Di Dunia Bela Diri, kekuatan adalah kebenaran mutlak dan kelemahan adalah dosa tak berampun.
Ye Xuan, jenius nomor satu yang pernah dibanggakan oleh klannya, jatuh ke dasar jurang penderitaan setelah dikhianati oleh orang yang paling ia percayai. Meridiannya diputuskan, kultivasinya dihancurkan, dan ia dibuang ke Tebing Mayat untuk membusuk bersama rongsokan dan tulang-belulang.
Namun, di saat napas terakhirnya hampir berhembus, darahnya mengaktifkan sebuah artefak misterius dari zaman purba.
[Ding! Sistem Ekstraksi Surgawi telah aktif!]
Kini, seluruh alam semesta adalah harta karun bagi Ye Xuan.
Menyentuh pedang berkarat? Mengekstrak Niat Pedang Tertinggi!
Menemukan mayat monster tingkat rendah? Mengekstrak Garis Keturunan Binatang Buas Kuno!
Mengamati musuh yang sedang berlatih? Mengekstrak Teknik Rahasia Langsung ke Tingkat Sempurna!
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Syahriandi Purba, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Pekuburan Para Dewa
Begitu Ye Xuan melangkah melewati gerbang perunggu raksasa, suara gemuruh angin kosmik dan hiruk-pikuk ribuan kultivator di luarnya terputus total. Di dalam sini, hukum alam semesta fana tidak lagi berlaku.
Reruntuhan Dewa Kuno bukanlah sebuah kuil atau istana bawah tanah. Tempat ini adalah sebuah dimensi saku raksasa yang tampak seperti medan perang kosmik pasca-kiamat.
Langit di atasnya berwarna merah darah kehitaman, diterangi oleh sisa-sisa bintang mati yang bersinar redup. Di ruang hampa yang luas itu, melayang tulang-belulang raksasa berukuran sebesar pegunungan—sisa-sisa dari para Dewa Kuno yang gugur di masa lampau. Gravitasi terdistorsi; air sungai spiritual mengalir terbalik dari bawah ke atas, dan pecahan benua melayang tanpa arah.
Di dalam lautan kesadaran Ye Xuan, resonansi Fragment Sistem Ketiga berdenyut semakin gila.
[Ding! Mendeteksi Fluktuasi Inti dari 'Modul Penciptaan Realitas' (Fragmen Sistem Ketiga)!]
[Jarak: 50.000 Kilometer di pusat dimensi!]
[Peringatan: Tingkat bahaya absolut! Terdeteksi anomali Hukum Alam Kuno di sekitar Fragmen!]
"Modul Penciptaan Realitas," bisik Ye Xuan, matanya memancarkan kilau perak dari Mata Kunci Dimensi, mengabaikan distorsi ruang dan langsung melihat benang emas tebal yang membentang menuju pusat reruntuhan.
"Pantas saja tempat ini bisa mempertahankan dimensinya sendiri setelah jutaan tahun. Fragmen itu digunakan sebagai jangkar realitas."
Tanpa membuang waktu, Ye Xuan melesat menembus kehampaan. Dengan Hukum Ruang tahap dasar yang baru saja ia ekstrak dari Tetua Istana Langit Abadi, ia bisa berteleportasi dari satu pulau melayang ke pulau melayang lainnya, menghindari jebakan celah dimensi yang bertebaran bak ranjau darat.
Namun, di luar Gerbang Dewa Kuno, keserakahan akhirnya mengalahkan rasa takut.
Melihat pintu gerbang terbuka lebar dan tidak ada bahaya langsung yang menyembur keluar, puluhan faksi besar yang awalnya terdiam kini mulai bergerak.
"Pintu telah terbuka! Warisan Dewa Kuno ada di dalam!"
"Abaikan pemuda iblis itu! Reruntuhan ini sangat luas, probabilitas kita bertemu dengannya sangat kecil!"
"Maju! Siapa cepat, dia yang akan menjadi Dewa!"
Ribuan kultivator, kereta perang, dan kapal terbang melesat masuk seperti kawanan belalang yang kelaparan. Di antara mereka, sebuah kereta emas raksasa yang ditarik oleh sembilan naga suci melaju paling depan, memancarkan aura kemurkaan yang membakar ruang.
Di atas kereta emas itu berdiri Master Istana Langit Abadi, Daoist Xuan Kong. Auranya berada di Puncak Alam Penyempurnaan Kekosongan Lapis Kesembilan! Setengah langkah lagi, ia akan menyentuh Alam Penggabungan Dao (Dao Integration).
"Dengarkan aku, seluruh Tetua!" Suara Xuan Kong bergema di benak selusin ahli Penyempurnaan Kekosongan yang mengikutinya. "Pemuda berjubah hitam itu telah membunuh Tetua Ketiga kita dan mempermalukan Istana Langit Abadi! Lacak jejak ruangnya! Kita akan menjebaknya di pusat reruntuhan. Aku akan menggunakan Formasi Penyegel Surga untuk mencabut jiwanya hidup-hidup!"
Selusin ahli Kekosongan mengangguk serentak. Dengan mata memerah penuh dendam dan keserakahan, mereka melacak fluktuasi spasial Ye Xuan yang belum sepenuhnya tertutup.
Pusat Reruntuhan Dewa Kuno.
Setelah berteleportasi beberapa kali, Ye Xuan tiba di area inti. Di hadapannya, melayang sebuah benua raksasa yang berbentuk seperti Bunga Teratai Mekar. Namun, teratai itu tidak berwarna suci, melainkan merah darah yang berdenyut layaknya jantung hidup.
Di pusat benua teratai darah itu, terdapat sebuah altar obsidian yang menjulang tinggi menembus awan miasma. Di puncak altar, secercah cahaya kosmik berbentuk kubus berputar perlahan—itulah Fragmen Sistem Ketiga!
"Akhirnya," senyum Ye Xuan melebar.
Namun, saat ia baru saja menginjakkan kakinya di kelopak benua teratai darah tersebut...
GRRRUUUMMBL!
Tanah di bawah kakinya berguncang hebat. Permukaan kelopak teratai itu retak, dan dari dalam lautan darah yang menggenang di bawahnya, bangkitlah ribuan sosok mengerikan.
Mereka adalah Iblis Mayat Dewa—kultivator kuno yang gugur dan diserap oleh sisa-sisa niat jahat Dewa Kuno. Tubuh mereka ditutupi sisik perak, memancarkan aura Pembentukan Ilahi (Divine Transformation) tingkat rendah dan menengah! Ribuan ahli Pembentukan Ilahi yang telah menjadi mayat hidup!
ROOOOOAAARRR!
Menyadari ada entitas hidup yang mencoba mendekati altar, ribuan Iblis Mayat itu meraung serentak, menciptakan gelombang kejut sonik yang bisa merobek jiwa. Mereka melesat ke arah Ye Xuan bagaikan tsunami daging busuk dan energi kematian.
"Penjaga altar?" Ye Xuan tidak terlihat terkejut. Ia mengangkat Pedang Embun Beku tinggi-tinggi. "Kalian tidak lebih dari sepiring kacang goreng sebelum hidangan utama."
"Domain Kehancuran Hukuman Surgawi!"
WUUUUUSSSHHH!
Domain hitam pekat yang dipenuhi petir kosmik meledak dan meluas hingga menutupi seluruh benua teratai darah! Ribuan Iblis Mayat yang menerjang masuk ke dalam domain seketika dihentikan oleh tekanan gravitasi absolut.
Petir kesengsaraan menyambar-nyambar liar, membakar sisik perak mereka menjadi abu, sementara Akar Spiritual Melahap Surga mulai menyedot sisa-sisa Qi kuno dari mayat-mayat tersebut.
[Mengekstrak Energi Kuno Iblis Mayat Dewa...]
[Memperoleh: 100.000... 500.000... 2.000.000 Poin Qi Kuno!]
Di saat Ye Xuan sedang berpesta menghisap energi ribuan Iblis Mayat, ruang di sekitarnya mendadak terdistorsi dengan sangat keras.
TRANG! TRANG! TRANG!
Dua belas pilar cahaya emas tiba-tiba menancap di sekeliling Ye Xuan, membentuk sebuah sangkar oktagonal raksasa yang memotong hukum ruang di area tersebut dari alam semesta. Bahkan Iblis Mayat Dewa yang berada di dekat pilar-pilar itu langsung hancur menjadi debu akibat tekanan formasi!
Dari kehampaan di atas sangkar, Master Istana Langit Abadi, Xuan Kong, muncul bersama dua belas Tetua Penyempurnaan Kekosongan. Mereka telah mengepung Ye Xuan!
"Hahaha! Kena kau, Iblis Kecil!" Xuan Kong tertawa lepas, matanya menatap Ye Xuan dengan tatapan seorang pemenang. "Kau terlalu serakah dan gegabah! Menghadapi ribuan Iblis Mayat pasti telah menguras Qi-mu! Sekarang kau terjebak di dalam Formasi Penyegel Surga Abadi! Jangankan kau, seorang ahli Penggabungan Dao pun akan kesulitan menembusnya!"
Dua belas Tetua Kekosongan mengalirkan seluruh Qi mereka ke dalam pilar emas, membuat sangkar itu semakin menyusut, berniat untuk meremukkan Ye Xuan beserta ruang di dalamnya.
Di dalam sangkar emas yang menyusut itu, Ye Xuan menghentikan ekstraksi pada sisa Iblis Mayat. Ia menurunkan pedangnya, mengibaskan debu abu dari lengan bajunya dengan santai.
Ia menatap ke atas, menatap Xuan Kong dan dua belas ahli puncak alam semesta itu dengan tatapan yang dipenuhi rasa iba yang kejam.
"Menguras Qi-ku?" Ye Xuan tertawa pelan. Tawa itu perlahan membesar, bergema di seluruh benua teratai darah, meredam raungan Iblis Mayat di luar sangkar.
"Kalian sungguh berpikir bahwa berburu semut-semut mati ini membuatku lelah? Tidak, Xuan Kong... Mereka hanyalah hidangan pembuka. Kalianlah bahan utama yang kutunggu-tunggu untuk menembus batas alamku."
Mata perak Ye Xuan menyala terang benderang.
"Siapa bilang formasi ini mengurungku? Formasi ini justru mengunci kalian agar tidak bisa kabur dariku."
"SOMBONG! MATILAH!" Xuan Kong murka. Ia dan dua belas Tetua secara serentak menekan telapak tangan mereka ke bawah. "Hancurkan Ruangnya!"
Ruang di dalam sangkar emas itu mulai retak dan runtuh seperti cermin pecah, menelan Ye Xuan ke dalam pusaran kehampaan mutlak yang mematikan.
Namun, detik berikutnya, Xuan Kong dan para tetuanya merasakan darah mereka membeku.
Dari dalam pusaran ruang yang pecah itu, dua tangan raksasa yang terbuat dari energi hitam legam dan petir kesengsaraan tiba-tiba muncul. Tangan itu memegang kedua sisi pilar Formasi Emas.
KRAAAK! BANG!
Formasi tingkat tertinggi kebanggaan Istana Langit Abadi itu diremukkan secara paksa dari dalam! Ledakan energi emas menyapu keluar, membuat dua belas Tetua memuntahkan darah segar akibat serangan balik (backlash) formasinya.
"M-MUSTAHIL! BAGAIMANA KAU BISA MEMECAHKANNYA?!" Xuan Kong terhuyung mundur.
Ye Xuan melangkah keluar dari kehampaan yang runtuh, tubuhnya tidak memiliki satu goresan pun. Aura Pembentukan Ilahi Lapis Keenam-nya tiba-tiba meledak melampaui batas, menyerap sisa-sisa energi formasi emas itu langsung ke dalam Dantiannya.
"Sistem. Saatnya makan besar. Mode Ekstraksi Takdir Jarak Jauh. Kunci ke-13 orang ini."
[Ding! Otoritas Modul Ekstraksi Jiwa & Takdir Diaktifkan!]
[Target: 1 Entitas Puncak Penyempurnaan Kekosongan, 12 Entitas Penyempurnaan Kekosongan Tingkat Menengah!]
[Memulai Ekstraksi Mutlak Paksa!]
ZRAAAASH!
Tiga belas rantai perak tebal, yang diukir dengan Hukum Karma kosmik, melesat keluar dari mata kiri Ye Xuan. Kecepatannya mengabaikan ruang dan waktu. Sebelum Xuan Kong dan para tetuanya bisa memanggil Dunia Mini atau berteleportasi kabur, rantai-rantai perak itu menusuk tepat di dahi mereka!
"A-APA INI?! JIWAKU... JIWAKU DITARIK KELUAR!"
Salah satu Tetua Kekosongan menjerit histeris. Ia mencoba memotong rantai perak itu dengan pedang pusakanya, namun pedangnya menembus rantai itu layaknya ilusi. Rantai itu mengikat jiwanya, bukan fisiknya!
"IBLIS! KAU IBLIS KOSMIK!" Xuan Kong meraung putus asa. Ia membakar esensi umurnya, mencoba melawan tarikan sistem, namun di hadapan Modul Ekstraksi Takdir yang merupakan hukum absolut pencipta, perlawanan fana tidak ada artinya.
Ye Xuan mengangkat tangan kanannya tinggi-tinggi, lalu menggenggamnya dengan keras.
"Kembalilah menjadi debu kosmik."
WUUUSSH! BOOOOM!
Tiga belas tubuh kultivator setingkat dewa itu meledak secara bersamaan menjadi kabut darah! Jiwa mereka yang memancarkan cahaya keemasan ditarik paksa menembus kehampaan, masuk langsung ke dalam mulut Jiwa Baru Lahir Ye Xuan yang sedang kelaparan di Dantiannya.
[Memperoleh: 1.500.000.000 Poin Qi Kekosongan Murni!]
[Memperoleh: Hukum Kekosongan (Tahap Sempurna)!]
[Energi melampaui batas wadah! Memulai asimilasi dengan Fisik Dewa Kehancuran!]
Dantian Ye Xuan bergejolak bagaikan ledakan supernova. Jiwa Baru Lahirnya melebur dan menyatu sepenuhnya dengan alam semesta di sekitarnya. Tubuhnya kini bukan lagi sekadar entitas fisik; setiap sel di tubuhnya adalah sebuah Dunia Mini kosmik miliknya sendiri!
[Selamat! Kultivasi Inang secara resmi menerobos ke Alam Penyempurnaan Kekosongan (Void Refinement) Lapis Pertama!]
[Selamat! Kultivasi Inang menerobos ke Alam Penyempurnaan Kekosongan Lapis Kedua!]
Aura absolut dari Penyempurnaan Kekosongan meledak dari tubuh Ye Xuan, menciptakan pilar cahaya hitam yang melubangi langit merah Reruntuhan Dewa Kuno. Ribuan Iblis Mayat Dewa di bawahnya yang masih tersisa, hancur menjadi debu hanya karena tertekan oleh gelombang auranya.
Ye Xuan melayang turun dengan perlahan. Ia mendarat di atas altar obsidian.
Di depannya, kubus cahaya perak—Modul Penciptaan Realitas—berputar pelan. Namun, kubus itu tidak mengambang bebas. Kubus itu berada di dalam genggaman sesosok kerangka raksasa berlapis baju zirah berkarat yang sedang duduk di atas singgasana batu.
Kerangka itu adalah sisa dari Dewa Kuno yang asli. Dan di rongga mata kerangka itu, dua api biru redup tiba-tiba menyala kembali.
Sebuah suara purba, kuno, dan memekakkan telinga bergema langsung di pikiran Ye Xuan.
"PENGKHIANAT... KAU MEMBAWA KEMBALI FRAGMEN-NYA... BERIKAN KEPADAKU, DAN AKU AKAN DIBANGKITKAN..."
Kerangka Dewa Kuno itu perlahan mengangkat pedang raksasanya yang berkarat, memancarkan Hukum Dao Kuno yang jauh melampaui Alam Penyempurnaan Kekosongan. Niat membunuh dari dewa yang mati itu membuat seluruh Reruntuhan berguncang.
Ye Xuan, yang kini telah mencapai Alam Penyempurnaan Kekosongan Lapis Kedua, tidak gentar sedikit pun. Ia tersenyum, pedang di tangan kanannya beresonansi dengan dua fragmen sistem di dalam kepalanya.
"Bangkit kembali?" Ye Xuan memiringkan kepalanya. "Maaf, Orang Tua. Tapi kubus itu adalah potongan terakhir dari mainanku.
ngarit, pakan sapimu wes entek kae loo... 😂😂😂🤭
lapis keenam, turun ke lapis tiga, loncat lagi ke lapis delapan . 🤭🤭🤭🤦
vote & bintang kuberikan setelah ada kepastian bahwa Ye Xuan adalah sosok pendekar baik & rendah hati, (aliran putih.
lanjuuut..)
dyahsyat sekaleee...🤭🤭🤭
nti kukutuk jadi kodok luu...
aku hampir marahin si Ye.
karna kan mereka gak semua bersalah🤦