NovelToon NovelToon
Dua Mata Hati

Dua Mata Hati

Status: tamat
Genre:Romantis / Fantasi / Contest / Poligami / Konflik Rumah Tangga-Konflik Etika / Tamat
Popularitas:82.7k
Nilai: 5
Nama Author: aisyah_

Emily Nelson yang baru lulus dari kuliahnya dengan nilai berprestasi dipaksa menikah dengan seorang CEO ternama di London Allen Dawson. Sedangkan Allen Dawson sudah memiliki seorang istri yang sangat dia cintai bernama Bella Martin.

Emily harus terjebak dalam drama balas dendam masa lalu yang tidak terungkap dari keluarga Allen Dawson.

Akankah ada cinta diantara Emily Nelson dan Allen Dawson? dan sanggupkah Emily Nelson mempertahankan pernikahannya dengan Allen Dawson yang sama sekali tidak mencintainya?

penasaran??

selamat membaca guys

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon aisyah_, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Aku sudah menikah

...bukan hanya nanti...

...tapi setiap detik akan terasa...

...hanya saja kita tak menerima...

...apa yang sedang terjadi...

...bukan salah siapa-siapa...

...juga bukan salah diri kita...

...salahkan saja waktu...

...yang tidak mau menekankan...

...setiap detik yang ia jalankan...

...agar kita merasakan ...

...detik yang terjadi saat ini...

...tidak untuk kembali lagi...

...Emily Nelson...

Weekend hari ini membuat Emily hanya duduk di didepan televisi melihat tayangan televisi yang membosankan.

"Emily kamu mau gak jalan-jalan bareng aku dan Allen? " Tanya Bella yang sudah rapi dengan stelan dress bunga-bunganya. menampilkan suasana hati di sana yang juga sedang berbunga-bunga

Emily sesaat melihat Allen yang sudah menggunakan baju kasualnya membuat Allen terlihat sangat tampan dan juga lebih muda dari biasanya.

"Sepertinya tidak kak. " Ucap Emily dengan menggelengkan kepalanya. Emily memang berencana untuk keluar rumah hari ini tapi tidak harus dengan Allen dan Bella. Karena menurut Emily jika mereka bertiga bersama terlihat lucu saja.

"Ya sudah. Mungkin aku juga akan cemburu jika kamu ikut dengan ku karena aku sudah melihat hubungan kalian semakin dekat." Ujar Bella menggoda Allen dan Emily yang saat ini saling memandang.

"Mungkinkah Bella melihatku dengan Emily tadi malam? " Gumam Allen dalam hati

"Kami pergi dulu Emily. " Bella menggandeng tangan Allen melangkahkan kakinya keluar rumah Dawson.

Emily melangkahkan kakinya ke sebuah diskotik yang terkenal di kota ini untuk menghilangkan kebosanannya. Alunan musik yang di putar begitu kencang membuat semua pengunjung bergoyang.

"Emily". Emily memutar tubuhnya mencari orang yang memanggil namanya.

" Hai". Emily melihat Lewis berada di belakangnya membawa segelas minuman.

"Kamu disini? ". Tanya Lewis. Ini adalah kali pertama Emily menginjakkan kakinya ke diskotik bisa dibilang nekat terlebih ia datang sendiri.

" Iya". Jawab Emily dengan sedikit berteriak agar suaranya dapat didengar karena terhalang suara musik yang keras.

" Apa kamu sedang menjual dirimu disini? Hah? " Tanya Lewis memandang tubuh Emily yang seksi meski memakai baju longgar tapi karena Lewis sedang mabuk membuat ia melontarkan pertanyaan seperti itu.

"Tutup mulut mu Lewis. " Belum sempat Emily meminum minumannya ia melangkahkan kakinya karena mendengar pertanyaan Lewis yang membuatnya sedikit kecewa.

"Emily". Lewis mengejar Emily meski dengan tubuh sempoyongan karena terlalu banyak minum.

" Kamu sedang marah dengan ku? Baiklah jika begitu. Tapi, jangan buat aku mengejar mu Emily. " bisa-bisanya Lewis masih mempertahankan egonya meski sedang mabuk

"Bukan aku yang meminta tapi dirimu sendiri yang mau melakukannya. " Balas Emily

"Emily kemari lah." Tangan Emily ditarik Lewis ke sebuah taman yang dipenuhi bunga. Terlihat sangat menarik karena taman ini hadir di tengah kota yang padat penduduk.

"Lihatlah Emily bunga itu membuat kumbang-kumbang mendekatinya. " Ucap Lewis yang menyenderkan kepalanya ke pundak Emily karena merasa tidak kuat membawanya sendiri.

"Cantik". Ucap Lewis lagi

" Aku melihatmu mempunyai hati Lewis. " Ucap Emily tersenyum kecut

"Oh ya? Bagaimana kamu bisa mengatakan hal tersebut? " Lewis melirik Emily yang memandang bunga di depannya.

"kenapa kamu tidak bisa melihatku marah? Jangan katakan jika itu bukan dari hati. Hah? Apakah kamu mulai jatuh cinta kepada ku". Emily mengubah duduknya menghadap Lewis dengan penuh semangat.

" Jangan Lewis. jangan lakukan itu karena aku sudah menikah. " Ucap Emily lagi tapi dengan nada lesu.

"Apa? Kamu sudah menikah? ". Lewis kaget dengan ucapan Emily bahwa ia sudah menikah

" Aku sedang tidak mabuk kan? " Lewis menepuk pipinya untuk menanyakan kesadaran pada dirinya.

"Cukup Lewis. " Emily memegang tangan Lewis yang terus menepuk pipinya.

"Kamu tidak salah dengar. Aku sudah menikah. " Ucap Emily penuh penekanan. Pantas saja Lewis kaget dengan ucapan Emily karena Emily tidak pernah menceritakan tentang siapa dirinya yang sebenarnya dan Lewis hanya tahu bahwa Emily sedang patah hati karena dikhianati pacarnya bukan suaminya.

"Lalu siapa yang kemarin dikhianati? ". Lewis mengerutkan dahinya penuh pertanyaan yang harus ia tanyakan ke Emily.

" Bukankah aku mengatakan bahwa aku sedang dikhianati oleh takdir hidupku? Aku ingin hidup seperti yang kamu ucapkan Lewis. tapi prinsip ku tidak menyetujuinya jadi aku kalah dalam cinta ini". Jelas Emily dengan menahan air matanya yang ingin keluar

"Apa kamu bahagia? " Tanya Lewis dengan menggenggam tangan Emily

"Sepertinya kata itu sudah jauh dari hidupku".

" Hah.. Aku benci cinta aku sangat membencinya. " Ucap Lewis dengan meraup wajahnya kasar melupakan emosinya

"Lewis kamu juga akan melakukan hal yang sama jika kamu jatuh cinta nanti. " Ujar Emily

"Emily kamu sangat bodoh". Lewis berteriak ke Emily tapi entah karena terlalu banyak minum membuat Lewis jatuh tidak sadarkan diri.

Emily membopong tubuh Lewis ke dalam rumah yang sangat besar dan indah. Emily bersyukur dalam setengah kesadarannya Lewis masih bisa menunjukkan jalan menuju rumahnya.

" kamu berat sekali". Emily menjatuhkan tubuh Lewis ke ranjang tidurnya

"Emily entah kenapa aku tidak ingin melihatmu bersedih dalam keadaan apapun saat pertama kali melihatmu. kamu menarik perhatian ku Emily. Tapi aku tidak mau jatuh cinta. " Gumam Lewis dalam ketidaksadaran nya.

"dalam tidak sadar saja kamu masih membenci cinta. sungguh dalam kebencian mu Lewis. " Gumam Emily melihat Lewis yang seperti anak kecil karena menggulingkan tubuhnya ke sana kemari dalam ranjangnya.

****

Assalamu'alaikum semuanya

jangan lupa dukung author dong dengan meninggalkan jejak 👣👣 kalian setelah membaca caranya berikan LIKE VOTE KOMENTAR AND SHARE ya 😊 terimakasih

dan author minta maaf jika masih banyak kesalahan yang terjadi dalam novel ini.

1
Nenk Kwr
yah gantung ceritanya
Mari ani
tor....kok lama g up nya sdh lsns tor nunggu ,kangen ni sama lewisnya .
ayo tor semangat2
sitimaryam lubis
kq gk up lagi thour udah lama
sitimaryam lubis
dikit amat kak up lagi donk
Mari ani
dawson.....masih saja egois
emily dan lewis ...cinta...jeadaanlah yang membuatnya begitu
ini juga bagian dari keusila penulisnya
tor.....semangat dan upnya yang buanyak ya
sitimaryam lubis
dikit amat thour up lagi dong😊😊
Mari ani
na...lo allen kemana aja dulu
sakit ati kan........
sitimaryam lubis
aku suka suka suka kak smngt ya
Hiatus
semangat kak
sitimaryam lubis
thour kenapa harus lewis 😭😭😭😭😭 buat lewis selamat ya thour
sitimaryam lubis
ayo thour smngt tmbh pnsaran thour
Hiatus
Semangat kak
sitimaryam lubis
lewis q padamu
sitimaryam lubis
waduh kasian lewis thour jgn sampai emily benar2 jatuh cinta sama allen ya thour kasian perjuangan cinta lewis ke emily thour
sitimaryam lubis
gmn sih lewis sbnrnya????
Ova
jujur dan terbuka . awal yg baik... gmna lanjutannya kak author... up lg y kka
Ova
emily ga d cariin suami nya y... 🥺
sitimaryam lubis
ayo lewis emily lariiiiiii
sitimaryam lubis
so swet
sitimaryam lubis
love u to thour
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!