NovelToon NovelToon
Suami Pengganti Untuk Chiara

Suami Pengganti Untuk Chiara

Status: tamat
Genre:Pengganti / Pengantin Pengganti / Tamat
Popularitas:190.3k
Nilai: 5
Nama Author: MartiniKeni

Tak pernah terpikirkan oleh Chiara jika hari pernikahan yang dia dambakan selama ini malah berakhir dengan kesedihan. Kesedihan yang begitu menyakitkan bagi Chiara.
Setelah satu tahun berpacaran , Chiara memutuskan menikah dengan Aldo - pria yang sudah menjadi tambatan hatinya selama ini. Bukan pernikahan indah yang dia dapatkan , tapi Chiara malah mendengar kabar kalau calon suaminya telah meninggal.
Nenek Dewi - selaku Nenek Aldo merasa sangat kasihan pada Chiara. Dia sudah menganggap Chiara seperti cucunya sendiri. Karena tamu undangan sudah banyak yang datang , Nenek Dewi lalu menyuruh Dario - cucu kesayangannya yang terkenal berandalan sebagai pengganti Aldo. Dario bersedia menjadi mempelai pengganti karena dia tidak tega melihat Neneknya yang terus memohon.

Apakah pernikahan mereka akan bertahan lama ? Atau justru berpisah karena tak saling mencintai ?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon MartiniKeni, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ke luar kota

" Dario, maafkan Papa. Padahal kamu sebentar lagi akan pergi ke luar kota , tapi Chiara sampai saat ini malah belum bangun. Seharusnya dia bangun lebih pagi dan menyiapkan semua keperluan suaminya tapi dia malah tidak peduli sama sekali dengan suaminya. Kalau begitu lebih baik kau sendiri yang membangunkannya , karena kalau Chiara tidak dibangunkan maka dia akan terus tidur hingga siang hari. Dan mungkin dia tidak akan tahu kalau suaminya sudah berangkat keluar kota," kata Farhan sembari menatap Dario yang sedang membantu Ayumi membawa piring - piring kotor ke dapur.

" Yang diucapkan oleh Papa memang benar. Lebih baik bangunkan Chiara dan tanyakan padanya, apakah dia akan ikut ke luar kota atau tidak. Kalau dia ikut maka dia bisa segera bersiap - siap," saran Ayumi sembari mengambil piring kotor yang ada di tangan Dario. Dia merasa kalau Dario terlalu sempurna untuk putrinya. Dia berharap agar Dario bisa bersabar menghadapi putrinya.

Dario terdiam beberapa menit setelah mendengar perkataan kedua mertuanya. Sebenarnya dia tidak yakin kalau Chiara akan ikut ke luar kota. Mana mungkin dia mau ikut ke luar kota dengan seorang pria yang baru dia kenal kemarin. Pasti gadis itu tidak akan mau ikut bersama dirinya. Walaupun mereka saat ini adalah sepasang suami istri , tapi mereka tidak saling mencintai dan mereka juga baru kenal kemarin. Tapi dia akan tetap bertanya dengan wanita itu. "Baiklah , kalau begitu aku ke kamar dulu untuk membangunkan Chiara," sahut Dario sembari menatap Farhan dan Ayumi secara bergantian.

" Pergilah ! Jika Chiara marah - marah ketika di bangunkan, kau bisa memangil Mama," kata Ayumi yang sepertinya tahu betul dengan kebiasaan Chiara.

" Iya, Ma." Balas Dario yang kemudian meninggalkan Farhan dan Ayumi lalu pergi ke kamar Chiara.

Setelah sampai di kamar Chiara , dia melihat wanita itu yang masih tidur dengan nyenyak sambil memeluk guling. Dario merasa tak tega membangunkan wanita itu, tapi dia harus membangunkannya karena sebentar lagi dia harus pergi ke luar kota. Dario duduk di pinggir tempat tidur sambil menatapnya. "Chiara..," panggil Dario sembari menepuk bahu wanita itu berkali - kali. Namun Chiara sama sekali tidak menunjukkan tanda - tanda akan bangun. Vero pun mendekatkan wajahnya ke telinga Chiara. "Chiara, ayo bangun ! " seru Dario sembari kembali menepuk - nepuk bahu Chiara lagi hingga wanita itu membuka matanya.

Kedua mata Chiara terbelalak lebar melihat Dario yang sedang duduk di pinggir tempat tidurnya. "Apa yang sedang kau lakukan di sini ? " teriak Chiara sembari mendorong Dario hingga pria itu terjatuh.

Dario merasakan pinggang dan pantatnya yang terasa teramat sakit karena di dorong oleh Chiara. "Kenapa kau malah mendorongku ? Aku duduk di sini karena ingin membangunkanmu.  Papa dan Mamamu memintaku agar membangunkanmu, tapi kau malah mendorongku. Apakah kau tak bisa bersikap baik sedikit saja padaku ?" tanya Dario dengan sedikit emosi.

Chiara beranjak bangun dan berdiri di depan Dario. "Tidak usah membawa Mama dan Papaku. Aku yakin kau pasti ingin melakukan sesuatu di saat aku tidur ? Pasti kau ingin menyentuhku. Kau memang pria cabul," teriak Chiara dengan mata waspada. Dia sangat yakin kalau Dario pasti ingin melakukan sesuatu di saat dia tidur. Atau mungkin pria itu ingin memperkos*nya ?

Dario beranjak bangun sambil memegang pinggangnya yang terasa begitu sakit. Berkali - kali dia merutuki nasibnya yang begitu buruk. Sejak kecil dia tak mendapat kasih sayang dari kedua orang tuanya dan bahkan mereka sama sekali tidak peduli dengan dirinya. Di tambah lagi dulu pernah ada orang yang ingin mencoba membunuhnya. Untung saat itu masih ada Neneknya, lalu sekarang dia malah menikah dengan calon istri Aldo. Kenapa Tuhan begitu kejam dengan dirinya ? Apa sebenarnya salah dirinya ? Padahal dia juga ingin hidup bahagia seperti orang lain. Ingin mengobrol bersama kedua orang tuanya sambil tertawa. Ingin menikah dengan wanita yang dia cintai dan masih banyak lagi. Tapi itu semua hanyalah mimpi. Terkadang dia begitu iri pada orang lain. Apalagi ketika melihat anak kecil yang bergandengan tangan dengan kedua orang tuanya. Melihat para orang tua yang menjemput anak - anak mereka di depan sekolah. Dia ingin merasakan hal itu, tapi kedua orang tuanya tak pernah memikirkannya. Mungkin dia memang tidak pantas bahagia.

"Terserah kau mau percaya denganku atau tidak, yang penting aku sudah bicara jujur padamu. Satu jam lagi aku akan pergi ke luar kota, apa kau akan ikut denganku atau tidak ?" tanya Dario sembari menatap Chiara. Dia sudah sabar menghadapi wanita itu, akan tetapi wanita itu selalu membuatnya darah tinggi.

"Buat apa aku ikut denganmu ? Kau memang suamiku tapi aku baru mengenalmu kemarin, jadi mana mungkin aku mau ikut dengan seorang pria yang baru aku kenal ? Jika kau ingin pergi maka pergi saja sendiri. Tidak usah mengajakku," ucap Chiara dengan sangat tegas.

" Baguslah kalau kau tidak ikut. Kalau kau ikut mungkin akan merepotkanku, jadi lebih baik kau tinggal di sini," balas Dario sembari memasukkan barang - barangnya ke dalam koper. Lebih baik Chiara tidak ikut, kalau dia ikut pasti akan menyusahkan dirinya saja karena wanita itu sangatlah manja. Jika Chiara ikut maka dia juga harus mengurus wanita itu karena dia adalah suaminya. Jika teman - temannya melihat dia bersama dengan seorang wanita, maka dia juga harus menjelaskan pada mereka mengenai Chiara. Dan itu sangat merepotkan baginya, di tambah lagi kalau teman - temannya tak mempercayai ucapannya.

Raut wajah Chiara terlihat marah setelah mendengar ucapan Dario. "Merepotkan ? Apa maksudmu bicara seperti itu ? Aku tidak ingin ikut denganmu karena aku yakin kalau aku ikut denganmu kau pasti akan melakukan sesuatu padaku seperti tadi," terang Chiara dengan tatapan mata yang sangat tajam. Dia belum tahu seperti apa pria yang ada di depannya, jadi dia harus berhati - hati dengannya. Karena setelah di pikir - pikir rasanya aneh karena Dario dengan begitu mudahnya bersedia menikah dengan seorang wanita yang sama sekali tidak dia kenal. Kalau alasannya karena ingin menjaga nama baik keluarganya, lalu untuk apa Dario memikirkan nama baik keluarga orang lain ? Sedangkan dia menerima pria itu karena terpaksa, dan itu demi keluarganya.

Dario mendekati Chiara, dia kemudian mendekatkan wajahnya ke wajah Chiara hingga jarak mereka begitu dekat. Jantung Chiara berdebar cukup kencang ketika Dario berada cukup dekat dengan dirinya. "A_apa yang ingin kau lakukan ? " tanya Chiara dengan begitu gugup dan dengan wajah memerah. Dia hanya bisa menunduk dan tak berani menatap Dario.

" Aku hanya ingin mengingatkanmu. Aku adalah suamimu. Kau telah menjadi milikku. Seluruh tubuhmu adalah milikku. Seharusnya kau tahu kalau tugas seorang istri adalah melayani suaminya, tapi kau sama sekali tak melayaniku. Walaupun kau tak mencintaiku tapi seharusnya kau tetap menjalankan tugasmu sebagai seorang istri. Lalu kapan kau akan melayaniku ? " tanya Dario sembari tersenyum menyeringai.

Kedua mata Chiara membulat sempurna mendengar perkataan Dario. Dengan buru - buru dia langsung mendorong Dario. "Le_lebih baik kau cepat bersiap - siap lalu pergi. Karena aku juga ingin pergi menemui temanku," kata Chiara terlihat semakin gugup.

" Pergi ? Apa temanmu seorang laki - laki ? Jika temanmu seorang laki - laki maka kau tak boleh pergi. Apa kata orang lain jika mereka sampai melihatmu pergi bersama pria lain sedangkan kau adalah istriku. Mulai sekarang kau tak boleh keluar rumah walaupun hanya bertemu dengan teman perempuanmu.Kalau kau mau keluar, kau harus mengajak Mama. Saat ini kau adalah tanggung jawabku. Jika terjadi sesuatu padamu maka orang lain akan menyalahkan aku, sedangkan aku ada di luar kota. Kalau kau tak mau mendengarkan ucapanku maka kau harus ikut ke luar kota, " ancam Dario. Jika Chiara pergi dengan seorang pria lalu Papa dan Mama tirinya sampai melihatnya maka pasti akan datang masalah besar. Lalau wanita itu tidak mau mendengarkan ucapannya maka lebih baik mengajaknya keluar kota.

" Kenapa kau jadi mengatur - ngaturku ? Terserah aku dong mau keluar dengan siapa pun itu. Buat apa harus memikirkan perkataan orang lain ?" ujar Chiara dengan raut wajah kesal.

" Baiklah. Kalau kau tak mau mendengarkan ucapanku maka lebih baik kau ikut denganku ke luar kota," ucap Dario yang kemudian berjalan mendekati lemari pakaian Chiara.

" Apa yang ingin kau lakukan ? Kenapa kau membuka lemari pakaianku ? " tanya Chiara dengan raut wajah yang sangat terkejut.

" Tentu saja membantumu bersiap - siap, " sahut Dario yang seraya memasukkan baju milik Chiara ke dalam koper .

" Ba_baiklah. Aku akan menuruti semua ucapanmu. Tapi tolong taruh kembali semua pakaianku ke dalam lemari, " pinta Chiara dengan raut wajah memohon.

1
ayu cantik
suka
Sri Mulyani
akhirnya Dario bisa bertemu mamanya
Alyanceyoumee: Assalamualaikum. Thor permisi, ikut promo ya🙏.

Kaka, Jika ada waktu luang, boleh coba baca karya ku yang berjudul "PARTING SMILE" ya, siapa tau Kaka suka.

Berkisah tentang penyanyi religi yang terjerat pernikahan kontrak dan cinta masa lalunya yang sangat rumit. Ditambah dia tipe yang gengsian dan menyebalkan, hiih dah lah.

Insyaallah seru ka... xixi
di tunggu ya ☺️🙏
total 1 replies
Sri Mulyani
deuuh c nenek ikutan gila mati aja bikin stroke aja thor
Sri Mulyani
laura pasti dibawa sm org suruhannya emi
Sri Mulyani
Buat c aldo kecelakaan thor hingga membutuhkan donor darah bikin c Bram terkejut karena tdk bisa mendonorkan darah od anak kesayangannya
MoH saldi Saldi
sepertinya Kesya belum SDR akan kesalahannya.
MoH saldi Saldi
sepertinya Kesya belum SDR akan kesalahannya.
Tatiek Faruq
karmamu akan segera memghampirimu Aldo
Ayudya
ga sabar pengen lihat Aldo hancur di tanggan evi
falea sezi
pergi aja dario biar aja nenek mu mati bodoh amat nenek peot tolol
Alan Banghadi
Dario🤣🤣🤣🤣🤣lucu banget karena tidak tau buka kelapa muda
Alan Banghadi
Dario takut manjat pohon kelapa🤣🤣🤣🤣
Alan Banghadi
Kayaknya Chiara lagi hamil deh tapi Dy ngak tau
Alan Banghadi
Astaga nenek malah mau merusak Chiara dengan tidur sama Aldo astaga benar2 bikin darah tinggi😡😡😡.
semoga saja Chiara akan baik2 saja dan rencana nenek Dewi tidak jadi kenyataan .
kasihan Chiara dan Dario kalo sampe itu terjadi
Alan Banghadi
Nenek Dewi yg bodoh saat tau semuanya kebenaran terbongkar yg ada hanyalah penyesalan
Alan Banghadi
Ya Ampun Nenek Dewi sudah masuk perangkap EMI bahkan nenek Dewi bisa-bisanya langsung percaya tanpa mencari tau kalo bukti itu benar atau tidak huuff menyebalkan😡😡😡
Alan Banghadi
Ya ampun nenek Dewi bahkan percaya tanpa di selidiki dulu
Alan Banghadi
Aldo nyesekkan kamu di tolak Chika
Alan Banghadi
Akhirnya Aldo Keysa ketahuan juga kalo mereka suami istri
Alan Banghadi
Chiara jangan jadi wanita bodoh,kalo sampe meninggalkan Dario demi Aldo kamu akan menyesal seumur hidupmu
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!