NovelToon NovelToon
CAKA ( Cintai Aku Karena Allah )

CAKA ( Cintai Aku Karena Allah )

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Cinta Seiring Waktu / Cinta Murni / Dijodohkan Orang Tua / Tamat
Popularitas:75.4k
Nilai: 5
Nama Author: Rini Antika

Apa jadinya jika seorang Perempuan Saleha harus dinikahkan dengan seorang Berandalan?

Nayla harus rela menerima perjodohan dengan lelaki yang seharusnya menjadi Kakak iparnya sendiri untuk menjalankan wasiat dari mendiang Kakeknya.

Akankah Nayla berhasil mengajak sang Suami menuju jalan yang benar serta melupakan cinta pertama yang sudah menjadi Adik iparnya sendiri?

Baca kisah selengkapnya dalam CAKA ( Cintai Aku Karena Allah )

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rini Antika, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 7 ( Saling membela )

Nayla hampir saja jatuh pingsan apabila Jefri tidak menangkap tubuhnya, karena Nayla begitu syok ketika Papa Ervan menelponnya dan memberikan kabar jika Andri terkena serangan jantung, terlebih lagi saat ini kondisi Andri sedang kritis.

"Mas, kita harus segera berangkat ke Rumah Sakit," ujar Nayla yang terlihat panik.

"Memangnya siapa yang sakit Nay?" tanya Jefri.

"Mas Andri terkena serangan jantung, dan saat ini kondisinya kritis."

"Tapi tadi Andri baik-baik saja, kenapa bisa seperti itu?" gumam Jefri.

"Mas, aku tau kalau aku sudah berdosa karena belum sepenuhnya bisa melupakan Mas Andri, tapi bagaimanapun juga saat ini dia adalah Adik iparku. Mas mau kan mengantar Nayla ke Rumah Sakit?"

Nayla terlihat begitu mencemaskan Andri, apa dia tidak memikirkan perasaan ku? ucap jefri dalam hati.

"Baiklah, tunggu di sini, aku mau ngambil motor dulu," ujar Jefri, kemudian melangkahkan kaki menuju basecamp.

Eliza yang melihat Jefri mengambil kunci motor dari basecamp langsung menghampirinya.

"Sayang, kamu mau kemana? aku ikut ya," tanya Eliza, tapi Jefri bergegas pergi dari tempat tersebut tanpa menghiraukan Eliza.

"Kasihan sekali Princess di cuekin," sindir Anak buah Jefri, dan mereka menertawakan Eliza, sontak saja semua itu membuat Eliza semakin merasa geram.

"Apa sih hebatnya perempuan kampung itu? dari dandanannya juga sudah terlihat kampungan," teriak Eliza.

"Kamu seharusnya tau kalau lelaki lebih suka yang tertutup dan menjaga auratnya, tidak seperti kamu yang suka pamer aurat," sindir salah satu Anak buah Jefri, dan Eliza yang kesal langsung pergi dari sana.

"Untung saja Bos Jefri bukan menikah sama si Eliza yang mata duitan dan sombong itu," ujar Anak buah Jefri yang tidak suka dengan kelakuan Eliza.

......................

Sepanjang perjalanan menuju Rumah Sakit, sesekali Jefri melihat wajah Nayla dari kaca spion.

Wajah Nayla terlihat cemas, itu semua pasti karena dia sangat mengkhawatirkan kondisi Andri, ucap Jefri dalam hati, dan lagi-lagi Jefri merasakan sakit pada hatinya karena Nayla masih memikirkan Andri yang notabene nya adalah cinta pertama Nayla.

"Nay, kalau aku sakit juga, apa kamu akan mencemaskanku?" tanya Jefri.

"Mas ini ngomong apa sih, bagaimanapun juga Mas Jefri adalah Suamiku, tentu saja aku akan mencemaskan Mas Jefri."

Kenapa sih Jef kamu sekarang jadi baper setelah menikah dengan Nayla, Jefri terus saja merutuki kebodohannya.

Setelah menempuh setengah jam perjalanan, Nayla dan Jefri akhirnya sampai di Rumah Sakit, tapi saat ini Andri dipindahkan ke ruang ICU, karena kondisinya dalam keadaan kritis.

Nayla mengucapkan Salam ketika melihat kedua orangtua Andri yang berada di depan ruang ICU, kemudian Nayla mencium punggung tangan mereka, sedangkan Jefri terlihat acuh ketika melihat Papa Ervan dan Mama Indri.

"Ma, Pa, bagaimana kondisi Mas Andri saat ini?" tanya Nayla.

"Andri saat ini belum melewati masa kritisnya Nak, Papa minta tolong sama Nayla supaya Nayla bisa terus berada di samping Andri."

Nayla terlihat bingung sampai akhirnya Nayla menghampiri Jefri dan menarik tangannya.

"Pa, saat ini Nayla adalah seorang istri, dan Nayla tidak akan melakukan apa pun tanpa seijin Suami Nayla," ucap Nayla, dan Jefri tidak menyangka jika Nayla akan menghargainya sebagai seorang Suami.

"Jef, Papa mohon sama kamu supaya kamu mengijinkan Nayla untuk menemani Andri sampai sembuh, karena saat ini yang Andri butuhkan adalah Nayla."

Jefri beberapa kali mengembuskan nafas secara kasar. Sebenarnya Jefri merasa keberatan jika Nayla harus berada di samping Andri, tapi Jefri akan merasa sangat berdosa jika Andri sampai kenapa-napa, karena bagaimanapun juga Andri adalah Adiknya.

"Jef, kenapa kamu lama sekali berpikir Nak, apa kamu tidak ingin Adikmu sembuh?" tanya Papa Ervan, karena Jefri masih saja diam.

"Sudahlah Pa, kita tidak perlu memohon kepada Anak yang tidak punya hati dan tidak tahu diri seperti Jefri. Selama ini juga dia hanya menjadi benalu dalam keluarga kita, dan dia hanya keluyuran gak jelas. Mama tidak habis pikir dengan kelakuan Jefri yang selalu membuat malu keluarga kita," sindir Mama Indri.

Nayla merasa kasihan karena Jefri selama ini selalu dipandang sebelah mata, sampai akhirnya Nayla memberanikan diri untuk angkat suara.

"Ma, maaf jika Nayla sudah ikut campur, tapi Mas Jefri tidak seperti yang Mama katakan, mungkin selama ini Mas Jefri adalah seorang berandalan, tapi Mas Jefri tidak seburuk yang kalian kira," bela Nayla.

Jefri merasa tersentuh karena Nayla sudah membelanya.

"Sudahlah Nay, kamu tidak perlu membelaku, karena dari dulu apa pun yang aku lakukan tetap saja tidak membuatku terlihat baik di mata mereka. Sekarang aku ijinkan kamu menemani Andri, dan sebagai seorang Suami, aku percaya jika kamu bisa menjaga harkat dan martabat kamu sebagi seorang istri," ucap Jefri, dan Nayla tidak percaya jika Jefri mengijinkan dirinya untuk menemani Andri, padahal Nayla tau jika Jefri masih belum bisa melupakan rasa sakit hatinya kepada Andri dan Mama Indri yang sudah merampas kebahagiaannya.

Saat Nayla melihat Jefri hendak pergi, Nayla memegang pergelangan tangan Jefri.

"Mas, sebaiknya Mas ikut menemani Mas Andri juga supaya tidak timbul fitnah jika kami hanya berdua saja, bagaimanapun juga Mas Andri pernah mengisi hari dan hati Nayla."

Jefri diam mematung karena masih memikirkan semuanya, sampai akhirnya Jefri menganggukan kepalanya tanda setuju.

"Nayla, apa kamu tidak berpikir jika kamu menemani Andri dengan membawa Jefri, sama saja kamu menabur garam pada luka Andri," bentak Mama Indri

"Maaf Ma, Nayla tidak bermaksud seperti itu, tapi bagaimanapun juga Mas Andri harus bisa menerima kenyataan jika Nayla saat ini adalah perempuan yang sudah bersuami, bahkan Nayla adalah Kakak iparnya sendiri, dan secara perlahan Nayla akan memberikan pengertian kepada Mas Andri supaya berusaha melupakan Nayla."

"Harus kamu tau, kalau Andri sampai sakit juga gara-gara kamu, dan sekarang kamu harus berusaha untuk menyembuhkannya," ujar Mama Indri.

Jefri yang tidak terima dengan perkataan Mama Indri kepada Nayla, akhirnya kembali berdebat dengan Ibu tirinya tersebut.

"Kamu tidak perlu menyalahkan Nayla, karena semua itu bukan kesalahan Nayla. Andri saja yang bodoh karena sudah menyiksa dirinya sendiri, padahal dia tau kalau Nayla sudah menjadi Kakak iparnya," ujar Jefri.

"Cukup Jefri, Ma, sekarang yang terpenting adalah kesembuhan Andri, kenapa kalian berdua malah ribut," ujar Papa Ervan.

"Nay, sebaiknya sekarang kamu masuk ruang ICU, aku akan menunggu di Taman, nanti setelah Andri dipindahkan ke kamar perawatan, baru aku akan menemanimu merawat Andri," ucap Jefri, kemudian melangkahkan kaki menuju Taman.

Nayla masuk ruang ICU setelah mengenakan baju steril, dan buliran bening dari mata Nayla lolos begitu saja ketika melihat Lelaki yang sangat dicintainya berbaring tak berdaya antara hidup dan mati.

Secara perlahan Nayla mendekati Andri, kemudian Nayla duduk di kursi samping ranjang pesakitan Andri.

"Mas, bangun Mas, maafkan Nayla karena telah menorehkan luka pada hati Mas Andri, tapi Nayla mohon Mas Andri jangan seperti ini, Mas harus kuat, Mas pasti sembuh," ujar Nayla yang sebenarnya ingin sekali menggenggam erat tangan Andri untuk memberikannya kekuatan, tapi Nayla sangat sadar dengan statusnya saat ini, karena tidak seharusnya Nayla melakukan sesuatu yang dilarang oleh Agama meski pun hanya bersentuhan tangan.

1
Patrick Khan
.ibu dan anak.sm egois..nayla hadehhh 😡😡
Rini Antika: sabar sabar, dari tadi es mosi terus 🤭
total 1 replies
Patrick Khan
.lm2 andri semaunya sendiri..sm kyk emak nya😡
Patrick Khan: sm2 kak
total 7 replies
Euis Kindar Wulan
up
Rini Antika: makasih banyak dukungannya, 🙏
total 1 replies
Mey-mey89
aq mampir thorrr
Rini Antika: makasih banyak Kak sudah berkenan baca Karya receh saya, 🙏
total 1 replies
Dewi Payang
kasian Jef, msh ada ikatan batin suami isteri
Dewi Payang
belum tentu. Jef msh hdp Andri
@Kristin
5 iklan buat mu say... semangat 💪
Rini Antika: makasih banyak Mak, semangat jg, 💪💪
total 1 replies
@Kristin
Bunga 🌹 untuk mu semangat 💪🤗
Rini Antika: makasih, 🤗
total 1 replies
auliasiamatir
makin seru thor, maaf baru sempat hadir. lagi ya
Rini Antika: gak apa" say, maaf aku jg jarang mampir soalnya kejar jumkat terus
total 1 replies
auliasiamatir
andri jangan kek anak kecil deh, belajar terima kenyataan, salahin tu mak mu yang egois
auliasiamatir
semoga luka mu segera sembuh ya andri, lagian mak mu jahat bamgey sih
@Kristin
Semangat Thor hadiah iklan buat mu...🤗
Rini Antika: makasih banyak Mak, semangat jg ya, 😘😘
total 1 replies
Tukang Ngehalu
Aku udah pindah baca ke sini Thor, up nya yang banyak ya, semangat terus 💪💪
Rini Antika: oke say, makasih banyak ya, love you sekebon 😍😍
total 1 replies
Tukang Ngehalu
Ending yang selalu bagus, Selamat Thor telah berhasil menciptakan karya yang luar biasa 👍👍🎉🎉
Rini Antika: pasti 💪💪
total 3 replies
Tukang Ngehalu
Selamat Jefri dan Angela
Tukang Ngehalu
aku mewek Thor 😭
Rini Antika: aku jg 😭
total 1 replies
Tukang Ngehalu
bagus deh Jefri mending sama Angela saja biar gak ganggu Nayla sama Andri lg
Rini Antika: iya bener, 🤭
total 1 replies
Tukang Ngehalu
km jgn salah sangka dulu Angela, Jefri mau bawa km k KUA
Tukang Ngehalu: bukan tahu tp tempe, 🤭
total 2 replies
Tukang Ngehalu
tidak tau saja kalau mereka adalah org yang sama
Tukang Ngehalu
hadeuh muncul Nenek Sihir
Tukang Ngehalu: meresahkan sekali, 🤭
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!