NovelToon NovelToon
Menggantikan Majikanku Dalam Perjodohan

Menggantikan Majikanku Dalam Perjodohan

Status: sedang berlangsung
Genre:Diam-Diam Cinta
Popularitas:28.7k
Nilai: 5
Nama Author: Nita.P

Rosa Evalina, hanya seorang anak pelayan yang menggantikan Ibunya menjadi pelayan di rumah keluarga Hartanto. Lalu, tiba-tiba anak dari majikannya meminta dia untuk menggantikannya dalam sebuah perjodohan. Tidak bisa menolak, akhirnya dia terjebak dalam permainan sandiwàra ini.

"Seharusnya aku tidak pernah jatuh cinta padamu, karena nyatanya kamu tetap tidak akan di takdirkan untukku"

Sementara Albyan Danuel, seorang pria tampan yang sudah matang. Memiliki pribadi yang hangat, lembut dan sopan. Dia yang tidak pernah mengenal cinta, akhirnya menemukan perempuan yang membuatnya nyaman. Namun, apa yang akan terjadi ketika dia tahu jika perempuan itu hanyalah seseorang yang bersandiwara?

Bisakah mereka bersama dalam kisah yang berliku, tentang cinta yang dimulai dari sandiwara?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nita.P, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Sebuah Alamat Email

Eva sudah duduk di ruang tunggu depan ruangan HRD Perusahaan. Menunggu namanya di panggil untuk melakukan interview kerja. Seorang pria duduk di sampingnya, dia melirik ke arah Eva dan seketika Eva langsung tersenyum dan mengangguk sopan padanya.

"Melamar kerja disini juga? Bagian apa?"

"Keuangan, kamu di bagian apa?"

"Desain, semoga kita berdua lolos interview ya biar bisa kerja bareng"

Eva mengangguk, dia tersenyum pada pria itu dan mengulurkan tangannya. "Siapa namamu? Aku Eva"

"Martin"

Ketika nama Eva di panggil dia langsung masuk ke dalam ruangan. Dia menjawab setiap pertanyaan dengan lugas, dia sudah mempersiapkan semua ini sejak semalam. Meski belum tahu apa hasilnya, tapi ketika dia pulang, Eva sudah yakin telah memberikan yang terbaik.

"Semoga aku bisa lolos menjadi karyawan di Perusahaan ini"

Ketika pulang ke rumah, Eva mengistirahatkan dirinya di sofa. Memikirkan tentang pertemuan yang akan terjadi minggu depan, Eva sudah bingung harus bagaimana bersikap saat bertemu dengan Byan lagi.

"Aku arus bersikap bagaimana lagi ya biar dia tidak suka dan membatalkan perjodohan dengan Nona Laila"

Eva menghela napas pelan, membayangkan apa yang akan terjadi nanti. Apa sikap Byan akan tetap sama seperti saat itu, selalu ramah dan lembut. Sikap yang sebenarnya akan membuat semua wanita terjatuh dalam pelukannya. Tapi, Nona Laila tidak menginginkan perjodohan ini.

Akhirnya setelah menunggu satu hari, laporan penerimaan karyawan di umumkan. Eva mendapatkan email jika dia akhirnya diterima di Perusahaan itu sebagai karyawan. Hari ini adalah pertama kali dia bekerja.

Sudah siap dengan pakaian yang rapi, penampilan yang sederhana namun tetap menarik. Eva melangkah penuh percaya diri memasuki Lobby Perusahaan. Saat berada di depan lift, seseorang juga baru sampai dan berdiri di sampingnya, ketika Eva menoleh dia tertegun dengan seseorang di sampingnya.

"Martin?"

"Hai Eva, ternyata bertemu lagi. Hari ini pertama aku bekerja juga, semangat ya untuk kita"

Eva tersenyum dan mengangguk, ketika pintu lift terbuka, dia dan Martin segera masuk. "Semangat untuk hari barunya"

Setelah itu, mereka berpisah di lantai yang berbeda, Eva pergi ke ruangan devisi tempat dia bekerja, begitu pun Martin. Seorang Ibu menyambutnya, dia adalah kepala devisi keuangan ini, memperkenalkan Eva pada semua pekerja di ruangan ini.

"Hari ini mulai dengan baik ya Eva, sebagai sekretaris saya kamu akan lebih banyak ikut saya jika harus memberikan laporan"

"Baik Bu"

Hari pertama bekerja di lewati Eva dengan cukup baik, meski ada beberapa tatapan yang tidak suka padanya dari beberapa karyawan, Eva anggap itu wajar karena dia adalah karyawan baru disini. Namun, Eva tidak akan gentar hanya dengan permasalahan senioritas seperti ini.

"Kamu kirim semua laporan ini ke email Tuan Albyan, semuanya harus melewati Tuan Albyan dulu sebelum sampai ke Pemimpin Perusahaan, Tuan Albara"

Eva mengangguk atas intruksi dari atasannya itu, meski pikirannya merasa tidak asing dengan nama yang di sebutkan tadi.

Albyan? Tidak mungkin orang yang sama 'kan? Tidak, nama itu pasti banyak orang menggunakannya.

Saat membuka tautan email yang diberikan oleh atasannya, Eva terdiam lagi. Membacanya dengan teliti, namuan nama tautan email itu saja semakin terasa familiar.

"Albyan Danuel?" Tanpa sadar dia mengucapkan apa yang ada dalam pikirannya.

"Iya, itu adalah Asisten Tuan Albara, namun sebenarnya mereka adalah saudara sepupu. Albara Daniel, dan Albyan Danuel"

Eva menoleh pada atasannya yang barusan memberikan petunjuk itu. Namun masih berpikir jika semua orang bisa mempunyai nama yang sama. Dia tetap mengirimkan laporan pada tautan email itu.

"Sudah di kirim Bu"

"Baiklah, nanti berkasnya jika sudah siapa semuanya, biar saya saja yang antar"

Eva mengangguk saja, setelah pekerjaannya hari ini selesai, Eva akhirnya pulang. Namun dalam perjalanan pulang, dia masih memikirkan tentang tautan email yang bernama Albyan Danuel itu. Masih tetap ingat tentang Nona Laila yang mengatakan nama seseorang yang akan di jodohkan dengannya.

"Namanya adalah Albyan Danuel, dia adalah anak kedua. Biasanya di panggil Byan, terserah nanti kamu mau panggil dia apa. Tapi, yang jelas harus membuatnya tidak suka padamu dan membatalkan perjodohan ini"

Eva masih mengingat jelas tentang nama yang di ucapkan Nona Laila padanya. Dan sekarang dia menemukan tautan email asisten atasannya bernama yang sama. Meski masih ada kemungkinan itu adalah orang yang berbeda.

"Tidak mungkin Eva, dunia ini luas. Tidak mungkin kamu bekerja di tempat yang sama dengan seseorang yang kamu hindari"

*

Akhirnya selama satu minggu bekerja, Eva merasa semuanya aman. Dia tidak pernah sekalipun berpapasan dengan Byan. Pikirannya mulai yakin jika nama yang ada di tautan email itu memang dua orang berbeda dengan nama yang sama.

Akhir pekan telah tiba, Laila sudah datang sangat pagi ke rumahnya. Mempersiapkan semuanya untuk pertemuan kali ini bersama Byan lagi.

"Nona, ini saya beneran harus pergi bertemu dia lagi? Apa Nona tidak mau pergi saja dan berkata jujur pada Mas Byan, jika Nona memang tidak mau perjodohan ini. Daripada terus berbohong seperti ini, saya takut ketahuan nantinya"

"Sudah tenang saja, kalau nanti ketahuan juga biar aku yang tanggung jawab. Kamu 'kan seperti ini karena aku yang suruh. Makanya sekarang kamu harus sebisa mungkin membuatnya tidak suka dan membatalkan perjodohan ini"

Eva hanya menghela napas pelan, dia mengangguk sambil menatap penampilannya di cermin meja rias di dalam kamarnya. Laila sudah mengepang rambutnya, memakaikan kacamata, dan juga membiarkan wajah Eva polos tanpa makeup kali ini. Bahkan bibirnya saja hanya memakai pelembab bibir saja, tanpa lipstik.

"Dia tidak mungkin suka dengan penampilan gadis cupu seperti ini 'kan?" ucap Laila yang seperti dirinya juga cukup takut rencana kali ini juga gagal.

"Semoga saja"

Eva berdiri, hanya memakai kaos polos berwarna biru muda, dan celana panjang longgar berwarna cream. Penampilannya sangat sederhana, benar-benar jauh dari penampilannya saat pertemuan pertama dengan Byan.

"Ingat ya, bersikap memalukan agar dia ilfil dan pergi untuk membatalkan perjodohan ini"

Eva mengangguk saja, dia memang harus melakukannya. Karena jika terus seperti ini, maka dia akan terbongkar tentang identitasnya.

"Nona, jika kali ini gagal bagaimana?"

"Tidak mungkin, masa iya dia masih tetap kekeuh untuk bersama denganmu"

"Iya juga, kenapa dia terus ingin bersama saya yang cupu dan memalukan ini. Seharusnya dia malu dan ilfil pada saya"

"Benar, kali ini pasti berhasil. Semangat Eva, pokoknya kamu memang yang terbaik. Aku menyayangimu" ucap Laila sambil memeluknya.

Eva hanya tersenyum sambil membalas pelukan Laila, karena memang sudah seperti ini dari kecil. Laila sudah seperti saudara nyata baginya.

Bersambung

1
sunaryati jarum
Anak Laila bukan anak Byan,Byan.dibohoni.Lupa ingatkan saja tidak mau menyentuh Laila apalagi masih ingat sebelum kecelakaan.Bahkan dirayu juga nggak bereaksi,mana bisa punya anak
sunaryati jarum
Kamu akan terkejut jika tahu siapa saudara papamu,sifatmu seperti ayahmu Laila, serakah dan merebut milik saudara.Kalian sudah lama menikmati harta orang tua Eva dengan licik, sekarang saatnya ayahmu menuai apa dulu ia tabur.
Les Tary
double up thor udh ditunggu lanjutannya dari kemarin🤭🙏
Yani Suryani
Laila kau sudah ketemu, bahkan kau yg membawa sepupumu bertemu dengan saudara ayah mu
minta maaf gak segampang itu, istri saudaranya di jadikan pembantu dan menjadi alat untuk mengancam saudaranya sendiri hanya untuk menguasai harta warisan 😡
Les Tary
Laila main minta maaf gampang bgt setelah keluargamu sudah menghancurkan semua terutama kamu kepada eva
Yani Suryani
ditunggu up selanjutnya
tetap semangat 🤗
Les Tary
Ayo Davin Hartanto sekeluarga nya bikin jadi gembel💪💪
Oma Gavin
saatnya balas dendam dimulai ambil semua yg menjadi milikmu pak heriyanto juga byan yg seharusnya menikahi eva kembalikan mereka ke asalnya
dika edsel
/Heart/
falea sezi
males bgt klo. ampe balikan ma byan🤣🤣 perawan dapet duda meski cm. stts kesannya g bgt apalagi keluarga byan yg matre g setuju q
Yani Suryani
semangat kak masih ada yg setia nunggu ceritanya
Oma Gavin
semoga tetap lanjut ya kak anggap saja sedekah sama para readers yg setia baca 🙏
Desy Nchie
lanjut Thor aku kasih gift
Les Tary
Lanjutin thor ceritanya bagus ringan ga muter muter 👍
Aisyah Ranni
Semangat thor💪padahal cerita bagus 🤗
Yani Suryani
double up dong kak 🤭
Yani Suryani
jika anak Laila umur 2thn berarti sebelum kejadian kecelakaan Laila sudah melahirkan, tapi jika saat kecelakaan itu Laila lagi hamil berarti anak Laila kurang lebih satu setengah tahun dong 🤔?
Les Tary
kemarin ga up mohon sekarang double up thor🤣🤣🤣
Les Tary
Laila org munafik
falea sezi
telatt klo lu uda inget eva uda minggat jauh😒
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!