NovelToon NovelToon
Jangan Rubah Takdirku !

Jangan Rubah Takdirku !

Status: tamat
Genre:Duniahiburan / Lari Saat Hamil / One Night Stand / Mengubah Takdir / Tamat
Popularitas:60.7k
Nilai: 5
Nama Author: Ana Azzura

Squall dari novel Hasrat Cinta Adrian (Balas Dendam Pria Patah Hati)

Diana namanya, seorang wanita yang menjadi selingkuhan Frans. Seorang anak angkat dari ayah bernama Toni dan Ibu bernama Halimah. Awalnya dia tinggal di kampung bersama Ayahnya yang seorang penjudi, mabuk-mabukan, dan terlilit banyak hutang.

Sengaja datang ke kota metropolitan untuk mengundi nasib, berharap kehidupannya akan semakin baik.

Namun naas, yang didapatnya bukanlah pekerjaan baik-baik seperti rencananya. Dia terpaksa menjadi seorang wanita penggoda pria berdompet tebal demi memenuhi tuntutan ayahnya yang terus-terusan meminta uang padanya.

Silih berganti masalah terus dia hadapi, hingga mendapati tragedi naas terjadi saat berhubungan intim dengan pemuda bernama Ansel, tanpa diduga, alat kontrasepsi yang dipakai Ansel masuk ke rahimnya. Dan pada akhirnya membuahkan bibit bayi. Dan pernikahan paksa pun terjadi.

Dan inilah kisahnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ana Azzura, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 8. Hamil

"Selamat, Tuan. Sebentar lagi Anda akan menjadi seorang ayah."

"Jadi benar dia hamil?" Ansel menatap tak percaya pada dokter yang tadi baru saja mengatakan Diana hamil.

"Ya, benar, Tuan. Dan usia kandungan nya sudah memasuki satu bulan. Saya berpesan agar nona Diana tak banyak melakukan aktivitas berat karena itu akan mengganggu kandungan nya." Jelas nya.

"Iya-iya dok, akan saya jaga dia sebaik mungkin." Meski dalam hati Ansel begitu tak percaya akan semua ini. Tapi dia berusaha untuk bersikap senormal mungkin agar tak ada orang yang curiga dengan keterkejutan nya.

"Ah, siall! Bagaimana ini?" Diam-diam Ansel mengumpat dalam hati memikirkan masalah yang bertubi-tubi datang kepada nya.

Belum juga selesai permasalahan antara dia dengan mantan pacar nya, tiba-tiba saja dia kembali mendapatkan masalah akibat kesalahan satu malam yang membuahkan hasil berupa darah daging yang tak pernah dia inginkan sebelum nya.

Entah bagaimana gambaran dirinya saat ini, yang jelas Ansel terlalu kalut memikirkan semua nya. Andai bisa, dia lebih memilih untuk menghilang dari bumi saja agar terhindar dari semua masalah.

Tapi memang ini lah yang namanya hidup, tak ada manusia yang luput dari masalah. Sebesar atau sekecil apapun masalah itu, yang jelas manusia selalu diliputi masalah. Tinggal manusia nya saja pintar-pintar menyikapi nya.

"Kalau begitu, saya pamit. Silahkan nona Diana sudah bisa di jenguk." Setelah dokter itu berlalu, tubuh Ansel seakan membeku. Ingin sekali melangkahkan kaki ke ruangan di depan nya, tetapi hati nya seakan melarang. Ego nya terlalu tinggi untuk masuk ke sana lalu mengakui bahwa bayi yang ada dalam kandungan Diana adalah benar bayi nya.

"Apa kau tak berniat menjenguk calon anak mu?" Suara itu berhasil membuat Ansel terkesiap. Dia menoleh ke arah sumber suara dengan tatapan sinis.

"Cih, calon anak? Apa benar anak yang dikandung pe la cur itu benar anak ku?" Ansel balik bertanya. Meksi dalam hati nya mengakui tapi rasanya dai tak terima menaburkan benih pada seorang pe la cur hingga menumbuhkan bibit. Walau Ansel bukan lah laki-laki baik-baik tapi dia tak pernah bercita-cita ibu dari anak nya adalah seorang pe la cur.

"Jaga bicaramu, Tuan! Jika memang kau tidak mengakui anak yang ada dalam kandungan nya adalah anak mu, maka setidaknya kau tak perlu menghina nya." Tasya ikut tidak terima mendengar perkataan Ansel menjadi terbawa emosi. Hingga tanpa sadar dai berbicara keras sampai orang yang berada di ruangan itu ikut mendengar.

"Tasya? Ada apa? Kenapa kamu teriak-teriak?"

Tasya langsung panik saat mendengar Diana memanggil nama nya. Buru-buru dia bergegas dari sana dan masuk ke ruangan.

Tanpa di duga, ternyata Ansel ikut masuk di belakang Tasya.

Tatapan Tasya yang terkesan tak suka pada Ansel, benar-benar tak diindahkan oleh laki-laki itu. Ansel bahkan terkesan cuek bebek menatap Tasya maupun Diana yang terbaring di brangkar.

"Bagaimana keadaan mu?" Ansel memulai pembicaraan. Meksi mulut nya bertanya, tetapi wajah nya benar-benar terlihat sangat datar tidak seperti orang yang sedang bertanya. Hal itu membuat Diana menghela nafas nya berat.

"Seperti yang kamu lihat, tidak ada yang perlu dikhawatirkan."

"Ya, kau memang baik-baik saja. Tapi bagaimana keadaan bayi mu itu?" Tatapan Ansel melirik sekilas perut rata Diana yang masih terbungkus selimut.

"Tidak perlu sok perhatian, karena aku tidak butuh perhatian palsu mu itu."

"Cih, dasar wanita arogan!" Ansel berdecih menatap sinis Diana yang menurut nya angkuh. "aku hanya ingin mengetahui keadaan bayi itu, jika kau tidak mau ya tidak apa-apa. Lebih baik aku pulang saja." Ujarnya lagi.

"Ya, lebih baik kau pulang karena kehadiran mu tak di harapkan siapapun." Kata nya sarkas. Entah mengapa Diana sangat tak suka mendapatkan perhatian Ansel. Dia tak ingin laki-laki itu mengasihi nya hanya karena sedang hamil, dan dia sangat tak suka.

Dalam hati Diana bertanya-tanya apakah Ansel tahu bahwa anak yang di kandung saat ini adalah anak nya? Atau dia tak mengakui jika itu memang darah daging nya? Diana pun memaklumi bila memang Ansel tak menganggap anak ini adalah darah daging nya, mengingat sebelum nya dia telah tidur dengan banyak pria yang tak dia kenal. Dia bahkan begitu liar saat tidur bersama pria hidung belang demi memuaskan has rat nya. Tetapi seliar apapun Diana, dia tetap tak melupakan agar memastikan pasangan nya menggunakan pengaman. Bahkan dengan Ansel pun menggunakan pengaman, tetapi karena kejadian kon dom yang di pakai Ansel tertinggal di jalan rahim membuat kemungkinan besar ****** Ansel masuk ke dalam rahim nya dan membuahkan hasil.

Ah, mengingat nya membuat Diana menyesal. Mengapa dia tak langsung mengkonsumsi obat pencegah kehamilan? Andai dia tak ceroboh dan meminum obat pencegah kehamilan mungkin saat ini dia tak mungkin hamil. Bukan karena dia tak menginginkan bayi yang tumbuh di rahim nya saat ini. Tetapi dia memikirkan bagaimana nasib bayi nya jika lahir tanpa seorang ayah. Dia takut anak nya akan menjadi bahan buly an teman-teman nya kelak.

Seperti yang sudah-sudah, saat seorang anak lahir tanpa seorang ayah maka sudah bisa dipastikan akan mendapatkan pandangan buruk dari masyarakat. Dan hal itu tidak hanya berdampak pada wanita yang melahirkan, melainkan dengan anak yang dilahirkan juga pasti akan menanggung hal itu.

"Ya, pulang lah dan jangan pernah kembali lagi." Sebenarnya perkataan Diana itu tak benar-benar sampai hati, bagaimana pun dia tetap menginginkan seseorang bertanggung jawab atas kehamilan nya. Tapi apa mau di kata? Dia cukup sadar diri, memang nya laki-laki mana yang menikahi wanita yang sering bergonta-ganti ganti pria dalam berhubungan badan? Tentu tidak ada yang kau bukan? Itu lah jawaban yang sudah terprogram di benak Diana jika dia bertanya pada hati nya sendiri.

Tetapi kedatangan Ansel yang tiba-tiba sebenarnya sedikit menimbulkan pertanyaan. Sebenarnya apa yang membuat Ansel datang ke resto nya?

"Kau tidak ingin bertanya dulu kedatangan ku ke tempat kerja mu?" Seolah mengerti tatapan wanita itu, Ansel memancing dengan bertanya lebih dulu.

"Tidak!" Dasar bodoh! Mengapa antara pikiran dan perkataan berbeda? Padahal tadi doa sempat berpikir akan mengatakan ya, dan kembali bertanya tetapi entah kenapa tiba-tiba dia menjawab tidak dengan sangat lugas.

"Sayang sekali, aku kira kau akan bertanya maksud kedatangan ku ke tempat kerja mu. Tapi ya sudah lah, lebih baik aku pulang." Setelah mengatakan itu Ansel benar-benar berjalan menjauhi brangkar menuju pintu.

Diana menggigit bibir bawahnya, dia seperti ingin memanggil kembali Ansel tetapi suara nya tercekat di tenggorokan.

"Tunggu!" Diana memejamkan mata menahan rasa malu karena telah mengehentikan Ansel yang hendak pulang. Ansel langsung menghentikan langkah nya lalu berbalik arah seraya tersenyum.

1
Rita Juwita
/Good/
Riska Fatihica
jadi ikutan terharu.... ansel romantis banget..... cerita yang lain udah baca semua Thor....semangat 💪 terus ya Thor buat karya nya 😍🥰🥰👍
ͽ֟֯͜᷍ꮴ❀ ⃟⃟ˢᵏ🫀🔰π¹¹™: Terimakasih banyak, kak Riska.
total 1 replies
elita cantik
oke
wiwit gwt
uchhh terharu akuu 😥😥😥 bahagia sllu kalian Andi (Ansel ,Diana )
Apriyanti
makasih thor 🙏🥰
ͽ֟֯͜᷍ꮴ❀ ⃟⃟ˢᵏ🫀🔰π¹¹™: Terimakasih kembali, kak.🙏🤗❤️
total 1 replies
Riska Fatihica
semoga diana dan ansle dapat memulai hubungan dari awal lagi dan dapat saling menerima kekurangan masing...... masing.....🥰🥰🥰
Apriyanti
lanjut thor
Riska Fatihica
diana kenapa kamu cuma berpikiran buruk terus sama ansel... coba lah berpikiran positif dan terima cinta ansel....
Apriyanti
cepat bgt endhing nya thor,,pdhl kan masih kangen
makasih thor 🙏
ͽ֟֯͜᷍ꮴ❀ ⃟⃟ˢᵏ🫀🔰π¹¹™: masih ada kelanjutan nya, kak.😊
Sengaja ku kasih tanda tamat karena nggak bisa setiap hari up.🙏🤗❤️
total 1 replies
Riska Fatihica
lanjut lagi dong Thor.. ceritanya.....
ͽ֟֯͜᷍ꮴ❀ ⃟⃟ˢᵏ🫀🔰π¹¹™: masih ada kelanjutan nya, kak.😊
Sengaja ku kasih tanda tamat karena nggak bisa setiap hari up.🙏🤗❤️
total 1 replies
Nokiiyu Azzukha
udh tamat aja
ͽ֟֯͜᷍ꮴ❀ ⃟⃟ˢᵏ🫀🔰π¹¹™: masih ada kelanjutan nya, kak.😊
Sengaja ku kasih tanda tamat karena nggak bisa setiap hari up.🙏🤗❤️
total 1 replies
Ayi
udh tmat aja, lnjut lagi Thor bonus 😍
ͽ֟֯͜᷍ꮴ❀ ⃟⃟ˢᵏ🫀🔰π¹¹™: siap, kak 😊
Maaf jarang up. masih sibuk di Novel yg lain.🙏🤗❤️
total 1 replies
Apriyanti
lanjut thor
Riska Fatihica
semangat 💪 terus ya Thor buat karyanya......😍😍🥰👍
Dwi Anggraeni
Lanjut lah thor, jangan lama lama buat up 😄
Apriyanti
lanjut thor
Riska Fatihica
kasian banget sih Diana....Ansel jangan terlalu kejam dong jadi suami itu .... buka sedikit hati mu kasihan Diana.... jangan terlalu keras bersikap nya....
Ai Cinun
bulak balik nengokin KK ko ga up lagi kak
⍣⃝కꫝ🎸Riza🌍ɢ⃟꙰Ⓜʜ֟͜͡ᴠE𝆯⃟🚀⚔️⃠
😂😂😂😂😂
auTo ngakaaak
spideRmaN😂😂😂😂
🕊️❦Teteh🕊️Reyna༂🕊️
Ngakak dah sumpah 🤣🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!