NovelToon NovelToon
Buat Apa Aku Kau Pilih Tapi Akhirnya Aku Kau Bully

Buat Apa Aku Kau Pilih Tapi Akhirnya Aku Kau Bully

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Murni / Dikelilingi wanita cantik / Nikahmuda
Popularitas:555
Nilai: 5
Nama Author: Daesy.Rf

Burhan menikahi Tania karena perjodohan, Tapi ini adalah awal neraka untuk Tania, menikahi Burhan yang tak pernah mencintai dirinya, har-hari Tania dilalui dengan hinaan, cacian dan perselingkuhan Burhan.

Bagaimana perjuangan Tania untuk kembali bangkit, ikuti kelanjutan ceritanya di novelku ya. Berjudul "Buat Apa Aku Kau Pilih Tapi Akhirnya Aku Kau Bully di Novel Toon.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Daesy.Rf, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 7 SATU MINGGU PENDEKATAN

Sejak Mamanya jatuh pingsan dan diselamatkan oleh Tania, karena pagi itu Burhan sempat bertengkar dengan Mamanya, ketika itu pula penyesalan dihatinya ada. Dan dia sudah berjanji tidak akan melawan dan menjawab perkataan Mamanya lagi.

Selepas Magrib Tania pulang kerumah setelah merawat Buk Seno. Tania diantarkan oleh Burhan dengan mobilnya, Tania yang semula ingin pulang dengan ojek dilarang oleh Buk Seno.

"Kenapa ngak mau aku jemput dan antar selama Mama meminta kamu untuk merawatnya?" Burhan menyodorkan pertanyaan kepada Tania diatas mobil.

"Aaaaa anu Pak.. Mas sa.. aaa. ya segan saja, merepotkan Mas Burhan"

"Kalau aku katakan tidak merepotkan bagaimana"

"Ya.... syukur lah"

"Cuma itu"

"Sa.... sa ya takut sama Mas"

"Takut kenapa kamu sama saya, memangnya saya seperti hantu mata saya bolong gitu"

"Nggak Mas... Tapi kurang senyum jadi kelihatan sangar" Burhan nampak menahan senyuman mendengar ucapan polos Tania.

"Ooo gitu, jadi saya harus senyum jika jumpa kamu terus biar ngak kelihatan sangar gitu"

"Hmmm.... kalau bisa pada semua orang Mas jangan pada Tania aja"

Burhan hanya terdiam focus mengendarai mobilnya, tak perduli omongan Tania mau bilang apa. kemacetan malam itu membuat dia tidak focus pada pembicaraan mereka lagi. Melihat Burhan serious menghadapi macet, Tania tidak berani melanjutkan perkataannya. Sesampainya di depan rumah Tania, nampak rumah pondok itu tertutup, mungkin ibunya di dalam sudah tidur.

"Ini rumah kamu Tan" Burhan melihat rumah Tania yng hanya pondok kayu rendah.

"Iya Mas ini rumah Tania" Burhan tercengang melihat rumah itu, ada rasa kasihan melihat keadaan Tania. Burhan yang sudah mematikan mobil turun dari mobilnya Tania juga ikut turun.

"Kanapa Mas turun juga, Tania kan sudah sampai"

"Ketemu dengan ibumu"

"Ketemu ibu??? "

"Iya...kenapa? masa sudah malam ini aku mengantar kamu lalu aku pergi saja, apa kata ibu kamu nanti" Tania sempat terkesima mendengar ucapan Burhan, ternyata dia laki-laki yang bertanggung jawab.

"Tapi Mas, ngak Apa-apa ibu akan mengerti kok"

"Iya tapi aku ingin berjumpa dengan ibumu" Tania akhirnya membawa Burhan ke rumahnya, dan mengetuk pintu pondok tersebut.

"Assalamu'alaikum ibu... ibu" Tania memanggil ibunya beberapa kali, setelah itu terdengar sahutan dari dalam.

"Waalaikum salam" Ibu karti membuka pintu rumahnya.

"Sudah pulang kamu Nak ? Oh ada tamu, maaf ibu ngak lihat"

"Kenalkan buk ini Mas Burhan Bos Tania" Tania memperkenalkan Burhan kepada ibunya. Burhan pun menyalami Bu Karti dengan sopan.

"Silakan masuk Nak" Burhan membuka sepatunya dan masuk ke rumah yang kecil itu,di sana hanya ada kursi kayu dan meja kayu.

"Maaf Nak ini lah rumah ibu" terimakasih sudah singgah di gubuk kami ini.

"Iya ibuk ngak Apa-apa saya cuma sebentar ingin menyampaikan sesuatu, Maaf ibu, Tania pulang agak malam, karena selama satu minggu ke depan saya mohon izin,Tania untuk menolong Mama saya yang baru keluar rumah sakit, jadi mungkin Tania agak malaman pulangnya selama seminggu ini.

" Oh gitu, ngak Apa-apa kalau Tania menolong Mama Nak Burhan toh Bosnya juga"

"Makasih Buk, Alhamdulillah ibu mengizinkan Tania.

" Iya Nak, Mudah-mudahan dengan Tania disana bisa memberikan semangat mempercepat kesembuhan Mama Nak Burhan"

"Aamin terima kasih ibu, atas doanya, kalau begitu sayapun sudah lega tidak kwatir lagi, saya mohon pamit dulu ibu sudah larut, maaf sudah menganggu istirahat ibu"

"Ah tidak Apa-apa Nak, tidak menganggu kok" Burhan kembali menyalami ibuk Karti dan memberi kode anggukan kepada Tania sebagai tanda permisi.

"Saya pamit dulu Buk, Assalamu'alaikum"

"Waalaikum Salam" Burhan meninggalkan rumah Tania dan kembali segera ke rumah nya kali ini dia tidak ke cafe langganan nya untuk duduk dengan teman-temanya, karena Mamanya sendiri dirumah bersama Bik Marni yang sudah tua.

Esok paginya sekitar pukul Delapan Tania dijemput oleh Burhan, nampak Buk Karti menunggu diluar rumah bersama Tania, ketika mobil Burhan masuk pekarangan rumahnya Tania segera mendekati mobil itu. Burhan pun turun menyalami Buk Karti. "Ibu saya bawa Tania dulu"

"Silakan Nak Burhan hati-hati dijalan ya Nak" Burhan memasuki mobilnya kembali diikuti oleh Tania. Dan melajukan mobilnya membawa Tania menuju rumahnya, Tania sangat respek kepada Burhan yang ternyata sangat santun dan sopan, Tiba-tiba ada sedikit getaran dihati perempuan muda itu mulai mengagumi Burhan.

Setelah mobil Burhan menghilang di gang, Buk Karti yang masih diluar, bertemu dengan Ibu Santi yang balik dari warung. "Siapa yang bersama Tania tadi Karti?" Ibu Santi bertanya dengan rasa penasaran karena dari tadi dia memperhatikan ada mobil mewah memasuki rumah Buk Karti.

"Bos Tania dan Santi juga Mira" Buk Karti menjelaskan mobil yang baru saja pergi dari rumahnya kepada Buk Mira ibu dari Santi. Buk Mira sedikit kaget mendengar perkataan Buk Karti.

"Apa...., jadi tadi itu Burhan anak bos nya Santi dan Tania yang gagah itu, Santi sering cerita kepada Aku Karti tentang Bosnya itu yang masih bujangan"

"Iya hari ini sampai seminggu ke depan Tania bekerja dirumah Bos nya itu untuk merawat Mama dari Nak Burhan."

"Lho hebat kalau begitu anakmu baru kerja saja sudah dibawa oleh Bos ke rumahnya, diantar jemput pakai mobil mewah langsung sama anak Bosnya, sedangkan Santi yang sudah tahunan kerja ngak pernah diantar tuh, paling diantar sama teman satu kerjanya direstoran" Ibu Mira sedikit menyindir Buk Karti.

"Soalnya Tania yang menolong Mama Nak Burhan pas kena serangan jantung malam itu, Tania membopong Mama Nak Burhan kerumah sakit, sejak dirawat Tania yang menjaga Mamanya atas permintaan Nak Burhan, sampai sekarang Mamanya sudah pulang, jadi Nak Burhan minta Mamanya dijaga kembali oleh Tania selama satu minggu pemulihan ini sampai sehat"

"Ooh gitu ceritanya, Santi ngak cerita tentang masalah itu, kalau begitu beruntung ya Tania anakmu Karti" Buk Karti hanya tersenyum mendengar ucapan Buk Mira yang dia sudah tahu bagaimana sifatnya.

Sementara Tania yang sudah sampai di rumah Buk Seno langsung memandikan Buk Seno dengan air suam kuku, setelah itu Tania memberikan bubur kepada Buk Seno yang sudah di masaknya dirumah dan masih panas. setelah istirahat sejenak Tania memberikan Buk Seno obat, sekitar pukul Sepuluh Tania mengajak Buk Seno untuk berjemur matahari pagi agar kelihatan segar. Setelah dirasa cukup Buk Seno diajak ke dalam untuk istirahat.

Burhan yang selalu melihat kejadian itu selalu mengamati Tania memperlakukan ibunya dengan telaten. Ada rasa kagum pada anak buah ibunya satu ini, walau masih muda tapi sangat cekatan merawat Mamanya. Demikianlah hari ke hari, selama seminggu, Tania dijemput pagi-pagi sekali oleh Burhan tanpa sopir mereka, sesampainya dirumah Buk Seno dimandikan diberi makan dan obat Serta dijemur, malamnya Tania kembali diantar oleh Burhan untuk pulang, dan tak terasa Buk Seno pun mulai pulih total.

Seminggu dirumah besar itu dijemput dan diantar telah menumbuhkan perasaan istimewa dihati Tania kepada Burhan begitu juga sebaliknya Burhan mulai suka kepada Tania, tapi semua di kontrolnya karena posisi dan derajat Tania yang tak mungkin sepadan dengannya. Sementara Buk Seno pun merasa sayang kepada Tania yang ringan kaki dan tangan selalu memperlakukannya dengan kasih sayang, merawat dirinya penuh kasih seperti ibunya sendiri. Sehingga muncul keinginan hati Buk Seno untuk menjodohkan Burhan dengan Tania.

1
Delsi Irma
Hai singgah di ceritaku ya... 😍 jangan lupa komen dan like nya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!