NovelToon NovelToon
Dia Menjadikanku Selir Ketika Dia Menjadi Kaisar

Dia Menjadikanku Selir Ketika Dia Menjadi Kaisar

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Fantasi Wanita / Harem
Popularitas:11.6k
Nilai: 5
Nama Author: noerazzura

Masih dalam masa berkabung karena ayah dan semua saudara laki-lakinya gugur di medan perang. Bai Ningyuan, putri sulung jenderal Bai harus menerima kenyataan pahit yang sangat menyakitkan.

Putra mahkota, suaminya telah diangkat menjadi kaisar. Tapi titah pertama yang kaisar itu tulis adalah menurunkan pangkat Bai Ningyuan menjadi selir.

Tangan Bai Ningyuan gemetar, suaminya telah menjadikannya selir. Karena harus mengangkat putri perdana menteri Su menjadi permaisuri.

"Nyonya, silahkan berkemas. Dan pindah dari istana timur ini menuju istana Hanzi!" seru Kasim Wang.

"Nyonya..." pelayan di sisi Bai Ningyuan tampak sedih, matanya sudah berkaca-kaca.

"Lin'er, bereskan barang. Yang mulia ingin aku menjadi selir... " Bai Ningyuan terkekeh lirih, "maka aku akan menjadi selirnya!"

'Xuan Pingyan! jangan menyesali keputusanmu ini!' geram Bai Ningyuan dalam hatinya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon noerazzura, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 8

Bai Ningyuan dibawa kembali ke istana Hanzi. Kabar itu sudah sampai di istana kekaisaran, tapi bahkan sang suami yang dulu pernah berjanji akan selalu melindunginya dan tidak akan pernah membiarkan dia terluka. Saat ini hanya bisa mengepalkan tangannya di singgasananya, memimpin sidang masalah penyelenggaraan dana pada pejabat yang telah berjasa padanya sampai jadi kaisar.

Kasim Wang juga hanya bisa diam. Bahkan saat ini pria yang disebut Kaisar dan memegang kekuasaan tertinggi itu belum benar-benar berpijak kengan kuat di tempatnya. Jadi, meski sebenarnya dia ingi. pergi, dia juga tidak bisa melakukannya sekarang ini.

Kasim Wang yang mengerti emosi Xuan Pingyan, segera mendekati pria itu.

"Yang mulia, saya sudah mengirim tabib ke istana Hanzi. Yang mulia tidak perlu cemas" bisik Kasim Wang.

Xuan Pingyan masih diam, masih ada beberapa orang bicara di depannya sana. Hatinya benar-benar kacau, kekuasaan dan cintanya, dia sungguh tak bisa berbuat apa-apa pada keduanya.

Di tempat berbeda, seseorang yang sejak tadi terus mengawasi Bai Ningyuan Dati kejauhan, akhirnya perlahan-lahan, mengendap-ngendap di sebuah istana yang letaknya terpisah dari istana kekaisaran. Setelah dia masuk ke istana itu, pria itu dengan cepat melapor pada majikannya.

"Tuan..."

"Katakan, apa yang terjadi?"

"Tuan, pagi tadi kereta kuda nyonya selir Bai sengaja di bawa pergi oleh pelayan dari istana permaisuri. Sampai di depan istana Hehua, dua pelayan selir Song menyiramkan air ke arah nyonya selir Bai, namun berhasil di gagalkan oleh nyonya selir Bai. Sampai di istana permaisuri bahkan butuh waktu hampir satu jam, disana karena terlambat, nyonya selir Bai harus memberi hormat sampai lebih dari 20 menit. Nyonya selir Bai yang ke pihak kelelahan jatuh pingsan, bahkan setelah itu permaisuri masih memberikan hukuman menyalin kitab Dewi sebanyak 200 lembar!"

Tangan pria yang di panggil tuan oleh orang yang mengawasi Bai Ningyuan itu terkepal. Ketika dia menoleh, wajahnya terlihat emosi. Dia adalah Xuan Ziyuan, pangeran kedua yang sekarang mendapatkan gelar Pangeran Ziyu. Itu juga bukan gelar di mana dia mendapatkan kehormatan. Tapi justru, gelar itu diperuntukkan untuk dirinya yang tidak bisa lagi ikut dalam perebutan kekuasaan, jika sesuatu terjadi pada kaisar yang sekarang.

"Kaisar tahu tentang masalah ini?" tanya Pangeran Ziyu.

"Sepertinya hanya tahu tentang nyonya selir Bai yang pingsan. Kebetulan Kasim Chen lewat di istana permaisuri, begitu nyonya selir Bai dibawa kembali ke istananya, saya melihat Kasim Chen menyusul bersama dengan seorang tabib!" jelas He An, tangan kanan Pangeran Ziyu.

"Terus awasi apa yang terjadi di istana Hanzi. Jika memang ada seseorang yang berbuat jahat, kamu aku beri kekuasaan untuk melawan mereka terlebih dahulu baru melapor!"

"Baik tuan!"

Sementara itu, di istana Hanzi. Kasim Chen masih berada di aulanya. Menunggu tabib yang sedang memeriksa Bai Ningyuan di dalam kamarnya, di temani oleh Lin'er.

"Bagaimana keadaan nyonya saya, tabib?"

Wajah Lin'er tampak begitu cemas. Bahkan nyonyanya masih belum sadarkan diri sampai sekarang.

Tabib yang datang bersama dengan Kasim Chen itu tampak berpikir sejenak. Dia telah memeriksa denyut nadi Bai Ningyuan. Dan butuh dua kali untuk memastikan tentang diagnosanya.

Setelah tabib istana itu yakin, pria itu bangkit dan merapikan alat medisnya.

"Kondisi nyonya selir sangat lemah. Bagaimana bisa seperti ini? denyut nadinya sangat lemah..." tapi pada akhirnya tabib itu pun terdiam sendiri.

Dia melihat betapa pucat nya wajah Bai Ningyuan. Dan bukan rahasia umum lagi, semua orang yang ada di kerajaan Huaming ini juga sudah tahu, apa yang terjadi dia kediaman jenderal Bai. Seluruh anggota laki-laki disana gugur. Namun tak ada satupun penghargaan atau penghormatan yang diberikan oleh istana kepada keluarga itu.

Alasannya adalah, karena dalam pertempuran itu. Jenderal Bai membuat kerajaan kehilangan 3 daerah kekuasaan. Tapi, tidak ada yang mengerti sama sekali kenapa bisa mereka kehilangan 3 daerah kekuasaan itu. Karena memang mereka fokus pada perlawanan intern, pemberontakan dari pangeran wali dan pangeran keempat. Mereka bukan dewa, yang bisa berada di dua tempat dalam waktu yang sama.

Tapi, setelah pengorbanan mereka itu. Mereka malah di anggap lalai. Sudah bagus hukuman tidak diberikan kepada keluarga mereka karena mereka memang berjasa melindungi kerajaan dan anggota kerajaan.

Namun, bagi orang-orang yang tidak memihak sama sekali seperti tabib istana itu. Dia itu juga memahami apa yang sudah terjadi sebenarnya. Seseorang butuh kambing hitam, dan yang saat ini tidak memiliki kekuasaan sama sekali dan kekuatan sama sekali adalah orang-orang yang ditinggalkan gugur di keluarga Bai. Sekarang, semua yang ada di sana hanyalah perempuan. Keluarga yang dulunya paling kuat di kerajaan Huaming, menjadi keluarga yang paling lemah dan diremehkan.

Bahkan calon permaisuri dalam satu malam bisa turun pangkat menjadi selir. Hal itu pasti guncangan yang sangat berat untuk Bai Ningyuan.

Pada akhirnya, tabib itu hanya bisa menghela nafas panjang. Dia tidak perlu lagi bertanya apa yang membuat Bai Ningyuan menjadi begitu lemah seperti itu.

"Tabib..."

"Terkadang, seseorang yang terlibat dengan para penguasa. Hidupnya benar-benar akan sangat sulit. Aku akan meresepkan obat, ini untuk memulihkan daya tahan tubuh nyonya selir Bai. Kondisinya hanya lemah, tapi tidak ada penyakit yang berbahaya sama sekali. Jaga dia dengan baik!" kata tabib itu sambil memberikan kertas resep pada Lin'er.

"Terima kasih tabib!" kata Lin'er.

Lin'er mengantarkan tabib itu ke aula, dimana Kasim Chen juga masih menunggu.

"Bagaimana kondisi nyonya selir Bai, tabib?" tanya Kasim Chen.

"Kondisinya sangat lemah, tapi tidak ada penyakit yang serius!" jelas tabib itu singkat.

Kasim Chen mengangguk lega.

"Kalau begitu kita kembali ke istana. Lin'er, jaga nyonya mu dengan baik!"

Lin'er segera menganggukkan kepalanya dengan sikap hormat.

"Baik Kasim Chen, terima kasih!"

Kedua orang dari istana itu keluar dari istana Hanzi. Di susul Lin'er yang memang harus menebus obat di apotik kerajaan.

Di kamarnya, Bai Ningyuan membuka kelopak matanya perlahan.

"Keluarlah!" katanya yang merasa memang ada orang lain di kamarnya itu.

***

Bersambung...

1
kaylla salsabella
hayooo ada apa
vj'z tri
baja /Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
vj'z tri
/Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/ aserehaha rehaha hahahahahha
vj'z tri
pemirsa selanjutan mari kita saksikan bersama sama bagaimana rupa wajah dari permaisuri aaaaaaSu/Facepalm/
vj'z tri
manis di bibir memutar kataaaa malah kau tuduh aku lah segala penyebab nyaaaa oooo siapa terlena pasti nya terpanah bujuk nya rayu nya suara nya yang memikat simpatiii dann harapaa 💃💃💃💃
Kedan Bawel 🍒
Genk Permaisuri & selir² munafik saling menyalahkan & saling membela diri.. 🤭
Kalau Bai Ningyuan mah santuy, untuk apa cari perhatian kaisar lagi..
Toh cinta nya saat ini udah mati..
Yg ada di hati nya hanya balas dendam atas keluarga nya yg telah mati & gak dihargai.. 🤭
Kedan Bawel 🍒: Kadang terlihat santun..
Kadang terlihat baik hati..
Kadang terlihat lugu..
Kadang pula terlihat menarik perhatian bagi yg tak memahami..
Sayang nya banyak tertipu dengan tampilan begini..
Karena mereka tak tahu apa yang ada di otak & hati nya dari manusia tipe begini..
Bisa jadi emang baik, bisa juga ular, atau mungkin saja tipe manusia bunglon yg bisa berubah penampilan sewaktu-waktu untuk bisa mengelabui.. 🤭
total 1 replies
Muft Smoker
selir Bai mulai mengeluarkan taring ny lagii ,,
yula
💪💪💪💪💪thor lanjut
yula
💪💪💪💪💪thor
Dewi Habibah
lagi donk
Noer Row_ling: yok lanjut, semangat
total 1 replies
vj'z tri
/Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
vj'z tri
kok kalah ...mang lagiblomba apa k Noer /Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
Noer Row_ling: kacau balau ya kak, ya ampun hayati lelah kayaknya
total 1 replies
vj'z tri
bapak e sopo meneh Iki lah /Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
vj'z tri
/Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/ sakit nya tuh disini di dalam hati ku sakit nya tuh disini tahu kau tak datang
vj'z tri
beredam air dari Mbah dukun /Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
vj'z tri
aud ????/Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
vj'z tri
separuh ??? hufh ya ya ya aku mengerti k Noer /Facepalm//Facepalm/
vj'z tri
tenang ada waktu nya untuk menghina dan membalas mereka /Joyful//Joyful/
vj'z tri
kaisar masa gitu
vj'z tri
situ???? situ dua tiga dkk /Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!