NovelToon NovelToon
Kembar Tiga Sang CEO Dingin

Kembar Tiga Sang CEO Dingin

Status: tamat
Genre:Anak Kembar / CEO / Romansa / Tamat
Popularitas:377k
Nilai: 5
Nama Author: Julian_06

Alya Renatha tak pernah menyangka akan diceraikan oleh Leonhart Varellion, CEO dingin dari Leonhart Corporation yang menikahinya tanpa cinta. Saat ia pergi dari hidup pria itu, Alya tidak tahu bahwa dirinya sedang mengandung anak kembar tiga.

Bertahun-tahun berlalu. Alya kembali ke kota itu bersama ketiga putranya. Tanpa sengaja, mereka bertemu dengan Leon di sebuah lobi hotel.

“Om, mau nggak jadi Papa kami?” tanya ketiga bocah itu serempak—membuat Leonhart Varellion terpaku dengan tatapan datar, karena wajah mereka mirip dirinya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Julian_06, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kejadian Tak Terduga

5 tahun kemudian.

"Mama! Aku mau nasi goreng sama telur ceplok," teriak Farad Alvaro keluar dari kamarnya sambil berlari, kembar pertama.

"Mama, aku mau telurnya didadar aja, ya!" teriak Fared Alvado, si kembar kedua.

Kembar ketiga yaitu Farid Alvto keluar dari kamar tanpa kata-kata dan hanya menguap saja.

Sudah 5 tahun berlalu sejak kematian nenek, kini Alya dan ketiga anak kembarnya tinggal disebuah kontrakan satu petak di sebuah kota kecil. Mereka juga akan genap berusia 5 tahun sekitar 2 bulan lagi.

"Sudah gosok gigi?" tanya Alya sambil menaruh nasi goreng ke piring masing-masing.

"Makan dulu baru gosok gigi ya, Mah?" tanya Farad.

"Tidak! Kalian harus gosok gigi dulu baru makan, setelah itu bisa gosok gigi lagi," jawab Alya.

Mereka menghela nafas panjang lalu lekas menuju ke kamar mandi untuk menggosok gigi bersama-sama sambil bermain cipratan air.

"Farad, Fared, Farid, jangan mainan air!

Tagihan air kali ini sangat banyak karena kalian terus membuang-buang air!" Teriak Alya dari depan meja makan.

Si kembar itu hanya tertawa kecil sambil terus menyiprati satu sama lain. Setelah selesai, mereka lekas duduk di depan meja makan dan menikmati sarapan mereka.

"Tahun ini kalian Mama akan daftarkan sekolah. Ingat ya, jangan nakal di sekolah!" kata Alya mulai memakan nasi goreng buatannya.

"Di sekolah ngapain, Mah?" tanya Farid.

"Belajar, di sana ada ibu atau bapak guru yang membimbing kalian lalu juga banyak teman-teman," jawab Alya.

"Asyik!" teriak mereka bersama-sama.

Sembari makan dengan lahap, Alya mengecek pesannya, dia tersenyum senang saat mendapat orderan pertamanya di hari ini. Saat ini Alya sibuk menjadi pembuat buket online sambil terus menabung untuk masa depan anak-anaknya.

"Mama, setelah ini kami mau jalan-jalan boleh?" tanya Farad.

"Mau kemana?"

"Mau ke warnet, lihat-lihat aja," ucap Fared.

"Jangan nakal, ya! Setelah itu pulang dan jangan ganggu orang-orang yang ada di sana."

"Siap, Mah!"

Setelah makan, 3 kembar itu langsung menuju ke warnet seberang rumah mereka yang selalu ramai penuh dengan orang yang berdatangan. Mereka hanya melihat-lihat saja dan sebenarnya tertarik dengan benda yang disebut komputer maupun laptop yang ada di sana.

Ada yang bermain game, ada yang mengerjakan tugas sekolah maupun kuliah. Yang paling membuat mereka penasaran yaitu ada seorang yang selalu sibuk dengan tulisan tulisan aneh berwarna hijau dan tulisan itu terus berjalan ke bawah.

"Om main apa sih?" tanya Farad, penasaran.

"Iya, Om gak asyik kayak yang lain. Main game dong yang seru! Kami mau lihat," sahut Fared.

"Hem, kalian anak kecil tahu apa. Sudah minggir sana."

Mereka merengut, Fared dan Farid pindah ke tempat lain untuk menonton orang yang sedang bermain game, akan tetapi si kembar nomor pertama masih kepo pada pria itu.

"Kenapa masih di sini?" tanya pria itu.

"Mau lihat aja, Om. Itu ngapain sih?" tanya Farad masih kepo.

"Ini namanya coding, dengan ini bisa membobol akses internet penting."

"Apa itu coding?" tanya Farad.

"Hah, percuma saja Om jelasin ke kamu. Pokoknya ini suatu hal yang rahasia dan harus pandai dalam melakukannya," jawab pria itu.Farad terus memperhatikan sementara pria itu sambil mengetik kode-kode penting.

"Hei bocah, siapa namamu?"

"Aku Farad, kembar pertama. Nama Om siapa?"

"Sagara atau biasa dipanggil Agra. Om ini hacker, jangan main-main saja Om!"

Farad mengernyitkan dahinya. "Hacker itu apa, ya?"

"Orang yang bisa culik kamu," godanya.

Farad langsung takut dan lekas menjauh dari sana, Agra menghela nafas panjang, dia mengatakan itu supaya tidak diganggu lagi.

Setelah puas menonton orang di warnet, ketiga kembar keluar dan hendak pulang.

Mata mereka lalu melihat sebuah komputer dan CPU di teras warnet.

Mereka masuk lagi dan bertanya kepada si pemilik apakah komputer itu masih digunakan.

"Bawa saja! Itu sudah rusak," ucapnya.

Ketiga kembar sangat senang, mereka membawanya pulang dengan hati-hati.

Mama, kami pulang bawa sesuatu."

Alya yang sedang mengerjakan proyek buketnya terkejut melihat mereka.

ya?"

"Apa yang kalian bawa? Kalian mencuri,"

"Bukan, Mah. Kata si Om pemilik warnet, komputer ini sudah tidak dipakai lagi bahkan mau dibuang," kata Farad.

"Lalu kenapa kalian bawa sampah itu?" tanya Alya.

"Mama, ini bisa diperbaiki. Tolong perbaiki ya, Mah! Kami juga ingin main kayak yang lain," sahut Farid.

"Mama tidak ada uang. Biaya perbaikan komputer itu mahal."

Mereka terlihat sangat sedih, Alya melihat mereka dengan kasian karena selama ini anak-anaknya tidak pernah membeli barang yang mereka inginkan.

"Okelah, setelah Mama dapat uang dari buket ini, Mama akan perbaiki komputer itu."

"Yeaaah! Mama terbaik!"

***

Beberapa hari kemudian, komputer itu sudah diperbaiki walaupun harus mengeluarkan banyak biaya. Alya sengaja memperbaiki komputer itu supaya anak-anaknya tidak keluyuran lagi di warnet.

Mereka menjadi sibuk bermain di depan komputer secara bergantian, tapi Alya tetap memberikan pengawasan untuk mereka dan tidak boleh bermain terlalu lama.

Sementara Fared dan Farid tertarik main game, Farad malah lebih tertarik dengan namanya coding. Dia mulai mencari tahu di video internet dan otak geniusnya mampu memahami semua itu.

"Farad, sedang apa?" tanya Fared dan Farid mendekat.

"Ini lebih seru dari game."

"Apa sih itu? Itu cuman tulisan bergerak aja, mana menarik?" tanya Fared.

"Hem... minggirlah jika menurut kalian tidak menarik," kata Farad.

Mereka malah berebut komputer itu dan bertengkar. Alya yang melihatnya menjadi geram karena mereka terlalu berisik dan tidak mau belajar.

"Mama akan buang komputer itu jika kalian masih ribut," ancam Alya.

"Jangan, Mama! Kami janji akan bergantian," sahut Farad.

"Iya, Mah. Kami janji nggak akan bertengkar lagi," jawab Farid.

Setelah itu Alya fokus pada pekerjaannya sampai dia mendapatkan email panggilan kerja di Jakarta sebagai pelayan hotel dengan gaji yang lumayan baginya.

Kontrakan ini juga mau habis, mungkin dia bisa mengadu nasib di Jakarta.

"Sebaiknya memang aku menerima pekerjaan ini, bergantung pada pesanan buket saja tidak cukup," gumamnya.

Alya menghela nafas panjang, untungnya dia belum mendaftarkan sekolah di kota ini dan dia bisa menyekolahkan anak-anaknya di Jakarta.

"Baiklah, triplets. Kita akan pindah kota, kalian akan bersekolah di sana," ucap Alya."Kenapa harus pindah?" tanya Farad.

"Kontrakan ini mau habis dan Mama ada panggilan kerja di hotel," ucap Alya.

"Hem, nggak bisa main ke warnet lagi dong," keluh Farid.

"Mama janji, jika kalian pintar di sekolah maka Mama akan belikan laptop untuk kalian."

Mereka sangat girang mendengarnya. "Benarkah, Mah?"

Alya mengangguk. "Yuk bantu Mama berkemas! Minggu depan kita akan pindah ke Jakarta."

Keesokan harinya.

Alya dan ketiga anak kembarnya ke Jakarta untuk menghadiri panggilan kerja serta mencari kontrakan baru. Si kembar senang saat mereka pertama kalinya naik kereta api.

"Wow! Keren!" Kagum mereka saat melihat ke arah jendela.

Tujuan mereka yaitu ke hotel berbintang terlebih dahulu, dengan pengalaman bekerja di Resort Indraloka membuat Alya yakin akan diterima di sana.

Setibanya di hotel, Alya menyuruh si kembar menunggu di lobi dan jangan membuat ulah. Mereka mengangguk paham serta duduk menunggu di sofa.

"Mama akan masuk dulu, jangan nakal!"

"Siap, bos Mama!"

Alya menuju ke tempat interview dan berharap ketiga anak kembarnya tidak membuat ulah.

Sesaat kemudian, Leonhart Varellion yang memakai jas serta kaca mata hitamnya datang bersama sang asisten pribadinya. Hari ini dia akan mengadakan meeting di ballroom hotel ini.

"Saya akan siapkan berkas-berkasnya, Tuan."

"Hem...."

Leon menunggu di depan lobi sambil bermain ponselnya. Tiba-tiba 3 bocah kembar menghampirinya.

"Om! Om! Mau gak jadi Papa kami?"Pria itu menoleh dan memperhatikan mereka dengan sinis karena memang tidak menyukai anak kecil.

"Om! Mau gak jadi Papaku?" tanya Fared, dengan segala kepolosannya dan yang sejak tadi sangat tertarik dengan pria asing itu.

"Iya, Om. Mau gak jadi Papa kami? Kami gak punya Papa dan Om sangat keren," ucap Farad.

"Om ganteng, Mama kami cantik dan pintar masak loh! Om pasti suka sama Mama kami," sahut Farid.

1
C2nunik987
udah cukup 5 aja Leon ....tetap waspada ma Agra ....selamat iahhh punya 2 puteri kembar bakal jd kesayangan papa Leon kalian berdua twins sister 😍🍼🍼😍
C2nunik987
Agra bunuh sja atau jebloskan lagi ke penjara ....cap tangan darah siapa itu ?
C2nunik987
apa ada musuh Leon diantara para badut itu ?
knp Fared kesetanan liat badut itu 😡😡😡
C2nunik987
F3 duplikat Leon hdp opa dan Leon jd happy tapi gemes ma keusilan mrk 😅😅😅
C2nunik987
Riana read 😂😂😂
C2nunik987
udahlah opa jadikan Dela adiknya Leon saja trs cari istri yg lbh segalanya dr Risna 😍😍
C2nunik987
😅😅😅😅 Leon udh kalang kabut anaknya kejang kejang ternyata drama 🙈🙈🙈
C2nunik987
pelajaran buat Dela bawa ke gereja nikahi dia opa 😂😂😂
C2nunik987
Dela sbnrnya km begitu beneran miskin atau minus akhlak sich .... beneran butuh duit dr Riana utk bertahan hidup?
C2nunik987
jadi Dela ulat bulu yg dikirim Rania 😡😡😡
C2nunik987
Alya jgn curiga percaya ma suami biar rmh tangga mu baik baik saja 😍😍Leon udh waras loh jgn bikin dia balik lagi jg tukang selingkuh 😡😡
C2nunik987
hallah ada ada aja opa ma Della 😅😅😅
C2nunik987
thorrr ksh Leon anak perempuan kembar 2 aja ...itu Riana dan Rafael ga salahhh hdp rmh tangga tapi msg msg ?🙈🙈🙈😡😡😡
C2nunik987
awas jatuh triplets ini juga luar biasa bandel nya iahhh😅😅😅
C2nunik987
😅😅😅😅anak anak Leon konyol ....Leon ksh kesempatan Farad buktikan kecerdasan nya itu duplikat mu genius 😍😍
C2nunik987
Farid duduk dkt cewek mlh ngompol 😂😂😂😂
C2nunik987
mabuk durian 😅😅😅😅
C2nunik987
ia Alya kudu bljr bela diri ....sembuhin trauma nya....percaya pada suami ...jujur sama suami cerita klo ada masalah ....mumpung jd istri Leon kudu pinter nyimpen aset berharga
C2nunik987
Leon temperamental Alya polos dan tak berdaya mudah dihasut anak anak nya kepo tingkat dewa 😂😂😂😂
C2nunik987
Jordan sengaja memanfaatkan keadaan dan perasaan alya 🙈🙈🙈😭😭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!