Olivia harus menikah dengan seseorang pria yang tidak ia kenal, padahal ia sudah memiliki seseorang pacar yang juga akan menikahi nya. Sekuat apapun Olivia menolak pernikahan itu ia tidak bisa melakukan nya.
Pada akhirnya Olivia menikah dengan pria yang ayahnya pilih. Pria itu bernama Adam, pria tampan yang memiliki kesabaran yang luar biasa, ia sangat sabar dalam menghadapi segala hal, termasuk sang istri Olivia.
Pernikahan mereka berdua penuh dengan drama, drama yang Olivia buat sendiri. Tetapi Adam tetap sabar menghadapi drama yang sang istri buat. Entah sampai kapan kesabaran Adam bertahan, karena manusia memiliki batas kesabaran.
Bagaimana kelanjutan kisah mereka? Apakah Adam berhasil membuat Olivia menerima pernikahan mereka? Saksikan selanjutnya di novel in
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Cerita_Bahagia12, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 7
"Apa hak mu meminta ku untuk menggagalkan rencana ku," ucap Olivia.
"Aku calon suami mu, aku memiliki hak mengatur diri mu. Oke kamu tidak menerima perjodohan ini, kamu tidak ikhlas menjalani nya, tapi jangan rusak apa yang sudah seharusnya di lakukan, setelah semuanya selesai terserah kamu mau kemana."
Adam membawa mobilnya ke tempat selanjutnya, ia tidak mau mengulur waktu lagi. Lebih cepat lebih baik, terlalu lama bersama dengan Olivia juga tidak membuat nya senang, yang ada Olivia terus membuat dirinya terus bersabar.
"Mau kemana," tanya Olivia.
"Mencari cincin pernikahan," jawab Adam.
"Kau emang punya uang, jangan membuat dirimu repot," ujar Olivia.
"Ketika aku sudah siap untuk menikah itu berarti aku sudah siap membiayai semua keperluan pernikahan kita, aku tidak akan membuat dirimu dan keluarga mu mengeluarkan sedikitpun uang untuk pernikahan ini," ucap Adam.
"Gaya sekali, emang kau bekerja sebagai apa," tanya Olivia.
"Aku bekerja di sebuah perusahaan industri," jawab Adam.
Olivia sadar Adam bukan orang biasa, Adam pasti orang berada yang memiliki banyak uang, bahkan Olivia rasa Adam lebih kaya dari keluarga nya. Mobil yang Adam pakai saja bukan mobil biasa. Kalau ia tidak mempunyai pacar, ia yakin akan menerima Adam.
"Di sini," tanya Olivia.
"Iya di sini, mau dimana lagi atau kamu ada tempat?"
"Tidak ada," ucap Olivia.
Adam membawa Olivia masuk ke dalam, ia menyerahkan semuanya pada Olivia, lagi pula Olivia yang akan memakai cincin itu, untuk dirinya hanya memakai cincin platinum saja.
"Pilih sesuka mu," ucap Adam.
"Apa saja," tanya Olivia.
"Hmmm," gumam Adam.
Segera Olivia mencari cincin yang mahal, ia tidak peduli dengan harga cincin yang ia pilih. Olivia sengaja membuat Adam ilfil padanya, mungkin dengan cara membeli cincin yang mahal Adam mikir dua kali untuk menikah dengan nya.
"Tapi dia kan meminta ku mencari cincin dengan bebas, mana mungkin dia ilfil," batin Olivia.
"Yang ini.." Olivia menunjuk sebuah cincin berlian berwarna putih.
"Tolong ambilkan untuk dia," ucap Adam.
Olivia benar-benar suka dengan cincin yang ia pilih, ia cukup terkejut mendengar harga cincin yang hampir seharga mobil Alphard.
"Mahal sekali," batin Olivia.
"Suka," tanya Adam.
"Iya aku suka, ambil ya," jawab Olivia.
"Hmmm ambil lah," ucap Adam.
Olivia terkejut Adam memperbolehkan nya mengambil cincin itu, ia sendiri tidak pernah mendapatkan barang mahal dan mewah seperti ini.
"Sudah." Sebelum pergi sudah pasti Adam membayar cincin itu terlebih dahulu.
Setelah dari tokoh itu mereka berdua langsung ke butik untuk mengukur pakaian pengantin, sebenarnya Olivia tidak ingin pergi tetapi Adam memaksa untuk pergi, karet tidak ada pilihan lain Olivia terpaksa pergi bersama dengan Adam. Ia harus mengundur rencana nya untuk bertemu dewasa sang pacar.
"Ini terakhir kita bertemu, kita akan bertemu saat pernikahan nanti," ucap Adam.
"Bagus lah, aku tidak suka selalu sering bertemu dengan mu."
"Untuk fitting baju, kita sendiri sendiri, aku benar-benar sibuk sebelum acara pernikahan," ucap Adam.
"Terserah.." Olivia malah senang tidak bertemu dengan Adam lagi, ia lebih bebas bertemu dengan sang pacar sebelum ia menikah dengan Adam.
"Aku minta jangan membuat keluarga kita kecewa," ujar Adam.
"Jangan banyak berbicara, aku tidak akan melakukan nya, tapi kalau kau terus mengatakan nya aku bisa saja melakukan nya," ucap Olivia.
lanjutkan lagi tor jgn kelamaan🫣
kok Agnes ? seharusnya Olivia Thor🦾💪💪
semangat upnya
bucin tau rasa loe
gak berat baca nya bisa serasa dlm.novel keikut alur cerita..😄