NovelToon NovelToon
Pernikahan Tanpa Restu

Pernikahan Tanpa Restu

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Tamat
Popularitas:38.4k
Nilai: 5
Nama Author: Nita.P

Saling mencintai, namun restu tak menyertai. Tetap memaksakan untuk menjalankan pernikahan tanpa restu. Namun ternyata restu masih di atas segalanya dalam sebuah pernikahan.

Entah apa yang akan terjadi lada pernikahan Axel dan Reni, ketika mereka harus menjalani pernikahan tanpa restu. Apa mungkin restu itu akan di dapatkan suatu saat nanti. Atau bahkan perpisahan yang akan terjadi?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nita.P, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Yang Harus Dipercaya Adalah Suamimu

Axel sedang menunggu hasil pemeriksaan Ibunya saat ini. Dia duduk di kursi tunggu. Teringat jika dia belum menghubungi istrinya, bahkan dia belum memberikan kabar apapun. Semuanya karena dia tidak sempat, semua yang terjadi di rumah orang tuanya. Axel segera menghubungi Reni. Namun tidak mendapat jawaban darinya. Membuat dia bingung dan khawatir. Akhirnya dia memutuskan untuk menghubungi sahabatnya dan meminta tolong untuk melihat keadaan istrinya saat ini.

"Tolong banget Yan, kalau bisa ajak saja istrimu agar bisa mengobrol lebih leluasa. Aku tidak bisa menghubunginya"

"Ya, aku akan pergi kesana bersama Nara"

Axel menatap layar ponselnya yang terpasang wallpaper foto pernikahan dirinya dan Reni. Rasanya baru kemarin mereka menikah, tapi ternyata sudah satu tahun lebih sejak hari itu. Axel mengelus bagian foto wajah Reni disana. Sungguh dia sangat merindukan istrinya saat ini. Namun, dia tidak belum bisa melakukan apa-apa untuk bisa bertemu dengan istrinya. Situasi dan keadaannya masih belum benar-benar membaik.

"Sayang, tunggu aku ya. Aku pasti kembali lagi, aku akan menyelesaikan semuanya"

Pintu ruangan terbuka, membuat Axel langsung mematikan layar ponselnya dan memasukan ke dalam saku. Dia berdiri dan menghampiri Avinna dan juga dua orang perawat yang mendampingi operasi Ibunya.

"Bagaimana?" tanya Axel.

Avinna membuka masker dan menghela nafas pelan. Keringat masih terlihat membasahi dahinya. "Operasinya lancar, sekarang Mama kamu akan dipindahkan ke ruang rawat. Tapi kita masih harus melihat perkembangannya dulu"

Axel mengangguk mengerti, dia mengintip lewat pintu ruangan yang masih terbuka. Ibunya terlihat masih ditangani oleh beberapa perawat di dalam.

"Kalau begitu aku pergi ganti baju dulu ya, Xel" ucap Avinna.

Axel hanya mengangguk saja, lalu dia kembali ke kursi tunggu disana. Menghela nafas cukup lega. Setidaknya Ibunya sudah menjalani operasi, dan berharap kondisinya akan semakin membaik. Karena semarah apapun dia pada orang tuanya, dia tetap akan lebih merasa tenang ketika mendengar mereka sehat dan baik-baik saja.

*

Sepiring makanan yang dia pesan berada di depannya saat ini. Namun hanya menatapnya seolah tidak berniat untuk menyentuhnya sedikit pun. Padahal Reni belum makan apapun dari siang. Matanya terlihat cukup sembab, jelas dia menangis cukup lama tadi.

Hatinya tidak sekuat itu untuk tetap baik-baik saja ketika mendengar kabar suaminya sendiri bersama wanita lain. Apalagi yang dikabarkan adalah pernikahan. Bagaimana dia akan baik-baik saja dengan kabar itu? Tentu dia sangat hancur sekarang.

"Apa ini akan menjadi akhir dari pernikahan tanpa restu yang aku jalani? Ya Tuhan, apa harus seperti ini?"

Air mata kembali menetes di pipinya yang segera dia usap dengan kasar. Lalu, suara bell pintu terdengar, membuat dia mengalihkan fokus dari kesedihannya ini. Menarik dirinya dari kursi yang dia duduki, lalu berjalan gontai ke arah pintu.

Ketika dia membuka pintu, dia tersenyum melihat Zayyan dan istrinya yang datang. Reni masih mencoba untuk menutupi kesedihannya itu dari dua orang di depannya. Namun seorang wanita bisa mengerti perasaannya, membuat Nara langsung memeluknya begitu saja. Membuat Reni cukup terkejut dan bingung.

"Kamu baik-baik saja?" tanya Nara, senyuman tulusnya selalu membuat orang-orang merasakan kebaikannya.

Reni mengangguk pelan, namun air matanya kembali menetes mengenai bahu Nara. "Aku harus bagaimana, Kak?"

Nara mengelus punggung Reni dengan lembut. Meski tahu hal itu tidak akan cukup untuk meredakan kesedihan yang dirasakan gadis itu. Nara menatap suaminya, lalu dia mengangguk pelan dengan mengedipkan matanya. Mengisyaratkan agar Zayyan untuk percaya saja padanya yang akan berbicara berdua dengan Reni.

"Kita masuk dulu, kamu bisa cerita di dalam" ucap Nara dengan menuntun Reni untuk kembali masuk ke dalam Apartemennya.

Sementara Zayyan langsung berbalik dan berjalan ke arah lift. Dia mengeluarkan ponselnya dan menghubungi Axel.

"Keadaan istrimu benar-benar kacau. Sepertinya dia memang sudah melihat berita tentang kau dan Avinna"

*

Kembali ke dalam rumah, Nara memberikan Reni minum setelah gadis itu cukup bisa menghentikan tangisannya. Mereka sedang duduk di sofa sekarang.

Nara memegang tangan Reni yang berada di atas lututnya itu. "Kamu percaya pada berita itu atau lebih percaya pada suami kamu? Ikuti saja kata hatimu, Ren"

Reni menghela nafas pelan, dia menatap Nara dengan mata sembab. "Aku tidak tahu Kak. Saat ini aku benar-benar kacau. Rasanya tidak mungkin jika aku tidak percaya pada suamiku. Tapi berita itu juga sangat jelas. Apalagi sampai sekarang dia juga belum kembali"

"Ren, sebenarnya Axel itu harus menemani Ibunya operasi di Luar Negera sekarang. Karena Ayahnya yang tidak mungkin ikut pergi, Perusahaan juga tidak mungkin ditinggalkan oleh semua orang. Ibunya Axel mengalami gagal jantung cukup parah, hingga dia harus segera menjalani operasi. Dan langsung di bawa ke Luar Negara"

Reni menatap Nara dengan lekat, dia bahkan tidak tahu apa-apa tentang yang terjadi pada suaminya. "Lalu pernikahan itu? Apa semua itu benar?"

Nara terdiam sejenak dengan melipat bibirnya ke dalam, seolah dia juga bingung dan ragu memberitahu Reni tentang itu.

"Sebaiknya nanti kamu tanyakan sendiri pada Axel. Aku tidak punya hak untuk menjelaskan tentang hal ini. Tapi, aku hanya minta satu hal sama kamu. Yang harus kamu percayai adalah ucapan suamimu, bukan tentang berita diluar sana"

Reni hanya terdiam saja. Entah dia bisa menuruti ucapan Nara barusan atau tidak. Mempercayai suaminya? Sejujurnya dia memang begitu percaya pada suaminya, dia selalu membantah semua pikiran buruk dalam dirinya tentang suaminya itu. Namun, ada ketakutan tersendiri dalam dirinya ini. Takut jika kepercayaannya mungkin saja akan rusak dengan kenyataan yang terjadi.

"Nanti kamu coba hubungi Axel, dia sudah mencoba untuk menghubungi kamu, tapi katanya kamu tidak mau mengangkat teleponnya. Kenapa? Apa kamu langsung percaya begitu saja dengan berita yang tersebar?" ucap Nara.

Reni terdiam, dia menatap ponselnya yang sejak tadi terletak di atas meja. Memang dia sengaja tidak mengangkat telepon dari suaminya tadi. Dia sedang menangis dan tidak memungkinkan untuk berbicara baik-baik. Pastinya akan tersulut emosi.

Nara tersenyum ketika melihat tatapan dalam Reni pada ponsel yang tergeletak di atas meja. Dia mengusap bahunya. "Cobalah untuk membicarakan semuanya dan kamu tanyakan semua yang ingin kamu tanyakan padanya. Jangan memendamnya. Biarlah kamu nilai sendiri atas semua jawaban dia nanti"

Reni hanya terdiam dengan segala pemikirannya saat ini.

Bersambung

1
Atmita Gajiwi
/Determined//Kiss/
Nita.P: Baca karya terbaruku.. Judulnya RINDU YANG TERLARANG.. Segera mampie
total 1 replies
Indah Alifah
keren ceritanya Thor oh ini lah yg terulang TPI kejutan lho Reni sepuluan ma avianna
Indah Alifah
ceritanya menarik
Indah Alifah
nano nano
Indah Alifah
pengen punya kayak Axel TPI aku udah nikah☺️
Pujiastuti
beberan sudah tamat ini kak akhir yang bahagia karena. mereka sudah direstui olah srmuanya
Ngak ada extrapart gitu kak 😁😁😁
Pujiastuti: semanggat ya kak ditunggu
total 2 replies
Nsaa Indri
akhirnya masalah terselesaikan dengan baik dan Reni dapat restu
Nita.P: mampir di karya terbaruku juga. CASANOVA TRUE LOVE
total 1 replies
Masfaah Emah
ya udah tamat lgi berasa ga rela, ya mau gimana lagi toh restu dah d dapat dan keluarga ayah nya Reni udah ketemu mereka smua dah bahagia, makasih Thor ceritanya bagus sx, smoga sukses di karya yg baru,🤲👍🙏💪😘
Nita.P: mampir di CASANOVA TRUE LOVE ya. karya terbaruku
total 1 replies
Masfaah Emah
ooh jdi Reni ma Avinna tuh sepupuan, karena harta restu pun terhalang, dan skarang terulang lagi ma Reni anak nya,
Masfaah Emah
Alhamdulillah akhirnya smua nya bahagia karena Axel ma Reni bersatu lagi dan smua nya menyayangi Reni terutama Avinna dia telah menjadi wanita baik
Pujiastuti
ternyata Reni dan Avina masih bersaudara ,,,,

lanjut kak semangat 💪💪💪
Nsaa Indri
lanjuuutttttttt semangat terus Thor
Nsaa Indri
lanjuuutttttttt
Pujiastuti
alhamdulillah papa dan mama Axel sudah menyadari kesalahan mereka dan sekarang sudah menerima Reni sebagai menantu mereka, semoga Axel dan Reni selalu bahagia
Nsaa Indri
lanjuuutttttttt
Masfaah Emah
aku mau mampir Thor
Masfaah Emah
Alhamdulillah akhirnya orang tua nya Axel menerima Reni sebagai menantu nya buah dari kesabaran restu pun d dapat 🤲💪
Pujiastuti
udah mampir kak cerita Casanova ini
Pujiastuti
kalau Axel tahu yang menekan Rena bukan hanya papanya tapi Avina dan ayahnya apa yang akan terjad yai 🤔🤔🤔
Nsaa Indri
harus baca ini
Nita.P: harus kak.. seru deh pokonya mh🤭🤭
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!