NovelToon NovelToon
Sang Pengiring Pengantin 2 (Ketika Mantan Terindah Kembali)

Sang Pengiring Pengantin 2 (Ketika Mantan Terindah Kembali)

Status: tamat
Genre:Tamat
Popularitas:2M
Nilai: 4.9
Nama Author: Assifaatulqalbi

Zifa jadi pengiring Pengantin di pernikahan Sahabatnya dan bertemu mantan yang meninggalkan dia saat lagi sayang-sayangnya. Kira-kira gimana yah, rasanya jadi Zifa?

"Menyesal aku datang ke sini. Harusnya aku tahu kalau dia juga bakalan ada, toh pengantin pria adalah sepupunya" gerutu Zifa.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Assifaatulqalbi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Astaga!

Pagi ini, Zifa bangun lebih dulu dari biasanya. Ban Motornya bocor semalam, jadilah ia harus menumpang dengan sang Papa. Lebih tepatnya bukan numpang sih, tapi Zifa minta tolong Papanya untuk ngantarin, karena Perusahaan Juna berbeda arah dengan Sekolah Zifa.

Zifa menghentikan langkahnya di anak tangga saat ia akan turun ke bawah. Kenapa dia nggak minta tolong sama Nara aja yah? Narakan bisa tuh jadi tebengannya ke Sekolah. Zifa mengambil ponselnya yang berada di dalam tas dan mencoba menghubungi Nara.

"Assalaamu'alaikum Nar!"

"Wa'alaikumussalaam. Kenapa Zi? tumben pagi-pagi gini nelpon?"

"Aku numpang dong, ke sekolah! Ban motor aku bocor. Kasian juga sih, Papa aku kalau nganterin aku ke sekolah dulu. Kan beda arah" jelasnya.

"Ooh, oke!"

Zifa bernafas legah saat Nara ternyata mengiyakannya dengan mudah. Ia kemudian melanjutkan langkahnya menuju dapur, di mana tempat orang tuanya berada.

Zifa berdehem pelan saat melihat pemandangan di depannya. Di mana Ningsih sedang menyendokkan makanan ke piring Juna, dan Juna yang sedang duduk sambil memeluk perut sang istri dari samping.

Juna berdecak kesal saat melihat anak jahilnya itu lagi-lagi mengganggu momen kemesraannya bersama sang Istri.

"Masih pagi Pa, Ya Allah!" ejek Zifa. Ningsih hanya menggeleng pelan akan tingkah anak dan suaminya itu.

"Sirik aja jomblo! Makanya cari pacar sana!" balas Juna.

"Emang Papa ngijinin kalau aku punya pacar dan peluk-pelukan kayak gitu?" Tanya Zifa sengaja memancing. Juna gelagapan, mana bisa seperti itu!

"Dalam mimpimu!" ujarnya kesal saat melihat raut mengejek di wajah sang anak.

"Ih, Papa labil banget kayak anak ABG. Tadi katanya ngijinin" Zifa masih belum mau mengakhiri perdebatannya. Juna yang tak tahu harus mengatakan apa lagi untuk membalas ucapan anaknya berdiri mengelitiki sang anak. "Dasar anak nakal kamu yah"

"Iya, iya. Ampun Pa! ampun! Zifa kalah, hahahaha"

Juna mengentikan kegiatannya saat seseorang menarik telinganya. "Ini waktunya makan, bukan waktunya bermain. Sekarang cepat sarapan, entar kalian terlambat!" omel Ningsih. Keduanya akhirnya menurut saja, lagipula siapa yang mau membantah Ibu Ratu? Mereka masih takut jatah makan mereka dihilangkan.

"Oh yah, Pa! Papa nggak usah ngantarin Zi ke Sekolah. Soalnya Zi bareng sama Nara aja" ujar Zifa memberitahu sang Papa.

"Kok gitu? padahal Papa udah bangun lebih pagi loh sayang!" tanya Juna.

"Nggak apa-apa. Zi kasihan lihat Papa harus bolak-balik. Kalau Zi bareng Narakan simpel" jelasnya. Juna hanya mengangguk dan mengelus rambut sang anak. Tak berselang lama, terdengar bunyi klakson di halaman rumahnya.

"Pa, Ma! Mungkin itu Nara. Zi pamit yah, Assalaamu'alaikum" ia mencium tangan Papa dan Mamanya dan mereka balas dengan kecupan di dahinya.

"Wa'alaikumussalaam!" jawab mereka serempak.

"Bilangin Nara jangan ngebut ya sayang!" Teriak Ningsih.

"Iya Ma!"

Zifa membuka pagar rumahnya. Bukan mobil milik Nara yang ia temukan malah sebuah motor gede berwarna merah berpadu putih. Zifa tentu saja kenal dengan motor ini, karena ia pernah menaikinya sekali.

"Kok kamu yang datang? Nara mana?" tanya Zifa bingung.

"Nara berangkat sama Azraf, dan dia nyuruh aku jemput kamu" jawab Bima sambil menyodorkan Helm pada Zifa. Zifa naik ke boncengan Bima saat cowok itu menghidupkan mesin motornya. Tak sengaja, mata Zifa teralih ke arah rumahnya dan.......Astaga! Juna serta Ningsih di sana tengah memperhatikan keduanya. Zifa meringis, pasti sebentar lagi ia akan diinterogasi karena disangka berbohong tadi.

Like, Vote dan komennya jangan lupa😊

1
Qaisaa Nazarudin
Ckk ngapain juga marah2 dan merasa sakit hati dan kecewa bertahun2,Kalo hujung2 nya juga malah balikan lagi..🤦🤦
Qaisaa Nazarudin
membingungkan..
Qaisaa Nazarudin
Orang kalo udah cinta mah ee ayam juga dia bilang rasa coklat, Besok2 saat di selingkuhin,jangan nangis2 ya Nara..
Widi Andriani
pengen bogem bima
levian
mampir kak ke novel takdir cinta di koridor sekolah meskipun cerita nggak nyaman dan nggak nyambung tapi tetap nikmatin aja
Nurwana
so sweet banget si Bima.... pak suami TDK ad bucin bucinnya.
Nurwana
semangat zifa.... tunjukkan pada Bima bahwa kamu TDK bisa direndahkan.
Nurwana
benar zifa, bodoh amat....
Ely eliayan
lanjut
Sundari Sekariputi
bgs ceritanya tor 👍👍👍
Olly O Krisen
😍👌🤩
Randa kencana
ceritanya sangat menarik
Vivi Andriani
bucin abizz
Susilo Wati
si bita bukan cuma ganteng tapi pakai banget 😘
Farida Wahyuni
lia ini pasti mamtannya bita, yg lalu dipacarin bita hanya krn mau menghilangkan perasaannya pada zi sepupunya.
Farida Wahyuni
ga apa2 kok thor. sepupuan bisa menikah kok, karna sepupu bukan mahrom, jd boleh dinikahi.
yuniarti Juni
ceritanya bagus,, moga lanjut ya thor,
Diana Sari Natalia
ngakak aku sindrilla disamakan dg gorila 🤣🤣🤣🤣
Diana Sari Natalia
Justru kita hrs dkt dg saingan biar tau pergerakan nya 🤣🤣🤣
Diana Sari Natalia
Lia pacarnya BiTa, BiTa cintanya ma Zifa, dah kyk papinya dulu donk si Bita, yaudah BiTa balikan lagi ya ma Lia
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!