NovelToon NovelToon
Pernikahan Tanpa Restu

Pernikahan Tanpa Restu

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Tamat
Popularitas:38.4k
Nilai: 5
Nama Author: Nita.P

Saling mencintai, namun restu tak menyertai. Tetap memaksakan untuk menjalankan pernikahan tanpa restu. Namun ternyata restu masih di atas segalanya dalam sebuah pernikahan.

Entah apa yang akan terjadi lada pernikahan Axel dan Reni, ketika mereka harus menjalani pernikahan tanpa restu. Apa mungkin restu itu akan di dapatkan suatu saat nanti. Atau bahkan perpisahan yang akan terjadi?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nita.P, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Sudah Mulai Ragu

Saat besok paginya Axel kembali meneleponnya, Reni sudah tidak mengabaikannya lagi. Dia menjawab telepon dari suaminya itu. Sepertinya semalaman dia sudah memikirkan tentang apa yang harus dia lakukan saat ini. Setelah kemarin berbicara dengan Nara dan cukup memberikannya solusi saat ini.

Reni menempelkan ponselnya di telinga, tidak berniat untuk bersuara lebih dulu. Dia membiarkan apa yang ingin disampaikan oleh suaminya saat ini. Karena dia pun bingung harus mengatakan apa, semuanya terasa begitu membingungkan baginya.

"Sayang, kamu baik-baik saja 'kan? Maaf karena aku tidak memberikan kabar beberapa hari ini. Aku sibuk merawat Mama yang sedang sakit, sekarang aku masih di Luar Negara untuk penyembuhan Mama"

Sebenarnya bukan itu yang ini Reni dengar saat ini. Tentang hal ini, dia sudah mengetahuinya. Tapi yang ingin dia dengar adalah penjelasan suaminya tentang berita perjodohan dia dengan seorang wanita cantik yang baru dia ketahui jika dia adalah seorang Dokter muda yang sukses dan terlahir dari keluarga terpandang juga.

"Iya, aku sudah tahu. Semoga Mama segera sembuh"

Di tempatnya sekarang, Axel jelas bisa merasakan nada suara Reni yang berbeda dari biasanya. Terdengar sangat berat dan rendah dari nada suaranya. Jelas keadaannya tidak baik-baik saja sekarang.

"Sayang, tunggu aku pulang ya. Aku akan menjelaskan semuanya. Aku tidak bisa menjelaskannya di telepon seperti ini"

Setetes air mata meluncur tanpa diperintah. Reni mengusapnya dengan kasar. Nyatanya dia tetap tidak kuat jika terus membayangkan tentang suaminya yang akan bersama dengan wanita lain. Sesungguhnya Reni yang tidak akan pernah bisa menerima hal itu.

"Hallo, Sayang.. Kamu masih mendengarku 'kan? Sayang?"

Reni mengerjap pelan saat mendengar suara Axel yang cukup keras dari ponselnya. "Hmm, aku masih disini. Sudah dulu ya, aku harus mengerjakan sesuatu"

Tuttt... Sambungan telepon langsung terputus, membuat Axel terdiam dengan menatap layar ponselnya yang sudah mati. Dia mengacak rambutnya dengan frustasi. Sudah tahu jika istrinya pasti sudah mengetahui semua tentang berita perjodohan ini. Dan sialnya, Axel tidak bisa pergi dan menemuinya sekarang untuk menjelaskan semuanya. Dia benar-benar berada di posisi yang begitu sulit sekarang.

"Maafkan aku Sayang, aku akan berusaha untuk tetap mempertahankan pernikahan kita, apapun yang terjadi"

Axel berbalik dan melihat Ibunya yang sudah terbangun. Dia segera menghampirinya dengan tersenyum tipis.

"Bagaimana perasaan Mama sekarang? Apa ada yang sakit?"

Mama menggeleng lemah, dia tersenyum pada anaknya. Namun masih belum mampu mengatakan apapun. Kondisinya masih begitu lemah sekarang setelah menjalani operasi.

Pintu ruangan terbuka, Avinna dan satu orang perawat masuk. "Selamat pagi Tante, Axel. Aku mau periksa dulu keadaan Tante ya"

Axel mengangguk, dan dia segera menyingkir dari ranjang pasien. Memberikan ruang untuk Avinna agar lebih mudah memeriksa keadaan Ibunya.

"Semuanya cukup baik ya Tante, semoga bisa segera pulih dan pulang" ucap Avinna.

"Vin, kira-kira kapan Mama bisa aku bawa pulang?" tanya Axel.

Avinna menoleh dan tersenyum pada Axel, senyuman yang begitu manis di wajah cantiknya ini. Ketika menatap Axel seperti ini, maka dia selalu merasakan debaran di dalam hatinya. Jelas, dia memang sudah menyukai pria ini sejak remaja. Jadi sekarang dia merasa beruntung karena ada perjodohan ini.

"Masih butuh pemeriksaan lanjutan, jadi Mama kamu masih harus di rawat disini sampai benar-benar bisa melihat hasil yang baik setelah tlanpantasi jantung"

Axel hanya diam saja, dai mengerti ucapan Avinna barusan. Hanya saja dia semakin terbebani karena mungkin dia akan semakin lama berada disini dan tidak bisa segera menemui istrinya untuk menjelaskan semuanya.

*

Reni hanya mengisi kesehariannya dengan bekerja. Tidak ada yang bisa membuatnya tenang, selain melupakan semuanya sejenak dengan kesibukan bekerja. Setidaknya dia bisa melupakan sejenak semua yang mengganggu pikirannya. Hingga sekarang dia hanya ingin menyibukkan diri saja dengan pekerjaannya. Meski setelah kembali ke rumah, dia tetap kacau dengan pemikirannya.

Setiap hari Axel akan mengirimkannya pesan, seperti menanyakan keadaannya atau dia sudah makan atau belum. Namun, Reni hanya membalasnya dengan seadanya saja. Ketika suaminya menelepon pun, dia jarang mengangkatnya. Sekarang dia tidak bisa menjelaskan bagaimana perasaannya sekarang. Karena nyatanya dia pun tidak mengerti apa yang harus dia lakukan saat ini, ketika keadaannya menjadi seperti ini.

Sayang, aku ingin menelepon sebentar. Tolong jawab telepon aku ya. Aku mohon.

Pesan yang baru saja masuk ke ponselnya. Dan beberapa detik kemudian, ponselnya berdering dengan panggilan masuk dari suaminya. Jemarinya sedikit ragu untuk menjawab telepon dari suaminya ini. Tapi akhirnya dia tetap menjawab telepon itu.

"Kamu sedang apa? Sudah makan belum?"

Entah kenapa akhir-akhir ini Reni benar-benar menjadi wanita yang lemah. Ketika mendengar suara suaminya saja sudah membuatnya berkaca-kaca. Perasaan rindu yang tak bisa dia sembunyikan, meski rasa kecewa menyelimuti hatinya.

"Belum, aku hanya sedang duduk diam saja. Bagaimana keadaan Mama kamu?"

"Keadaannya semakin  membaik, tapi masih belum diizinkan untuk pulang. Kamu menunggu aku 'kan"

Reni tidak langsung menjawab, dia mengusap air matanya dengan kasar. "Sebenarnya aku mulai ragu dengan semuanya. Karena sampai kapan pun kita berjuang, jika restunya tidak menyertai, maka perjuangan kita tetap akan sia-sia"

Keraguan yang entah sejak kapan muncul. Namun memang semua yang telah terjadi memang cukup membuatnya ragu. Dia yang terus berusaha berjuang dengan suaminya dan berharap semuanya akan indah pada akhirnya. Tapi sekarang, seolah memang dia disuruh untuk berhenti yakin. Reni juga tidak mengerti kenapa sekarang dirinya menjadi begitu lemah.

"Sayang! Apa yang kamu katakan, kenapa kamu berbicara seperti itu? Kita pasti bisa melewati semua ini, dan tidak akan ada perjuangan yang sia-sia. Kamu dengar itu! Sayang, kamu tunggu aku kembali dan aku akan berusaha menyelesaikan semuanya"

Jelas Axel cukup panik dengan ucapan Reni barusan. Bagaimana dia yang bisa mendengar nada suara istrinya yang hampir menyerah. Sementara dia tidak akan mau menyerah untuk terus bersama dengan wanita yang dicintainya ini.

"Kamu butuh istirahat, jangan terlalu banyak berpikir. Percaya saja padaku. Karena aku akan menyelesaikan semuanya dan kita tidak akan pernah bisa berpisah"

Reni tidak menjawab, dia langsung memutuskan sambungan telepon dan menangis sejadi-jadinya di atas sofa. Menutup wajah dengan kedua tangannya. Sekarang dia benar-benar sedang berada di posisi yang begitu sulit.

Bersambung

1
Atmita Gajiwi
/Determined//Kiss/
Nita.P: Baca karya terbaruku.. Judulnya RINDU YANG TERLARANG.. Segera mampie
total 1 replies
Indah Alifah
keren ceritanya Thor oh ini lah yg terulang TPI kejutan lho Reni sepuluan ma avianna
Indah Alifah
ceritanya menarik
Indah Alifah
nano nano
Indah Alifah
pengen punya kayak Axel TPI aku udah nikah☺️
Pujiastuti
beberan sudah tamat ini kak akhir yang bahagia karena. mereka sudah direstui olah srmuanya
Ngak ada extrapart gitu kak 😁😁😁
Pujiastuti: semanggat ya kak ditunggu
total 2 replies
Nsaa Indri
akhirnya masalah terselesaikan dengan baik dan Reni dapat restu
Nita.P: mampir di karya terbaruku juga. CASANOVA TRUE LOVE
total 1 replies
Masfaah Emah
ya udah tamat lgi berasa ga rela, ya mau gimana lagi toh restu dah d dapat dan keluarga ayah nya Reni udah ketemu mereka smua dah bahagia, makasih Thor ceritanya bagus sx, smoga sukses di karya yg baru,🤲👍🙏💪😘
Nita.P: mampir di CASANOVA TRUE LOVE ya. karya terbaruku
total 1 replies
Masfaah Emah
ooh jdi Reni ma Avinna tuh sepupuan, karena harta restu pun terhalang, dan skarang terulang lagi ma Reni anak nya,
Masfaah Emah
Alhamdulillah akhirnya smua nya bahagia karena Axel ma Reni bersatu lagi dan smua nya menyayangi Reni terutama Avinna dia telah menjadi wanita baik
Pujiastuti
ternyata Reni dan Avina masih bersaudara ,,,,

lanjut kak semangat 💪💪💪
Nsaa Indri
lanjuuutttttttt semangat terus Thor
Nsaa Indri
lanjuuutttttttt
Pujiastuti
alhamdulillah papa dan mama Axel sudah menyadari kesalahan mereka dan sekarang sudah menerima Reni sebagai menantu mereka, semoga Axel dan Reni selalu bahagia
Nsaa Indri
lanjuuutttttttt
Masfaah Emah
aku mau mampir Thor
Masfaah Emah
Alhamdulillah akhirnya orang tua nya Axel menerima Reni sebagai menantu nya buah dari kesabaran restu pun d dapat 🤲💪
Pujiastuti
udah mampir kak cerita Casanova ini
Pujiastuti
kalau Axel tahu yang menekan Rena bukan hanya papanya tapi Avina dan ayahnya apa yang akan terjad yai 🤔🤔🤔
Nsaa Indri
harus baca ini
Nita.P: harus kak.. seru deh pokonya mh🤭🤭
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!