NovelToon NovelToon
Pemakan Manusia

Pemakan Manusia

Status: sedang berlangsung
Genre:Iblis / Misteri / Horor
Popularitas:58.7k
Nilai: 5
Nama Author: novita jungkook

"Jangan dekat rawa itu!"

semenjak banyak yang meninggal karena memasang jebakan ikan di malam hari, rawa kecil itu di jauhi oleh banyak orang karena sudah banyak yang meninggal dunia.

Apa yang sudah terjadi?
Siapa penghuni rawa kecil itu?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon novita jungkook, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 24. Bertemu Bagaskara

Nana seakan mau lompat dari tempat duduk dia setelah mendengar cerita dari Kiara tentang siapa iblis Rawa itu, bahkan rokok pisang ambon itu sudah tergeletak begitu saja di atas tanah karena dia tidak bisa menguasai diri atas rasa kaget yang telah Ia terima dari kabar yang dibawa oleh anak Pangeran ular.

Kiara sebenarnya tidak menyangka kalau orang tersebut adalah penghianat namun mau bagaimana lagi karena mata dia sudah menyaksikan secara langsung, bahkan seringnya itu juga sangat sama sehingga Kiara merasa percaya dan dia sangat yakin bahwa Panglima ular sengaja ingin memfitnah ratu ular yang telah melakukan pembunuhan itu di dalam rawa.

Pantas saja ketika mereka melihat luka yang ada di perut Lena maka mereka merasa sangat tidak asing dengan luka tersebut, Arya juga merasa tidak nyaman ketika memperhatikan luka itu karena dia teringat di masa lalu pelaku utama seperti itu adalah ratu ular ini sendiri dan kenapa luka yang sama bisa muncul kembali.

Bila iblis Rawa itu ternyata memang Bagaskara maka pantas saja bila saat ini luka tersebut bisa sama, pasti selama ini dia telah mengamati dan juga merencanakan semua pemberontakan tersebut akibat dirinya merasa tidak puas dan kemungkinan besar rasa cinta Bagaskara kepada Purnama merubah dirinya menjadi iblis pendendam.

Semua member saat ini sudah mengetahui bahwa Bagaskara pernah menaruh rasa cinta yang begitu membara kepada sang ratu, namun cinta mereka tidak bisa bersatu dengan tepat sehingga kemungkinan besar Bagaskara masih menyimpan perasaan tersebut walau saat ini dia telah bersama dengan jenderal perang yang memiliki kecantikan luar biasa tapi tentu saja tidak sebanding dengan ratu ular.

''Ya, bisa saja selama ini dia hanya berpura-pura mencintai Xiela.'' Nana sudah menebak ke arah sana.

''Ini aku baru mengatakan kepada dirimu tentang apa yang telah aku lihat saat ini. para member yang lain masih belum tahu karena keadaan cukup Genting juga!'' Kiara berkata serius.

''Astaga, kenapa bisa sih Dia sangat jahat seperti itu dan memutuskan untuk menjauhi?!'' keluh Nana yang tidak tahu juga harus bagaimana.

''Bagaskara sudah menampakkan diri di hadapan aku sehingga pasti nanti dia akan sedikit menjaga jarak.'' Kiara yakin bahwa Panglima ular tidak mungkin bersikap ramah lagi kepada dia.

Nana mengangguk pelan karena benar apa yang dikatakan oleh Kiara itu setelah Bagaskara berani menampakkan diri di hadapan Kiara secara langsung, entah apa sebenarnya yang diinginkan oleh panglima ular itu karena mereka juga belum tahu secara pasti sehingga dia begitu nekat untuk menjatuhkan Purnama sampai separah ini dan juga terkesan begitu kejam.

''Purnama jelas tidak akan percaya karena kau juga tidak membawa bukti kan.'' Nana menoleh kepada Kiara.

''Mana mungkin Mama akan percaya kalau Panglima ular itu menghianati dia, bahkan dari kabar yang aku dengar saat ini dia telah menuduh siluman ular Ungu.'' Kiara berkata dengan emosi tinggi.

''Saat ini sebenarnya para member yang ada di agensi sudah saling curiga satu sama lain, ada yang satu pemikiran namun ada juga yang berbeda.'' ujar kembang desa ini.

''Loh jadi saat ini kalian sudah tidak satu kubu lagi dalam agensi ini?!'' Kiara begitu kaget mendengar kabar yang telah Nana katakan.

''Hem, Maharani dan nilam ada di pihak yang sama dan aku tidak tahu siapa yang mereka curigai.'' ujar Nana yang kembali tenang.

''Lalu kau bersama siapa?'' Kiara melirik kembang desa yang sebenarnya kalau sudah emosi sering meledak-ledak ini.

''Tidak ada, Aku justru merasa curiga kalau mereka semua itu malah menuduh Aku adalah penghianat.'' ujar Nana sambil menghembuskan asap rokok itu kembali.

Kiara menarik nafas panjang karena dia juga bingung apakah memang para member sudah saling curiga satu sama lain lalu menuduh kembang desa ini, namun melihat Nana yang begitu santai maka dia menjadi terdiam karena tidak biasanya Nana bersikap demikian bila sudah merasa terpojok.

''Kau kalau memang mau merasa curiga sama aku Ya tidak masalah.'' Nana pasrah saja asal tuduhan itu.

''Hah untuk apa aku merasa curiga lagi dengan orang lain, sedangkan tadi saja aku sudah melihat secara langsung siapa pelaku utama itu!'' Kiara sangat yakin dengan apa yang telah dia lihat.

''Tapi Kalau menurut aku maka kau jangan langsung gegabah menyampaikan kepada Purnama.'' Nana mengeluarkan pendapat dia.

''Aku tahu Mama tidak akan percaya dan bahkan bisa saja nanti Panglima ular itu akan membalikkan keadaan kepada aku, Aku sedang berusaha mencari cara agar masalah ini segera terkupas tuntas.'' jawab Kiara serius.

''Arya saja bila kau ingin berbicara.'' saran Nana.

''Aku memang kepikiran untuk berbicara dengan ayah saja.'' angguk Kiara.

''Dia tidak sedekat Itu dengan Panglima ular jadi mungkin saja Arya akan percaya, tapi aku tidak tahu kalau dia sudah memiliki prasangka sendiri.'' ucap Nana.

''Entah lah, aku lihat dia sangat sibuk bersama dengan paman Nolan belakangan ini.'' sahut Kiara.

Kedua wanita cantik ini terdiam karena tenggelam dalam pikiran masing-masing dan tidak tahu harus bagaimana untuk mengambil langkah menyikapi masalah yang sudah terjadi, Kiara walau sudah mengetahui siapa pelaku itu namun dia merasa ragu untuk berbicara kepada ratu ular, sebab dia takut nanti malah akan terkena fitnah dari Bagaskara.

''Aku masuk rumah dulu ya.'' pamit Kiara karena dia ingin menenangkan pikiran.

''Astaga, aku tidak tau harus bagaimana juga ini.'' keluh Nana saat sudah sendirian.

Tadi masih bisa dia berlagak seolah begitu tenang walau tidak ada yang berpihak kepada dirinya dan tidak ada yang mengajak dia untuk berbicara, padahal sebenarnya Nana juga takut bila nanti semua member merasa curiga dengan dia dan menuduh dirinya adalah iblis yang telah melakukan tindakan kejam itu.

''Sialan!'' Nana yang kesal kembali melempar rokok itu pada sembarang arah.

''Aduh, kau kenapa sih?!'' Bagaskara berteriak karena dia lewat dan terkena lemparan rokok dari Nana.

''Bagaskara.'' Nana terdiam karena dia ingat Segala ucapan yang keluar dari mulut Kiara tadi.

''Hei kucing hitam, kau lagi kenapa kok malah marah-marah seperti itu?'' Bagaskara mendekat karena mereka adalah teman juga selama ini.

''Kau dari mana?'' Nana memancing karena dia ingin tahu lebih dalam.

''Keliling saja, ingin membantu Purnama mencari tahu tentang iblis Rawa itu tapi aku juga tidak tahu mau mulai dari mana.'' jawab Bagaskara.

Mata kucing hitam ini memperhatikan Bagaskara dari ujung kaki hingga ujung rambut karena dia ada sedikit rasa ragu namun hati dia sudah sepenuhnya mempercayai ucapan Kiara, yang membuat dirinya ragu adalah Kenapa Bagaskara bisa tega seperti ini kepada ratu ular.

Selamat sore, jangan lupa like dan komentar kalian semua buat cerita autor Novita Jungkook ya.

1
V3
jgn bangga dulu hai iblis berduri ,, Bagaskara itu sdh tahu kalau air rawa itu bau jigong mu 🤣🤣
Siti Sarifah
selamat sore author... akhirnya ada titik terang,,,makin keren 😍😍😍
Eli Rahma
lanjuut
Nana zweety
kalung apa yg di pakai andini... jangan jangan andini yang asli ketangkep dan yg di sekitar purnama andini palsu..ini iblisnya memiliki kemampuan berubah wujud seperti siapa itu dl member mbak purnama yg sdh musnah..
jeakawa loving❤️
wah keren sekali sekarang mh ya,iblisnya udah punya kemajuan yang mumpuni buat para member Purnama kepusingan 😃
ismi
jiahhhh benerkan andini palsu ,,yg asli masih didalam rawa
Betri Betmawati
hebat sekali tipu muslihat nya, kmna lagi Andini disembunyikan
Betri Betmawati
Melda itu kenapa coba ngk suka aja SMA orang
aneh betul dia
Betri Betmawati
ketua nya sembunyi dimna belum keluar?
naferia curiga SMA siapa ya🤔🤔
Yeyet Rohaeti
semangat thor bikin cerita baru nya,aku selalu menunggu karya ² baru mu.
Betri Betmawati
bikin penasaran aja ketuanya siapa?
Nana jg kok bisa masuk lumpur bukan nya td menghajar melda🤔🤔
Yeyet Rohaeti
kasian Nana kecebur di rawa.
putri wahyu
ketipu lg🥺 iblisnya bener2 licik😒
Yeyet Rohaeti
penasaran sekali aku ini, siapa sih iblis nya, pinter kali bikin gaduh agensi nya mba pur 😄😄
Apriyanti
kata nya Melda memang sekutu nya iblis berduri,,terimakasih Thor Uda bikin cerita baru lg,semoga tambah suksest trus karya² kak author 🙏🙏🥰
Apriyanti
siang jg thor,,apa munkin yg Kiara lihat pun Bagaskara yg palsu biar Kiara membenci si panglima tersebut
neni nuraeni
hadeeh si Melda jgn" kamu nyugih lgi abisnya sombongnya minta ampun,,, 👌 Mak siap tak baca yg ngono😁
istrinya_kimseokjin
aisss melda dri awal aku dh curiga ma kmu, emng kmu lh y yg mmbwa iblis itu
putri wahyu
ok siaap meluncuurr...
Eli Rahma
wis lah pasti melda ada sangkut pautnya dgn iblis rawa...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!