NovelToon NovelToon
Obsesi Cinta Nona Muda

Obsesi Cinta Nona Muda

Status: tamat
Genre:Obsesi / Angst / One Night Stand / Penyesalan Suami / Cinta setelah menikah / Romansa / Tamat
Popularitas:404.9k
Nilai: 4.9
Nama Author: Miss Yune

Bianca Davis hanya mencintai Liam dalam hidupnya. Apa pun yang dia inginkan pasti akan Bianca dapatkan. Termasuk Liam yang sebenarnya tidak mencintai dirinya. Namun, bagaimana bila Liam memperlakukan Bianca dengan buruk selama pernikahan mereka? Haruskah Bianca tetap bertahan atau memilih menyerah?

Ikuti kelanjutan kisah Bianca dan Liam dalam novel ini! ❤️

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Miss Yune, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 07

Liam menatap tidak suka pada Bianca, wanita itu sudah berani mengancam Liam dengan membawa nama ibunya. Memejamkan mata memikirkan akibat yang akan ditimbulkan bila dia meninggalkan Bianca seorang diri, akhirnya Liam angkat bicara.

"Aku akan mengantar Bianca dulu, kamu bisa terlebih dahulu datang ke restoran yang sudah kureservasi, Ivanka," ujar Liam.

"Tapi, Liam! Aku sudah menantikannya sejak lama. Dia mengganggu semua hal yang sudah kita rencanakan!" balas Ivanka dengan wajah dibuat menggemaskan.

"Kuingatkan kembali, kita memiliki janji makan siang bersama dengan kedua orang tua kita. Jadi, jangan harap kamu dapat makan siang bersama," tukas Bianca.

"Ah.... Kenapa kamu tidak mengatakannya padaku Liam?" Ivanka kesal dengan Bianca yang terus menginterupsi percakapannya dengan Liam.

Bianca memutar bola matanya, dia sudah menyangka bila Ivanka akan bertingkah seperti itu. Dari dulu mereka berdua saingan dalam hal apa pun. Tentu saja, Bianca selalu menang dari Ivanka. Kecuali, mendapatkan hati Liam. Keduanya belum mengetahui siapa pemenang hati Liam.

Walau Ivanka sangat dekat dengan Liam. Akan tetapi, pria itu tidak pernah mengakui hubungan dekat mereka. Dia tidak menyukai hubungan rumit dengan seorang wanita. Oleh karena itu, Liam sangat tidak menyetujui pernikahan ini.

"Atau kita bisa melakukannya lain waktu. Aku tidak ingin Mama kecewa lagi karena meninggalkan Bianca seorang diri," ujar Liam.

Bianca tersenyum penuh kemenangan, dalam pikirannya perempuan itu berhasil untuk mendapatkan perhatian Liam. Wajah Ivanka memerah, niatnya untuk mempermalukan Bianca gagal karena ancaman kecil saingannya itu. Namun, perempuan itu seperti tidak kehabisan akal.

"Baiklah kalau begitu, aku akan mencoba menjadi wanitamu yang penurut Liam. Ingat, kamu tidak boleh terlalu dekat dengan Bianca!" bisik Ivanka.

"Jangan terlalu melambung tinggi Ivanka. Kita tidak memiliki hubungan apa pun. Aku mengizinkanmu mendekatiku hanya karena Laura meminta agar aku memperlakukanmu dengan baik!" balas Liam.

Ya! Pada kenyataannya Laura —adik Liam— adalah alasan mengapa Liam memperlakukan Ivanka lebih baik dibandingkan Bianca. Perempuan itu adalah sahabat baik dari Laura. Entah dia mengatakan apa pada Laura, Bianca tidak pernah mendapatkan penerimaan positif dari Laura.

Pernikahan mereka pun sangat ditentang oleh Laura. Akan tetapi, dia tidak bisa mengatakan apa pun karena ada bayi yang berada dalam kandungan Bianca.

"Baiklah, Liam. Kalau begitu nanti kita harus jadwalkan kembali pertemuan kita," ujar Ivanka dengan wajah cerianya.

Bianca hanya diam mengamati interaksi kedua orang yang mengabaikannya. Dia tidak ingin ambil pusing dengan Ivanka, Bianca mengetahui dengan jelas bila Liam tidak menunjukkan ketertarikan dengannya.

"Ayo, kita ke butik!" ucap Liam pada akhirnya.

Wanita hamil itu tersenyum, kemudian hendak meraih lengan Liam. Akan tetapi, pria itu menghindar, "Jaga batasanmu, Bianca! Aku tidak suka kamu terlalu dekat denganku!" tolak Liam.

Sudah terlalu sering menghadapi penolakan Liam, Bianca hanya tertunduk. Apa salahnya dia menggamit tangan calon suaminya sendiri? Apa Liam akan terus bersikap dingin seperti ini?

***

Fitting baju pengantin berjalan dengan lancar, kini mereka makan siang bersama. Dalam kesempatan itu, hanya ada Sonia yang mendampingi Bianca. James telah kembali disibukkan dengan urusan pekerjaan.

Pria itu kembali bekerja dan mengambil alih kursi pimpinan perusahaan. Dia masih terus mencari Silvia yang hilang tanpa kabar. Meskipun memiliki banyak uang dan koneksi, herannya James tidak mampu mencari jejak Silvia.

"Aku tidak setuju dengan pernikahan ini! Kak Liam tidak boleh dengan wanita licik itu!" ucap seorang wanita cantik datang dengan penuh kekesalan di wajahnya.

Laura tentu sudah mengetahui pernikahan Liam dan Bianca sejak awal. Namun, dia baru dapat hadir karena memang menempuh pendidikan di luar negeri. Saat mengetahui kalau Bianca adalah calon kakak iparnya, perempuan itu sangat marah. Dia menginginkan Ivanka yang menikah dengan Liam. Menurutnya, Ivanka adalah sosok yang paling tepat mendampingi Liam.

"Laura! Hentikan ucapanmu. Bila kamu ingin bergabung makan siang bersama, kamu harus memperhatikan etikamu!"

"Tapi, itu benar bukan? Dia hanyalah wanita licik yang memanfaatkan kehadiran bayi dalam kandungannya. Menuntut tanggung jawab yang sebenarnya bisa dia tanggung sendiri! Itu semua pasti jebakan dari Bianca!" ucap Laura.

Seseorang pastinya telah mempengaruhi Laura hingga dia dapat mengatakan kalau Liam dijebak. Dalam pikiran Bianca, semua itu tertuju pada Ivanka. Padahal, hal yang terjadi padanya adalah rencana dari Ivanka.

"Aku sama sekali tidak menjebak Liam. Dia sudah terpengaruh dengan obat itu ketika kami bertemu. Tadinya, aku ingin menolong Liam dengan menghubungi dokter, tetapi efek obatnya sangat kuat. Jadi, kami melakukannya," balas Bianca secara blak-blakan.

Semua yang ada di meja makan terperangah dengan ucapan Bianca. Mereka tentu belum mengetahui cerita dari sudut pandang Bianca. Sedari awal, Liam menegaskan kalau dia dijebak oleh wanita cantik yang selalu dia tolak itu.

"Kalau kalian tidak percaya, bisa kalian tanya pada karyawan hotel. Saat itu, Liam keluar dari kamar mandi. Aku kebetulan ada sebuah acara yang mengharuskan datang ke club yang sama dengan Liam. Jadi, itu semua terjadi begitu saja!" lanjut Bianca.

"Tapi, aku yakin kakakku bukanlah pria pertama untukmu, kan? Jadi, belum dapat dipastikan bila anak dalam kandunganmu adalah keponakanku!" sanggah Laura masih tidak ingin kalah beragumen dengan Bianca yang tidak dia sukai.

"Untuk jawaban itu, tanya saja pada Liam! Om dan Tante, aku rasa makan siang hari ini cukup sampai di sini. Aku tidak ingin mengganggu acara keluarga kalian," ucap Bianca sambil melirik Laura yang masih berdiri terpaku mendengar ucapan Bianca.

"Ya, aku rasa kami harus pergi. Satu hal yang harus kalian ingat! Tolong perlakukan Bianca dengan baik setelah menjadi menantu kalian, aku selalu memperlakukannya layaknya seorang putri. Jadi, kuharap tidak ada lagi pernyataan yang buruk keluar dari anggota keluarga kalian!" ucap Sonia dengan tegas.

Pamela mengangguk, "Maafkan perilaku dan perkataan Laura, Sonia. Aku berani menjamin kalau Bianca akan diperlakukan dengan baik di keluarga kami. Maaf karena dia tidak bisa mengontrol emosinya," balas Pamela.

Bianca tidak berpamitan pada Liam, dia merasa sudah lelah seharian harus menghadapi Ivanka. Kini, Laura datang untuk merusak makan siangnya. Suasana hatinya terlanjur buruk, hingga dia memutuskan untuk pergi saja dari Kediaman Smith.

"Kak, kamu bukan yang pertama bagi Bianca, kan? Kelakuan perempuan itu pasti sama dengan ucapan Ivanka. Dia memiliki pergaulan yang bebas dan tidak sebanding dengan Ivanka," tanya Laura pada Liam yang masih menatap datar kepergian Bianca.

"Laura! Kamu tidak boleh mengatakan hal sembarangan! Biar bagaimana pun, dia adalah calon kakak iparmu!" tegur William.

"Aku hanya ingin kebenarannya, siapa tahu bayi dalam kandungan Bianca adalah milik orang lain!" ujar Laura.

"Tidak! Aku memang pria pertama yang menyentuhnya! Jadi, hentikan ucapanmu itu, Laura. Aku sudah cukup pusing dengan pernikahan ini," tukas Liam membuat bola mata Laura melebar tidak percaya dengan ucapan Liam.

"Apakah ucapan Ivanka selama ini salah?" gumam Laura.

***

Bersambung...

Terima kasih telah membaca.❣️

1
ayu cantik
suka
Syamsiar Samude
program hamilx berhasil semoga segera hadir Liam junior, ternyata ayah Jessy lbh gila ambisix dr siapapun mau enak anakx yg dibikin tumbal dasar sinting malah lbh hancur
Syamsiar Samude
tdk di dunia novel dunia nyata pun fakta resiko laki2 yg sdh tampan kaya & pux sglax psti byk perempuan yg menghilangkan rasa malu dan harga dirix hax utk nafsu sesaat dan ambisi
Syamsiar Samude
tetap semangat utk author sehat sukses selalu dgn karya2nya 🤲🤗
Syamsiar Samude
James tdk sadar sifatx tdk jauh beda dgn Liam yg tlh mnyia2kn wanita yg mncintaix bgtu tulus dan nembuatx hamil krna awalx tdk mncintaix ditinggalkan malah bgt susah mengetahui keberadaanx mngkin dia jg sdh melahirkan n Liam lbh bruntung mudah mnemukn Bianca lgi yg tlh brhail mncintaix
Syamsiar Samude
James sikapx sllu tegas krna bgt mnyayangi , semoga dgn ungkapan cintax yg tulus dan dgn keteguhan Liam mencari istri n ankx mbuat Bianca luluh n tdk terjadi perceraian
Syamsiar Samude
akhirx Bianca sdh sampai batas sabarx smg Liam bisa merenungi semua sikapx yg bgt sulitx mngatakan cinta pdhl tdk mau kehilangan dasa bodoh bin tolol
Syamsiar Samude
Serena penyebab semua kericuhan kluarga Liam smg mndpt balasan lg dr James krna Liam sosok yg tdk tahu diri
Syamsiar Samude
semoga terkuak sifat burukmu Serena km psti sdh brhubngan dgn laki laki lain dan mencoba mendekati Liam ntah apa lgi rencanamu
Syamsiar Samude
Bianca lbh km prgi ke rumh keluargamu utk melihat sikap Liam apa dia akn merasa kehilangan agar tdk lg peduli dgn semua sandiwara Serena
Syamsiar Samude
Serena jadikan ibux umpan utk niat busukx smga saja Liam secepatx tahu niat busukx atau ibux yg kasih tahu Liam niat Serena yg sebnrx yg lbh gila dr Ivanka
Syamsiar Samude
ternyata Serena mau kembali krna kariernya jg usaha orang tuanx bangkrut hingga mau nekat mengganggu rumah tangga Liam hanya ambisi semoga sj Liam tdk mau lg peduli dgn masa lalux
Syamsiar Samude
semoga Liam tdk bgtu lg peduli dgn masa lalux & hax fokus dgn Bianca dgn calon bayix
Syamsiar Samude
ternyata Ivanka pux rasa takut jg setlh apa yang telah dia perbuat yg jelas km sdh berada di ambang kehancuran krna sifat egomu sendiri terimalh sanksinya
Syamsiar Samude
syukurlah James mengetahui semua dan mnolong Bianca ntah apa yg akn trjadi smg Ivanka mndpt balasan yg setimpal
Syamsiar Samude
semoga Ivanka mndpt sanksi dan hukuman yang setimpal dr prbuatnx dasar wanita licik pengadu domba untung Liam bisa selamat dr jeratan busukmu
Syamsiar Samude
semua yg dituduhkan Ivanka kepada Bianca ternyata dialah yg bgtu cuma irihati syirik dan dengki hingga sllu mbuat fitnah smga Laura segera tahu semuax & Bianca tdk knpa2 krna nekat menyusul Laura ke club
Syamsiar Samude
semoga Laura segera tahu semua kebusukan & kelicikan Ivanka hingga tdk terprovokasi lg
Syamsiar Samude
semoga secepatx mengetahui semua sifat buruk Ivanka semoga Bianca tdk kenapa2 saat ditinggal Liam dan sementara ditemani Laura tp ntah apa yg akn trjd selama ada Ivanka sbgai duri dlm rumah tangga mereka
Syamsiar Samude
liam awalx tdk suka Bianca krna terlalu posesif & di provokasi yg tdk benar oleh Ivanka & Laura jd Liam sllu merasa ragu tp mudahan dia akn berubah setelah tahu Bianca masih perawan & menghilangkan semua pikiran yg negatif
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!