NovelToon NovelToon
ASISTEN DUDA TAJIR MELINTIR

ASISTEN DUDA TAJIR MELINTIR

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Duda
Popularitas:724
Nilai: 5
Nama Author: Flaura Charisma

Asisten Duda CEO Tajir Melintir

Grizella Madeline Dealova, seorang anak magang yang ambisius dan berani, tidak pernah menyangka akan terlibat dengan Galaxy Adelion Wesley, CEO kaya raya yang dingin dan terluka karena pengkhianatan masa lalu.

Pertemuan mereka dipenuhi pertengkaran, tetapi perlahan rasa benci berubah menjadi ketertarikan. Saat Galaxy memintanya menjadi asisten pribadi dan tinggal bersamanya, keduanya mulai menghadapi perasaan yang tidak bisa mereka hindari.

Namun, ketika cinta mulai tumbuh, mantan istri Galaxy kembali membawa rahasia lama yang mengancam hubungan mereka.

Akankah Grizella menjadi alasan Galaxy kembali percaya pada cinta, atau justru menjadi luka baru dalam hidup sang CEO?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Flaura Charisma, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

pengorbanan seorang CEO

Suasana di sekitar vila Black Harbor semakin menegangkan.

Angin laut berembus kencang, sementara suara ombak menghantam tebing di bawah bukit.

Di depan vila, Richard Wesley berdiri dengan wajah penuh keyakinan.

Di tangannya terdapat alat pemicu yang terhubung dengan bahan peledak di sekitar pulau.

Galaxy menatap pamannya tanpa rasa takut.

Namun di dalam hatinya, hanya ada satu hal yang ia pikirkan.

Keselamatan Grizella.

"Richard."

Suara Galaxy terdengar dingin.

"Semua ini hanya karena kau menginginkan warisan keluarga?"

Richard tertawa kecil.

"Kau masih terlalu polos, Galaxy."

"Selalu berpikir bahwa keluarga adalah tentang kepercayaan."

"Tapi dunia bisnis hanya tentang kekuasaan."

Grizella berdiri di belakang Galaxy.

Ia bisa merasakan tubuh pria itu menegang.

Namun Galaxy tetap terlihat tenang.

"Kau membunuh ayahku?"

Pertanyaan itu membuat ekspresi Richard berubah sesaat.

Hanya sesaat.

Tetapi Galaxy melihatnya.

Ada sesuatu yang disembunyikan.

"Ayahmu terlalu keras kepala."

Jawaban Richard membuat Galaxy semakin yakin.

"Jadi benar."

"Kaulah yang berada di balik kematiannya."

Richard tersenyum tipis.

"Jangan terburu-buru mengambil kesimpulan."

"Karena ada banyak hal tentang ayahmu yang tidak kau ketahui."

Richard mengangkat alat pemicu tersebut.

"Serahkan buku harian itu."

Galaxy melihat buku hitam di tangannya.

Buku yang mungkin berisi seluruh kebenaran.

Namun di belakangnya ada Grizella.

Wanita yang kini menjadi orang paling penting dalam hidupnya.

Tanpa ragu, Galaxy menyerahkan buku itu kepada Aaron.

"Jaga ini."

Aaron terkejut.

"Tuan?"

Galaxy melangkah maju.

"Aku akan bicara dengan Richard."

Grizella langsung menarik lengannya.

"Tidak."

Tatapan mereka bertemu.

"Jangan lakukan ini."

Galaxy menatapnya lembut.

"Grizella."

"Aku berjanji."

"Aku akan kembali."

Kalimat sederhana itu membuat mata Grizella berkaca-kaca.

Karena untuk pertama kalinya, ia melihat seorang pria yang selalu terlihat kuat...

rela mempertaruhkan dirinya demi orang lain.

Galaxy berjalan keluar dari vila.

Richard tersenyum puas.

"Akhirnya kau mengerti."

Galaxy berhenti beberapa langkah di depannya.

"Aku ikut denganmu."

"Tapi lepaskan semua orang di vila."

Richard tertawa.

"Kau pikir kau masih bisa memberi perintah?"

Galaxy menatapnya tajam.

"Kalau aku tidak ikut, kau tidak akan pernah mendapatkan apa yang kau cari."

Richard terdiam.

Karena ia tahu Galaxy benar.

Sementara itu, Grizella menatap dari dalam vila.

Ia tidak bisa menerima keputusan Galaxy.

"Dia tidak boleh pergi."

Aaron menatapnya.

"Nona Grizella..."

"Tuan Galaxy tahu apa yang dia lakukan."

Namun Grizella menggeleng.

"Tidak."

"Dia hanya selalu berpikir harus melindungi semua orang."

"Tapi siapa yang melindungi dia?"

Kalimat itu membuat Aaron terdiam.

Karena itulah sisi Galaxy yang jarang terlihat.

Pria yang selalu menyelamatkan orang lain...

tetapi tidak pernah memikirkan dirinya sendiri.

Di luar vila, Richard membawa Galaxy menuju bangunan tua di sisi lain pulau.

Sebuah tempat yang selama ini tersembunyi dari peta.

Sebelum masuk, Richard berkata pelan,

"Ada satu hal yang harus kau tahu, Galaxy."

"Ayahmu tidak mati karena aku."

Galaxy berhenti.

"Apa?"

Richard tersenyum misterius.

"Orang yang mengkhianati Alexander Wesley..."

"Adalah orang yang selama ini paling kau percaya."

Galaxy menatapnya tajam.

"Siapa?"

Richard membuka pintu besi tua.

Di dalam ruangan itu terdapat puluhan dokumen dan foto.

Salah satu foto jatuh ke lantai.

Galaxy mengambilnya.

Dan wajahnya langsung berubah.

Karena orang dalam foto itu...

adalah seseorang yang tidak pernah ia sangka.

Foto itu masih berada di tangan Galaxy.

Tangannya perlahan mengepal.

Ia menatap wajah seseorang yang selama ini selalu berada di dekatnya.

Seseorang yang ia percaya.

Seseorang yang tidak pernah ia pikirkan akan terlibat.

"Ini tidak mungkin..."

bisik Galaxy.

Richard berdiri di belakangnya dengan senyum penuh kemenangan.

"Akhirnya kau melihatnya."

Galaxy mengangkat pandangan.

"Jangan bermain-main denganku."

Richard berjalan mendekat.

"Aku tidak perlu berbohong."

"Semua bukti ada di depan matamu."

Galaxy kembali melihat foto tersebut.

Namun pikirannya menolak menerima kenyataan.

Di dalam foto itu terlihat ayahnya, Alexander Wesley, sedang berbicara dengan seseorang.

Orang itu bukan musuh.

Bukan pesaing bisnis.

Melainkan...

Aaron.

Asisten yang sudah bertahun-tahun bekerja untuk keluarga Wesley.

Orang yang selalu berada di sisi Galaxy.

Orang yang selama ini ia anggap sebagai saudara sendiri.

"Kau memalsukan ini."

Suara Galaxy terdengar dingin.

Richard tertawa kecil.

"Itu jawaban yang kuharapkan darimu."

"Kau selalu membela orang yang kau percaya."

Galaxy menatap tajam.

"Karena tidak semua orang sepertimu."

Richard tersenyum tipis.

"Tapi terkadang orang yang paling dekat justru adalah orang yang paling mudah menyembunyikan pengkhianatan."

Sementara itu di vila...

Grizella masih menunggu kabar dari Galaxy.

Ia tidak bisa tenang.

"Aaron."

Pria itu menoleh.

"Ya, Nona?"

"Anda percaya pada Galaxy?"

Aaron sedikit terkejut dengan pertanyaan itu.

"Tentu saja."

"Lalu kenapa Anda membiarkannya pergi sendiri?"

Aaron terdiam.

Karena ia juga tahu.

Keputusan Galaxy bukan hanya tentang menyelamatkan mereka.

Ada sesuatu yang ingin ia selidiki.

Tiba-tiba salah satu anggota keamanan masuk.

"Nona Grizella!"

"Ada sesuatu di buku harian ini."

Grizella segera mendekat.

Mereka membuka kembali buku harian Alexander.

Di halaman yang sebelumnya belum terbaca, terdapat sebuah tulisan tersembunyi.

Tulisan itu berbunyi:

"Jika suatu hari Galaxy menemukan bukti yang mengarah kepada Aaron, jangan langsung percaya. Ada seseorang yang sengaja ingin menjebaknya."

Grizella membeku.

Matanya melebar.

"Jadi..."

"Aaron bukan pelakunya?"

Anggota keamanan itu menggeleng.

"Sepertinya ada seseorang yang mencoba membuat Tuan Galaxy salah paham."

Kembali di bangunan rahasia...

Galaxy masih berhadapan dengan Richard.

"Kenapa menunjukkan foto ini kepadaku?"

tanya Galaxy.

Richard tersenyum.

"Karena aku ingin melihat wajahmu ketika mengetahui bahwa orang yang kau percaya mungkin menghancurkan keluargamu."

Galaxy tidak menjawab.

Namun dalam pikirannya, ia mulai mengingat banyak hal.

Aaron selalu membantu.

Aaron selalu melindungi perusahaan.

Bahkan ketika semua orang meninggalkannya.

Ada terlalu banyak alasan untuk percaya kepada Aaron.

Tetapi...

Ada juga terlalu banyak pertanyaan yang belum terjawab.

Richard mengambil sebuah dokumen lain.

"Ini lebih menarik."

Ia melemparkannya ke meja.

Galaxy membukanya.

Dokumen itu berisi catatan transaksi rahasia.

Dan di bagian bawah terdapat tanda tangan.

Bukan Aaron.

Bukan Richard.

Melainkan...

Alexander Wesley.

Galaxy mengernyit.

"Ayahku?"

Richard mengangguk.

"Ya."

"Karena sebelum mati, ayahmu mengetahui satu kebenaran."

"Kebenaran bahwa keluarga Wesley telah dimasuki seseorang dari dalam."

Galaxy membaca dokumen itu semakin cepat.

Lalu ia menemukan sebuah kalimat yang membuatnya berhenti.

"Orang yang mengetahui rahasia terbesar keluarga Wesley adalah anak perempuan Elena Hart."

Galaxy terdiam.

Grizella.

Lagi-lagi semuanya kembali kepada Grizella.

Tiba-tiba ponsel Galaxy berbunyi.

Pesan masuk dari nomor tidak dikenal.

Hanya ada satu kalimat.

"Jangan percaya Richard. Jangan percaya Aaron. Orang yang sebenarnya mengkhianatimu ada di antara kalian."

Galaxy menatap layar.

Untuk pertama kalinya...

Ia sadar bahwa permainan ini jauh lebih rumit dari yang ia bayangkan.

Karena mungkin...

Richard bukan satu-satunya musuh.

Ruangan rahasia di bawah pulau Black Harbor terasa semakin gelap.

Galaxy masih berdiri di depan meja penuh dokumen lama.

Pesan misterius yang baru masuk ke ponselnya terus terngiang.

"Jangan percaya Richard. Jangan percaya Aaron. Orang yang sebenarnya mengkhianatimu ada di antara kalian."

Untuk pertama kalinya dalam hidupnya...

Galaxy merasa tidak bisa mempercayai siapa pun sepenuhnya.

Namun satu hal yang ia tahu.

Ia tidak boleh membuat keputusan hanya berdasarkan emosi.

Richard memperhatikan perubahan ekspresi Galaxy.

"Kau mulai ragu, bukan?"

Galaxy menatapnya dingin.

"Aku tidak mudah dipengaruhi."

Richard tertawa kecil.

"Tentu."

"Itulah sebabnya aku membawa semua bukti ini."

Ia membuka sebuah laci tua.

Di dalamnya terdapat sebuah rekaman suara.

"Putar."

Richard menekan tombol.

Beberapa detik kemudian, suara Alexander Wesley terdengar.

Suara yang sudah lama tidak didengar Galaxy.

"Jika sesuatu terjadi padaku, jangan percayai siapa pun yang mencoba mengambil alih perusahaan."

Galaxy membeku.

Lalu suara ayahnya berlanjut.

"Orang itu sudah berada sangat dekat dengan keluarga kita."

Rekaman berhenti.

Galaxy menatap Richard.

"Kenapa kau memiliki ini?"

Richard tersenyum.

"Karena aku juga mencari orang yang sama."

Sementara itu...

Di vila, Grizella terus membaca buku harian Alexander.

Semakin banyak halaman yang dibuka, semakin banyak rahasia yang ditemukan.

Salah satu halaman membuatnya berhenti.

"Elena menitipkan putrinya kepadaku karena darahnya memiliki hubungan dengan warisan yang tersembunyi."

Grizella menyentuh halaman itu.

"Darah..."

Ia tidak mengerti maksudnya.

Namun sebelum ia bisa membaca lebih lanjut, pintu vila terbuka.

Semua orang langsung bersiap.

Tetapi yang masuk bukan musuh.

Melainkan Vanessa.

Grizella terkejut.

"Vanessa?"

Mantan istri Galaxy itu terlihat lelah.

"Aku datang untuk membantu."

Grizella masih waspada.

"Kenapa kami harus percaya pada Anda?"

Vanessa menatapnya.

"Karena aku juga menjadi korban permainan ini."

Ia mengeluarkan sebuah dokumen.

"Ini alasan sebenarnya kenapa aku dan Galaxy berpisah."

Grizella menerima dokumen itu.

Di dalamnya terdapat bukti bahwa dulu ada seseorang yang sengaja membuat Vanessa terlihat mengkhianati Galaxy.

Bukan karena Vanessa tidak mencintainya.

Tetapi karena seseorang ingin menghancurkan hubungan mereka.

Kembali di ruang rahasia...

Galaxy akhirnya menemukan sebuah kotak kecil tersembunyi di balik rak.

Di dalamnya terdapat sebuah surat.

Tulisan tangan Alexander kembali muncul.

"Untuk Galaxy."

Tangannya sedikit bergetar saat membuka surat itu.

Isi surat tersebut hanya beberapa kalimat.

"Anakku, jika kau membaca ini, berarti kau sudah bertemu dengan Grizella."

Galaxy langsung terdiam.

Bagaimana ayahnya bisa mengetahui tentang Grizella?

"Jangan pernah menganggap dia sebagai ancaman."

"Dia adalah alasan terakhir kenapa keluarga Wesley masih memiliki kesempatan untuk bertahan."

Galaxy membaca kalimat berikutnya.

Dan wajahnya berubah.

"Namun lindungi dia dari orang yang akan menggunakan darahnya untuk membuka warisan yang tersembunyi."

Tiba-tiba pintu ruangan terbuka.

Seseorang masuk.

Galaxy langsung menoleh.

Bukan Richard.

Bukan anak buahnya.

Melainkan...

Seseorang yang tidak ia sangka akan datang ke tempat itu.

"Anda..."

Galaxy membeku.

Karena orang yang berdiri di depan pintu adalah seseorang yang selama ini ia percaya.

Orang itu tersenyum tipis.

"Maaf, Galaxy."

"Aku rasa sudah waktunya kau mengetahui semuanya."

Galaxy menggenggam surat ayahnya.

"Jadi selama ini..."

"Kau yang mengatur semua ini?"

Orang itu tidak menjawab.

Hanya berkata pelan,

"Semua yang terjadi padamu..."

"Pertemuanmu dengan Grizella."

"Perceraianmu."

"Masalah perusahaan."

"Semuanya sudah direncanakan."

Galaxy menatapnya dengan tatapan penuh kemarahan.

Karena akhirnya...

dalang sebenarnya mulai menunjukkan dirinya.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!