Sebuah pernikahan masa SMA yang terjadi pada seorang wanita dan laki-laki di sebuah SMA.
Randi Arya Permana seorang ketua keamanan di sekolahnya sangat disiplin,tegas,namun ada juga sisi lembutnya dan Karina Lidia Putri yang merupakan tokoh pasangan Randi yang sangat jutek,nakal,dan sering buat ulah.
Namun dia juga punya sifat yang baik dan penyayang.Mereka sempat menjadi musuh di kelas 10 dan 11 karena sifat disiplin nya Randi.Karina si Ratu terlambat sering kena hukuman dari Randi sehingga mereka bermusuhan.
Dijodohkan sejak kecil dan menjadi sahabat waktu Sekolah Menengah Pertama.
Namun karena suatu masalah persahabatan mereka jadi renggang.
Suatu hari Karina ke klub malam dan sedang berjoget,namun dirinya di cabuli oleh laki-laki kurang ajar.Raka pacarnya malah mendukung laki-laki itu.
Karina berlari ke tempat aman dan diselamatkan Randi,kakinya Karina terluka dan menyebabkan ia tidak bisa jalan.Randi mengantarnya pulang.Randi membuat Karina kembali kepada Allah SWT Tuhan Yang Maha Esa.Di situlah awal mula kisah mereka.
Bagaimana lanjutannya?ikuti terus ya ceritanya.
Terimakasih
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ilham harahap, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Hubungan suami istri pertama kali
Lalu merekapun ke warung dekat gang dan membeli yang dibutuhkan.
"Wah borong ya mba?"tanya penjaga warung itu.
"Iya nih abang saya yang nyuruh buk."ujar Karina dan tersenyum.
"Dek,abang mau indomienya ambil 1 dus!"ujar Randi dan diangguki Karina.
"Bu ada kan?"Tanya Karina lalu ibu tadi mengangguk dan mengambilnya.
"Ini mba,jadinya 200 ya mba."ujar ibu pemilik warung itu dan Randi memberikan duitnya.
"Nih bawain!"ujar Karina dan Randi menurut bak suami penurut.
"Dah yok pulang malam ini mau kerja kelompok kan?"Tanya Randi lalu diangguki Karina dan mereka masuk ke mobil.
Setelah sampai dirumah Randi memarkirkan mobilnya dan segera turun lalu membukakan pintu mobil sebelah kiri yang kursinya diduduki Karina,Karina merasa sangat senang karena ia diperlakukan seperti ratu.
Lalu merekapun masuk dan mengganti baju.Randi duduk sejenak dikursi ruang tamu dan dilihatnya Karina sudah naik ke atas dengan baju sekolah dan hijab panjangnya.
"Lo gak ganti baju?"Tanya Karina dari atas.
"Ntar dah, masih cape mau keatas."ujar Randi lalu Karina turun dan menarik tangan Randi.Randi nurut dan ikut ke atas.
Randi masih sibuk dengan hp nya dan saat ia mendongak ia melihat pemandangangan yang sangat indah,Karina membuka bajunya dan hanya mengenakan tank top serta celana shot sepaha memperlihatkan badannya yang sangat menggoda dan yang melihatnya pasti tidak akan tahan.Sesuatu mengeras dan ingin masuk ke sarangnya.
"Astagfirullah,gak-gak jangan dulu."batin Randi menutup matanya dan saat ia membuka nata ia melihat Karina didepannya.
"Hei Ndi kamu kenapa?"tanyanya dan Randi segera mengalihkan pandangan namun Karina paham kenapa dia seperti itu.Kemudian Karina mendorongnya ke kasur.Randi kaget dan menelan salivah nya.
Karina mulai mencium bibirnya dan melemut bibir suaminya itu.Sela-sela tangannya dimasukan ke sela-sela tangan Randi dan menaruhnya di sejajar kepala Randi dan dari bibir turun ke leher.
"Emmmmph ahh,"begitulah kira-kira suara nya.
Lalu semakin mengeras semakin mengeras dan saat Karina memberikan tanda jejak di lehernya ada sesuatu yang keluar dari naganya.Ia lemas nikmat, melihat itu Karina tersenyum dan bangga karena berhasil dengan cara yang diberitahukan temannya.Lalu Karina kembali melemut bibir Randi.Sampai bibirnya dan bibir Randi bengkak.
"Gimana?udah lega?"Tanya Karina melepas ciumannya dan kembali ke samping Randi lalu memeluk suaminya itu.
"Nikmat tapi kamu tau darimana cara itu?"Tanya Randi masih lemas.
"Aku tanya dari temen ku,"ujarnya dan Randi mengangguk pertanda mengerti.
"Owh gitu,temen mu yang masih suka main ke klub malam itu ya?"Tanya Randi menatap Karina.
"Iya bener,"Ujar Karina
"Yaudah kamu mandi sana udah mau maghrib!"ujar Karina dan beranjak ke dapur.
"Duh kalau udah boleh mungkin dia lebih ganas dari aku."ujar Randi bangun lalu ke kamar mandi untuk mandi.
Azan maghrib pun berbunyi lalu mereka sholat berjamaah dan kemudian makan malam.Setelah selesai makan, mereka ke kamar dan menyiapkan barang-barang untuk kerja kelompok.
"Ndi!"panggil Karina pada Randi yang masih sibuk main hp.
"Apa?"tanyanya masih fokus ke hp.
"Foto pernikahan kita dibiarin aja apa gimana?"Tanya Karina lalu memakai hijab- nya.
"Oh iya yok beresin nanti ketahuan bisa gawat nih."ujar Randi panik dan mereka mengemas foto-foto pernikahan mereka lalu memasukannya ke kamar mereka.
Foto pernikahan setelah mereka menikah tapi tidak ketika acara Ijab qobul nya ya,makannya ada foto pernikahan mereka.