NovelToon NovelToon
KETEGUHAN CINTA

KETEGUHAN CINTA

Status: tamat
Genre:Romantis / Contest / Nikah Kontrak / Crazy Rich/Konglomerat / Cinta Seiring Waktu / Cinta Murni / Penyesalan Suami / Istri ideal / Tamat
Popularitas:2.2M
Nilai: 5
Nama Author: dewi k

Sebuah kisah berawal dari pernikahan tak terduga antara Hana Khairunnisa dengan pengusaha muda Rafa Akbar Prawira. Hana Khairunnisa gadis berhijab yang hidup dalam kesederhanaan. Terpaksa menikah dengan Rafa Akbar Prawira, pewaris tunggal keluarga Prawira yang hidup dalam gemerlapnya dunia malam.

Pernikahan yang tak pernah mereka harapkan. Awal dari berakhirnya pertunangan Hana dengan pemuda terpandang di lingkungannya. Kehidupan sederhana Hana menjadi rumit dan berliku semenjak pernikahannya dengan Rafa.

Status sosial yang berbeda, menjadikannya seorang istri yang tak dianggap. Dia hanya istri di atas kertas, tanpa satu orangpun yang mengenalnya. Rafa yang hidup dalam dunia malam, tidak pernah bisa menjadi suami yang baik untuk Hana.


Pernikahan tanpa cinta mereka jalani dengan sebuah syarat. Namun bagi seorang Hana, Rafa tetap suami yang harus dia hormati. Keteguhan cinta Hana membuatnya tegar menerima perlakuan kasar Rafa.

Akankah cinta hadir diantara mereka? Bahagia atau duka dalam pernikahan yang akan didapat Hana Khairunnisa. Keteguhan hati Hana yang menang? Atau kesombongan seorang Rafa yang akhirnya mencintai Hana istri sederhananya!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon dewi k, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Tumis Kangkung

Semenjak kedatangan Rama ke kantin. Semenjak itu pula Rafa tidak pernah pergi ke kantin. Bagi Adrian itu sudah sangat biasa, Rafa marah karena melihat Hana duduk berdua dengan Rama. Sebaliknya Hana yang menjadi alasan kemarahan Rafa. Sedikitpun tidak pernah merasa bersalah. Baginya tidak ada masalah Rafa datang atau tidak ke kantin. Semua sama saja, asalkan bu Minah masih tetap bisa berjualan di kantin.

Hana tidak pernah peduli dengan ketidakhadiran Rafa di kantin. Jangankan peduli kenapa Rafa tidak pernah datang lagi? Hana bahkan seolah tidak pernah mengenal atau bertemu Rafa. Seorang bos besar seperti Rafa, mampu makan dimana saja? Dia bebas memilih dengan kekayaan yang dia miliki.

Terdengar pintu kantin terbuka. Bu Minah menghampiri pelanggan yang datang. Belum sampai mendekat, kedua bola mata bu Minah membulat sempurna. Dia melihat sosok berwibawa yang pernah menjadi tuannya. Tuan besar Prawira, tidak lain kakek dari Rafa Akbar Prawira. Ada rasa takut bu Minah bertemu dengan beliau. Setelah bertahun-tahun, hari ini beliau khusus datang menemuinya.

"Tuan besar!" sapa bu Minah gugup. Kakeh Rafa duduk tanpa ada rasa canggung. Dia berbeda dengan Rafa, sikap dan penampilannya jauh dari kata mewah dan glamour. Cara hidupnya sangat sederhana, kekayaan yang dia dapat hasil kerja keras setelah hidup penuh dengan kesusahan. Hal itu yang membuat tuan Ardi sangat menghargai sebuah kerja keras. Daripada hanya hidup berfoya-foya.

"Minah, apa kabar? Sudah lama kita tidak bertemu. Bagaimana usahamu di sini? Semua lancar, apa Rafa menjagamu dengan baik?" cecar tuan besar Ardi, bu Minah mengangguk pelan. Dia tidak berani menatap orang yang pernah berjasa pada hidupnya. Tuan Ardi berbeda dari putra dan putrinya. Tuan Ardi memiliki hati yang baik dan dermawan. Kepindahan bu Minah ke kantin perusahaan. Semua atas persetujuan tuan Ardi.

"Saya sangat baik tuan, usaha saya juga sangat lancar. Tuan Rafa sangat menjaga saya. Dia tidak pernah membiarkan saya dalam kesusahan selama berada di sini!" sahut bu Minah, tuan Ardi mengangguk mengerti. Beliau mengedarkan pandangannya. Seakan sedang mencari sesuatu. Bu Minah hanya diam, dia tidak berani bertanya. Apa yang sedang di cari oleh tuan Ardi.

"Minah, siapa gadis yang membuat Rafa kelabakan akhir-akhir ini? Dimana dia sekarang? Aku ingin bertemu dengannya. Aku ingin melihat, gadis yang membuat cucuku Rafa tak berkutik!" ujar tuan Ardi santai, bu Minah bingung mendengar pertanyaan tuan Ardi. Dia tidak mengetahui, siapa orang yang dimaksud?

"Maksud tuan Ardi siapa? Saya tidak pernah melihat tuan Rafa bersama seorang wanita kemari? Bahkan saya tidak pernah mendengar, ada gosip tentang tuan Rafa. Sungguh tuan Ardi, saya tidak mengetahui siapa wanita itu?" ujar bu Minah lirih, tubuhnya bergetar hebat. Dia ketakutan mendengar perkataan tuan Ardi. Bu Minah tidak ingin disalahkan dan dianggap membantu menyembuyikan pacar Rafa.

Hana masuk ke dalam kantin. Seperti biasa Hana akan pergi ke mushola di jam seperti ini. Hana melakukan sholat sunah. Bu Minah mengizinkan Hana, karena di jam seperti ini kantin masih sangat sepi. Tuan Ardi melihat Hana dengan seksama. Gadis berhijab panjang dengan gamis indahnya. Tuan Ardi tersenyum, dia kini mengetahui alasan di balik sikap aneh Rafa akhir-akhir ini!

"Apakah dia gadis yang membuat Rafa frustasi? Minta dia melayaniku, aku ingin melihat alasan Rafa menyukai gadis ini. Ingat jangan pernah katakan, siapa sebenarnya aku padanya? Aku ingin mengenalnya tanpa status seorang Ardi Prawira!" ujar tuan Ardi tegas, bu Minah mengangguk. Dia menyusul Hana yang berjalan menuju dapur. Bu Minah meminta Hana melayani tuan Ardi, tanpa mengatakan siapa sebenarnya orang yang akan dilayaninya?

"Iya, tuan ada yang bisa saya bantu! Anda ingin memesan apa?" tawar Hana sopan, tuan Ardi menatap Hana lekat. Dia menelisik seluruh bagian wajah Hana, penampilan Hana yang tertutup. Wajah Hana yang cantik tanpa polesan make up, sederhana tapi menyejukkan mata. Senyum manis Hana, keramahan Hana saat menyapa. Sedikit membuat seorang tuan Ardi Prawira senang. Dia melihat pribadi yang jauh berbeda dari keturunannya yanga mulai terperangkap dalam kemewahan.

"Buatkan aku makanan yang paling enak. Namun aku hanya inging makanan yang kamu masak sendiri!" pinta tuan Ardi tegas penuh wibawa.

"Tuan, saya hanya bisa memasak makanan kampung. Namun jika tuan menghendaki masakan modern, bu Minah bisa. Akan aku minta beliau yang memasak untuk tuan!" tolak Hana sopan, tuan Ardi menggeleng lemah.

"Aku bisa mengkonsumsi makanan apapun. Kamu buatkan makanan yang kamu bisa. Terserah padamu, aku pasti memakannya!" ujar tuan Ardi ramah, Hana mengangguk lalu pergi menuju dapur. Dia bertemu dengan bu Minah, Hana menceritakan pesanan pelanggan tadi. Bu Minah tersenyum mendengar perkataan Hana. Peertama kalinya tuan Ardi meminta seseorang yang baru dikenal, membuatkan makanan sesuai dengan kehendak pemasaknya.

"Silahkan tuan, saya tidak tahu kesenangan anda apa? Saya memasak sesuai kebiasaan. Maaf jika rasanya sedikit hambar, karena saya tidak terlalu menggunakan penyedap. Saya tidak ingin masakan saya mengganggu kesehatan anda!" ujar Hana, tuan Ardi tidak mendengarkan perkataan Hana. Dia fokus pada makanan yang ada di depannya. Masakan sederhana, tumis kangkung dengan telur mata sapi. Masakan yang sangat dirindukan oleh tuan Ardi. Masakan sederhana yang pernah menemaninya di masa tersulit. Suap demi suap tuan Ardi menyantap masakan Hana. Dia merasakan suapan yang penuh dengan kerinduan akan masa lalunya.

"Pantas saja dia memilih makan di kantin. Sekarang aku tahu alasannya!" gumam tuan Ardi lirih, Hana terdiam ketakutan. Dia takut masakan yang dibuatnya tidak sesuai dengan lidah orang ini.

"Aku suka masakanmu. Seandainya aku menawarimu bekerja di rumahku dengan gaji lima kali lipat di sini. Akankah kamu bersedia pindah dari sini?" ujar tuan Ardi, Hana menggeleng.

"Saya bekerja bukan semata mencari gaji yang tinggi. Saya sudah merasa nyaman bekerja di kantin ini. Lagipula bu Minah sudah menganggap saya seperti putrinya sendiri. Sangat tidak mungkin saya meninggalkan beliau!" ujar Hana mantap. Tuan Ardi bangga mendengar jawaban Hana. Sebuah kesetiaan serta ketulusan yang tidak tergantikan oleh harta. Tuan Ardi merasa bahagia jika memang dia wanita yang dicintai Rafa cucunya.

Setelah mendapatkan apa yang dia cari? Tuan Ardi pergi meninggalkan kantin. Sengaja dia membayar lebih, sebagai uang tip untuk Hana. Namun dengan sopan Hana menolak. Hana mengatakan dengan Ramah, seandainya tuan Ardi berlebih. Jauh lebih baik disumbangkan untuk pembangunan masjid atau anak yatim piatu.

Tuan Ardi tertegun mendengar perkataan Hana, bukan sakit hati akan penolakan atau sebuah nasehat. Namun sebuah kesadaran bahwa selama ini dia telah lupa. Bahwa apa yang dia miliki? Ada sebagian hak orang lain. Pertemuannya dengan Hana meninggalkan kesan yang mendalam. Setelah kepergian tuan Ardi, Hana langsung menuju dapur.

Sebaliknya sesaat setelah keluar dari kantin. Tuan Ardi bertemu dengan Rafa yang berjalan tergesa-gesa menuju kantin. Rafa yang mendapat kabar jika kakeknya datang. Segera bergegas menemuinya.

"Apa yang kakek lakukan di kantin? Bukankah tadi pagi kakek sudah sarapan?"

"Aku hanya ingin melihat, dia yang membuatmu frustasi. Ternyata pilihanmu tidak salah. Selain cantik dan sholeha, dia pintar memasak. Wanita yang tidak haus akan hartamu!"

"Maksud kakek apa? Wanita mana? Aku tidak mengerti apa yang kakek katakan?" ujar Rafa sembari menggaruk tengkuknya yang tidak gatal. Dia sebenarnya sadar arah pembicaraan kakeknya.

"Sudah tidak perlu ditutupi. Kakek sudah tahu, jika memang kamu menyukainya, jadikan dia istrimu. Kakek akan mendukungmu!" ujar tuan Ardi, Rafa diam seribu bahasa. Dia tidak tahu jika kakeknya bisa secepat ini menyadari cintanya pada Hana.

...☆☆☆☆☆...

TERIMA KASIH😊😊😊

1
Yune Z
hayooo lah hana jgn mentg berhijab km lemah km kuat lawan mereka
Yune Z
pergi z dl brp th kek
Mais Mfattah
lama cerita nya monoton ngebosenin
Sri Wahyuni
masyaalloh karyamu kak begitu indahnya dalam menghadapi masalah khdpn rumah tangga ♥️
Muhammad Hasyir Kamil
Luar biasa
Tsalis Fuadah
pribadimu memang Sholehah,,,,,,tapi gerak gerikmu yg menunjukkan keegoisan perempuan yg tdk memiliki empati terhadap wanita lain,,,,Zahra bisa dibilang pelakor model syar'i,,,,,,sih menurut aq
maya ummu ihsan
menurut lo...emang ada ya orang blm kenal Uda underestimate gini
Maura
bagus ceritanya,tapi lebih bagus dan semangat baca kalau ada visualnya jadi tidak berandai thor🙏
Rita Puspa Zakaria
sangat bagus penuh nasehat
Ara
bentar bentar, kok yang operasi Caesar Naufal yang notabennya dokter bedah.
padahal di situ ada Chyntia yang dokter kandungan yang sudah jelas SpOG yang akan melakukan tindakan sc.
sepertinya author perlu riset lagi.
HENI Ariyanti
bagus
Herta Siahaan
gitu donk Davina tunjukkan sikap mu biar Faigh jg tdk egois....
Herta Siahaan
iya bang Fathan bener terlalu dingin buat manusia gamang dan ragu
Herta Siahaan
kok Davina nggak bisa kek Anisa ya.... kurang suka ma perempuan yg terlalu ngejar lelaki
Herta Siahaan
duh thor.... jgn buat lah wanita terlalu ngumbar cinta. perasaan Diana mama davina tdk terlalu ganjen.... buktinya Andrian aja kesulitan mendapatkan nya kok anaknya nggak gitu ya
Herta Siahaan
agak dikasih pelajaran donk Davina.... dah tinggal kan aja dulu.... gimana faig berjuang kalau Davina terlalu ngumbar dan ngejar cinta.
Herta Siahaan
pantas aja mira gila lah kerabatnya Sabrina si wanita rendah
Herta Siahaan
yah.... si kakek nggak boleh gitu donk .... krna Hana lah kakek bisa bertemu cucumu .... dan Rafa apa dirimu ingin mengulang sejarah cerita malang mama Ainun
Herta Siahaan
ya Allah begitu besar cinta dan pengorbanan Ainun.... lalu dimana pikiran sehat Gunawan.... dan kakek Ardi jahat membiarkan Sabrina bebas jd keluarga nya
Herta Siahaan
misteri mama Ainun tersimpan rapi serapi iman dan kesetiaan nya ... andai kakek Ardi dan papa Gunawan tahu siapa Mama Ainun betapa malunya mereka ya ... apalagi si Sabrina
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!