NovelToon NovelToon
Forbidden Love Of The Mafia King

Forbidden Love Of The Mafia King

Status: tamat
Genre:Mafia / Romansa-Tata susila / Cinta antar ras / Tamat
Popularitas:103k
Nilai: 5
Nama Author: Zas Novia

PROLOG
Shawn Salazar Knight adalah pria muda yang tampan, gagah, berkepribadian dingin, tegas & tidak banyak bicara. Putra dari pasangan Arsitek terkenal sekaligus pengusaha sukses Sall Sherwyn Knight & Sanchia Arelia Knight itu, bukan hanya sukses sebagai CEO di group perusahaan raksasa miliknya, tapi juga merupakan Ketua Klan Mafia terbesar di Inggris yang bernama Toddestern.
Shawn memiliki seorang adik bernama Shanaya Zarine Knight. Mungkin bagi banyak orang, hidup Shawn terlihat sangat sempurna. Namun ternyata sebuah perasaan terlarang terhadap adiknya,membuat hatinya begitu kacau dan menderita.Tanpa dia ketahui,bahwa sebenarnya Shanaya bukanlah adik kandungnya.Apa yang akan dilakukan Shawn untuk menghapus perasaannya terhadap Shanaya? Dan bagaimana reaksinya saat Shanaya dicintai oleh musuh besarnya yang bernama Sheran?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Zas Novia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 8 Siapa Kamu Sebenarnya?

Saat langit yang cerah berubah sedikit redup tergantikan langit sore yang menawan, Shawn baru saja kembali ke perusahaan, setelah menghadiri pertemuan penting dengan partner bisnisnya di hotel Knight. Baru saja Shawn hendak mendudukkan dirinya di kursi kerjanya, ponselnya berbunyi dan memperlihatkan panggilan video dari Sanchia, sang Mommy. Tanpa membuang waktu, Shawn segera mengangkat panggilan video masuk itu, tidak ingin membuat Mommy-nya menunggu lebih lama.

"Hallo Mom.. Apa Mommy dan Daddy sudah sampai di Toronto?"

"Iya Sayang, Mommy dan Daddy sudah sampai Hotel dengan selamat. Bahkan Daddy sudah menghadiri meeting dengan partner bisnisnya di private meeting room hotel. Sebentar lagi Mommy akan menyusul untuk makan siang bersama mereka." Mendengar penjelasan Sanchia, Shawn sekilas melirik jam yang melingkar di pergelangan tangannya. Waktu di London memang lebih cepat 5 jam dibanding di Toronto, sehingga di Toronto baru menjelang jam makan siang saat ini.

"Ok Mom.. Jangan lupa makan dan menjaga kesehatan ya. Aku sudah sangat merindukanmu Mom." Tulus Shawn seraya menatap sendu ke arah Sanchia.

"Mommy tidak percaya, Mommy sedang di London saja kamu jarang menemui Mommy di mansion." Perkataan Mommy-nya memang sangat menohok hati Shawn, tapi sebuah senyuman tipis sengaja diulas Shawn untuk meluluhkan hati Mommy-nya yang sedikit kesal.

"Maafkan aku Mom.. Bukankah Mom ingin aku bisa menunjukkan kemampuanku pada Daddy, perusahaan juga klan? Jadi tolong mengertilah Mom. Nanti saat Mom pulang, aku pasti akan datang ke mansion."

"Tidak Shawn, bukan nanti.. Tolong menginaplah di mansion selama Mommy dan Daddy tidak ada. Kasihan Shanaya, dia pasti sangat kesepian sekarang. Mommy dan Daddy tahu, kamu mengancam semua temannya agar menjauhinya, bahkan mengancam akan menghancurkan perusahaan keluarga mereka, jika mereka tidak menurut. Apa menurutmu masih ada teman yang mau dekat dengan Shanaya saat ini? Mereka semua pasti ketakutan, bahkan yang tidak berniat jahat pun akan berpikir berpuluh kali untuk dekat dengan adikmu. Jadi jika kamu mengusir semua temannya, berikan perhatianmu pada Shanaya. Adikmu benar-benar merindukanmu. Malam ini dan seterusnya, menginaplah di mansion. Mommy tidak mau mendengar penolakan. Baiklah, Mommy siap-siap dulu ya, bye Sayang.."

Sanchia bergegas mematikan panggilan videonya, setelah memberikan pesan dan nasihat yang sangat panjang. Dia tidak ingin mendengar alasan dan penolakan apapun dari Shawn. Sementara Shawn hanya menghela nafas panjang, menyadari kalau kali ini dia tidak mungkin bisa menghindari permintaan Mommy-nya.

***************************

Waktu sudah menunjukkan pukul 11 malam, saat Shawn memasuki pintu utama mansion kedua orangtuanya, ditemani oleh Drake tentunya. Shawn memang sengaja datang sedikit larut malam, demi menghindari bertemu Shanaya, setidaknya untuk malam ini. Beberapa pengawal dan pelayan sedikit terkejut dengan kedatangan Tuan Muda-nya tersebut, tapi beruntung kamar Shawn selalu dibersihkan meskipun sudah membawa sebagian besar barang-barangnya dari sana. Bahkan kedua orangtuanya membelikan Shawn beberapa baju untuk bisa Shawn pakai, jika sedang berada di mansion.

"Uncle Barry, dimana Shanaya?" Shawn bertanya pada Kepala Pelayan sekaligus orang kepercayaan dari orangtuanya. Barry adalah adik kandung dari Arthur, asisten pribadi Sall, Daddy-nya Shawn.

"Nona Muda baru saja kembali ke kamarnya, setelah menemani temannya di kamar sebelahnya." Ujar Barry, membuat Shawn mengerutkan keningnya karena penasaran.

"Temannya? Siapa?" Tanya Shawn penuh rasa ingin tahu.

"Nona Muda belum mengenalkan temannya pada kami. Tadi Nona Muda hanya meminta kami memanggil dokter, karena temannya itu sedang terluka."

Shawn kembali mengernyitkan keningnya, karena masih belum cukup puas dengan jawaban Barry.

"Temannya itu laki-laki atau perempuan Uncle?" Barry yang mendengar pertanyaan Shawn, tentu hanya menganggap biasa pertanyaan Tuannya itu. Berbeda dengan Drake yang menggelengkan kepalanya samar, menyadari sikap posesif dari Shawn pada adiknya itu.

"Perempuan, Tuan Muda." Jawaban Barry sedikit mengendurkan wajah tegang Shawn sebelumnya.

"Baiklah Uncle Barry, terima kasih." Ujar Shawn mengakhiri obrolannya dengan Barry, meskipun dirinya masih sedikit penasaran tentang teman yang dibawa Shanaya itu.

"Tuan Muda, apa anda ingin disiapkan menu makan malam?"

"Tidak Uncle, aku dan Drake sudah makan malam. Tapi tolong minta pelayan untuk mengantarkan secangkir americano ke kamarku ya Uncle. Terima kasih."

"Baik Tuan Muda." Jawab Barry lalu undur diri dari hadapan Shawn.

Sementara Shawn bergegas menuju kamarnya untuk istirahat, begitupun dengan Drake yang juga masuk ke dalam kamarnya.

*************************

Shawn masih berkutat dengan file-file di laptopnya, masih belum ada tanda-tanda mengantuk di wajah tampannya. Melihat cangkir americano-nya sudah kosong sejak beberapa jam yang lalu, membuat Shawn akhirnya melangkahkan kakinya menuju pantry utama di lantai 1.

Sebetulnya Shawn bisa saja menelpon pelayan dan meminta salah satunya untuk membuatkannya secangkir americano, tapi Shawn tidak ingin mengganggu waktu istirahat mereka. Shawn memilih meracik sendiri americano favoritnya, lalu mengambil sepotong cheese cake dari lemari es.

Saat dirinya hendak melintasi ruang keluarga di lantai 2, Shawn merasa ada bayangan seseorang disana. Shawn meletakkan americano dan cheese-cakenya di atas meja yang berada di dekat pintu masuk ruang keluarga, lalu berjalan perlahan menuju ruang keluarga.

Seorang gadis berambut panjang berwarna hitam, tampak berdiri menatap lukisan kedua orangtuanya, dengan posisi membelakangi Shawn. Bulu kuduk Shawn seketika merinding, menyadari kalau perempuan itu bukanlah Shanaya. Shawn jelas mengenal pasti bentuk tubuh ramping, warna rambut coklat, dan semua hal tentang Shanaya. Perempuan yang berdiri itu jelas bukan Shanaya, adiknya.

Setelah menguasai rasa takutnya, Shawn memanggil perempuan itu tanpa berniat mengikis jarak lebih dekat lagi.

"Hei.. Siapa kamu?" Tanya Shawn sedikit berteriak.

Perempuan itu tersentak dan langsung menoleh ke arah Shawn, yang terlihat menatapnya tajam. Namun selang sedetik kemudian, ekspresi keduanya berubah terkejut sekaligus keheranan.

"Kamu..?"

"Kamu..?"

Shawn dan perempuan yang ternyata Marisha itu, sama-sama memasang ekspresi tidak percaya karena bertemu kembali di tempat yang sama sekali tidak mereka duga. Shawn menyadari banyak luka di wajah bahkan tangan Marisha, tapi saat ini bukan itu yang ingin diketahuinya.

"Kenapa kamu bisa berada disini? Siapa kamu sebenarnya?" Shawn segera memberondong Marisha dengan pertanyaan yang sejak tadi berada dalam kepalanya.

"Aku diajak Shanaya kemari, aku teman baru Shanaya." Jawab Marisha sedikit canggung. Shawn akhirnya mengetahui, kalau teman Shanaya yang dimaksud oleh Barry adalah Marisha. Tapi sama sekali tidak diduganya kalau orang itu adalah Marisha, si gadis pengganggu yang selama beberapa hari ini mengusik hidupnya.

"Aku mempunyai banyak pertanyaan tentang kamu saat ini, tapi aku akan menanyakannya langsung pada adikku. Masuklah ke kamar yang disediakan untukmu, jangan keluyuran seperti hantu." Ujar Shawn lalu pergi meninggalkan Marisha, yang masih berdiri terpaku di tempatnya selama beberapa lama. Namun beberapa saat kemudian, Marisha pun segera berjalan cepat menuju kamarnya, karena merasakan bulu kuduknya mulai berdiri tanpa sebab.

*************************

Terima kasih banyak ya atas Like, Rate bintang 5, Favorit dan Comment-nya, selalu menjadi semangat dan motivasi lebih untukku menulis kisah Shawn juga Shanaya.

Semoga selalu sehat, bahagia, banyak rezeki dan sukses selalu ya semuanya. Love u all ❤️❤️❤️❤️❤️

1
Rubi Yanti
cemana ni cerita ny klau tak silap di bab 6 atau 5 marisha ni tomboy di bab 8 ni marisha rambut panjang setau saya klau rambut ny panjang tqk tomboy ank yatimpiatu lagi tapi bisa kuliah di tempat elit lagi bingung saya yng baca
ZasNov: Terima kasih sudah mampir baca Kak 🥰
Marisha dijelaskan "sedikit" tomboy, dari cara berpakaiannya Kak. Ga semua cwe tomboy rambut pendek kak, apalagi Marisha sukanya diikat ekor kuda 😄
Marisha dapat beasiswa bisa kuliah disana kak, dijelaskan di bab 11 🙏
Terima kasih banyak atas kritiknya Kak 🥰🙏
total 1 replies
Nana Niez
Luar biasa
ZasNov: 😍😍😍😍😍
Terima kasih banyak ya Kakak 🥰
Sehat, bahagia, banyak rezeki & sukses selalu ya 🌟🌟🌟🌟🌟
total 1 replies
Atik Marwati
👍👍👍👍
ZasNov: Terima kasih banyak ya Kakak, udah baca novel2 karya aku 🥰
Seneng banget aku Kak..🤗
Love u full Kakak.. 🥰🥰🥰🥰
Sehat, bahagia, banyak rezeki & sukses selalu ya 🌷🍁🌷🍁🌷🍁🌷🍁🌷🍁🌷
total 1 replies
Atik Marwati
senangnya semua akhirnya bahagia...
ZasNov: Sesuai harapan ya Kak 🥰🥰🥰🥰🥰
Terima kasih banyak ya Kakak 🥰
Sehat, bahagia, banyak rezeki & sukses selalu ya 🌷🍁🌷🍁🌷🍁🌷🍁🌷🍁🌷
total 1 replies
Atik Marwati
😀biar setengah memaksa akhirnya Drake punya pacar juga 🤭🤭
ZasNov: Iya Kak, akhirnya ya.. 😆
Terima kasih banyak ya Kakak 🥰
Sehat, bahagia, banyak rezeki & sukses selalu ya 🌷🍁🌷🍁🌷🍁🌷🍁🌷🍁🌷
total 1 replies
Atik Marwati
saatnya Drake bahagia
ZasNov: Iya betul Kakak.. ☺
Terima kasih banyak ya Kakak 🥰
Sehat, bahagia, banyak rezeki & sukses selalu ya 🌷🍁🌷🍁🌷🍁🌷🍁🌷🍁🌷
total 1 replies
Atik Marwati
walahhh....
ZasNov: 😣😣😣
Terima kasih banyak ya Kakak 🥰
Sehat, bahagia, banyak rezeki & sukses selalu ya 🌷🍁🌷🍁🌷🍁🌷🍁🌷🍁🌷
total 1 replies
Atik Marwati
🤭 padahal belum aman... tar ketahuan bisa berantem
ZasNov: Iya bener Kak.. 😄
Terima kasih banyak ya Kakak 🥰
Sehat, bahagia, banyak rezeki & sukses selalu ya 🌷🍁🌷🍁🌷🍁🌷🍁🌷🍁🌷
total 1 replies
Atik Marwati
aduh ....
ZasNov: Drake nyesek Kak..😣
Terima kasih banyak ya Kakak 🥰
Sehat, bahagia, banyak rezeki & sukses selalu ya 🌷🍁🌷🍁🌷🍁🌷🍁🌷🍁🌷
total 1 replies
Atik Marwati
rupanya shwan junior mendukung Drake ketemu keiva😀😀😀😀
Atik Marwati
hamil ..
ZasNov: Iya Kak.. 😄
Terima kasih banyak ya Kakak 🥰
Sehat, bahagia, banyak rezeki & sukses selalu ya 🌷🍁🌷🍁🌷🍁🌷🍁🌷🍁🌷
total 1 replies
Atik Marwati
semangat keiva aq mendukung mu...
ZasNov: Siap Kakak.. 🤗 #katakeiva
Terima kasih banyak ya Kakak 🥰
Sehat, bahagia, banyak rezeki & sukses selalu ya 🌷🍁🌷🍁🌷🍁🌷🍁🌷🍁🌷
total 1 replies
Atik Marwati
aduh piye nek Kabeh menghindar kapan Rep ketemu...
ZasNov: Iya Kak.. Keiva masih ga yakin sama perasaannya, Drake juga terlanjur kecewa makanya menghindar terus 😣
Terima kasih banyak ya Kakak 🥰
Sehat, bahagia, banyak rezeki & sukses selalu ya 🌷🍁🌷🍁🌷🍁🌷🍁🌷🍁🌷
total 1 replies
Atik Marwati
tapi aq tidak.. aq hanya mencintaimu shanaya...

🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰 shwan
ZasNov: Kalimat yang diharapkan Shanaya 😄
Terima kasih banyak ya Kakak 🥰
Sehat, bahagia, banyak rezeki & sukses selalu ya 🌷🍁🌷🍁🌷🍁🌷🍁🌷🍁🌷
total 1 replies
Atik Marwati
setidaknya dekat dengan shancia seira dapat merasakan kasih sayang seorang ibu...
ZasNov: Iya betul Kak.. 🥺
Terima kasih banyak ya Kakak 🥰
Sehat, bahagia, banyak rezeki & sukses selalu ya 🌷🍁🌷🍁🌷🍁🌷🍁🌷🍁🌷
total 1 replies
Atik Marwati
oh.. keiva sadari segera perasaanmu biar tidak patah lagi...
ZasNov: Keiva perasaannya labil Kak..😣
Terima kasih banyak ya Kakak 🥰
Sehat, bahagia, banyak rezeki & sukses selalu ya 🌷🍁🌷🍁🌷🍁🌷🍁🌷🍁🌷
total 1 replies
Atik Marwati
kirain keiva.. bukan to
susul aja ke... biar tidak terjadi sesuatu yang tidak diinginkan..
ZasNov: Cwe lain yang justru bikin Keiva ngerasa kepo Kak.. 🤭😄
Terima kasih banyak ya Kakak 🥰
Sehat, bahagia, banyak rezeki & sukses selalu ya 🌷🍁🌷🍁🌷🍁🌷🍁🌷🍁🌷
total 1 replies
Atik Marwati
shwan dah jadi kang bucin😀😀😀😀
ZasNov: Iya bener Kak..🤭😄
Terima kasih banyak ya Kakak 🥰
Sehat, bahagia, banyak rezeki & sukses selalu ya 🌷🍁🌷🍁🌷🍁🌷🍁🌷🍁🌷
total 1 replies
Atik Marwati
pelan tapi pasti ingatan shanaya kembali...
ZasNov: Iya benar Kak.. 😄
Terima kasih banyak ya Kakak 🥰
Sehat, bahagia, banyak rezeki & sukses selalu ya 🌷🍁🌷🍁🌷🍁🌷🍁🌷🍁🌷
total 1 replies
Atik Marwati
ya.. karena Drake mencintai kamu keiva...
ZasNov: Iya Kak.. 😄👍
Terima kasih banyak ya Kakak 🥰
Sehat, bahagia, banyak rezeki & sukses selalu ya 🌷🍁🌷🍁🌷🍁🌷🍁🌷🍁🌷
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!