NovelToon NovelToon
Tegarnya Seorang Ibu

Tegarnya Seorang Ibu

Status: sedang berlangsung
Genre:Single Mom / Mengubah Takdir
Popularitas:842
Nilai: 5
Nama Author: yayuk riyani

Desi adalah seorang guru di sebuah sekolah negeri, saat ini ia memiliki 3 orang anak. Si sulung bernama Bagas, adiknya Rafi dan si bungsu bernama Aqilla. Jarak umur mereka rata-rata 2 tahun. Kehidupan rumah tangga Desi awalnya baik-baik saja. Namun, kebutuhan ekonomi yang kian mendesak membuat suami Desi mencoba mencari pekerjaan di luar kota. Suami Desi bekerja di luar kota demi untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Namun, siapa sangka ternyata Ridwan menikah lagi diam-diam tanpa sepengetahuan Desi. Akibatnya, Ridwan menjadi abai dengan nafkah untuk anak-anaknya. Bahkan seringkali tidak memberi nafkah sama sekali, sehingga Desi harus berjuang seorang diri untuk memenuhi kebutuhan anak-anaknya. Ya, anak-anaknya memiliki ayah tapi nasib mereka tak jauh berbeda dari anak yatim yang tidak memiliki ayah. Bahkan terkadang untuk makan pun Desi harus berhutang. Sungguh menyedihkan kehidupannya. Pernikahannya bagai tergantung.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon yayuk riyani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 1. Kebiasaan Buruk Ridwan

"Assalamu'alaikum Qilla, mama pulang." , ucap Desi begitu sampai di rumah. "Wa'alaikumsalam, acik mama cudah pulang, mama bawa apa ? ", jawab Aqilla, anak bungsu Desi. Aqilla bicaranya belum jelas, masih agak cedal. Maklumlah umurnya saat ini baru 3 tahun. Desi mempunyai 3 orang anak, si sulung bernama Bagas berusia 7 tahun, adiknya bernama Rafi berusia 5 tahun, sedangkan si bungsu bernama Aqilla berusia 3 tahun. "Coba tebak, mama bawa apa ? ", tanya Desi sambil mengambil sesuatu dari dalam tas. "Acik, mama bawa chiki cama permen kecukaan Qilla. Makacih mama. " , ucap Qilla kegirangan. "Sama-sama sayang, bagi dua sama abang Rafi ya makan nya. " , ucap Desi. "Iya mama. " , jawabnya. Kemudian dia berlari mencari mbok nya sambil membawa chiki dan permen.

"Mbok, aku punya chiki dibeliin mama. Mbok mau ? " , tanya Qilla pada mbok nya. "Ngak usah Qilla, buat Qilla aja sama abang Rafi. " ,jawab mbok. Ya, anak-anak semua Desi ajarkan untuk tidak pelit kepada sesama dan saling berbagi agar ketika dewasa nanti sudah terbentuk karakter nya. "Abang Rafi, ayok kita maem cama-cama. " , ajak Qilla pada abangnya. "Iya, makasih Qilla. " , jawab Rafi. Mereka berdua pun makan bersama-sama. "Mbok, anak-anak sudah pada makan siang belum ? " , tanya Desi pada mbok Muna. "Sudah bu,td Qilla sudah mbok suap, Rafi makan sendiri." , jawab mbok Muna. Mbok Muna adalah orang yang Desi percaya untuk menjaga Aqilla dan Rafi saat Desi bekerja. Mbok Muna berusia kurang lebih 50 tahun. Desi sengaja memilih mbok Muna yang sudah berpengalaman dan berusia lanjut, bukan tanpa alasan, ya Desi sengaja karena dia tidak ingin suaminya tergoda. "Iya mbok, makasih ya mbok. O iya mbok, ini ada kue, mbok bawa pulang ya, tadi kebetulan di sekolah ada acara jadi ada sisa kuenya. " , ucap Desi pada mbok. "Iya, makasih bu. Kalau gitu mbok langsung pulang ya bu. " , jawab mbok. "Iya mbok, sama-sama. Jangan lupa mbok, besok pagi an datang ya, sy piket besok mbok. " , ucap Desi. "Beres bu, tenang aja. " , jawab mbok Muna. Desi bekerja sebagai guru honorer di SD Negeri di kota Bogor.

Desi sudah berumah tangga dengan Ridwan sekitar 9 tahun, alhamdulillah pernikahannya selama ini baik-baik saja, walaupun Ridwan termasuk tipe suami yang temperamental dan suka mabok tapi Desi masih memaklumi yang terpenting Ridwan tidak berkhianat. Ridwan bekerja sebagai satpam di sebuah pabrik makanan di kota Bogor. Ridwan bekerja sistem shift, kadang shift pagi kadang shift malam. Hari ini, Ridwan kebetulan sedang shift pagi, yaitu dari jam tujuh pagi sampai jam tujuh malam. Sedangkan Desi pulang sekolah sekitar jam dua siang.

Setelah mbok Muna pulang, Desi segera menyuruh anak-anaknya untuk tidur siang. Agar dapat istirahat dengan baik. Sore hari, Aqilla terbangun lebih dulu kemudian Desi segera memandikan Aqilla, tak lupa setelah Rafi dan Bagas bangun, Desi juga menyuruh mereka untuk mandi. Setelah semua sudah mandi, mereka menonton TV bersama-sama sambil memakan camilan. " Bagas, jaga adek-adeknya ya, jangan sampai berantem, mama mau masak dulu buat makan malam. " ,ucap Desi pada Bagas. "Siap mama. ", jawab Bagas.

Desi mulai memasak. Desi memasak sehari dua kali, pagi dan sore hari karena suaminya Ridwan tidak senang dengan makanan beli. Menjelang maghrib, Desi selesai memasak. Kemudian dia dan anak-anak segera melaksanakan solat maghrib. Setelah solat maghrib, Desi menyuruh anaknya makan, dia menyuapi Aqilla, Rafi dan Bagas juga makan sedangkan Desi nanti menunggu suaminya pulang biar bisa makan bersama. Setelah makan, Desi membimbing anak-anaknya untuk belajar, sambil menjelaskan pelajaran yang belum dimengerti oleh Bagas ataupun Rafi. Saat belajar, tiba-tiba Rafi bertanya, "Mama, ayah kok belum pulang? " kemudian Desi menjawab, "Sabar sayang, sebentar lagi pasti ayah pulang, mungkin msh di jalan. "

Desi segera melihat jam, sudah jam delapan malam, seharusnya suaminya sudah sampai di rumah, tapi ini belum ada tanda-tanda akan pulang. Dalam hati Desi sebenarnya gelisah tetapi dia sembunyikan di depan anak-anaknya. Sambil sesekali melihat ponsel dan tak lupa mengirim chat wa pada suaminya. Namun belum dibalas oleh Ridwan. Saat kakak-kakaknya masih belajar, Aqilla menguap. "Mama, Qilla ngantuk. " , ucap Qilla pada mamanya. "O iya sayang, ayok kita bobo. Rafi , Bagas, nanti kalau sudah selesai belajarnya jangan lupa bukunya dirapikan kemudian langsung tidur ya. " , perintah Desi pada anak-anaknya. "Oke mama. " , jawab mereka bersamaan.

Desi kaget terbangun pada pukul sebelas malam. "Ya Allah, aku ketiduran. " , ucap Desi lirih. "Kok mas Ridwan belum pulang ya, sudah jam sebelas, mana aku lapar lagi, belum makan. Makan dulu aja habis itu baru telpon mas Ridwan. " , ucap Desi. Setelah Desi selesai makan, ia baru menghubungi suaminya. " Chat aku ngk dibalas. Telpon aja dah. " , Desi bicara sendiri. Berkali-kali Desi mencoba menelpon suaminya tapi tidak kunjung diangkat, membuat Desi kesal sendiri. Tidak lama kemudian, terdengar suara motor suaminya. Dan tak lama, terdengar suara pintu digedor-gedor.

Tok....tok...tok....

"Ma, buka pintunya. " , ucap Ridwan tidak sabaran. "Iya mas, sebentar. " , jawab Desi.

Ceklek....pintu terbuka. Setelah itu, Ridwan masuk dengan tidak sabaran. "Lama sekali buka pintu aja. " , omel Ridwan. Bau alkohol menguar dari mulut Ridwan. Desi hanya bisa geleng-geleng kepala. 'Kebiasaan, selalu seperti ini, kalau pulang malam. ' , ucap Desi di dalam hati. Ya, Ridwan memang seringkali pulang kerja dalam keadaan mabok. Bukan satu dua kali, hampir setiap hari. Dalam seminggu bisa tiga atau empat kali mabok. Sebenarnya Desi sudah jenuh menghadapi kebiasaan buruk suaminya, tapi mau bagaimana lagi, dinasehatin juga susah. Padahal tugas Ridwan sebagai seorang satpam seharusnya senantiasa menjaga keamanan, tapi terkadang dia sendiri yang membuat rusuh. Padahal Ridwan pernah ditegur sama bos nya, tapi dia tidak kapok juga. Selalu seperti ini, apalagi jika sedang ada masalah, pelampiasannya pasti ke minuman.

"Ambilin nasi, saya lapar. " , perintah Ridwan. "Iya mas. " , jawab Desi. Setelah itu Ridwan makan dengan lahapnya. Sehabis makan, Ridwan bicara sambil ngomel-ngomel tentang teman kerjanya yang telat datang. Katanya anaknya sakit dan dia ngantar anaknya berobat dulu, tapi Ridwan tidak mau tau alasan temannya. Sehingga pelampiasannya adalah minuman, dia bukannya langsung pulang ke rumah malah mampir ke warung pinggir jalan yang menjual minuman. Desi hanya bisa mendengarkan omongan suaminya tanpa membantah sedikitpun karena jika dia membantah, maka Ridwan akan semakin marah dan bisa-bisa Desi yang kena imbasnya. Setelah puas bercerita sambil mengomel, untunglah Ridwan langsung tertidur. "Untung mas Ridwan cepat tidur. " , ucap Desi lirih. Kemudian dia segera membawa suaminya ke dalam kamar walaupun dengan penuh perjuangan karena tubuh Ridwan yang lebih besar dari Desi. Tak lupa, Desi mengunci pintu kamarnya. Setelah itu, Desi memilih tidur di kamar anak-anaknya. Dia tidak mau ambil resiko, takut suaminya tiba-tiba bangun dan marah-marah lagi.

1
Lee Mba Young
wanita Banting tulang laki nya mah enak, kerja pulang kelon ma wanita lain. sdng istri ttp terima Dan Cinta walau gk di kasih duit. asal pulang jatah kelon cm 3 Hari tinggl pergi lagi. itu pun burung nya dah bekas wanita lain, iuhh jijik banget kan berbagi burung suami. ya cm bgitu desi dah terima banget. kl aku mnding janda lah. ngapa in punya suami kl masih Banting tulang ngurus anak gk dapat nafkah lahir batin.
Lee Mba Young
yg aneh adlh desi, laki gk nyukupi selingkuh tp masih bertahan. kelihatan kecintaan banget. mnding janda jelas status nya. pasti alasan desi anak anak. pdhl anaknya gk Ada yg di perhatikan bpk nya🤣. sbenere bukan anak anak tp desi nya yg kecintaan ma rizwan. punya suami tp kayak janda mnding janda sekalian to. punya suami tp hidup masih jd tulang punggung.
puput: mksh komen nya kk. Desi msh jaga nama baik 2 keluarga kk jg bertahan demi anak2. Walaupun sulit jg menyakitkan. Dia msh berpikir pandangan orang trhdp dia dan anak2 nya jika bercerai.
total 1 replies
Lee Mba Young
desi laki model bgitu masih bertahan, berarti desi yg gk bisa tanpa laki nya. bukan anaknya yg gk bisa tanpa bpk nya.
pulang juga desi masih mau di tiduri ma laki nya pdhl laki nya gk peduli ma mereka kerja jauh krn punya gundik. desi tau tp masih mau berarti desi yg kecintaan ma lakinya. pdhl anak anak juga dia ngurus sendiri masih hrs kerja juga.
kl aku juga ogah jd desi.
puput
makasih komen nya kk...
Lee Mba Young
buktinya hrse di kirim ke HP mu desi trus tuntut suami mu penjarakan sm gundik nya. knp gk di simpan buktinya. mungkin krn Desi gk ingin cerai mniknati jd istri yg gk di anggap🤣.
kl Aku mnding cerai toh anak juga gk di nafkahi. cerai lbih jos bhgia walau tanpa suami.
puput: Desi terlalu takut mengingat anaknya msh kcl2 trs jg mengingat watak suaminya yg temperamen klo marah bs nekat...
total 2 replies
puput
Semangat selalu. Semoga suka dengan novel ini.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!