NovelToon NovelToon
Balas Dendam Sang Pelakor

Balas Dendam Sang Pelakor

Status: tamat
Genre:Cinta Terlarang / Angst / POV Pelakor / Tamat
Popularitas:91.4k
Nilai: 5
Nama Author: mitha

Kisah gadis bernama Amira yang berniat ingin membalaskan dendamnya pada sang ayah,dengan menjadi seorang pelakor dan menjadi selingkuhan anak tiri dari sang ayah.

Apa yang membuat Amira hingga ingin membalaskan dendamnya pada sang ayah yang sebelumnya dianggap telah lama meninggal??

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon mitha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 7

Bab 7

"Anak-anak, mohon perhatiannya agar kalian segera tertib karena acara yang dinanti-nanti akan segera dimulai!" kata seorang guru yang bertindak sebagai pembawa acara pada kegiatan kali ini dan hal tersebut membuat Sonia buktikan kata-katanya yang baru saja akan dikatakan kepada Amira.

"Kita berdiri di sini saja daripada kita harus berurusan dengan salah seorang siswa yang memang tidak suka kepada kita!" kata Amira yang menyembunyikan tujuan yang sesungguhnya karena dia memang tidak ingin membuat Sonia yang mengetahui mengenai perjalanan hidupnya.

Amira menyadari kalau mereka memang berteman dengan sangat baik dan bahkan hanya Sonia lah yang tidak pernah mengatakan sesuatu yang tidak tidak mengenai dirinya. Namun untuk kali ini dia benar-benar tidak bisa mengatakan mengenai rahasia besar yang ada di dalam keluarganya karena bagaimanapun juga yang permasalahan tersebut adalah masalah keluarga dan tidak semestinya orang lain mengetahui mengenai hal tersebut. Bukan karena Amira ingin menyembunyikan kebenaran tersebut dari Sonia, tetapi bagaimanapun juga dia membutuhkan bukti-bukti yang lainnya untuk membuktikan jika apa yang dikatakan oleh ibunya adalah sebuah kebenaran dan dia juga harus menuntut balas atas apa yang terjadi kepada ibunya dan juga kepada dirinya Karena apa yang dilakukan oleh ayah kandungnya, Ferry Bramastyo.

Sonia yang mendengar apa yang dikatakan oleh Amira hanya bisa mengikuti tanpa protes sama sekali. Dia sendiri jelas menyadari mengenai apa yang dialami oleh sahabatnya tersebut selama bersekolah di sana dan salah satunya adalah ketika sang sahabat harus mendapatkan hinaan dari begitu banyak orang hanya karena kondisinya yang tidak pernah mengetahui siapa ayah kandungnya karena ayahnya yang sudah meninggal sejak Amira berada di dalam kandungan. Padahal menurut Sonia hal tersebut tidak seharusnya dijadikan sebagai olok-olok dengan mereka karena bagaimanapun juga yang namanya umur tidak ada yang tahu.

"Terima kasih kepada semua siswa yang sudah hadir di lapangan dan saya sangat yakin kalau kalian pasti bertanya-tanya kenapa kita tidak mendengarkan sambutan dari ketua Yayasan yang baru di aula sedangkan kita memiliki Aula yang sangat besar dan justru memilih untuk mendengarkan sambutan tersebut di lapangan! " kata pembawa acara tersebut ketika semua siswa sudah berdiri jangan begitu rapi dan untuk kali ini Amira serta Sonia mendapatkan posisi di depan sehingga Amira bisa melihat Ferry Bramastyo dengan sangat jelas dari tempatnya saat ini. "Pemilihan tempat ini sesuai dengan permintaan dari ketua Yayasan kita yang baru dan hanya beliau saja yang mengetahui mengenai alasan dari pemilihan tempat ini. Oleh karena itu saya persilahkan kepada Bapak Ferry Bramastyo selaku ketua yayasan yang baru untuk memberikan sepatah atau dua patah kata di hadpaan para siswaa kami yang sangat membanggakan ini!"

Seketika lapangan dipenuhi dengan suara rio tepuk tangan yang dilakukan oleh para siswa yang ada di sana kecuali Amira. Gadis yang satu itu merasa jika dirinya tidak perlu melakukan hal tersebut mengingat ada kebencian yang sangat mendalam pada hatinya yang membuat dia enggan untuk memberikan tepuk tangan kepada lelaki yang sudah menyakiti perasaan ibunya dan juga dirinya. Menurut Amira, hal yang perlu diterima oleh lelaki yang satu itu bukanlah tepuk tangan melainkan cacian serta hantaman yang begitu hebat atas apa yang diperbuatnya di masa lalu.

"Selamat pagi semuanya?" tanya Pak Ferry dengan senyumannya yang begitu sumringah, tetapi hal tersebut justru membuat Amira semakin kesal dan juga benci kepada lelaki yang ada di hadapannya itu.

Andai saja Amira memiliki tomat dan juga telur busuk maka dia akan melemparkan dua benda tersebut kepada lelaki yang ada di hadapannya itu. Menurutnya, senyuman yang diberikan oleh lelaki itu adalah sebuah kepalasuan untuk menyembunyikan semua kebusukan yang dia miliki di dalam kehidupannya dan semua orang yang ada di sana tidak perlu memperhatikan apa yang dikatakan oleh lelaki paruh baya itu karena apa yang akan dikatakannya pastilah sesuatu yang tidak ada gunanya sama sekali.

"Saya sangat yakin kalian pasti bertanya-tanya kenapa saya tidak mengumpulkan kalian dia ulang padahal tempat tersebut adalah tempat yang paling nyaman yang ada di sekolah ini! Saya memilih lapangan untuk menjadikan tempat kalian mendengarkan semua sambutan yang saya berikan kepada kalian dengan alasan agar kalian benar-benar bisa bertahan dari kerasnya kehidupan yang ada di dunia ini karena bagaimanapun juga langkah yang akan kalian tempuh setelah keluar dari sekolah ini adalah sebuah dunia yang benar-benar keras dan mungkin saja akan jauh dari kenyamanan yang kalian miliki selama ini!" kata Pak Ferry dengan suaranya yang sangat lantang dan langsung mendapatkan sorakan serta tepuk tangan dari para siswa yang ada di sana.

"Cih! Semua orang juga bisa mengatakan hal tersebut dan semua orang juga mengetahui kalau kehidupan tidak pernah ada yang mudah dan terlebih kehidupanku yang sudah kamu hancurkan dengan begitu hebatnya hanya karena nafsu binatang yang tidak cukup dengan satu perempuan!" kata Amira dengan suara yang sangat lirih dan dia benar-benar tidak peduli jika ada yang mendengar apa yang dia katakan barusan karena saat ini dia hanya ingin mengeluarkan apa yang dia rasakan saja.

Sonia yang tanpa sengaja mendengar apa yang dikatakan oleh sahabatnya itu langsung melihat ke arah Amira, tetapi dia sendiri tidak memperingatkan sahabatnya tersebut. Sonia hanya beranggapan jika apa yang dikatakan oleh sahabatnya tersebut adalah sebuah pandangannya saja mengingat kehidupannya yang selama ini begitu banyak diterapkan dengan hinaan yang diberikan oleh orang-orang yang ada di sekitarnya sehingga membuat dia memandang orang-orang yang ada di sekitarnya dengan cara pandang yang berbeda sebagai bentuk protes dari apa yang dihadapinya selama ini.

Pak Ferry memberikan sambutan sambutan mengenai apa saja yang perlu dikembangkan di sekolah itu dan apa saja yang akan dia kembangkan dari sekolah tersebut agar tetap menjadi sekolah unggulan dan juga diminati oleh banyak siswanya. Meski sekolah tersebut adalah sekolah swasta, tetapi kualitas mereka benar-benar dijaga karena sekali saja kualitas mereka menurun maka mereka akan kehilangan begitu banyak siswa dan jelas mereka tidak menginginkan hal tersebut.

"Dalam upaya untuk mengembangkan Sekolah ini agar sesuai dengan apa yang saya katakan tadi maka saya menganggap putra saya, Alex untuk menjadi kepala sekolah di sekolah ini dan menggantikan kepala sekolah lama yang sudah memasuki masa pensiun!" kata Pak Ferry ada seketika seorang lelaki yang usianya sekitar 35 tahunan sejarah berdiri serta langsung berjalan ke samping Pak Ferry. "Dia adalah putra kebanggaan saya dan saat ini dia menjabat sebagaii CEO pada salah satu perusahaan yang saaya miliki. Namun, karena saya menyadari jika sekolah ini memerlukan seorang pimpinan yang memiliki standar tinggi maka saya meminta putra kesayangan saya ini untuk berangkat jabatan selain sebagai CEO dia juga menjadi kepala sekolah di sini!"

"Son, cara menjadi sugar baby bagaimana?" tanya Amira secara tiba-tiba sambil mendekatkan wajahnya pada Sonia.

"Hah? Sugar baby? Buat apa?" tanya Sonia yang cukup kaget dengan apa yang ditanyakan oleh sahabatnya tersebut karena selama ini Amira tidak pernah bertanya mengenai sesuatu hal yang aneh seperti barusan.

1
falea sezi
karena semua novel nya endingnya ngambang
falea sezi
kok g ada lanjut nya sih males novel mu gantung semua sebel g usa bkin novel klo semua cerita gantung pantes like rating mu anjlok
falea sezi
pelakor kok bangga gk kasian emak mu
hidagede1
kalo alex jd menantu pak ferry jadi yg anak nya yg perempuan nya ya?
gaby
Mendapatkan pengalaman jd pelacur & mendapatkan kepuasan batin dr suami org. Knp ga skalian aja mengangkang di hadapan ayah kandungmu, biar ibu tirimu makin sakit ati. Amira bkn balas dendam, tp emang haus belaian suami org. Sifat penjahat kelamin ayahnya menurun pada Amira.
gaby
Kalimatnya berantakan & sm skali ga ada tanda koma. Agak puyeng bacanya, pdhl critanya bagus loh.
gaby
Betul, yg namanya slingkuh itu artinya penjahat kelamin.
gaby
Amira bodoh kalo sampe jth cinta sm Alex. Karena Alex sama seperti Papanya yg berkhianat thd istrinya
pipi gemoy
sudah ta vote Thor ✌️
Enung Samsiah
wawww,,, bu diah keren permpuan tangguh good
Enung Samsiah
pantas sj judulnya anak tiri, berarti pas pk peri nikahin jnda anak 1,ningglin istri sdng ngandung,, suami brengsekkkk
Shinta Dewiana
kok anaknya udah 35 thn...trus amira msh SMA...gmn ni
IG:Mitha_Shin🇯🇵
mampir aja yuk di karya saya " nona Pengasuh tuan Henry"😁
Indri Yani
Blm ngerti ceritany krn bnyk klmt yg tdk dimengerti Thor
Kote Maika
lanjut thor
tenny
hadeuuuh amira kok jadi kebablasan, apa bedanya kamu skrg dengan ibu tiri mu itu
tenny
keren amira
tenny
jangan sampe amira kebablasan thor
gaby: Stuju, karena Amira msh di bawah umur. Syg bgt hrs menyerahkan mahkota pada suami org.
total 1 replies
tenny
jangan sampai nyerahin kegadisannya doong, cukup ciuman aja jangan yg lain
tenny
baru kali ini saya dukung pelakor 😂😂
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!