NovelToon NovelToon
Benih Yang Tak Diakui

Benih Yang Tak Diakui

Status: tamat
Genre:Single Mom / Cerai / Penyesalan Suami / Percintaan Konglomerat / Tamat
Popularitas:1.7M
Nilai: 5
Nama Author: Anny Djumadi

Follow FB Author : Novel by Anny/ Anny Djumadi
Penyesalan selalu datang belakangan. Inilah yang berlaku buat si cantik Anggita. Karena percaya dirinya yang terlalu tinggi dia berusaha menggapai cinta Byantara, seorang CEO yang dingin dan kejam. Anggita berpikir dengan segala yang dimilikinya dia akan membuat Byantara akan mencintainya suatu hari. Tapi apa yang terjadi ketika ayah Byantara yang selalu menginginkan Anggita sebagai menantunya itu akhirnya meninggal? Anggita sama sekali sudah tidak memiliki orang yang berpihak padanya. Anggita harus pergi dari kehidupan Byantara bahkan membawa benih yang tidak pernah diakui Byantara.
Bagaimana perjalanan hidup Anggita selanjutnya? Buat yang penasaran ayo lanjut baca, ditunggu dukungan komentar, like dan votenya.
Semoga terhibur selalu, walau ceritanya akan menguras emosi🤭🤭

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Anny Djumadi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Malaikat penyelamat Anggita

Anggita benar-benar bersyukur dia sudah bertemu dengan Theo, Theo benar-benar malaikat penyelamatnya, yang akhirnya membawanya pada nenek Tang. Benar seperti kata Theo, nenek Tang rasa sosialnya sangat tinggi. Pertama kali Anggita bertemu dengan nenek Tang, nenek Tang masih sakit parah, lebih banyak tidur daripada duduk di atas kursi roda.

Entah memang sudah jodoh, atau Anggita yang cantik dan mempunyai seorang anak bayi yang begitu kecil, membuat nenek Tang merasa prihatin, padahal saat itu nenek Tang sendiri masih dalam keadaan sakit.

"Apakah nenek tidak keberatan menerima saya yang mempunyai seorang bayi bekerja di sini? Saya berjanji akan bekerja dengan rajin, saya pernah merawat ayah angkat saya yang menderita Diabetes dan struk, jadi saya yakin saya bisa merawat nenek dengan baik", ujar Anggita mempromosikan dirinya dengan menyebutkan kekurangan dan kelebihannya.

"Ha-ha-ha, aku merasa kau seperti mau melamar pekerjaan di kantor, daripada melamar menjadi perawat orang jompo seperti aku", sahut nenek Tang yang kala itu masih lemah dan tubuhnya masih agak kaku digerakkan, tapi masih ramah.

Anggita sampai kaget mendengar ucapan nenek Tang, tadinya Anggita berpikir dia bakal kesulitan berkomunikasi dengan nenek Tang, karena Theo berkata nenek Tang berasal dari China, apalagi saat pertama kali dia melihat baju yang nenek Tang kenakan adalah baju China yang sering dia lihat di film-film drama China dengan era tahun tujuh puluhan.

"Ah! Nenek Tang pintar sekali bahasa Indonesianya!", ujar Anggita kelepasan sangking kagumnya.

"Tentu saja Gita! Nenek Tang sudah sejak muda tinggal dan berbisnis di sini. Nenek Tang sudah puluhan tahun berada di Indonesia, sudah pasti nenek Tang fasih berbahasa Indonesia. Nenek Tang malah lebih suka masakan Indonesia dari pada masakan negara asalnya", ujar Theo mewakili nenek Tang menjawab.

********

Akhirnya Anggita diterima bekerja di sana sejak Benji berusia enam bulan. Semua perkataan Theo menjadi kenyataan juga.

Walau Anggita statusnya hanya perawat Nenek Tang, tapi Anggita diberi kamar yang layak, di mana sinar matahari pagi bisa masuk ke kamar dan pergantian udara juga bagus.

Apalagi Mansion nenek Tang memang berada di tempat yang agak terpencil, jadi jarang dilalui oleh kendaraan. Di Halamannya yang luas juga terdapat banyak tanaman, jadi sudah pasti udaranya masih alami dan segar, tidak seperti tempat tinggal Anggita yang di gang sempit itu, lembab dan tidak ada sinar matahari yang masuk, karena rumah di sana berhimpitan dari samping kiri dan kanan bahkan belakang, jadi bagaimana sinar matahari bisa masuk sedangkan rumah hanya ada satu pintu dan satu jendela saja di depan, sedangkan kamar tidur terletak di belakang.

Perlahan pertumbuhan Benji menjadi normal, apalagi setelah Anggita sudah terbiasa bekerja di sana, Anggita sudah bisa membagi waktu dengan baik untuk nenek Tang dan Benji.

Nenek Tang semakin menyukai Anggita, karena Anggita rajin merawat nenek Tang dan sangat memperhatikan pola makan nenek Tang, sehingga sambil menjalankan terapi, akhirnya nenek Tang sudah bisa berjalan kembali dalam waktu singkat, walau harus dengan bantuan tongkat. Tapi kalau sedang capek, nenek Tang tetap duduk di kursi roda.

********

Theo kembali datang mengunjungi Anggita dan Benji Minggu ini. Hampir setiap ada libur dan kesempatan Theo pasti datang mengunjungi wanita pujaannya itu. Theo juga cukup menyukai Benji yang bertambah besar semakin lucu dan tampan. Hanya satu yang kurang Theo sukai dari Benji, wajah Benji begitu mirip dengan Byantara.

Sedangkan Anggita seperti biasa menyambut kedatangan Theo dengan senang, Anggita selalu membuat kue dan minuman untuk Theo setiap Theo datang mengunjungi mereka, dan Anggita sudah tahu kalau Theo hampir setiap Minggu datang mengunjunginya dan Benji, jadi setiap pagi-pagi Anggita sudah membuat kue. Kalau nenek Tang tidak mempermasalahkan itu, karena Theo jaman sekolahnya memang sudah akrab dengan Samuel, jadi bagi nenek Tang, Theo juga adalah tamunya, memang harus disajikan makanan dan minuman.

********

Bu Laila koki di tempat itu lumayan akrab dengan Anggita yang suka membantunya di waktu senggang.

"Wah siap-siap kedatangan tamu lagi ya Gita?", goda Bu Laila ketika melihat Anggita membuat kue di dapur.

"Iya Bu, Mas Theo itu seperti malaikat penyelamat ku. Hanya membuat kue untuknya tidak seberapa dibandingkan dengan bantuan yang sudah dia berikan pada aku dan Benji Bu", jawab Anggita tersenyum.

"Menurut ku Mas Theo itu menyukai kau Gita. Menurut ibu kalian itu pasangan yang sangat cocok, apakah kau tidak menyukai Mas Theo? Dia lumayan tampan dan juga sudah mapan, aku pernah dengar cerita dari nenek Tang", ujar Bu Laila lagi.

"Bagi ku Mas Theo itu penyelamat ku Bu Laila, aku cukup tahu diri, aku seorang janda dengan seorang anak, rasanya aku tidak cocok untuk Mas Theo, Mas Theo lebih cocok mendapatkan gadis yang lebih baik dari aku", ujar Anggita menghela nafas.

Kalaupun sekarang aku menyukai seorang laki-laki, aku sudah tidak ada keinginan untuk mendapatkan laki-laki itu lagi, Byantara sudah cukup membuat ku kapok menarik perhatian laki-laki agar jatuh cinta kepada ku, gara-gara aku terlalu yakin bisa mendapatkan cinta seorang laki-laki, hidup ku berakhir tragis seperti ini!, pikir Anggita dalam hati yang merasa kapok.

Bu Laila menatap wajah cantik Anggita dan menyayangkan mengapa Anggita tidak berusaha menarik perhatian laki-laki dengan kecantikan yang dia miliki. Bu Laila yakin kalau Anggita tidak hanya tinggal di Mansion nenek Tang, tapi Anggita bekerja di tempat keramaian, tentu banyak laki-laki yang akan tertarik dengan Anggita. walaupun Anggita berstatus janda anak satu.

"Ibu punya buku yang mengajarkan bagaimana kita bergaul dengan laki-laki, agar kita bisa berteman baik dan mendapatkan jodoh. Gara-gara buku itu, ibu akhirnya menikah dengan suami ibu, kau mau gak ibu pinjamkan buku itu?",

tanya Bu Laila.

"Jangan Bu, aku tidak suka belajar hal-hal seperti itu, terimakasih atas perhatian ibu", tolak Anggita yang langsung berjalan keluar menghindari lebih banyak pertanyaan dari Bu Laila lagi, kebetulan dia sudah menyelesaikan pekerjaannya.

Huh! Gara-gara aku baca buku seperti itu mas Byan mengira aku menjebaknya, entah menjebak apa?, pikir Anggita dalam hati, teringat buku-buku miliknya yang dilempar Byan dengan marah di depan mukanya itu, setelah Byan menidurinya yang berakhir marah-marah, padahal Byan sendiri yang menginginkannya. Akhirnya semua buku itu sudah Anggita bakar dan Anggita berjanji dalam hati tidak akan membaca buku-buku seperti itu lagi!

********

Theo menatap kagum ke arah Anggita yang sedang menyusun kue buatannya ke dalam toples, sepertinya Anggita juga membuat terpisah untuk nenek Tang yang rasa manisnya dikurangi, karena Theo melihat Anggita membaginya menjadi dua toples. Theo harus mengakui, kalau Anggita sangat mudah membuat orang menyukainya, tapi Theo tidak habis pikir mengapa dulu Byantara membuang Anggita.

POV Theo

Entah kapan aku bisa menyatakan cinta ku pada Gita, aku sungguh ingin memilikinya. Aku ingin sekali melamarnya menjadi istri ku, dan aku bersedia menerima Benji menjadi anak ku. Tapi mengapa Tuhan belum memberi kesempatan pada ku? Kupikir Perusahaan ku suatu saat bisa mandiri tanpa harus dapat bantuan dari Darmawan Grup, tapi makin hari aku makin terjebak di dalam pusaran perusahaan milik Byantara. Mengapa manusia yang kejam seperti itu malah diberi berkat melimpah, bahkan kini dia benar-benar jadi penguasa bisnis, sekarang bahkan dia menjadi orang terkaya nomor satu di kota ini!, gerutu Theo dalam hati yang terpaksa masih harus menahan keinginannya itu kalau tidak ingin perusahaannya hancur. Dia cukup mengenal Byantara, Byantara sanggup melakukan apapun buat orang yang menyinggungnya! Walaupun Byantara sudah membuang Anggita, pastinya Byantara tidak suka orang memungut bekasnya!

Bersambung..........

1
Norma Panjaitan
Luar biasa
Nok Denok
dari sekian banyak nama ngapain namanya aneh di pakai,,benci,,ada2 aja
Ririn Nursisminingsih
hadech thor cepet bongkar kebusukan shela semoga bryan sadar...
Ririn Nursisminingsih
seru thor sampek bingung mau komentar apa🤗🤗
Ririn Nursisminingsih
mkanya boss selidiki semuanya...cerdas tapi boding
Ririn Nursisminingsih
bryan ini co kok boding mudah dikibulin selidiki dululah sebelum ambil keputusan
Ririn Nursisminingsih
hadech kasian byantara...dapat berlian pilih batu kali
Ririn Nursisminingsih
ayo thor jadikan anggita sukses biar byan mnyesal...
Ririn Nursisminingsih
sombong kmu bryan kau buang berlian demi sela yg hanya manfaatin kmu aja...
Haerul Anwar
lo anjing byan goblok taik jahanan
Sukliang
emang montel
emang iblis
Sukliang
licik
Shifa Burhan
kalian mungkin bisa bangga karena novel kalian bagus dari sisi, ide kreatif, jalan cerita menarik, penulisan rapi, dan moment pentingnya dapat, tapi ada yang kalian lupa yaitu keadilan dan keegois

novel kalian ku akui bagus tapi sangat2 tidak adil dan egois
ini buktinya
*pelakor kalian laknat dan binasakan tapi pebinor kalian puja2 dan semua perbuatannya kalian benarkan, padahal faktanya samue dan The banyak melakukan kesalahan fatal dan licik, samuel mendekati istri orang hingga membuat fitnah dan salah paham (aslinya samuel dan theo biang masalah) licik, bersikap baik dan menolong punya maksud licik ingin membuat salah paham dan akhir bisa mendekati istri orang (buktinya samuel dan theo melakukanya)

*intraksi suami dengan wanita lain kalian laknat dan pandang menjijikan tapi intraksi istri dengan pria lain kalian bela dan benarkan dengan alasan nolong lah, padahal faktanya samuel tidak ikhlas bantu Gita, sampai ada maunya, samu licik ingin membuat rumah tangga Gita hancur dan dia bisa merebut Gita

*kesalahan byan semua sudah pasti tau, dan kalian tegas itu kesalahan fatal dan kalian buat byan dapat karma, dia menyesal, dan berjuang sangat keras untuk mendapat kesempatan (adilkan) tapi ini semua kesalahan Gita kalian tutup mata dan kalian benarkan semuanya
Shifa Burhan: adil dalam berkarya dan buang jauh2 sifat egois wanita dalam berkarya
*adilah terhadap pelakor dan pebinor
*adilah terhadap intraksi istri dengan pria lain dan suami dengan wanita lain
*adilah terhadap kesalahan, bisa suami salah ya salah dan jika istri salah ya salah
total 1 replies
Sukliang
thor mau tanys, sella itu manusia ato binatang
binatang aja ada yg punya hati lho
Sukliang
jahatnya sela lebih dr ular
⚘️💙⚘️ Neng Gemoy ⚘️💙⚘️
gimana kalo Gita tau ternyata di kamar nya tetep ada cctv ... dan Byan bisa seenaknya "menonton" aktivitas Gita di kamar ?
apa Gita akan tenang2 aja krn merasa itu sbg perhatian Byan ?
padahal itu sudah pelecehan ....
hadeeeuuh ... Gita ini banyak banget dilecehkan yaaa ... tp krn Byan yg melakukan, jd dianggap oke2 aja ....
gedeg banget sama sosok Byan ... dan pada akhirnya Byan pun bahagia krn pelecehan2 yg dilakukannya berhasil membuat Gita menjadi istri ....
dan Gita sbg orang yg dilecehkan pun tersenyum bahagia ...
huehuehe ....
꧁🍒𝕬𝖓𝖓ꪗ_𝖉𝖏𝖚𝖒𝖆𝖉𝖎🍒꧂: ,🙏😘😘😘
total 3 replies
⚘️💙⚘️ Neng Gemoy ⚘️💙⚘️
nah kan ... kelakuan Byan ...
udah tindakannya malam itu melecehkan Gita ...
trus pertanyaan "anak siapa" ... itu juga pertanyaan melecehkan .... dlm arti, dia menganggap Gita wanita yg tidur dgn banyak laki2 ...
hadeeeuuuh .... dan Gita tetep santai aja ... "cuma marah sebentar" ... dan trus luluh ... 🤦‍♀️
⚘️💙⚘️ Neng Gemoy ⚘️💙⚘️
tapi kamu suka laki2 licik, ya ... 🤪
⚘️💙⚘️ Neng Gemoy ⚘️💙⚘️
beneran Sam cuma dilewatin doank sama Byan ???
gak ada ucapan terimakasih ?????
ck..ck..ck...
beneran Byan ini manusia gak ada akhlak ya ...
dan ternyata manusia spt itu yg dipilih Gita ...
⚘️💙⚘️ Neng Gemoy ⚘️💙⚘️
Byan ini bener2 gak punya perasaan ya ...
gak ada empatinya liat kondisi Gita ... cuma gara2 cemburu sama Samuel ...
gak ada terimakasih nya juga ke Samuel .. padahal udah dibantu ..
beneran pengen Byan tuh sengsara deh ...
⚘️💙⚘️ Neng Gemoy ⚘️💙⚘️: 🤪🤪😅😅😘😘🌹🌹
total 4 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!