NovelToon NovelToon
Gairah Cinta Terlarang

Gairah Cinta Terlarang

Status: sedang berlangsung
Genre:Angst / Selingkuh / Cinta Terlarang
Popularitas:6k
Nilai: 5
Nama Author: Nopani Dwi Ari

"Sekali saja kita melangkah melewati batas ini, Arden... semuanya tidak akan pernah sama lagi."

Alyssa tidak pernah menyangka pernikahannya akan menyeretnya ke dalam pusaran dosa yang terlarang. Sebagai istri yang berbakti, ia selalu menekan keinginan pribadinya demi menjaga kehormatan keluarga besar suaminya.

Namun, benteng pertahanan itu runtuh saat Arden—adik iparnya—kembali dari luar negeri.

Arden bukan lagi remaja tanggung yang dulu ia kenal. Pria itu telah menjelma menjadi sosok dewasa yang penuh pesona, perhatian, dan diam-diam menawarkan kehangatan yang tak pernah Alyssa dapatkan dari suaminya sendiri.

Di sisi lain, Arden tersiksa. Semakin ia mencoba menjauh, semakin ia mendambakan Alyssa—wanita yang seharusnya haram untuk ia sentuh.

Kini, keduanya terjebak dalam tarik ulur perasaan yang menyiksa. Antara kesetiaan pada keluarga, atau menyerah pada godaan gairah yang candu.

Saat batas suci itu akhirnya dilanggar, siapkah mereka membayar harga yang teramat mahal?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nopani Dwi Ari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab.26 -Kejujuran Arden pada Maya

Alyssa sudah tiba di kediaman Tania. Kedatangannya disambut dengan senyuman hangat dan pelukan rindu dari sang Ibu.

"Kenapa repot-repot bawa banyak oleh-oleh gini, Sayang? Kamu pasti lelah habis bulan madu. Gimana, menyenangkan kan?" tanya Tania beruntun.

Alyssa hanya bisa mengulas senyum tipis. Dadanya terasa sesak. Ia tak tega membohongi ibunya—mengaku bahagia padahal Adrian justru meninggalkannya begitu saja di Bali demi wanita lain, dan malah Arden yang setia menemaninya.

"Menyenangkan kok, Bu," jawab Alyssa lirih, berusaha menyembunyikan getar suaranya. "Tapi makasih banyak ya, Bu. Padahal Ibu gak usah repot-repot ngasih tiket mahal gitu. Sayang uangnya, mending buat kebutuhan Ibu aja."

"Gak apa-apa, sesekali. Ibu cuma mau hubungan kalian makin harmonis," balas Tania tulus.

Alyssa tersenyum kecut mendengar kata 'harmonis'. Kenyataan pahitnya, hubungan mereka justru sudah hancur tak berbekas. jangankan mesra, Adrian bahkan tidak mengirimkan satu pun pesan padanya sejak dia tiba di Jakarta.

"Ya sudah, ayo masuk. Ibu udah masakin makanan kesukaan kamu," ajak Tania. Melihat raut melamun putrinya, insting seorang ibu sebenarnya menyadari ada ganjalan yang belum selesai di antara Alyssa dan suaminya.

Sementara itu di kediaman utama Narendra, detektif swasta suruhan Maya bergerak sangat cepat. Hanya dalam hitungan jam, laporan tebal sudah mendarat di meja kerja suaminya Bagas. Namun, isi map cokelat itu seketika membuat Maya lemas dengan wajah memucat.

Laporan tersebut membuktikan bahwa Adrian telah menikah lagi secara diam-diam dengan Hanum—bahkan pernikahan itu berlangsung tepat saat Alyssa sedang berada di Bali!

Dan yang jauh lebih mengejutkan... map itu juga berisi foto-foto keberadaan Arden yang menyusul dan mendampingi Alyssa selama di Bali. Ada beberapa foto kebersamaan mereka yang dinilai Maya sudah kelewatan untuk ukuran adik ipar dan kakak ipar.

"Gak mungkin... ini gak mungkin..." gumam Maya dengan tangan bergetar hebat.

"Lalu, di mana Arden sekarang?" tanya Maya, menatap tajam ke arah orang kepercayaannya.

"Tuan Arden langsung pergi menuju kediaman Raharja begitu keluar dari bandara, Nyonya," lapor Lucas profesional.

"Raharja?" gumam Maya terkejut. Pikiran Maya mendadak teringat pada Silvana, sahabat lamanya yang bermaksud menjodohkan putri mereka dengan Arden.

"Baik, terima kasih, Lucas. Bayaranmu akan langsung saya transfer," ujar Maya berusaha mengontrol emosinya yang siap meledak.

"Baik, Nyonya. Saya permisi."

Sepeninggal Lucas, ruangan hening seketika. Maya menatap nanar foto-foto pernikahan Adrian dan Hanum yang amat menampar harga dirinya, lalu beralih menatap foto-foto Arden dan Alyssa.

Kepalanya mendadak berdenyut hebat. Dua putra kandungnya kini terancam hancur karena masalah wanita yang sama.

Pukul sepuluh pagi, Arden tiba di kediaman utama Narendra. Langkah kakinya santai saat melangkah masuk, mendapati Maya sedang duduk di ruang tamu.

"Selamat pagi, Ma," sapa Arden renyah, lalu membungkuk hendak mencium pipi sang Ibu.

"Mama kangen gak? Pasti kangen dong, masa enggak," kekeh Arden, sama sekali belum menyadari raut wajah Maya yang sudah membiru menahan murka.

SRAK! BRAK!

Bukannya menyambut hangat, Maya justru menyapu kasar cangkir teh di atas meja hingga pecah berantakan di lantai. Bersamaan dengan itu, ia melempar setumpuk berkas dan foto-foto tebal tepat ke dada Arden!

Foto-foto kebersamaan Arden dan Alyssa di Bali berhamburan di lantai.

"Ma?!" Arden terperanjat, matanya membelalak kaget menatap Ibunya yang kini sudah berdiri dengan dada kembang-kempis, menatapnya penuh amarah dan kekecewaan mendalam.

"Jelaskan sama Mama... KENAPA KAMU BISA ADA DI BALI?!" bentak Maya hebat, suaranya menggelegar memenuhi ruang tamu yang mendadak mencekam. "Bukannya kamu bilang pergi liburan sama teman-temanmu, Arden?!"

Arden terpaku. Tangan dan kakinya mendadak kaku saat melihat foto-fotonya bersama Alyssa berceceran di bawah. Dari mana Ibunya bisa mendapatkan semua ini?!

"Ma, aku..."

"Kalian ada hubungan apa, Arden?!" potong Maya dengan napas berburu, matanya merah menahan air mata amarah. "Dia itu IPAR KAMU! Istri sah dari kakak kandungmu sendiri! Mau ditaruh di mana muka Mama kalau sampai orang luar tahu kamu main gila sama istri kakakmu sendiri, hah?!"

"Ma, dengerin aku dulu—"

"Kalau kamu ada rasa sama dia, CEPAT PUTUSKAN SEKARANG JUGA!" Maya menunjuk tepat di depan muka Arden dengan tangan yang bergetar hebat. "Perempuan di luar sana berceceran, Arden! Kenapa harus Alyssa?! Kenapa kamu harus merusak nama baik keluarga kita?!"

"Tapi Mas Adrian yang udah ngerusak semuanya duluan, Ma!" teriak Arden, emosinya ikut terpancing naik. "Mas Adrian yang selingkuh! Mas Adrian yang mengabaikan Kak Alyssa selama empat tahun ini! Terus apa aku salah kalau aku peduli sama Kak Alyssa?!"

"ARDEN!" Maya menampar meja kayu di dekatnya hingga berbunyi nyaring.

"Kalau kamu tahu kakakmu salah, HARUSNYA KAMU CEGAH! Bukan malah memanfaatkan kesempatan buat mendekati Alyssa! Kamu pikir perbuatan kamu ini benar, hah?!"

"Aku nggak peduli, Ma!" seru Arden tak kalah keras, matanya merah menatap Ibunya lurus-lurus. "Aku bakal merebut Kak Alyssa dari Mas Adrian! Aku yang bakal buat mereka bercerai!"

PLAK!

Suara tamparan nyaring bergema di ruang tamu. Kepala Arden terlempar ke samping.

Maya menatap putra bungsunya dengan napas tersengal-sengal, matanya menyalang murka.

"Jangan pernah mimpi kamu bisa melakukan itu!" bisik Maya dengan suara bergetar dan penuh penekanan yang mengerikan. "Sampai mati pun, Adrian dan Alyssa akan tetap bersama! Dan kamu..."

Maya menunjuk wajah Arden dengan tatapan tak terbantahkan.

"Mama bakal menikahkan kamu sama Nabella! Bulan depan kalian bertunangan, gak ada bantahan!"

"MA! ENGGAK! AKU GAK MAU!" racau Arden tak terima, mengepalkan tangannya kuat-kuat. Lalu, pergi meninggalkan ruang tengah.

Sepeninggal Arden yang melangkah pergi dengan langkah seribu dan kemarahan membumbung tinggi, Maya terduduk lemas di sofa.

Napasnya masih tersengal-sengal, dadanya terasa sesak luar biasa. Dengan tangan bergetar hebat, Maya mengambil kembali ponsel di atas meja lalu menekan nomor Lucas.

"Lucas..." panggil Maya dengan suara bergetar namun dingin.

"Iya, Nyonya?"

"Cari Adrian sekarang juga. Paksa dia pulang hari ini! Kalau dia masih membangkang atau beralasan sibuk..." Maya memejamkan mata erat-erat, mengepalkan tangannya kuat-kuat.

"...blokir semua kartu kredit dan akses rekening pribadinya!"

"Baik, Nyonya. Akan segera saya laksanakan."

Maya mematikan sambungan telepon secara sepihak. Ponsel di genggamannya diremas kuat-kuat hingga buku-buku jarinya memutih.

Rasa takut mendadak merayapi seluruh dinding hatinya. Pikiran Maya mendadak terlempar ke masa lalu—ke sebuah memori kelam yang sudah bertahun-tahun ia kubur dalam-dalam.

Apakah... kejadian dulu akan terulang kembali pada anak-anaknya?

"Enggak... jangan sampai," lirih Maya dengan mata berkaca-kaca, menggeleng pelan dalam ketakutan yang teramat sangat. "Jangan sampai sejarah kelam itu terulang lagi..."

Bersambung ...

1
jumirah slavina
jangan dengerin s' Maya itu., lakukan yang hati'mu mau biar tenang jiwa raga'mu...
jumirah slavina: Aku pengen jambak bibir s' Han Kak

🤭🤣
total 2 replies
jumirah slavina
makan tuh istri licik'mu., dasar Suami durjana.,
jumirah slavina
gak usah sok panik., itu hasil dari perkataan'mu., dasar playing victim
AriNovani: /Joyful//Joyful/
total 3 replies
jumirah slavina
sudah tau sama² selingkuh masih d'suruh sama²., aneh s' Mama
AriNovani: /Facepalm//Facepalm/
total 5 replies
jumirah slavina
SALAH.,
mana sih Suami'y.,
wwooii Suami Indah yang gak Indah.,
bawa pulang noh istri durjana'mu itu
jumirah slavina: 🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
total 6 replies
jumirah slavina
semoga s' Indah yang tak Indah ini ke gigit lidah'y sendiri 🤲🏻🤲🏻🤲🏻🤲🏻
jumirah slavina
enak aja., kuras harta'y.,
AriNovani: /Facepalm//Facepalm//Facepalm/
total 7 replies
jumirah slavina
lihat nih Ma Anak'mu., nih yang mau Kamu pertahankan rumah tangga'y.,
Virna Vaina Voona
biarin si Adrian sama Hanum aja.. biar si Alyssa bahagia sama arden
jumirah slavina
semua ini gegara Otor., Al.,

🏃🏼‍♀️🏃🏼‍♀️🏃🏼‍♀️🏃🏼‍♀️🤣🤣🤣🤣🤣
jumirah slavina: 🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
total 2 replies
jumirah slavina
wwooii Anton., ancam istri durjana lu.,

Intan : kali ini klo Kamu bikin ulah., mengganggu siapapun termasuk Alis., Aku akan mengembalikan Kamu sm Kakak'mu
AriNovani: samaa /Facepalm//Facepalm/
total 5 replies
jumirah slavina
ngapain jawab terserah., seret keluar sambil bilang

KAMU BOLEH BALIK KE SINI KLO SUDAH BAWA SURAT CERAI
jumirah slavina: 🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
total 6 replies
jumirah slavina
dana darurat gundul'mu kui., dasar playing victim
AriNovani: /Chuckle//Chuckle/🤣🤣
total 1 replies
jumirah slavina
sama pensil Alis wwooii
AriNovani: /Chuckle//Chuckle//Facepalm/
total 3 replies
jumirah slavina
s!alan... s!alan... kau yang s!alan bedeb4h
🌺🌺: /Facepalm//Facepalm/
total 3 replies
jumirah slavina
liburan seorang diri., auto menggembel dia., duit habis beli tas🤣🤣🤣
jumirah slavina: Papa gundul'nu kui.,

🤣🤣
total 2 replies
jumirah slavina
s' Indah yang gak Indah ini mesti d'wewelin cabe sekilo tiap hari
jumirah slavina: 🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
total 4 replies
jumirah slavina
ck... s' Mama... bisikin Aku.,. Ma... rahasia apa itu ??
AriNovani: /Facepalm//Facepalm/
total 3 replies
jumirah slavina
ya cerai lh., nikah sm sArden
jumirah slavina: 🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
total 2 replies
jumirah slavina
udah sah dia... udah sahhhh...
s' Han ini bebener ya...
astagaaaaaaaa...

Han : ko' nyalahin Aku Jum., ini semua gegara Otor lo., bukan Aku

🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
jumirah slavina: Terpaksa Menikahi Tuan Muda

karya Lasheira
total 6 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!