Namaku adalah Rida,usiaku 21 tahun.
hidupku selalu penuh dengan cerita yang tak terbaca, penuh kejutan dan misteri yang harus aku jalani.
hingga aku harus tersesat di sebuah dimensi lain dan bertemu dengan beberapa orang asing di sana.
namun yang membuatku merasa debaran aneh adalah sang kaisar yang selalu membuatku menjadi seorang yang acuh karena sikapnya.
mohon bijaksana dalam membaca, karena ini hanyalah cerita fiksi belaka.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon shafrilla, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
7. ITU BUKAN DIA
saat sore menjelang pulang kerja, aku tak sengaja bertemu seseorang yang sangat mirip dengan mas Roni.
deg
deg
entah lah apa yang terjadi.
saat itu refrex aku langsung mengikuti pria itu, tanpa berpamitan dengan mbk nana atau Lala. namun yang terjadi malah aku berputar ke cofee shop sebelah tempat kerjaku. karena mengikuti pria itu.
" mas Roni.." gumanku yang terdengar oleh si pria.
" ya mbk, ada perlu apa." tanyanya padaku
" maaf mas, maaf..." jawab Lala yang tiba tiba datang d belakangku.
ku tatap terus wajah itu, wajah yang begitu mirip dengan mas Roni, hanya kulitnya saja yang berbeda. lelaki ini kulitnya lebih terawat dari mas Roni, namun rambutnya agak panjang. sedangkan mas Roni kulitnya sawo matang, memang karena mas Roni adalah polisi d bidang kriminal dan penyamaran. jadi dia tidak terlalu mementingkan penampilan. tapi, walaupun begitu. aku tetap sangat mencintai almarhum calon suamiku.
" Rida, kenapa kamu di sini.mbk Nana cariin kamu dari tadi." seru Lala sambil merikkuke rumah makan.
" kamu lagi ngapain sih rid, tiba- tiba ilang dan malah ad di cofee shop sama mas Malik."
seru Lala sambil melipat tangan d dada.
" Malik." gumanku yang singkat olah Lala
" y mas Malik, adiknya pak Yusuf."seru Lala
deg
deg
" kau tau gak la, ternyata memang benar. klu tuhan itu menciptakan umatnya kembar 7 d dunia ini." kataku dengan berlinang air mata.
spontan itu membuat Lala kaget, karena aku tiba - tiba mataku berkaca- kaca.
" kenapa Rida la?" tanya MBK Nana
" gak tau mbk." sambil kebingungan menatapku yang meneteskan air mata.
" Napa rid, apa Lala nyembunyiin permen kamu ya." ucap mbk Lala yang mencoba menghiburku.
aku hanya menggelengkan kepalaku seraya menatap mereka berdua.
kemudian aku menceritakan pada mereka mengenai mas Roni, dan kemiripan yang ad pada mas Malik adik pak Yusuf.
hari berganti hari, ternyata kedatangan adik pak Yusuf ad hubungannya dengan pembukaan cofee shop yang ad di dekat tempatku berkerja.
" mas, aku mau tanya." guman Malik pada Yusuf.
" tanya ap Lik." jawab Yusuf
" oy mas, pegawai kamu yang aga gempal dan tukang pukul itu gadis perayu ya.?tanya Malik
" siapa?, Rida maksudmu." jawab Yusuf
" yang biasa sama Nana dan Lala itu." jawab Malik
" enggak tuh, setahuku sih Rida cewek baik- baik Lik." jawab Yusuf
" kok liat cowok kaya cewek bergairah gitu mas." jawab Malik sambil melihat notivikasi d hpnya.
" setau mas sih, Rida cewek yang jarang suka d sentuh cowok.apalagi klu ad orang yang kurang ajar padanya." jawab Yusuf menggantung kata- katanya.
" memang,kalau ad cowok yang kurang ajar padanya kenapa mas?" tanya Malik
" yaaaa..bakal jadi perkedel." jawab Yusuf sambil tersenyum membayangkan beberapa kejadian di rumah makannya.
" apa iya mas?.kok klu d pengelihatanku karyawanmu yang satu itu seperti cewek g bener mas." kata Malik sambil berdiri mengambil air minumnya.
" kamu liat dia dari sudut pandang yang mana sih Lik, Rida tu cewek yang berbeda dari semua karyawan mas." jawab Yusuf berdiri mendekati adiknya.
" emang mas suka sama cewek seperti dia.?" tanya Malik sambil menepuk pundak Yusuf.
" Lik..Lik. Rida tu tidak suka sama cowok beristri, dan lagian kalau aku macam- macam sama dia...bisa d banting aku. hahahaha." jawab Yusuf sambil tertawa terbahak-bahak.
biar ceritanya bedah dr yg sudah"
kosa katanya kayak terjemahan bahasa Inggris