NovelToon NovelToon
Transmigrasi Novel

Transmigrasi Novel

Status: tamat
Genre:Reinkarnasi / Romansa / Time Travel / Mengubah Takdir / Chicklit / Tamat
Popularitas:188.1k
Nilai: 5
Nama Author: TIARA RAHMAWATI

Dengan langkah gontai berjalan menyusuri jalan yang cukup sepi. Hari ini seharusnya menjadi hari anniversary tahun ke 3. Berakhir dengan terbongkar nya perselingkuhan mereka saat dirinya tak sengaja melintas di depan Coffee shop melihat dua sosok itu saling berpagutan mesra.

Tangannya menggenggam erat tas kerja dan sebuah novel favoritnya yang sudah terbaca berulangkali. Hari ini bukan hanya kehilangan cintanya dirinya juga kehilangan satu satunya sosok yang di anggap keluarga. Menatap kosong kedepan hingga tak disadarinya sebuah truk melaju kencang kearahnya.

Semuanya terjadi begitu singkat. Tubuhnya terasa seperti terbang dan tergeletak menatap langit yang dihiasi bintang. Pandangan nya memburam seiring sesak yang menghampiri. Cahaya bintang jatuh yang dilihat netra sayunya menerbitkan senyum getir.

'sudah berakhir'. lirihnya, perlahan semua terasa ringan dan terang.

penasaran lanjutannya? yuk baca😘

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon TIARA RAHMAWATI, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

ketujuh

Duduk di atas bebatuan bersender di dahan pohon bakau. Aroma laut dan percikan air membuat siapa saja akan terlena.

Dalam novel kawasan ini tidak terjamah karna beberapa tahun yang lalu Trusunami yang mengalami erupsi menghancurkan sebuah suku pedalaman yang merenggut semua nyawa.

Sejak saat itu banyak rumor yang beredar jika tempat ini sangat angker dan warga yang mulai berdatangan untuk bermukim tidak mau menyentuh lebih dalam kedalam hutan ini.

Alycia berfikir jika membangun sebuah rumah di kawasan ini bukan kah akan sangat sempurna. Tempat ini aman dan semua hal itu hanya lah mitos belaka. Yah mungkin itu bisa di pertimbangkan.

Sebuah gitar Alycia keluarkan dari dalam tas. Matanya menerawang jauh ke birunya lautan dan desiran angin. Memetik gitar di pangkuan nya.

Kadang dirinya berharap semua ini adalah mimpi. Hidupnya sebagai Alexa juga hancur karena orang terdekat nya sendiri. Sekarang sebagai Alycia pun dirinya harus berjuang agar tidak hancur.

Dering ponsel mengalihkan fikiran nya. Sebuah nomor tanpa nama tapi sangat dirinya ketahui nomor siapa itu, nomor yang sudah beberapa kali menelpon nya tapi tidak dirinya gubris. Telpon ke 8 yang mungkin harus di angkat oleh nya.

'Hmmm.' Gumam Alycia.

'Dimana?.'

'apa peduli lo?."

'Dimana?.'

'Dimana pun yang tidak ada kalian di dalamnya."

'Alycia!.' Sentakan itu sedikit mmebuat Alycia tertegun.

'Dengar Xender, bersikap lah seperti biasanya yang tidak perduli, kita gak sedekat itu untuk saling mengetahui dimana kita berada bukan?.'

Hening sesaat, Alycia tau ada yang aneh dengan Xender. Apakah ini efek dari dirinya yang berusaha mengubah alur?

'nikmati waktu kalian bahagia lah.'

Dengan itu Alycia mematikan sambungan telepon nya. Meletakkan gitar di samping nya. Berjalan mendekat ke deburan ombak.

Berjongkok menggenggam pasir yang bercampur serpihan cangkang kerang. Air dengan buih yang terasa sejuk yang menyapa tangannya.

"Pah, Bang Vano aku mungkin akan pergi dan menghilang seperti buih ini, aku sudah cukup kecewa dengan hal yang terjadi di kehidupan ku sebagai Alexa, Sekarang aku hanya ingin hidup damai walau hanya sendiri tanpa kalian atau siapapun." Lirih Alycia.

Beberapa ekor ikan yang bersatu dalam sebuah kelompok berenang kesana kemari. Beberapa ekor anak kepiting yang berjalan bersembunyi di celah bebatuan. Burung-burung camar yang berterbangan di atas lautan.

Melepas alas kaki nya merasakan halusnya pasir menyambut senja yang akan datang dengan indah. Mungkin suatu saat Alycia akan membawa seseorang untuk diajak ketempat ini bersama.

Saling berteduh dibawah rindangnya pohon beralas bebatuan. Berpegang tangan saling percaya dan menguatkan.

Harapan sederhana yang di doakan menjadi kenyataan kecil.

Matahari sudah menyelesaikan tugasnya. Bulan kembali bersinar walau hanya seperempat nya. Mobil Alycia terparkir di garasi tepat pukul 8 malam.

Jejeran mobil masih memenuhi halaman. Suara tawa dan canda yang terdengar dari taman belakang. Langkah nya tenang memasuki kamar nya sendiri.

Mengunci pintu dan membersihkan diri. Saat menutup gorden netranya tidak sengaja melihat bagaimana Lionel yang memeluk manja Alex. Papah dan bang Vano yang tertawa menikmati Redler.

Tanpa disangka ternyata ada yang sadar akan keberadaan nya yang berada di dalam kamar lantai 2. Mata tajam Xender yang menatap tepat di matanya membuatnya terpaku.

Tatapan sendu yang hangat untuk pertama kalinya. Mengalihkan pandangannya cepat dan menutup gorden.

"Tidak, Tidak mungkin." Lirih Alycia yang masih berdiri terpaku menatap kosong gorden dark grey itu.

1
Dede Mila
masih blom paham....🤔
Retno Isma
out. sy pikir lurus2 aja. ternyata cerita belok
Revi Sri alexsa
salut sama pemeran utamanya
Revi Sri alexsa
salut sama pemeran utamanya
L
halah alasan loh 😒😒😒😒
L
gak janji 😣 thor
Hikam Sairi
baca lagi
Diana Ana
Lumayan
Sri Wahyuni
akhir yang bahagia... 💪💪💪 untuk Authornya 👍👍👍💐💐💗💗🌻🌼🌻💐💐
Riska Fatihica
Luar biasa
Ni Ketut Patmiari
Mamak author Heera tu siapa?
Ni Ketut Patmiari
Luar biasa
Ni Ketut Patmiari
Auto buka utube... baca novel sambil dngerin Kesepian - Viera
biar dapet feel nya...🥰
🥰PencintaDuniaHalu🤪
Luar biasa
Kartika Tika
🥰
Wanda Wanda i
keren Thor i like it
Wanda Wanda i
Omo Omo Omo 😍 Daebak
Wanda Wanda i
wow like like like 😍
fyyy_fyyy
lanjutt thorr
fyyy_fyyy
kpn up ny thorr
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!