan penjelasan Giren tapi tak dapat dipungkiri jika memang nona kecilnya ini kuat dan cerdik, mereka saja yang binatang level legenda dikalahkan dengan telak apalagi Giren yang masih di tahap Suci.

Yah, walau ada harga untuk semua itu, karena saat ini nona mereka terkapar tak berdaya oleh serangan gabungan mereka dan diperparah dengan racun didalam tubuhnya.

Mengingat kondisi nonanya, mereka langsung merasa cemas.

"Aku akan menyembuhkan tangan nona karena bagaimanapun aku lah yang melukai lengannya " kata si Naga dengan nada bersalah.

"Baiklah lakukanlah " kata phoenix yang diangguki di ular dan Giren.

Setelah mendapat persetujuan,si Naga menyalurkan mana dalam tubuhnya kepada Yu Ling dan ajaibnya pergelangan tangan Yu Ling yang sempat terpunus berangsur-angsur pulih seperti semula.

Phoenix api yang melihat itu segara ikut membantu menyalurkan mana nya karena ia juga ikut andil menyerang Yu Ling dengan semburan api. Terlihat dibeberapa bagian, kulit Yu Ling tampak melepuh parah dan bahkan mulai mengeluarkan nanah.

"Biar aku membantumu, aku juga tadi melukai nona dengan semburan api ku" kata si Phoenix yang di angguki sang Naga.

Bagaimanapun mereka harus bertanggungjawab terhadap luka yang mereka berikan pada Yu Ling.

Tak lama, luka bakar di kulit Yu Ling secara bertahap menghilang. Digantikan kulit yang begitu bersih, halus, dan lembut.

Si Ular yang tak ingin ketinggalan bagian juga membantu menghisap racun yang ada di tubuh Yu Ling, sayangnya dia tidak bisa mengeluarkan semuanya karena ada beberapa racun yang sudah mengendap didalam darah dan sel-sel Yu Ling.

Untuk Giren, mereka menyuruhnya untuk memulihkan tubuhnya dulu yang terluka saat pertarungan 2 lawan 3 tadi. Awalnya Giren menolak dengan alasan bahwa ia ingin mendampingi nonanya sampai siuman tapi mereka bertiga menolak alasan Giren.

"Jika nona bangun dan melihat kondisi menyedihkan mu ini maka kau akan kami hajar sampai mati" ancam mereka yang membuat nyali Giren ciut.

Giren sempat berpikir 'Dimanakah para spirit sombong yang menantang nona tadi? kenapa sekarang malah menjadi pria-pria yang overprotective seperti ini. Haishh aku merasa tersaingi, bagaimana kalau nona malah jadi lebih menyayangi mereka daripada aku? Tapi.. ah sudahlah lebih baik aku pulihkan diriku dulu'

Giren akhirnya memulihkan dirinya dalam diam tak jauh dari lokasi Yu Ling dan 3 orang itu.

Sementara para spirit beast baru Yu Ling masih sibuk memulihkan kondisi Yu Ling. Begitu penyembuhan itu selesai, mereka juga melihat Giren ternyata sudah menyembuhkan semua lukanya dan berjalan menghampiri mereka.

Akhirnya mereka berempat menunggu Yu Ling sadar tapi..

...

2 hari kemudian~

Yu Ling belum juga membuka matanya. Para spirit beast Yu Ling yang menunggu Yu Ling membuka matanya menjadi semakin cemas dan merasa bersalah.

"Hei bagaimana ini, nona belum juga membuka matanya" kata si Ular.

"Benar, kenapa nona belum bangun juga? Ini sudah 2 hari berlalu" timpal si Naga

Sedangkan Giren tampak diam dengan pandangan kosongnya lalu dia tiba-tiba berseru....

"Ini semua salah kalian, kalian yang membuat nonaku MENJADI SEPERTI INI!! " kata Giren dengan diakhiri teriakannya.

Para spirit beast lainnya pun merasa geram ketika Giren menyalahkan mereka bertiga. Walaupun mereka melukai nonanya tapi mereka sudah bertanggung jawab dan berusaha membuat nonanya pulih seperti semula.

"JADI KAU MENYALAHKAN KAMI?!" teriak Phoenix api yang terbawa emosi.

"YA KALIAN YANG BERSALAH, KALIAN LAH YANG MEMBUAT NONA MENJADI SEPERTI INI!! HUH...HUH.. DASAR PARA BINATANG BUAS LIAR" teriak Giren dengan menggebu.

"BERANINYA KAU!!" Geram si Naga dan mulai menyerang Giren disusul si Phoenix dan si Ular.

Mereka sangat tidak menyukai ketika Giren mengatakan mereka sebagai binatang buas liar.

Mereka pun akhirnya bertengkar satu sama lain hingga......

...Yu Ling PoV...

"Eughh....sttt sakit sekali tubuhku, kenapa juga disini berisik sekali"

Aku membuka mata dan mulai mengerjabkan mataku karena merasa silau oleh matahari.

Dunia di sekitarku terasa sangat berisik dan mengganggu, aku tidak tau apa yang terjadi.

WAWAWAWAWA

Ketika aku menolehkan pandanganku ke sumber suara, aku melihat Giren dan para spirit baruku tampak terlibat cekcok yang berakhir dengan ketiga binatang itu menyerang Giren. Yah, aku melihat Giren dikeroyok oleh mereka bertiga.

Awalnya aku tidak begitu memperdulikan mereka karena kupikir itu hanya pertengkaran kecil tanda perkenalan. Tapi lama-kelamaan, pertengkaran itu mulai membuat kepalaku pusing saja.

Akhirnya aku mulai membuka suara..

"DIAMLAH!! KALIAN MEMBUAT KEPALAKU PUSING SAJA!!" bentakku kepada mereka dan dapat kulihat mereka menengok kearahku secara serempak.

Mereka tampak melongo sesaat kemudian tersadar dan langsung berteriak dengan riang.

"NOONAAA..!!!" teriak mereka yang membuat kepalaku cenat cenut tak karuan.

Dapat kulihat mereka berlari kearahku dengan Giren yang melangkah terseok-seok 'Hah, dia babak belur lagi' batinku sembari menghela napas lelah.

"Nona apa kau baik-baik saja?" tanya Naga.

"Nona apa anda masih merasakan sakit di suatu bagian?" tanya Ular.

"Nona kau sudah sadar?" tanya Phoenix.

"Nona kau masih hidup?" seru Giren

Pertanyaan absurd Giren membuat kami semua menatap tajam dirinya.

'apa-apaan itu, apakah kau pikir aku/nona sudah mati' begitulah kalimat yang tersirat dalam tatapan tajam mereka.

Sementara itu si empu yang ditatap begitu oleh semua orang hanya menggaruk tengkuknya yang tak gatal dengan canggung lalu menunjukan deretan giginya.

"Aku baik-baik saja, kalian tenanglah. Tubuhku memang agak sakit saat ini tapi sebentar lagi pasti akan lebih baik" kataku.

"Oh ya, berapa lama aku tidak sadarkan diri " tanyaku pada mereka.

"2 hari nona. Anda membuat kami cemas dengan keadaan nona" kata si Phoenix.

Aku tau itu si Phoenix, walaupun kini mereka dalam wujud manusia. Tapi aku masih bisa membedakannya berdasarkan ciri fisik mereka.

Mendengar aku tak sadarkan diri selama 2 hari, aku teringat apa yang terjadi dalam 2 hari itu.

Flashback On~~

(masih Yu Ling PoV)

" Eughh...hm dimana ini? kenapa semua gelap? apakah aku mati lagi?" tanyaku pada diri sendiri ketika aku terbangun ditempat yang sangat gelap tanpa ada celah cahaya sedikitpun.

Tiba-tiba disekitarku bergetar dan tempat yang kupijak tiba-tiba menjadi terang benderang yang membuat aku merasa silau dan mulai menutup mataku.

Tiba-tiba..

SWUSSSHHH....

Saat aku membuka mataku kembali, aku dibuat sangat terkejut karena tiba-tiba aku berada disebuah ladang rumput yang begitu luas. Ada sebuah gubuk tak jauh dari situ dan ada juga aliran sungai disepanjang tempat ini. Sungai itu ternyata memiliki air terjun yang tampak indah sebagai hulu nya.

Aku pun mulai berjalan kearah sungai untuk membasuh wajahku, kelihatannya airnya segar sekali.

Saat aku membasuh wajah dan melihat pantulan diriku di air, aku dapat melihat bahwa wajah dan tubuhku ternyata adalah penampilan ku saat aku di zaman modern.

Hal itu membuatku bingung dengan keadaan sekarang 'apakah aku memang benar-benar sudah mati" itulah yang selalu ada dalam benakku sekarang.

"Tidak, kau belum mati kak Jin Ru. Kau masih hidup"

Tiba-tiba aku mendengar suara seorang gadis kecil, suara itu terdengar sangat familiar di telingaku. Suara itu seperti...suaraku ketika ditubuh Yu Ling

TUNGGU?

APA? YU LING?

Aku pun membalikkan tubuhku dan melihat seorang gadis kecil yang agak asing namun terasa familiar bagiku, aku pun mencoba menerkanya.

"Y-Yu Ling, apakah itu kau? " tanyaku padanya yang dijawab dengan senyum dan anggukan kepala darinya.

Aku sungguh tak mengira jika memang gadis kecil itu adalah Yu Ling. Penampilannya sangat berbeda dari yang ku kenal, sebab tubuhnya saat ini terlihat lebih terawat. Kulitnya seputih salju dan wajahnya tampak sangat manis. Sangat berbeda ketika aku menempati tubuhnya.

"Kak Jin Ru, apakah kakak tau kenapa aku membawa kakak kesini?" tanya Yu Ling.

"Tidak, aku tidak tau. Memangnya ada apa? kenapa kau membawaku kesini?" tanyaku padanya.

Dia tak langsung menjawab hanya menggeleng pelan.

"Aku membawa kakak kesini untuk memberikan ingatanku kepada kakak, sekiranya hal itu bisa membantu kakak menghadapi para selir dan anak-anaknya serta ayahanda dan ibunda" kata Yu Ling yang membuatku mengangguk tanda mengerti.

"Baiklah aku akan menerimanya, lagi pula aku memang membutuhkannya saat ini untuk mengetahui segalanya. Juga... terima kasih karena telah memberikan tubuhmu kepadaku" kataku tulus padanya.

Kulihat dia tersenyum ke arahku lalu mengarahkan telunjuknya padaku yang membuat aku bingung.

"Sama-sama kak, tapi bantu aku untuk dihargai ditempat itu. Mengenai keluargaku, kakak bebas melakukan apapun. Aku sudah pasrah dengan mereka" kata Yu Ling dengan meneteskan air mata, dapat kulihat di matanya ada kemarahan, kekecewaan, dan kebencian yang tersimpan.

Situasi itu tak berlangsung lama karena setelahnya tatapan itu menghilang seiring dia memberikan senyumnya lagi kepadaku.

Aku sempat heran kenapa dia terus tersenyum kepadaku, tapi aku kemudian berpikir mungkin dia sekarang sudah lebih bahagia karena terbebas dari semua rasa sakitnya.

"Baiklah kak, bersiaplah. Aku akan menyalurkan ingatanku kepada kakak" katanya.

Aku pun bersiap-siap lalu setelahnya dari jari telunjuknya, keluar cahaya kuning keemasan yang mulai masuk ke kepalaku. Setelah itu dapat ku rasakan kepalaku menjadi sangat sakit.. Ini seperti kepalaku dihantam oleh benda keras dengan sangat kencang.

ARGGHHH.....

Aku menggeram menahan sakit ketika sakit di kepalaku semakin menjadi. Yu Ling yang melihatnya hanya berkata....

"Tenanglah kak, tahan sedikit lagi dan semuanya akan baik-baik saja. Setelah ingatan itu menyatu sepenuhnya dengan kakak, aku akan pergi untuk menjalani roda reinkarnasi.

..Aku berikan air terjun itu dan sungainya kepadamu, itu adalah mata air Tiānshàng yang memiliki banyak kegunaan. Kakak akan kakak tau manfaatnya setelah kakak menggunakannya. Mengenai dari mana semua ini berasal, kakak bisa mencari tau sendiri, air terjun itu sudah ada semenjak aku berusia 3 tahun" kata Yu Ling kepadaku.

Walau kepalaku saat ini masih terasa sakit tapi aku masih dapat mencerna ucapannya dengan baik.

"B-baiklah semoga di kehidupan selanjutnya kau mendapatkan kebahagiaan" do'a ku tulus padanya.

Yu Ling yang didoakan seperti itu terharu hingga menitikkan air matanya.

"T-terima kasih kak, semoga kau juga mendapat kebahagiaan hiks..hikss.." katanya yang membuatku tersenyum.

Beberapa menit kemudian~

Sekarang ingatan Yu Ling telah sepenuhnya masuk kedalam ingatanku. Aku melihat ke arah Yu Ling yang tubuhnya perlahan-lahan diselimuti cahaya-cahaya kecil dan mulai menghilang sedikit demi sedikit. Aku dapat melihat dirinya melambaikan tangannya padaku..

"Selamat tinggal kak, semoga kita bisa bertemu lagi suatu saat nanti ya! " kata Yu Ling dengan senyuman dan air mata di wajahnya.

"Tolong jaga mata air itu dengan baik, jangan sampai jatuh ke tangan orang jahat." sambung Yu Ling sebelum tubuhnya benar-benar menghilang ditelan cahaya.

"Ya! aku pasti akan menjaga mata air itu dan semoga berjumpa lagi" kataku sembari ikut melambaikan tangan.

Setelah tubuh Yu Ling menghilang sepenuhnya, aku merasakan tubuhku ikut terhisap oleh asap hitam yang membawaku kembali kedalam tubuh Yu Ling yang saat ini tidak sadarkan diri.

Flashback off~~

Para spirit beast yang melihat nonanya melamun menjadi khawatir, mereka takut terjadi apa-apa dengan nonanya.

"N-Nona!!"

Tak ada sahutan dariku.

"NOONAA..!!!" teriak para spirit beast yang akhirnya membuat aku sadar dari lamunanku.

"A-ah ya ada apa" kataku dengan gagap karena masih cukup terkejut.

"Eee...itu nona. Apa kau baik-baik saja? kenapa melamun?" kata Giren.

"Em aku tidak apa-apa, tak perlu khawatir. Oh ya, bukankah aku belum memberi kalian bertiga nama?" kataku mencoba mengalihkan pembicaraan sambil menunjuk naga, ular, dan phoenix api.

"YA NONA!!" kata mereka kompak.

Aku bersyukur mereka tak membicarakan tentang lamunanku lagi.

Fyuhhh...selamat...

"Baiklah namamu Shui Lóng" kataku dengan menunjuk di Naga biru.

"Namamu Huo Fèng " kataku menunjuk Phoenix api.

"Dan namamu Zi Shé " kataku menunjuk Ular ungu.

"BAIK NONA, TERIMA KASIH!!" kata mereka kompak.

Mereka cukup senang dengan nama baru mereka.

"Ambil ini nona " kata Shui Lóng memberikan semacam kalung kepadaku.

*Kalungnya.

"Kalung apa ini? kenapa sangat cantik?" tanyaku kepada Shui Lóng.

"Itu Kongjiān* nona, kegunaannya untuk menyimpan baik benda hidup ataupun mati. Nona bisa menggunakannya untuk menyimpan barang-barang nona. Benda ini juga bisa menjadi tempat kami bersembunyi, jadi nona tidak perlu repot memikirkan tentang kami" Jelas Huo Fèng kepadaku dan aku hanya menganggukkan kepala saja tanda mengerti.

"Hm, apakah kalian punya Kongjiān juga? " tanyaku pada mereka.

"Tentu saja nona!" jawab mereka kompak dan menunjukan Kongjiān mereka.

*Kongjiān Giren.

*Kongjiān Shui Lóng.

*Kongjiān Zi Shé.

*Kongjiān Huo Fèng.

"Jika nona ingin memanggil kami nona hanya perlu memanggil nama kami saja." jelas Zhi Shé dan diangguki olehku.

Aku pun menyuruh mereka masuk ke Kongjiān mereka dan aku memasukan herbal-herbal yang ku temukan ke Kongjiān milikku.

Setelah itu aku memutuskan untuk pulang ke istana yang sudah kutinggalkan selama 2 hari ini.

...Yu Ling PoV End~~...

.......

...TBC...

*Kongjiān \= Ruang Angkasa

*Meridian \= semacam syaraf tapi untuk menampung Qi

*Dantian \= Pusat dari Meridian (tempat berkumpulnya Qi biasanya ada di perut dalam bentuk ruang berisi seperti penampungan air) dan pemiliknya bisa keluar masuk Dantian.

*Mana \= energi murni yang berasal dari alam bisa juga dari sihir.

.......

...Akhirnya selesai juga nih, cukup banyak juga bab ini...

...Oh ada yang masih setia baca...??...

...Wah terima kasih ya masih setia baca ceritaku ini....

...Jangan Lupa Like, Komen, dan Vote jika berkenan....

...See You👋🏻....

...Sudah direvisi ...

...Thanks for reading 💐...

^^^2362 kata.^^^

1
Adi Sudiro
ada yang tau maksud nya apa?
lebai amat Thor
Eka Haslinda
susah mengingat nya.. wkwkwkkwwk
EL CASANDRA: Jangan diingat-ingat 😂
biar author aja yang pusing mengingatkannya 😝
total 1 replies
Diah Susanti
nemu gambar dimana thor, bagus semua 👍👍👍👍
Diah Susanti
ternyata masih bocil, kukira seumur anak SMP karena bisa ngehajar pelayan
EL CASANDRA: Iya masih bocil😁

maaf ya baru balas, udah lama nggak buka NT karena sempet dihapus (memori penuh).
Belum ada niatan up lagi juga😭🙏🏻
total 1 replies
mecca
tbor kenapa bahasanya terasa aneh sich jd ribet bacanya maaf ya thor klw bisa pake bahasa yg mudah d cerna jgn bahasa ky gini ya thor biar gk pusing bacanya hanya saran thor 🙏
mecca
panjang kali ampe blibet ni bibir bacanya thor hehhehe
mecca
dasar para selir luknut tak punya hati semoga kena batunya nanti hedeuhhhh
mecca
hadir thorrr...semoga ceritanya seru yah..semangattt💪💪💪💪
Mama Muda
bab pertama dah enak nonton nya tiba ke 4 malah ada aku berjalan jalan gmana sih ceritanya ini , up dulu sampe Disi i
Buke Chika
gantung thor smp 2023 belum lanjut
Erika Fata: d tunggu
total 1 replies
Buke Chika
wong so kah
Erika Fata: klau mg dia knpa memanggil nama nya
total 1 replies
Buke Chika
ah lo thor sukanya gantung2 mulu bikin penasaran yg baca
Buke Chika
😀😀😀😀😀san chu anya anya wae
Buke Chika
ais lo thor gantung mulu/Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
Buke Chika
sampai tamat g thor kira2 putus ditengah jalan
Buke Chika
masuk ceritanya dari alur awal
Buke Chika
suka suka/Drool//Drool//Drool//Drool/
Buke Chika
seru sih tapi nanti klu sudah menyangkut kebucinan gak seru lg krn mirip2 karya orang lain kebanyakan begitu
Buke Chika
seru seru lanjut
Buke Chika
yg kaya ini suka bacanya keren Cewek tangguh gercep
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!