NovelToon NovelToon
Mafia Tampan Menyukaimu

Mafia Tampan Menyukaimu

Status: tamat
Genre:Mafia / Tamat
Popularitas:33.7k
Nilai: 5
Nama Author: Rais Laiseu

Orang Jahat adalah orang baik yang merasa sakit hati dan kecewa akan suatu hal yang membuatnya merasa tidak adil.

Perjuangan Axel dalam membalas dendam kepada Eric yang telah membunuh seluruh keluarganya.

Apa saja yang akan dilalui Axel ketika menjalankan misinya?!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rais Laiseu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ciuman Pertama

Ini adalah kesekian kalinya Jean bertemu secara tidak sengaja dengan Axel setelah kejadian jatuhnya puding mangga.

Kini Jean berada disalah satu Club Malam, dia bisa berada disini atas undangan teman-temannya untuk merayakan party ulang tahun sahabatnya yang bernama Diandra. Jean sangat tidak nyaman dengan situasi ini, mata keranjangan yang terus menatapnya ke arahnya seperti ingin menelanjangannya. Bagaimana tidak mengundang tatapan buas para pria itu, pakaian yang digunakan Jean kali ini sangat minim membuatnya terlihat sangat sexy. Ini semua berkat dandanan yang dilakukan oleh Mia temannya, katanya dandanan Jean terlalu kuno untuk seorang gadis yang ingin memasuki sebuah Club Malam.

Well, saat sampai dirumah Diandra saat itu Jean hanya mengunakam sweter tebal dengan celena jeans panjang. Tampilan yang terlalu alim untuk memasuki sebuah Club Malam, sontak Mia yang melihat penampilan Jean waktu itu langsung membulatkan matanya bahkan dia tersedak lalu menyemburkan minuman yang baru saja dia minum.

OMAYGATTT, JEANNNNN. Suara histeris Mia yang sudah mengema, tak tahan dengan sosok Jean.

Jean yang mendengar itu jadi merasa bingung, memangnya apa yang salah dengan dirinya. Jean memandang baju yang dia kenakan tapi menurutnya tidak ada yang aneh, baju yang Jean kenakan terlihat oke-oke saja.

Mia meminjat pelipisnya pelan, ditariknya tangan Jean lalu mencoba mendandaninya dengan meminjam beberapa pakaian Diandra. Mia memulai memasang-masangkan berbagai setelan baju minim itu membuat Jean bergidik.

"Kau tidak akan memaksaku menggunakan ini kan, Mi" tanya Jean dengan wajah memelas.

"Oh tentu saja Baby, lihatlah pakaianmu yang sangat kuno itu" jawab Mia dengan entengnya.

Akhirnya Mia menemukan pakaian yang cocok untuk Jean dan menyuruh Jean untuk segera mencobanya sekarang.

Jean hanya pasrah dan berjalan menuju kamar mandi untuk berganti pakaian sesuai keinginan temannya itu.

Kriet.

Pintu terbuka menampakan sosok Jean yang sudah berganti pakaian.

Jean melingkarkan tangannya di atas dada, Jean terus bergumam tentang baju yang sedang dia kenakan, baju berbelahan dada rendah membuat belahan dadanya sedikit terlihat. "Mi, apa kau yakin" tanya Jean sambil meringis.

"Kau terlihat sempurna Beb" kemudian jemari tangan Mia yang terampil mulai mengoleskan makeup kemuka Jean.

"Yosh, sudah selesai" ucap Mia bangga dengan hasil kerja kerasnya.

Jean terlihat lebih normal untuk ukuran orang yang akan pergi ke sebuah Club sekarang. Mereka bertiga langsung menuju Club Malam, begitu masuk di dalamnya terdengar musik yang begitu keras, Jean belum terbiasa dengan hal ini. Jean melangkahkan kakinya dengan gugup sesekali dia meneguk ludahnya ketika matanya melihat sepasang entah itu kekasih atau bukan tapi mereka sedang berciuman sekarang.

"Seseorang tolong aku" gumam Jean yang merasa tidak nyaman.

Selang berapa lama tenggorokannya menjadi kering, Jean mengambil satu gelas air berwarna putih menurutnya itu yang paling normal dibanding air yang warna-warni yang juga berjejer disana. Jean pikir itu adalah air putih biasa, dia langsung meminumnya dengan sekali tengak.

Dan sialnya, itu adalah Alkohol. Kepala Jean pusing, dipandangannya Mia menjadi ada dua. Jean kembali mengelengkan kepalanya sambil menepuk-nepuk pipinya untuk menggembalikan kesadarannya. Tubuh Jean limbung, Mia yang melihat itu pun menjadi khawatir.

Jean merasa mual dan bergegas menuju toilet seorang diri, berjalan dengan langkah sempoyongan menuju toilet. Matanya buram salah mengira toilet yang Jean masuki bukan toilet wanita melainkan toilet pria.

Saat hendak kembali ke tempat Mia, dirinya bertabrakan dengan sosok Axel. Jean mulai ngomong ngelantur.

"Hehehehe, Axel" ucapnya sambil tersenyum bodoh.

Axel mengeluarkan smirknya.

"Sial, kau sangat tampan" tangan Jean menyentuh jaket kulit yang dikenakan Axel.

"Kau mabuk" tanya Axel singkat.

"Tidak... tidak..." Jean mengelengkan kepalanya.

"Ini toilet pria" Axel masih bersabar menghadapi Jean.

Dahi Jean mengkerut "Huh, ini toilet wanita dasar maniak" Jean memukul-mukul dada bidang Axel.

Entah kenapa melihat dandanan Jean yang seperti ini membuat Axel sedikit terangsang, pipi Jean yang terus bersemu merah karena efek alkohol membuatnya terlihat manis dengan bibirnya yang terus merancau itu. Axel ingin sekali menciumnya.

Axel menggelengakan kepalanya, "Sadarlah Axel kau tidak boleh berhubungan dengan seorang wanita". Ucapnya pada dirinya agar tidak tertarik dengan sosok Jean. Akan tetapi Axel sudah tidak tahan sekarang, Jean memeluk dirinya membuat tubuhnya dan tubuh Jean bersentuhan. Dada jean menekan dadanya.

Axel mendorong Jean masuk kedalam salah satu bilik toilet kemudian mencium Jean dengan ganas.

"Eumm" Jean melenguh tapi tak menolak ciuman Axel.

Ciuman Axel semakin dalam, Jean mengalungkan tanganya ke leher Axel. Hingga Jean kembali akan kesadarannya ketika tangan Axel merambat meremas dadanya.

Jean mendorong dada Axel, membuat Axel terlempar beberapa cm di depannya. Axel mengacak rambutnya. "Apa yang barusan aku lakukan pada gadis ini" pikirnya bingung.

Axel kembali melihat Jean yang tampilannya kini sudah acak-acakan, jangan lupakan bibir Jean yang sudah membengkak karena ulahnya.

Jean merona, Axel mengaruk tengguknya canggung. mereka berdua hanya berdiam diri dengan pikiran masing-masing, akhirnya Jean berdehem berinisiatif memecah keheningan ini.

"Ekhem, aku harus kembali ketempat ku" seru Jean kepada Axel.

"Ah, mau ku antar" balas Axel kikuk.

"Tidak usah, sudah dekat dari sini" tolak Jean halus, dia tidak kuat jika terus berdekatan dengan Axel apalagi jika mengingat momen ciuman tadi.

"Eumm, nona ma.." Axel hendak meminta maaf karena telah mencium Jean barusan tapi Jean sudah memotong ucapnya, apa dia malu pikir Axel seperti itu.

"Tak apa, aku juga sedang mabuk. Dan ya kau bisa memanggilku Jean" ucap Jean dengan pipi merona dan bergegas merapikan rambutnya yang acak-acakan karena ulah Axel.

Axel kembali memegang bibirnya setelah Jean pergi "Manis" gumamnya mengingat aksi bar-barnya itu.

Sementara keadaan Jean sekarang sedang dicerca banyak pertanyaan oleh sahabatnya Mia, diperhatikannya tampilan Jean yang menurutnya sedikit berantakan dan whatt bibirnya bengkak. Mia menghampiri Jean.

"Je, kau tidak habis berciuman kan" tudingnya kepada Jean.

"Hah, apasi. Mana mungkin" Jean mengelak.

"Baguslah" ucap Mia merasa lega.

Sudah selamalam mereka berada di dalam Club Malam, Tak terasa kini sudah menunjukan pukul 04:00 pagi dan mereka bergegas untuk pulang karena paginya mereka masih harus pergi kuliah.

Jean melepas sepatunya dan langsung melemparkan badannya ke kasurnya yang empuk, hanya dalam hitungan detik Jean sudah terlelap masuk kedalam alam mimpi.

1
༄͜͡●⃝🐢sᷝqᷮuͤaͬd‮🆔™
😅😅😅😅 Calon masa depan,Pede sekali kamu Gio tap aq suka gayamu
༄͜͡●⃝🐢sᷝqᷮuͤaͬd‮🆔™
Mama emng paling mengarti,
༄͜͡●⃝🐢sᷝqᷮuͤaͬd‮🆔™: Kenapa pake menangis bell
total 2 replies
༄͜͡●⃝🐢sᷝqᷮuͤaͬd‮🆔™
Ini bukan salah Axel,tapi salahmu Jean,kamu selalu punya pemikiran sempit,nggk pernah meminta penjelasan
༄͜͡●⃝🐢sᷝqᷮuͤaͬd‮🆔™
Apa widia akan benr2 membantu Axel
༄͜͡●⃝🐢sᷝqᷮuͤaͬd‮🆔™
Kesetiaan yang sia2 Axel,
༄͜͡●⃝🐢sᷝqᷮuͤaͬd‮🆔™
Jangan terima Jean,kasihan Axel yg masih setia
༄͜͡●⃝🐢sᷝqᷮuͤaͬd‮🆔™
Inilah kesalah seseorang yang sering salah mengartikan kebaikan dan perhatian sprti Widia yg baper
༄͜͡●⃝🐢sᷝqᷮuͤaͬd‮🆔™
Kasihan Jean,,andai dia nggk berprasangka buruk saat melihat Axel mungkin gak akan terjadi kecelakaan itu
SHADOW
wahai para autor semangat💪💪💪🙏🙏 dan salam kenal😁
SHADOW: Okey bro...🙃🙃
total 2 replies
༄͜͡●⃝🐢sᷝqᷮuͤaͬd‮🆔™
Tenang Jean,, kalau udah jodoh meski beribu kali maw di pisahkan tetap akan bersama,pada akhirnya nanti
mình anh: betul sekali
total 1 replies
༄͜͡●⃝🐢sᷝqᷮuͤaͬd‮🆔™
Temu kangen, tpi gimna nasib Jean setelah sampai rumah nanti
༄͜͡●⃝🐢sᷝqᷮuͤaͬd‮🆔™
Sebenrya Axel itu bik,widya jangan buru2 santai saja dalam mendekati Axcel
Benzz ?
.
mình anh: sudah di revisi, thanks 👍
total 1 replies
Benzz ?
sedih bat guaa, axelllll 💔
mình anh: 🙊🙊🙊🙊🙊
total 1 replies
Benzz ?
.
mình anh: sudah di revisi, thanks 👍
total 1 replies
Your name
Aku mampir Thor, 5 ratenya juga. Semangat...
𓂸ᶦᶰᵈ᭄🇪​​​🇱​​​​❃ꨄ𝓪𝓢𝓲𝓪𝓱࿐
╔══════════
┎┈┈┈┈┈┈┈୨ ♡ ୧┈┈┈┈┈┈┈┒
Kk saya sudah membawa
like👍“30”
jgan lupa back📖 ya💪
like nya👍
Komentar💬
Dan jgan lupa tingalkan jejak👣

Di-Novel “Wanita Raja Hantu😍👌

Saya tunggu✨ kehadiran nya🖤
Skian trimakasih👋
̲┖┈┈┈┈┈┈┈୨ ♡ ୧┈┈┈┈┈┈┈┚.
𓂸ᶦᶰᵈ᭄🇪​​​🇱​​​​❃ꨄ𝓪𝓢𝓲𝓪𝓱࿐
Semangat kk author💪💪💪💪💪
𓂸ᶦᶰᵈ᭄🇪​​​🇱​​​​❃ꨄ𝓪𝓢𝓲𝓪𝓱࿐
Alex tu modus pngen sesuatu dari si cewek
𓂸ᶦᶰᵈ᭄🇪​​​🇱​​​​❃ꨄ𝓪𝓢𝓲𝓪𝓱࿐
Karna sih mafia ceroboh
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!