NovelToon NovelToon
Tusukan Cinta Tukang Sate

Tusukan Cinta Tukang Sate

Status: tamat
Genre:Aliansi Pernikahan / Roman-Angst Mafia / Cinta Murni / Berbaikan / Tamat
Popularitas:96.9k
Nilai: 4.9
Nama Author: LichaLika

Menikahi wanita cacat, bukanlah impian si Mamat si tukang sate kece idola banyak wanita. Tapi, demi untuk membiayai operasi sang Ayah, terpaksa Mamat menerima tawaran untuk menjadi suami kontrak seorang wanita dengan tubuh dipenuhi dengan sisik.

Flower Ezperanza adalah wanita yang memiliki tubuh cacat dengan sisik pada sekujur tubuhnya. Flo mendapatkan cacat itu karena suatu kecelakaan. Lantas, apa jadinya jika Flo tahu jika Mamat suaminya bukanlah seorang tukang sate biasa tapi dia adalah seorang mafia yang sedang menyamar!

Apa tujuan seorang Alexander Gerald, eks mafia kejam yang menyamar sebagai tukang sate?


Yuk ikuti kisah seru dan romantis mereka 🥰🥰

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon LichaLika, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Menyembuhkan luka di hatinya

"Sepertinya saya harus bicara dengan ayah di rumah. Karena apapun yang saya lakukan harus mendapatkan persetujuan dari beliau," jawab Mamat.

"Tidak perlu mengatakannya kepada ayahmu. Aku sangat yakin sekali jika ayahmu pasti setuju. Aku akan memberikan bonus besar jika kamu bersedia menikah dan memberikan Flo keturunan. Karena aku ingin generasi penerusku nanti harus terlahir dari rahim Flo sendiri. Kamu sanggup?"

Mamat pun bingung harus menjawab apa, sementara dirinya belum pernah bertemu sama sekali dengan Flo, wanita yang terkenal dengan tubuh bersisik itu.

"Kalau bicara soal sanggup tidaknya, saya pasti bisa membuat Nona Flower hamil. Tapi, kira-kira apakah Jojon saya mampu berdiri ketika melihat sisik di tubuh Nona Flower? Takutnya si Jojon tidur dan nggak bergairah, Hehehe. Maaf Tuan, bukan bermaksud apa-apa, cuma ya itu saja yang membuat saya sanksi. Apalagi saya belum pernah melihat wajah Nona Flower," sahut Mamat sambil garuk-garuk kepalanya.

Tuan Abraham tertawa kecil. Setelah itu Ia memerintahkan kepada salah satu pelayannya untuk memanggil Flo dan bertemu dengan Mamat.

"Panggil Flo kemari!"

"Baik, Tuan!"

Tuan Abraham meminta Mamat untuk tinggal sebentar dan melihat sang cucu. Ia berharap Mamat tidak jijik atau ketakutan saat melihat cucunya.

Tak berselang lama, terdengar suara langkah kaki seseorang yang berjalan menuju ke ruangan di mana Mamat dan Tuan Abraham sedang berada di dalamnya.

Mamat spontan menoleh ke arah sumber suara yang terdengar dari sebuah pintu yang cukup gelap. Mamat mengerutkan keningnya dan mencoba melihat dengan seksama siapa yang sedang menuju ke ruangan itu.

Perlahan, terlihat sepasang kaki yang sedang berjalan masuk ke dalam ruangan itu. Mamat memperhatikan sepasang kaki yang sedang berjalan dengan anggunnya. Kaki itu terlihat menggunakan alas kaki yang terbuat dari karet berkualitas tinggi. Namun, tetap terlihat eksotis pada kaki seorang Flower Ezperanza.

Sementara itu, Flower terlihat memakai pakaian jubah berwarna hitam, menutupi seluruh tubuhnya bahkan kedua tangannya pun tidak terlihat. Yang terlihat hanya wajahnya yang polos tanpa make-up. Rambut panjangnya ia biarkan tergerai sehingga kesan natural pun tersemat pada wajah wanita 30 tahun itu, sebuah angka yang cukup besar bagi wanita seusia Flower.

Mamat memperhatikan wajah Flo, sejenak Ia mengerutkan keningnya ketika wajah Flo sangat tidak asing baginya. Iya, wajah itu mengingatkannya akan seseorang yang pernah ia lihat 5 tahun yang lalu di tepi danau.

"Astaga, wajah ini? Ini tidak mungkin, dia mirip sekali dengan wanita itu? Jangan-jangan, dia memang wanita itu?" Mamat bertanya-tanya dalam hatinya. Melihat wajah Flo membuatnya teringat akan seorang gadis yang pernah membuatnya kagum. Namun sayang, gadis itu tidak pernah tahu jika Mamat menaruh hati dan sangat mengagumi nya.

"Mamat! Kamu kenapa?" seru Tuan Abraham. Sontak Mamat terkesiap dan langsung tersenyum melihat wajah Tuan Abraham.

"Oh tidak apa-apa, Tuan! Saya cuma terkejut saja!" jawabnya gugup.

Tuan Abraham mendekati cucunya dan mengatakan jika itu adalah gadis yang akan Mamat nikahi nanti.

"Ini adalah Flo. Cucuku satu-satunya. Aku sangat menyayanginya. Kedua orang tuanya sudah tiada dan aku tidak punya keturunan lagi. Di usiaku yang sudah semakin renta ini. Aku hanya ingin melihat Flo bahagia dan melahirkan keturunan dari darah dagingnya. Karena aku hanya ingin memiliki cucu dari keturunan darah keluarga kami, dan besar harapan aku ingin kamu mau menikah dengan dia dan memberikan anak untuknya, aku tidak pernah meminta kriteria pria tertentu asalkan dia bisa iklhas dan menerima Flo dengan iklhas," seru Tuan Abraham sambil memperlihatkan sang cucu kepada Mamat.

Mamat yang biasanya bersikap lucu dan gokil. Mendadak hari itu ia terdiam. Ia menatap wajah Flo penuh makna, seolah pemuda itu merasa kasihan melihat kondisi Flo yang sekarang.

"Hai namaku, Flo! Senang bisa melihatmu, Mamat. Sate-sate buatanmu memang sangat nikmat rasanya. Aku sangat suka!" ucap gadis itu memperkenalkan diri kepada Mamat yang masih tertegun melihat wajah Flo.

"Oh iya, Nona. Terima kasih banyak atas pujiannya, itu belum seberapa. Saya masih punya tusukan-tusukan yang lainnya yang nggak kalah nikmat rasanya. Di jamin Nona pasti suka!" jawaban Mamat spontan membuat Flo tertawa kecil.

"Benarkah? Aku pasti menunggu tusukan lainnya darimu, aku juga penasaran dengan rasanya," jawab gadis itu sembari tersenyum.

"Oh pasti. Di tunggu saja! Pasti Nona Flower ketagihan dan minta lagi dan lagi."

Beberapa pelayan yang berada di ruangan itu tampak tersipu malu, seolah-olah mereka mengartikan tusukan itu dengan sesuatu yang membuat geli.

"Ya ampun Bang Mamat. Mau ngasih tusukan seperti apa ya sama Non Flower? Jadi penasaran!"

"Yang pastinya tusukan cinta dong! Tusukan apa lagi, nggak mungkinlah tusukan sate!"

"Huuuuhhh bener juga tuh. Pasti tusukan cinta. Waaahhhh pasti rasanya lebih enak dari tusukan sate-satenya Bang Mamat."

"Pastinya ... bikin merem melek!"

Dua pelayan itu terlihat cekikikan dan membayangkan tusukan seperti apa yang akan diberikan Mamat kepada Flo.

Tuan Abraham pun bertanya lagi kepada Mamat, apakah dirinya bersedia untuk menikahi sang cucu. Setelah Mamat memikirkannya matang-matang, ia pun segera mengambil keputusan hari itu dengan cepat.

"Baiklah, Tuan! Saya bersedia untuk menikahi Nona Flower,"

Mendengar jawaban dari Mamat. Baik Tuan Abraham maupun Flower sangat bahagia. Akhirnya ada pemuda yang bersedia menjadi suami seorang wanita cacat seperti Flower Ezperanza.

"Terima kasih banyak kamu mau menikah denganku. Tapi, apa kamu tidak merasa jijik melihat kondisiku? Sudah banyak pria yang datang ke sini, saat mereka melihat keadaanku yang sebenarnya, mereka memilih mundur. Lantas, apa kamu siap untuk melihat kondisiku yang sebenarnya?" seru Flower dengan tatapan mata yang serius.

"Jika saya sudah berniat untuk menikahi seorang wanita. Maka saya harus bersiap untuk menerima segala kekurangan dan kelebihannya. Karena saya sangat yakin sebenarnya Nona Flower adalah gadis yang sangat cantik, bukan begitu?" ucap Mamat. Sejenak Flo tersenyum dan menundukkan wajahnya.

"Tapi itu dulu! Sekarang, kamu bisa lihat aku seburuk ini. Tidak ada laki-laki yang mau menerimaku. Semua orang-orang di sekitarku pergi menjauh, bahkan calon suamiku pergi di saat persiapan pernikahan kami hampir selesai. Aku gagal menikah karena kulit ini berubah menjadi sisik. Hidupku sudah hancur. Aku tidak tahu bagaimana hal itu bisa terjadi. Karena aku rasa, kecelakaan itu bukanlah kecelakaan biasa. Ada seseorang yang sengaja ingin mencelakai Kakek, tapi justru aku yang terkena getahnya,"

Mendengar ucapan dari Flo, Mamat pun semakin mengerutkan keningnya. Seolah pemuda itu mulai menemukan sebuah teka-teki yang selama ini ia ingin ungkap.

"Jadi, gadis ini tidak tahu menahu soal itu? Shiiit! Kenapa bisa jadi seperti ini? Aku harus membayar semuanya. Hidup gadis ini menjadi hancur gara-gara cairan kimia itu. Dan aku harus menyembuhkannya, bukan hanya menyembuhkan luka di tubuhnya tapi juga menyembuhkan luka di hatinya,"

...BERSAMBUNG...

1
Muhtar Okong
kaka othor kenapa ceritanya gak di lanjut padahal seru loh ceritanya dari dulu saya nungguin cerita ini up
Bangun T.S
kakak othor kapan update lagi ???
Ati Pct: kok gk muncul2 thor
total 4 replies
Adinda Putri
aq suka ma ceritanya 💘👍👍💪💪💪..... q tunggu up nya thor.....
aqifa naila
lah kalo Xander mati yang ambil penawar siapa coba....kakek Abraham bertindak Napa gak mikir dulu ya ....
Muhamad Bardi
akhirnya yang ditunggu" up juga ayo semangaaaat💪💪💪 kak thor ditunggu kelanjutannya..
asih
flo kan sudah tahu kalau Xander bagian Dr mafia,,waktu pergi ke rumah anak buah Xander yg dia tahu ayah angkatnya
Amelia_Ling
Flo sudah tau Xander yang lakuin itu apa belum ya,, seingatku udah ,, Xander menjelaskan juga, lalu dya juga berjanji akan membawa obat penawar itu untuk menyembuhkan flower,,
udah belum sich, kok lupa ,,
apa Xander cuma bergumam aja waktu itu,, 🤔🤔🤔
🍁 Fidh 🍁☘☘☘☘☘
wah
Muhamad Bardi
udah xander di iyakan aja dulu yang penting kamu mendapatkan obat penawar itu untuk menyelamatkan flo, masalah misi kamu pikirkan setelah flo sembuh pasti kamu punya cara lain dan pastinya itu yang terbaik..
asih
wahhhh Mateo Masih dendam tuan Abraham pun gak kalah egois huffff dasar Karna perbuatan orang tua terdahulu membuat anak² yg tdk tahu apa² menjadi korban poor flo Dan mamat
𐎙࿆ᷤⷭ Murni 𝐀⃝🥀ᴳᴿ🐅
kau akan menyesal Mateo setelah kau tau siapa itu Flo cucu Abraham yang telah kau buat dia menjadi cacat.
desi
ini crit knp lama ngegantung
desi
crita mafia tp kocak
Bi^S^@J^H😭
semoga Xander sukses dpt obat penawarnya,kshn Flo
Amelia_Ling
Xander mana mau wanita begituan , Xander udah punya daging yang enak di tusuk kok🤭🤭
Muhamad Bardi
sekarang xander mana mau cewek yang begituan, kamu belum tau aja mateo kalau sekarang anak mu sudah punya yang bikin dia candu dan sudah sah lagi, semoga xander berhasil membawa obat penawarnya agar flo segera sembuh🤲
Muhamad Bardi
jangan egois tuan abraham jangan sampai kejadian dulu terulang lagi kamu pastinya akan menyesal tuan abraham😠😠😠
Pice Korvina
dasar aki2
aqifa naila
eh pakde ...Abraham yg oon ...gak pingin punya cucu loe, jangan ambil kesimpulan sendiri lihat dulu dg jelas kenapa bisa terjadi kayak gitu ...jangan egois jadi orang tua ..
asih
tuan Abraham kau sdh tua kenapa Masih aja bertindak egois ..dulu anakmu kau pisahkan hingga hamil Dan punya anak tanpa suami Dan ayah,, sekarang kau ulangi lagi pada cucumu yg juga hamil kau pun bertindak sama, knl hrs menilai orng Dr kasta nya hufff dsr tua bangka idiot
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!