NovelToon NovelToon
DIMANA JASADKU

DIMANA JASADKU

Status: tamat
Genre:Keluarga & Kasih Sayang / Spiritual / Selingkuh / Horor / Tamat
Popularitas:896.2k
Nilai: 4.6
Nama Author: Putri Leo

demi menemukan jasadnya, Roh dari Wanita bernama Safana harus berkeliaran menjadi hantu, menemui satu persatu orang yang ia kenal, Hingga sebuah kebenaran berhasil ia dapatkan dengan bantuan seorang pengacara muda nan tampan bernama Fatir. kebenaran apa yang mereka temukan ??

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Putri Leo, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Capter 8

.

.

Safana menutup mulutnya tak percaya. ini kali pertama sang mama menampar Difa, sejak kecil hingga besar, baik Difa maupun dirinya sama sekali tidak pernah mendapat perlakuan sekasar itu.

Mata merah Mama Weni terlihat saat menatap tajam Difa yang baru saja ia tampar.

Difa memegangi pipinya yang terasa kebas. ia begitu marah dengan sang Mama yang selalu menyalahkan dia.

"Kalau kau adik yang baik.. kau tidak akan pernah menganggap kakakmu mati Difa. kakakmu hanya kembali kepada sang pencipta, Tapi dihati Mama Kakakmu tetap hidup, dan aka. hidup selamanya bersama Mama.."Terang mama Weni dengan berlinang air mata.

"Mama Egois !!! Mama sama sekali tidak memikirkan perasaan Difa !! aku juga anak Mama, tapi sejak dulu kasih sayang mama lebih besar ke pada Kak Safana saja, Inilah yang membuatku muak tinggal dirumah dari dulu !! aku juga merasa kehilangan Ma !!? Tapi aku tidak seperti Mama yang menjadi gila karna kematian kakak !!!"balas Difa dengan berapi-api.

"Difa !!! pelankan suaramu !!!" Bentakan suara pria terdengar.Papa Rio berjalan cepat menghampiri anak kedua dan istrinya.

Baik Mama Weni maupun Difa menoleh bersamaan, Safana pun juga ikut menatap sang papa yang entah sejak kapan sudah ada disitu.

"Apa ??!! papa juga mau menyalahkan difa ??!! Ini sudah sering terjadi.. aku sudah hafal !!! Kalian semua sama sekali tidak menyayangiku !! Aku muak !! aku mau pergi dari neraka ini !!!"balas Difa yang masih dikuasai emosi dan tanpa menunggu restu kedua orangtuanya, Difa bergegas pergi dari rumah itu. Hatinya seperti terbakar atas perlakuan sang mama dan papa.

Dengan kasar Difa membanting pintu mobilnya. "Aku benci kau kak Safana !!! Aku berharap tidak ada orang yang menemukanmu !!!"Luapan kebencian terlontar dari mulut Difa, Ia menyeka air matanya lalu segera melajukan mobil miliknya.

.

.

Sementara Ditaman Safana hanya bisa menatap dengan menangis. Mama Weni tengah ditenangkan oleh Papa Rio.

"Sudah.. biarkan saja.. Difa terlalu keras.. semoga saja dia bisa sadar jika ia salah."ucap papa Rio.

"Mama menyayangi mereka sama Pa.. tapi sikap Difa yang selalu menguji kesabaran Mama.. Tangan mama sudah berdosa pa.."Tangis Mama Weni.

"Iya.. papa tau, Sudah jangan terlalu difikirkan.. aku tidak mau kau sampai sakit.."Hibur papa Rio.

Safana menatap kepergian mama dan papanya yang melangkah masuk kedalam.

"Kasihan sekali Mama.. dan Papa.."Ucap Safana yang tidak tau harus bagaimana agar bisa menenangkan mama Weni yang terus menangis.

.

.

Fatir mengusap kasar wajahnya. hampir saja ia tadi kalah dipersidangan karna tidak fokus dengan kasus yang ia tangani. entah mengapa Fatir malah memikirkan Roh gentayangan yang sejak kemarin mengikuti dia.

"Kau sakit Fa ?? Tadi kau terlihat tidak fokus ??"Tegur Miko, salah satu rekan Fatir.

"Iya.. aku sedikit pusing..maaf, tadi membuatmu kesulitan."Balas Fatir.

"Tidak masalah.. kau sering menolongku juga..Segeralah kedokter, Aku ada beberapa kasus lagi yang memerlukan bantuanmu."ujat Miko.

"Tapi aku juga punya kasus terbaru. "!Balas Fatir dengan cepat.

"Benarkah ?? Hubungi aku jika kau kesulitan

ya ???"Miko menepuk pundak Fatir.

"Baiklah.. aku duluan.."Fatir melangkah keluar lebih dulu.

Tiba didalam mobil Fatir membuang kasar nafasnya.."Wanita itu kemana ?? Apa dia tidak jadi menyelidiki kematiannya ??" Gumam Fatir.

"Aa.. apa mungkin dia dikantor san menungguku ??"Duga Fatir yang segera menjalankan mobilnya.

"Semoga saja kau Dikantor me menungguku."Entah sadar atau tidak Fatir sangat berharap Safana ada dikantor tengah menunggunya.

.

.

.

1
Mukhlisa Hasbi
dan
Mukhlisa Hasbi
typo cuy
henidiyanpuspitosarilistianingrum tembem
Kalo fatir mau ingin mati.. gak perlu nyuruh orang buat bunuh.. itu sama aja menyuruh orang lain berbuat dosa juga bikin susah hidupny karena masuk penjara juga.. Bunuh diri aja.. semua kan di tanggung sendiri..
henidiyanpuspitosarilistianingrum tembem
logika nya.. jika safana sdah mencium dan sdah melihat gelagat aneh adik dan suaminy ketika berada di apartemen.. seharusny di ikuti terus.. pasti akan tahu dengan mudah apalagi diriny sdah menjadi hantu atau arwah penasaran..
Shadriana Ana
👍
Susi Akbarini
andau fator bertemu safana sblm dijodohkan dgn ridwan..


😀😀❤❤😘😍😙
Mala Mala: klo itu terjadi,,cerita ini tak kan ada besti 🤭🥰
total 2 replies
Nisa Nisa
kukira setalah jasad ditemukan dan pelaku dpt hukuman cerita selesai. Kok malah ngelantur jd kisah cinta dgn hantu 🤣🤣
Nawfal putri: aneh tapi nyata ya kak🤣🤣
total 1 replies
Nisa Nisa
padahal Difa yg membunuh kakaknya bisa dimaafkan, krn hubungan darah?
Nisa Nisa
tetap tdk merasakan bersalah papa Rio dan berusaha menimpakan semua salah pada si brensek Ridwan
Nisa Nisa
hanya mama Wina yg msh waras. Padahal sebagai ibu hatinya pasti sangat hancur tp tdk sekalipun dia menyalahkan suaminya yg sdh menjodohkan anaknya pada kekasih adiknya yg berakibat petaka
Nisa Nisa
kesalahan awal dari papa Rio yg main jodoh jodohkan saja tanpa bertanya dulu, tanpa menyelidiki dulu. Memang setidak laku itu Safana yg pintar berbisnis sampai harus dijodohkan. Bodohnya lagi itu kekasih si psikopat adik Safana pula.
Nisa Nisa
sadis sekali si Difa ini, anak siapa sih mama Wina dan Papa Rio orangnya baik. Apa mereka membesarkan anak setan 🤔
Nisa Nisa
astaga, Ridwan tukang celap celup ternyata. kasihan sekali Safana,
Nisa Nisa
agak membingungkan kalau mereka membunuh Safana terus menyembunyikan mayatnya, tujuannya apa?
Malah ribet diganti mayat orang kecelakaan, gk jelas juga siapa dan kapan kecelakaan entah sengaja atau tdk. tp kalau kebetulan lebih mustahil krn mayat walau muka hancur tp body dan ciri2 fisik setidaknya mirip banget.
henidiyanpuspitosarilistianingrum tembem: Tanpa surat perintah pengeledahan.. apalagi tidak mengenakan seragam polisi.. tetap di anggap sah secara hukum terlebih jika kecurigaan ckup kuat sudah mengarah ke tindak pidana.. apalagi jika sdah menemukan bukti..
total 2 replies
Nisa Nisa
Heran yg dibakar Difa semalam apa?
Nisa Nisa
fix dia orang ini pelaku pembunuhan Safana, pertanyaannya dia benar-benar sdh mati atau cuma koma?
Nisa Nisa
harusnya biar terkurung sampai ada yg datang dan memergoki niat jahatnya
Nisa Nisa
notaris kok pakai cap tangan, memang dia buta huruf?
Nisa Nisa
hantu bodoh cuma nonton perkelahian padahal ceritanya bisa mengangkat barang, bisa membanting barang. ambil apa kek buat bantu. Dari hidup bodoh sampai jd hantu tetap bodoh 🤣🤣
Nisa Nisa
bukankah Difa sdh membakar baju dan barang bukti sehingga berkata sdh tdk ada bukti lg. Lalu sekarang baju, kain dan obat kok msh ada
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!