NovelToon NovelToon
Gairah Cinta Tuan Posesif

Gairah Cinta Tuan Posesif

Status: tamat
Genre:Romantis / Cinta Seiring Waktu / Nikah Kontrak / One Night Stand / Tamat
Popularitas:32.1k
Nilai: 5
Nama Author: dina Auliya

Akibat perbuatan ibu tirinya, Aya harus rela meninggalkan semua harta yang dimiliki ayahnya dan angkat kaki keluar dari rumah tanpa membawa apapun.

Tak pernah mendapatkan kasih sayang dan selalu di sisihkan membuat Aya melampiaskan semua masalahnya dengan alkohol yang bisa membuatnya melupakan sejenak semua masalah yang menimpanya.

Akibat alkohol ia pun membuat kesalahan satu malam dengan seorang pria yang tak di kenal, yang membuat Aya terjerat dengan seorang pria yang tidur bersamanya.

Tak hanya itu, Aya yang salah satu mahasiswi di universitas swasta, harus pasrah saat mendapat skor akibat perbuatannya sendiri.

Bagaimana nasib Aya setelah semua mimpi dan harapannya hancur?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon dina Auliya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

part 8

Alarm jam di ponsel berdering. Dengan mata masih terpejam Aya meraba-raba ponselnya yang ada di samping bantal. Bukannya bangun Aya malah mematikan alarmnya dan kembali lanjutkan tidurnya.

Tak terasa cahaya matahari menyelinap masuk melalui sela-sela gorden kamar, mencoba membangunkan tuan putri yang terlalu menikmati tidurnya dengan cahaya silaunya.

Dengan berlahan Aya mulai buka mata dan merenggangkan seluruh otot tubuhnya, ia pun kemudian mengambil ponsel untuk melihat jam. Matanya langsung terbelalak saat melihat jam yang ada di ponselnya sudah menunjukkan jam 8 pagi.

Aya bergegas turun dari ranjang dan menuju ke bawah lantai bawah, takut Elang menunggu dan marah.

Saat sampai bawah Aya sudah tidak ada lagi sosok Elang. Aya menuju dapur dan lihat sudah ada sarapan pagi yang tersedia dan selembar kertas tergeletak di meja.

'Selamat pagi, putri kesiangan, gimana tidurnya nyenyak banget ya. Di meja sudah ku siapkan sarapan, jangan lupa dimakan. Oya jangan lupa hubungi aku Jika sudah selesai sarapan 😊.'

Aya pun senyum-senyum sendiri membaca pesan Elang. Walaupun Aya sering membuat nya kesal tapi Elang selalu perhatian padanya.

"Makasih, sudah menghiasi hari-hari ku." gumam Aya lalu mencium selembar kertas yang ada ditangan.

******

Setelah selesai sarapan Aya pun menghubungi Elang, sesuai pesannya. Namun beberapa kali melakukan panggilan, tak ada satu panggilan pun yang di angkat Elang, hal tersebut membuat Aya sedikit kesal.

Tak lama, sebuah pesan masuk di ponsel Aya.

"Maaf aku masih metting, nanti ku hubungi jika sudah selesai." pesan dari Elang. namun Aya tak membalas pesannya karena takut menungggu. jadi Aya membiarkan Elang yang menghubungi duluan.

Aya yang bosan sendirian mencoba mencari kesibukan agar tak bosan di rumah. Aya tatap kamar Elang, rasa penasaran pun timbul, ingin rasanya Aya melihat isi kamarnya.

Aya pun melangkah menuju kamar Elang, dan perlahan buka kamar Elang yang luas dan sangat rapi m.

"Elang seperti yang baik, pria yang sangat disiplin dan rapi. Memang pria idaman wanita." gumam Aya sambil mengedarkan pandangannya ke sekeliling, sambil tersenyum dan perlahan melangkah masuk.

Aya pun duduk diranjang yang besar dan sangat lembut mata Aya tertuju pada sebuah foto seorang pria dan wanita yang kelihatan sangat bahagia.

"Ternyata, wanita ini adalah cinta pertamanya Elang. Sepertinya kehadiranku hanya sebuah pelampiasan sesaatnya saja, untuk melupakan dan menahan ke rinduan mu padanya, kenapa kau membawaku masuk ke dalam kehidupanmu, jika suatu hari kau membuang ku begitu saja." gumam Aya dan tak terasa air mata Aya jatuh di bingkai foto Elang dan kekasihnya.

"Bodohnya kamu Aya, Elang tak pernah menyimpan rasa padamu, kamu hanya bonekanya, dan suatu hari Elang akan membuang mu jika sudah bosan." mengutuki dirinya sendiri.

Dengan perasaan sedikit kecewa Aya pun meninggalkan kamar Elang dan kembali ke kamar untuk melampiaskan perasaan yang tak karuan.

Ponsel pun berdering, namun Aya tak mengangkatnya, sampai akhirnya Elang mengirim pesan, saat penggilannya di abaikan Aya.

['kenapa gak diangkat, lagi sibuk ya bisakah aku minta tolong, di ruang kerja ada dokumen, tolong antarkan dokumen itu ke rumah Arya, dokumen ada di atas meja diruang kerja. Nanti pak Anton akan mengantar mu.' pesan yang di kirim Elang.]

"Hari ini aku pulang lebih awal. Aku ingin mengajakmu ke suatu tempat. Tunggu aku di rumah." Pesan yang dikirim Elang , namun lagi-lagi tak balas Aya.

Beberapa lama kemudian, pak Anton mengetuk pintu kamar Aya.

"Non, pak Elang tadi menghubungi bapak untuk mengantar Non ke rumah pak Arya."ucap pak Anton dari dibalik pintu kamar.

"Iya pak, tunggu sebentar."saut Aya dari dalam kamar.

"Baik Non, saya tunggu di luar."

pak Anton pun pergi. Dengan perasaan yang masih galau Aya pun terpaksa pergi ke ruang kerja Elang dan mengambil dokumen untuk di antar ke rumah Arya, Namun lagi-lagi Aya lihat foto Elang dengan kekasihnya.

Entah kenapa Aya pun menjadi jengkel dan langsung banting figura yang terdapat foto mereka berdua hingga pecah. Dan pergi meninggalkan ruang kerja dengan foto yang masih tergeletak di lantai, sedangkan di luar pak Anton sudah menunggu Aya.

"Sudah siap Non?" tanya pak Anton.

"Ayo berangkat pak!"

Mereka pun berangkat menuju rumah Arya yang jaraknya gak terlalu jauh.

"Non, kenapa kelihatan suram begitu?" tanya pak Anton.

"Gak papa-papa pak."

"Ada apa Non, kalau ada masalah dengan tuan bisa curhat sama bapak, siapa tahu bapak bisa bantu." ucapnya sambil cengengesan.

"Eeemmm pak Elang itu sudah lama kah pak pacaran sama wanita itu."

"Maksudnya, Non Bella?" tanya balik pak Anton.

"Iya, siapapun namanya, yang pernah jadi pacar pak Elang."

"Setahu bapak, sudah lama Non tapi gak tahu kalau mereka sekarang sudah putus, bapak pernah dengar kalau mereka sudah punya rencana mau tunangan Non." jelas Pak Anton

"Ohhh gitu ya."

"Memangnya kenapa non, cemburu ya... kalau bapak bandingkan pak Elang waktu dengan nona Bella dan dengan non Aya, sepertinya lebih bahagia yang sekarang. Bahkan pak Elang sekarang mau mengalah dengan non Aya, Asal Non tahu waktu pak Elang pacaran dengan non Bella bapak sering lihat mereka berdua sering bertengkar gara-gara masalah kecil." jelas Pak Anton.

Pak Anton pun bercerita panjang lebar tentang Bella sampai tak terasa sudah sampai di rumah Arya.

Sampai di rumah Arya, Aya pun disambut pelayan rumahnya.

"Silahkan masuk non, tuan Arya sudah menunggu di halaman belakang, mari saya antar." ucap pelayan sambil mengantar Aya menemui Arya.

"Tuan, nona yang dikirim pak Elang sudah datang."ucap pelayan, lalu pergi dan Arya yang pendengar perkataan pelayan tersebut langsung menghentikan aktivitas renangnya.

"Ambilkan handuk itu!" perintah Arya.

"Kau merintah ku?"tanya Aya sambil menunjuk diri sendiri.

"Ya kamu, yang ada di sini kan cuma kamu masa aku nyuruh hantu."

Dengan sedikit kesal Aya pun mengambilkan handuk Arya sambil memalingkan wajahnya dan menutupinya dengan dokumen yang Aya bawa agar tak melihat tubuh Arya.

"Kenapa kamu menutupi pandanganmu, jarang-jarang wanita bisa melihat tubuhku secara langsung." ledek Arya.

"Aku gak tertarik." ucap Aya, Arya pun menarik dokumen yang ada di tangan Aya dan seketika Aya dapat melihat tubuh Arya yang memiliki dada yang bidang dan otot tubuhnya yang sudah terbentuk terlihat seperti roti sobek terlihat sangat mempesona di tambah tetesan air yang jatuh dari rambut basahnya.

"Kenapa lama banget datangnya, aku sampai bosan menunggu."

"Kalau malas menungggu seharusnya kamu yang ngambil sendiri dirumah."sahut Aya sambil berjalan mengikuti Arya ke dalam rumah.

"Ayo ikut aku ke kamar!" ajak Arya.tiba-tiba.

"Aku nunggu diluar saja."saut Aya

"Jangan membantah!" Bentaknya.

"Kenapa aku harus ikut kamu ke kamar?" tanya Aya sambil mengikuti Arya menaiki anak tangga menuju kamarnya.

"Kamarku, itu ya ruang kerjaku." jelas Arya sambil membuka pintu kamar.

Kamar Arya berbeda jauh dengan kamar Elang, mulai dari desain dan penataan kamar.

"Tunggu disini aku ganti baju dulu."

"Oke"

Aya pun menunggu Arya ganti baju sambil membuka ponsel dan Aya lihat ada beberapa pesan dari Elang.

[Sudah sampai rumah Dika Belum?]

[Jangan lama-lama di.sana]

[Kenapa gak diangkat panggilan ku?]

[Kenapa gak dibalas pesananku?]

Saat Aya sedang asik membuka chat, Terdengar ponsel Arya yang ada di meja berdering. Karena penasaran Aya pun melihat siapa yang menghubunginya, dan betapa terkejutnya Aya dengan apa yang ia lihat, ternyata panggilan dari Bella sayang dengan wallpaper Arya dan Bella berciuman. Wanita itu sama persis dengan kekasih Elang yang ada di foto.

Tiba-tiba Arya pun keluar.

"Kenapa bengong." Arya mengagetkan Aya.

"Aaaaahhhh, tidak lagi aku hanya bingung balas pesan aja." jawab Aya berusaha menutupi apa yang baru saja ia lihat.

"Ini dokumen tolong berikan pada Elang." Arya pun menyerahkan dokumen tersebut kembali ke Aya.

"Baiklah, kalau begitu aku pulang dulu. Oya tadi ada yang menghubungimu." Sautnya dan Aya dan hendak keluar dari kamar Arya

To Be Continued...☺️

1
Oshin Dwi Rafaizan
feeling ku klo ga arya ya bella ya thor. aq jdi curiga sama bimo jg
❤️⃟Wᵃf Nesia
Aya akhirnya hamil juga
Asni J Kasim
Kak Dina, aku bacanya sampai sini dulu. Suka, nanti aku mampir lagi 😍😍😍
Asni J Kasim
adu Babang Elang ... jujur langsung napa sih 😆😆
Asni J Kasim
Ada yang jeles ni 😆😆
Asni J Kasim
Maklum, masih labil 😁
Asni J Kasim
Benar juga 🤣🤣
Asni J Kasim
Ya Ampun Ayah 🤣🤣🤣. Bisa ya, masih sempa2nya minta ttd 😂
Asni J Kasim
Andai aku di posisi Ayah 💃
Asni J Kasim
500 ribu? Kalau mau peras ya jangan sampai 500 ribu juga kali, Pak 🤣🤣
Asni J Kasim
Hahahaha. Peras terus Aya 😆😆
Asni J Kasim
Kakak, ada typo di sini 🙏
Asni J Kasim
Sialan, ingin kutabok pria macam ini
Mutia Kim🍑
Lawan lawan lawan!
Mutia Kim🍑
Pria tampan😭
Mutia Kim🍑
Yuk Fina sini gelud sama aku😬
Shany Poppy Pipopapo
Sekali-kali pukul, sleding atau di smack down kek. biar remuk sekalian😂👍
Shany Poppy Pipopapo
Apa nih yg disensor👀😂
Shany Poppy Pipopapo
wewww.... menyanjung diri sendiri
Shany Poppy Pipopapo
Wkwk baru pembukaan langsung ternodai aja😂
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!