Awal mula ada seseorang pekerja buru pabrik yg di lempar kedunia lain dengan sistem overpower yg bisa mengtarkan langit dan bumi
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Penguasa Langit Malam, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Penghinaan dan Pertemuan
Stelah beberapa saat mata Amir pun memudar dan hilang kesadaran tapi disisi lain dari hutan kematian ada kasus pembullyan
"dasar manusia tidak ber guna mati sana orng yg tidak bisa membuat kontark dengan naga harus di pukuli sampai mati hahaha"ucap Arok sambil memukuli seseorng
"kalian semua pukuli dia hahahaha"perintah Arok ke temannya
"kalau kau ada di akademy dragon temer tanpa bisa mengontrak naga sama dengan penghinaan terhadap guru dan pendiri akademy"ucap Gon dengan hinanya
"apa ka aku aib dari akademi apa kah salah orang yg tidak bisa mengontrak naga di bully seperti ini"ucap hou
"Masi nanya lagi kau memang aib bagi akademi dasar sampa hou ikat dia"ucap Arok sambil menyuruh Gon mengikat dia
"ayo kita ikat dan biarkan dimakan olh parah monster di sini hahahahhaha"ucap Gon sambil mengikat hou
mereka berdua pun mengikat hou di pohon dengan menunggangi naga mereka hou di ikat di pohon yg tinggi sambil tertawa
"menangis la menangis la dengan kencang hahahaha"ucap Arok dengan senang nya
"tuan muda meminta mu untuk menangis dengan kencang menangis la hehehe"ucap Gon ke hou
Tapi disaat mereka membully orng itu muncula gadis berambut kuning yg cantik dengan mengendara i baterfly dragon ya seakan dia adalah bunga yg mekar dengan kecantikannya
"dasar kalian berdua biadap beraninya kalian membully orang yg tidak bisa mengontrak naga"ucap wanita itu sambil mengancam
"O suara ini naga itu dia adalah putri dari kaisar moksi di kerajaan royal emperor lari"ucap Arok dengan berlari
Meraka pun lari sambil ketakutan melihat sosok wanita itu dan setelah itu wanita menyelamat kan hou dari bully an itu dengan melepas tali dan menurun kannya ke bawah
"kau tidak apa apa kan hou kecil"ucap wanita itu ke hou
Hou pun menjawab
"tidak kok putri Liliya aku baik-baik saja kok"balas nya ke wanita itu
Stelah itu Hou pun berterima kasih kepada putri Liliya dengan menundukkan kepala nya sambil bicara dalam hati
""dia bilang aku pria kecil padahal putri liliya dan aku kan bedah 1th dia umur 16 sedangkan aku 15"ucap hou di hatinya
"ya udah hou kecil kau mau di antar apa pulang sendiri an"kata putri Liliya
"tidak putri aku akan pulang sendirian aku tidak mau merepotkan kan mu terus menerus selamat tinggal putri"ucap hou sambil berjalan meninggal kan tuan putri
"hati hati di jalan hou kecil"ucap Liliya sambil tersenyum dengan manis
"kalau gitu aku akan masuk kedalam dan melihat ledakan tadi malam di Tengah hutan kematian ini"ucap Liliya sambil menunggang i naga miliknya
Sang putri pun melanjutkan perjalanan untuk mencari tau tragedi ledakan tadi malam
stelah sekian lama mencari tibah² dia menemukan mayak ketua dari dark destory yg meninggal Dangan tragis di pohon itu sambil gemetaran
"dia adalah ketua dark destory kenapa mati tragis disini dan siapa yg melakukannya apakah manusia ataupun monster"ucap Liliya dengan kebingungan
dan saat dia melihat kanan kiri dia pun melihat Amir yg pingsan dan terluka di pohon yg satunya
"siapa orang itu apakah dia mati atau pun Masi hidup, apa jangan-jangan dia yg bertarung dengan ketua dark itu kekuatan apa yg dimilikinya sampek dia bisa mengalahkan ketua tim Darius itu"ucap Liliya di hatinya sambil melihat sosok laki-laki yg bersandar di pohon
"aku akan memeriksanya terlebih dahulu"ucap nya dengan gemetaran dan ketakutan
"Hoy bangun Hoy bangun apakan kau suda mati atau Masi hidup"ucap Liliya sambil mendorong-dorong tubuh amir
Dengan memeriksa nafas dari pemudah itu dan berkata
"dia Masi hidup tpi dia lagi pingsan"ucap nya sambil tangannya di hidung Amir
Sambil perlahan-lahan membuka matanya dia melihat cewek cantik dan menggoda tanpa sadar dia pun menerkam cewek itu yg tidak lain adalah putri Liliya
........Gdabruk......suara saat wanita itu di baringkan
Amir pun menyosor wanita itu dan meraba seluru badan wanita itu Karana Masi ada sedikit kekuatan iblis yg merasukinya yg notabene nya iblis itu sering melakukan adegan persetubuhan untuk mem perbanyak populasi nya
"upu Yung Kumu lukukan pudu ku"ucap nya sambil mulut keduanya berciuman
Sambil mulut mereka berdua yg menpel
"lupuskun ku dusur binutung"ucap Liliya yg Masi berada di situasi itu
Dan stelah rudal nya masuk kedalam tubuh putri dia pun sadar dan melanjutkannya
dalam hati
"kenapa aku sadar-sadar rudal ku masuk ke tubuh nya apakah pengaruh dari iblis itu tapi GK masalah kan sadar ayok kita nikmatin aja"ucap Amir di pikirannya sambil melanjutkan itu
teriakan sang putri pun semakin kencang dan trus kencang sampek senja menyisir dan berganti malam Amir pun melepas kan putri itu yg sedang ngos-ngosan dan lemas
dengan demikian stelah puas dia pun seakan dikendalikan lagi dan merasa tidak bersalah trus dia pun meloncat dari tubuh sang putri dan berkata
..."maaf Nona maaf tadi aku tidak sadar maaf sekali lagi maaf nona"ucap Amir dengan terbata-bata ...
...Stelah mendengar itu dia pun dengan sekuat tenaga menampar Amir sampai menggelinding dan membentur pohon di belakang nya...
..."dasar lelaki hidung belang kalau mengambil mahkota ku yg ku jaga 16 th ini kau harus tanggung jawab"ucap Liliya ke Amir ...
^^^"lah yg tadi itu pertama kali ya maaf ya nona"^^^
...Mendengar itu dia pun di tampar lagi hingga mau menabrak gua itu...
..."wouuu tidak huwek"ucap Amir sambil terpental dan menabrak pohon...
...Stelah itu putri pun menghampiri pemudah itu dan bertanya...
..."kenapa kau disini dan apa kau membunuh ketua dark destory itu"ucap Liliya sambil memegang i tubuhnya...
...Dengan tatapan yg tajam dan niat membunu yg kuat sampai dirasakan olh putri liliya itu putri pun berkata...
..."apaka kau yg membunuhnya"ucap Liliya Dengan lantang dan tenang...
..."iya aku membunuhnya Karana berani membunuh senior Lorin disaat aku tidak kuat"ucap Amir sambil mengeluarkan niat membunuh nya...
...putri pun terkejut dengan ucapan pemudah itu dan berkata...
..."apa apaka benar begitu dan dimana mayat dari pahlawan Lorin itu"ucap Liliya sambil tersentak kaget...
..."tepat ada di belakang mu"ucap nya sambil menunjuk arah belakang tuan putri ...
...Putri pun terkejut...
..." apa benar ini adalah pahlawan Lorin yg menghilang 10 th lalu...."ucap Liliya sambil keringat dingin dan menoleh kebelakang...
...Apa yg akan terjadi dengan petualang Amir mari kita saksikan di capter berikutnya..........
...Bersambung............
sebaiknya gak usa pakai leon : kamu tidak apa apa amir?
masi lebih muda dpahami kalau kaya kamu tidak apa apa amir kata leon...
jadi kacau kalau banyak dialog
seperti biasa saja kan lebih gampang 😑
"Ya sudah,akan ku beri kau nama Wechan" ucap Amir
lebih enak dilihat juga di baca