NovelToon NovelToon
Terpaksa Memilih Jadi Janda Muda

Terpaksa Memilih Jadi Janda Muda

Status: tamat
Genre:Janda / Selingkuh / Cinta Terlarang / Aliansi Pernikahan / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / One Night Stand / Tamat
Popularitas:144.8k
Nilai: 4.7
Nama Author: Mommy Adib

Berawal dari lahirnya sang keponakan yang mempunyai wajah sangat mirip dengan suami yang belum genap sebulan menikahi nya,menjadi awal petaka dikeluarga besar Alesha.
Penasaran dengan kisah selanjutnya? ikuti terus kisah Alesha yang terpaksa memilih jadi janda muda di usia pernikahan nya masih seumur jagung.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mommy Adib, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Baby meera

Sedangkan dikamar Alesha, terlihat dirinya tengah membaringkan tubuhnya diranjang serta menutup tubuhnya dengan selimut hingga leher. Hanya terlihat kepalanya saja yang menyembul. Sedangkan Raffi kini tengah duduk ditepi ranjang menatap istrinya yang tak banyak bicara sejak mereka masuk kedalam kamar.

"Sayang? kamu masih marah padaku?" tanya Raffi sembari menatap punggung Alesha yang berbaring memunggungi nya.

"Tidak" jawab Alesha singkat. Mendengar jawaban istrinya membuat Raffi menghembus kan napasnya berat.

"Ayolah sayang, kamu hanya salah paham. aku tidak mungkin macam macam dengan kakakmu kan?" tanya Raffi dengan gusar.

"Hmm" sahut Alesha sembari memejamkan mata nya.

Namun baru saja dia memejamkan mata. terdengar suara ketukan pintu yang menyita perhatian nya. dia lantas menatap pada suaminya yang terlihat tengah berjalan kearah pintu.

Ceklek

"Dad?" tanya Raffi.

"Maafkan dad yang mengganggu waktu kalian. tapi Meera sedang dibawa kerumah sakit. kita harus menyusul sekarang juga." ujar dad fatan panjang lebar.

"Apa??!!"Pekik Alesha yang mendengar ucapan Daddy nya. dia lantas terburu buru beranjak dari ranjang dan segera mengajak mom dan Daddy nya untuk segera menyusul kakak nya.

"Kenapa kak Bagas nggak kasih tahu kita." gerutu Alesha sembari berjalan menuruni tangga. Maklum semua kamar di rumah mewah tersebut kedap suara. jadi walaupun kamar Alesha dan meera dekat. Alesha tidak mendengar keributan yang terjadi.

"Kakak ipar mu tadi terburu buru lesh.. jadi lebih dulu pergi diantar supir." jelas dad fatan.

"Huhh,, baiklah. Mana mom?" tanya Alesha

"Itu ." tunjuk dad fatan pada mom Dila yang kini tengah duduk lemas disofa Ruang tengah.

Alesha pun segera menghampiri mommy nya. setelah semua siap, dua pasutri berbeda generasi itu segera meluncur kerumah sakit tempat Meera ditangani.

Sesampainya di sana. mereka bergegas menuju keruang tindak operasi. dedepan pintu ruang operasi terlihat Bagas yang tengah berdiri dengan resah . sembari berkacak pinggang. Pandangan nya tertuju pada langit langit ruangan tersebut.

"Bagas? bagaimana Meera?" tanya mom Dila khawatir.

"Sedang ditindak SC mom. Meera mengalami pendarahan." ujar Bagas dengan lirih. tatapan matanya terlihat putus asa. Ada gurat penyesalan didalam sana. Barangkali Bagas menyesali pertengkaran nya dengan Meera tadi.

Bagas merutuki dirinya sendiri. seharusnya dia lebih bisa bersabar menghadapi istri yang tengah mengandung buah hati mereka. Namun yang sudah terjadi tentu saja tidak bisa dihindari. Kini Bagas hanya bisa berdoa untuk keselamatan anak dan istrinya.

"Ya Tuhan Meera dad.." lirih mom Dila dengan khawatir.

"Kita harus tenang. dad yakin semua akan baik baik saja" ujar dad fatan sembari menepuk pundak menantu nya dengan pelan.

Sedangkan Bagas terlihat menganggukkan kepalanya sembari menghembuskan nafas pelan. guna mengurangi rasa gelisah yang bercelok didadanya. Tatapannya beralih pada pasangan yang terlihat tengah duduk dikursi tunggu. Alesha tampak tengah memeluk mom Dila yang terlihat sangat khawatir pada putri sulungnya. sedangkan Raffi tampak sibuk dengan ponsel yang berada ditangannya.

"Kamu sudah menghubungi keluarga mu?" tanya dad fatan.

"Sudah dad, mereka sedang dalam perjalanan kesini " ujar Bagas.

Oang tua Bagas yang tinggal diluar kota tentu saja membutuhkan waktu untuk sampai dirumah sakit tersebut. sebenarnya Bagas sudah melarang mereka agar tidak datang malam itu juga. Namun mereka kekeh karena tidak sabar menunggu hari esok. Orang tua Bagas sangat mengkhawatirkan kondisi menantu mereka juga cucunya. Akhirnya Bagas pun pasrah membiarkan ibu dan ayahnya datang malam ini.

Setelah hampir 2 jam, lampu dalam ruang operasi baru saja padam. menandakan tindakan telah usai. tak sampai 20 menit pintu ruangan pun terbuka memperlihatkan Meera yang terbaring lemah diatas ranjang pasien. Yang didorong oleh perawat untuk dibawa keruang rawat.

Seorang dokter terlihat menghampiri Bagas. dia lantas menjelaskan kondisi ibu dan bayi yang baru saja ditangani oleh nya.

"Kondisi ibunya sudah membaik. tinggal menunggu siuman saja. Dan selamat putra anda juga sudah lahir tanpa kekurangan suatu apapun. Dan sekarang sedang dibawa keruang bayi. Nanti akan diantar oleh perawat keruang rawat ibunya." jelas dokter tersebut.

"Terimakasih banyak dok" ucap Bagas tersenyum lega. Pikiran buruk yang tadi menghantui nya perlahan sirna. Membuat beban dalam dadanya sedikit terangkat tergantikan rasa bahagia karena malam ini dirinya resmi menyandang status sebagai seorang ayah.

Tanpa Bagas ketahui, bahwa akan datang malapetaka dalam rumah tangga nya setelah anak yang dikandung istrinya lahir ke dunia. Dia lantas bergegas menuju ruang rawat istrinya yang dia pesankan di ruang VIP. Dengan perlahan Bagas membuka pintu kamar tersebut. Terlihat keluarga istrinya sudah berada didalam sana. sedangkan Meera tampak masih memejamkan matanya.

"Mom boleh aku minta tolong mommy? Jenguk putraku sebentar mom. aku belum sempat kesana karena ingin menemani Meera disini." ujar Bagas pada mom Dila.

"Tentu nak. Kalau Begitu mom keruang bayi dulu menengok cucu mom" sahut mom Dila

"Aku ikut mom, aku sudah tidak sabar melihat wajah keponakan ku" ujar Alesha yang ikut beranjak dari sofa yang ada diruang VIP itu.

"Ayok" Jawab mom Dila

Setelah kepergian ibu dan anak itu. kini diruang rawat Meera tersisa dad fatan, Bagas juga Raffi yang memilih keluar dari ruangan karena tidak nyaman saat pandangan nya bersitatap dengan Bagas.

"Dad, aku menunggu di depan" ujar Raffi pada mertua nya.

"Kenapa nggak disini aja raf? lebih empuk kursi nya " ujar dad fatan sembari menepuk sofa yang tengah ia duduki.

"Nggak apa apa dad." ujar Raffi yang langsung berlalu keluar dari sana. Sedangkan Bagas terlihat acuh. Dia enggan mengotori hati dan pikiran nya dengan terus menerus overthingking.

*

*

*

Sedangkan diruang bayi, Alesha dan mom Dilla terlihat mengkerut kan dahi mereka.

"Ini bener anaknya Meera kan lesh?" tanya mom Dila pada Putrinya.

"Hmm.." sahut Alesha yang kini masih fokus menatap keponakannya.

"Kok nggak ada mirip mirip nya sama Meera ataupun Bagas?" tanya mom Dila lagi dengan heran.

"Mana aku tahu mom? Mungkin karena masih bayi?" sahut Alesha menduga duga. Namun berbeda dengan isi hatinya. Alesha tampak menyadari bahwa Wajah sang keponakan nya itu terlihat mirip dengan suaminya, Raffi. Namun Alesha enggan beransumsi sendiri. Dia harus menjaga hati serta pikiran nya agar tidak ovt.

Setelah puas memandangi bayi mungil yang kini masih berada diruang khusus bayi. Alesha dan mom Dila kembali keruang rawat Meera.

Setelah sampai disana ternyata sudah bertambah orang karena kedua mertua Meera yang baru saja sampai. Meera juga terlihat sudah membuka matanya. Bagas selalu berada di sisi istrinya, sedangkan yang lain terlihat tengah duduk di sofa. Setelah menyapa Meera dan menanyakan kondisi nya, Alesha dan mom Dila kemudian bergabung Dengan keluarga nya. Alesha langsung duduk disamping Raffi.

Tak lama pintu kamar terbuka. Terlihat seorang perawat yang mendorong kereta bayi yang terdapat baby Meera disana. Kedatangan bayi itu disambut dengan suka cita oleh orang yang ada disana. para kakek dan nenek nya terlihat antusias melihat bayi tampan yang terlihat masih terlelap saat sudah dipindahkan ke dekapan ibu nya.

"Wah, cucu kita ganteng sekali ya yah?" tanya ibu Bagas meminta pendapat pada suaminya. Sedangkan ayah Bagas terlihat menanggapi pertanyaan dari istrinya dengan senyuman saja

"Iya Bu, tentu saja tampan. Ayah dan ibunya saja tampan dan cantik." seru Bagas tersenyum lembut pada Meera dan beralih menatap putranya.

Alis Bagas mengkerut, ada yang ganjal dengan wajah putranya. Namun Bagas mencoba menepis prasangka buruknya.

"Eh tapi putramu nggak ada mirip nya sama kamu Bagas?" ujar ibu Bagas

"Iya , anda benar. Anak Meera dan Bagas tidak menuruni garis wajah orang tuanya" ujar dad fatan menyetujui.

Ucapan dad fatan dan ibu mertua nya , tentu saja membuat Meera menegang. Hatinya gelisah menatap putranya yang terlihat mirip dengan Raffi. Suasana disana seketika terasa canggung hingga celoteh Alesha berhasil menepis rasa canggung itu.

"Kan nggak semua anak mirip orang tuanya Tan? contoh nya kak Meera. Kakak nggak mirip sama sekali dengan mom and dad " ujar Alesha yang membuat mom Dila dan dad fatan tersenyum kikuk.

*

*

*

1
Akbar Razaq
Dasar emang pecundang lagian klo mom Dila tahu pernikahan anaknya karena Sarah dan keluarga tahu Alesha anak oramg kaya
Akbar Razaq
Kakak Alesha ternyata wc umum.Kasihan orang tuanya dan suaminya.Anak yg dikandung pasti benih Rafi
Sulastri Oke86
Luar biasa
arniya
luar biasa kak
Mommy Adib: hai kak! Terimakasih sudah mampir dan memberikan ulasan di karya ini..
Jangan lupa mampir dikarya lainnya ya 🤗
total 1 replies
Soraya
mksh thor suka karyanya👍
Ig : Author_fanie.liem
amin langgeng
RitaTandi
Luar biasa
Mommy Adib: hai kak! Terimakasih sudah mampir dan memberikan ulasan di karya saya.
Mampir dikarya lainnya ya:)🥳🥳
total 1 replies
Lee Mba Young
Emang lbih baik raffi dan Meera gk kembali krn ada anak dr lisa juga, kl Meera dan raffi balik an anak lisa pasti akn ada dendam juga.
dan Meera kl nikah lagi walinya kn masih ada Bpk kandung nya biar sah gk zina terus.
Mommy Adib
Hai reader!
Yang mau tambahan bonchap komen di bawah ya!!🤗🤗
Intan Noer: saya Thor 🖐️🖐️🖐️🖐️🖐️
total 1 replies
Lee Mba Young
Ya bgitulah, pernikahan yg di awalai dng perselingkuhan trus menikah pun tdk sah krn ternyata ayah kandung Meera masih ada tp gk di cari tu sm mamaknya. mkne pernikahan Meera berantakan semua.
sejelek jeleknya Bpk kandung kl masih hidup hrsnya kn dia yg nikahin.
berarti dng bagas pun itungannya kumpul kebo dong.
Lee Mba Young
ya bgitulah karma memang tak kan semanis kurma, sekarang nikmati saja pahitnya. kn itu pilihan mu dulu, dah punya suami baik masih kurang mlh menggatal tp ya turunan dr Bpk nya sih, Bpk kandung nya kn gitu selengki
Mommy Adib: hai kak! Terimakasih sudah mampir 🤗 Nantikan update terbaru nya ya 🥳🥳
total 1 replies
❤️⃟Wᵃfyuliaѕ⍣⃝✰
sweet bngt....🥰🥰🥰🥰
❤️⃟Wᵃfyuliaѕ⍣⃝✰
mlh saling menyakiti...
Lee Mba Young
itulah yg kalian dpt kan dr hasil zina dan selengki. penderitaan tiada akhir. tumben mera betah tanpa laki, dulu di tinggal bagas smp kelon ma rafi krn gatal, dan bagas pun gk dpt perawannya.
kok tumben betah gk ada belaian laki.
❤️⃟Wᵃfyuliaѕ⍣⃝✰
orang2 yg tersakiti sdh pd mnemukn kbahagiaannya... skrng tinggal meera, gk tau lanjutan kisahnya gmna...
❤️⃟Wᵃfyuliaѕ⍣⃝✰
ok gas..ok gas... semangat gas....live must go on..🤣🤣🤣🤣
mudah2an y gas... marsya gadis yg baik. bs jga marwah sbgai seorng istri..
pdhal bagas nih udh good looking, good rekening, good atitude...tp msih jg dselingkuhin..😭😭😭
Wwn Cs
Kecewa
Mommy Adib: hai kak! terimakasih sudah mampir 🤗 sebelumnya, mohon untuk bijak dalam memberi ulasan untuk sebuah karya ya kak, karena bisa menjatuhkan karya itu sendiri 🙏
total 1 replies
Lina Syah
mampus lo Raffi 😡😡😡
Lina Syah
dady is the best ❤️❤️❤️👍👍👍
Lina Syah
Luar biasa
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!