NovelToon NovelToon
Sayembara Duda +1

Sayembara Duda +1

Status: tamat
Genre:Duda / Beda Usia / Menikah Karena Anak / Tamat
Popularitas:80.4k
Nilai: 5
Nama Author: Auraliv

"Aku akan menikahi wanita mana pun yang bisa meluluhkan hati anakku!" Itulah pengumuman yang dibuat oleh Eza. Putra dari lelaki yang dikenal sebagai duda +1.

Karena salah satu orang terkaya di negaranya, sayembara Arkan menjadi viral. Padahal sayembara itu bukan atas kemauannya, melainkan karena ulah sang anak. Ratusan wanita mengantri untuk ikut sayembara. Sampai seorang perempuan yang sangat mirip mendiang ibunya ditemukan oleh Eza. Nama gadis itu adalah Beby. Gadis tomboy yang mendaftar sayembara karena taruhan. Alhasil Eza meminta Arkan untuk menikahi Beby. Masalahnya adalah, Beby ternyata sangat muda, dia masih menginjak kelas dua SMA.

Bagaimana kisah selanjutnya? Apakah Arkan akan tetap menikahi Beby demi anak semata wayangnya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Auraliv, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 8 - Tak Terduga

...༻✿༺...

Beby segera menarik sebuah kursi dan mendudukinya. Ia dan Arkan duduk saling berhadapan.

Sungguh, Beby tak bisa menampik ketampanan Arkan. Dia baru sadar saat melihatnya dari dekat. Meskipun begitu, fakta bahwa Arkan seumuran dengan pamannya, membuat Beby tak mengharapkan apapun pada lelaki tersebut.

"Aku sangat minta maaf dengan apa yang telah dilakukan Eza padamu. Dia melakukan itu karena begitu merindukan mendiang ibunya," tutur Arkan. Memulai pembicaraan.

"Itu tak masalah. Aku memakluminya. Hanya saja kedatangannya cukup menggangguku," ungkap Beby.

"Bukankah dia datang saat kau pulang sekolah?" tanya Arkan.

"Itu benar. Tapi aku tetap merasa malu. Karena semua orang tahu siapa Eza. Aku takut rumor yang tak berdasar jadi tersebar," jelas Beby. "Aku harap kau bisa menasehati Eza dan membuatnya mengerti," tambahnya.

Arkan tak langsung menjawab. Karena dia lagi-lagi terpaku dengan wajah Beby. Sejak tadi jantungnya berdebar tidak karuan. Dia merasakan debaran yang sudah lama tidak dirinya rasakan.

"Om?" panggil Beby, karena Arkan tak kunjung merespon.

"I-iya. Kau bilang apa tadi?" ujar Arkan gelagapan. Dia berusaha keras untuk terlihat berwibawa. Lelaki itu tampak melakukan pose melipat tangan ke depan dada.

Beby lantas mengulangi ucapannya tadi. Dia agak heran dengan sikap Arkan yang tampak gelisah.

"Sebenarnya bicara pada Eza bukanlah hal mudah. Tapi aku akan mencobanya. Ngomong-ngomong, sudah kelas berapa kau?" tanya Arkan penasaran.

"Kelas dua SMA," jawab Beby singkat.

"Ya sudah. Silahkan makan dahulu. Setelah itu, aku akan mengantarmu pulang," ujar Arkan.

"Baiklah. Aku akan makan. Tapi mengenai pulang, aku bisa sendiri," sahut Beby. Dia segera menikmati hidangan yang tersaji. Kapan lagi Beby bisa menikmati makanan seperti itu. Gadis tersebut makan dengan sangat lahap.

Arkan dibuat tersenyum akan tingkah Beby. Apalagi saat melihat saos belepotan di bibirnya.

"Permisi, ada sesuatu di bibirmu," tegur Arkan.

Beby segera mengusapnya dengan tangan. Namun dia tidak sepenuhnya mengusap saos itu.

"Makasih," ungkap Beby yang mengira saos dibibirnya sudah hilang.

"Masih ada," kata Arkan seraya menunjukkan titik bibir yang masih ada saos.

"Dimana? Di sini?" Beby mencoba mengusapnya dengan tangan lagi. Akan tetapi dia masih melesat.

"Astaga, kau seperti anak kecil saja!" komentar Arkan yang greget sendiri. Dia akhirnya turun tangan untuk mengelap bibir Beby dengan tisu.

Deg!

Jantung Arkan semakin dibuat berdebar. Menyentuh kulit Beby dengan tisu saja membuat darah disekujur tubuhnya berdesir hebat.

Buru-buru Arkan menghentikan aksinya karena tak mau semakin terbuai. Dia berusaha mengingatkan dirinya bahwa Beby gadis yang terlalu muda untuknya. Umur mereka terlalu jauh.

Beby sendiri tampak santai saja dengan aksi mengelap tisu dari Arkan tadi. Ia tampak melanjutkan makannya.

Bersamaan dengan itu, dari arah pintu seorang lelaki tua masuk bersama seorang anak kecil. Mereka tidak lain adalah Pram dan Eza.

"Itu mereka, Kek!" seru Eza seraya menunjuk ke arah Beby dan Arkan berada. Dia dan Pram segera menghampiri keduanya.

"Arkan! Apa yang kau lakukan di sini? Lalu siapa dia?" tegur Pram sembari menatap Beby.

Arkan dibuat sangat kaget sekali dengan kedatangan Pram dan Eza. Dia buru-buru berdiri. Hal serupa juga dilakukan Beby karena merasa kebingungan.

"Dia hanya--"

"Dialah wanita yang dipilih Papa pas sayembara, Kek!" potong Eza.

Mata Arkan dan Beby terbelalak bersamaan. Keduanya tentu panik dengan keadaan sekarang.

"Benarkah? Kenapa tidak bilang? Katanya tidak ada satu pun yang terpilih," tukas Pram.

Arkan sudah mengangakan mulut untuk menjawab. Namun lagi-lagi dia kalah cepat dari Eza.

"Papa sengaja merahasiakannya karena tak mau semua orang tahu," ujar Eza. Dia tersenyum miring. Bagaimana tidak? Kejadian sekarang terjadi berdasarkan rencananya sendiri.

Dengan bantuan Agung, Eza bisa tahu kapan dan dimana Arkan dan Beby bertemu. Saat itulah dia sengaja mengajak kakeknya pergi ke sana.

1
Meliana Siregar
Lhoo Beby kan akan dibayari SPP kl ikut sayembara dan lulus seleksi, bukan hanya ikut sayembara...tp gak ada hasil...gmn siih thor
Yunerty Blessa
Makasih banyak kak thor buat karya nya
Walaupun singkat tapi mantap 🌹🌹🌹🌹
Terus lah berkarya dan sehat selalu ✌️
Yunerty Blessa
mantap sekali kak thor
Yunerty Blessa
di mana dapat suami seperti Arkan...
Yunerty Blessa
kau seharusnya bersyukur punya suami yang pengertian....
Yunerty Blessa
kau juga salah Beby.. kerana merasakan kenikmatan....
Yunerty Blessa
mungkin Beby sudah berisi
Yunerty Blessa
banyak sekali Arkan buat cap merah 🤣🤣
Yunerty Blessa
maklum lah lama jadi duda.....
Yunerty Blessa
cuma 2 ronde 🤭 ingat sampai pagi 🤣🤣🤣
Yunerty Blessa
lama² Arkan akan buka puasa 🤣🤣🤣
Yunerty Blessa
mantap Arkan... ambil langkah duluan 🤭🤣🤣
Yunerty Blessa
mana tahu tiba² kalian melakukan atas dorongan keinginan...
Yunerty Blessa
pergi saja Arkan untuk menyenangkan hati Eza... mana tahu Beby pun mahu..
Yunerty Blessa
pasti bulan madunya nanti, Arkan bisa mencetak gol 🤭🤣🤣🤣
Yunerty Blessa
syabas Beby
Yunerty Blessa
biar tua yang penting bertanggungjawab...
Yunerty Blessa
benar² on 🤭🤣🤣
Yunerty Blessa
cam mana Arkan,on kah anu² mu 🤭🤣🤣🤣
Yunerty Blessa
jangan sampai tuala mu jatuh Beby dan bertepatan Arkan bangun....
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!