NovelToon NovelToon
Cinta Sang Tuan Muda Arogan Dan Gadis Berhijab

Cinta Sang Tuan Muda Arogan Dan Gadis Berhijab

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Tamat
Popularitas:2.2M
Nilai: 4.9
Nama Author: blursky

Hanya cerita fiksi‼️

Seorang wanita solehah bertemu dengan pria arogan pemaksa?.
Pria dengan sejuta pesonanya tapi dibalik wajahnya yang tampan terdapat sifat pemaksa, posesif dan bahkan pemarah.

"you are mine"

Dan sialnya pria itu adalah putra tunggal dari keluarga billionaire yang perintahnya tidak bisa di bantah siapapun.
Semua kemauan pria itu harus terpenuhi!.

Happy reading:)

Guys kalau ada kata-kata yang salah atau kalimat apapun itu. Komen ya karena aku juga baru belajar hehe.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon blursky, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Hukuman?

"Jadi bagaimana cara mendidik anak yang baik?." Tanya Darren menatap mereka tajam.

"T-tuan Darren?anda orang tua Ellard?." Tanya Samta gemetar.

"Ya." Jawabnya singkat tapi membuat badan Samta dan guru konseling itu lemas.

****

"Jadi anak itu memukul guru?." Tanya Darren saat sudah duduk di sofa, sedangkan Ken berdiri di belakangnya.

"I-iya tuan." Jawab guru konseling tubuh guru itu gemetar hebat,ia meruntuki kebodohannya karena berbicara sembarangan.

"Kenapa?." Tanyanya singkat.

"S-saya menghukum siswi yang membolos pelajaran di jam saya,tuan." Jawab Samta.

Darren mengeryit heran sejak kapan putra gilanya ini mau membela perempuan bahkan sampai melakukan hal kelewat batas.

"Benar Ell?." Tanya Darren ragu melirik ke arah Ellard yang diam saja.

"Hmm." Jawabnya.

Saat ini bukan waktunya mencari tahu tentang wanita yang di maksud itu. Walaupun ia sudah sangat penasaran gadis mana yang terkena kutukan karena disukai oleh anaknya yang gila ini.

"Aku tidak akan membelanya jika putraku bersalah,kalian bebas untuk memberi hukuman untuknya." Ucap Darren datar.

Seperti mendapatkan angin segar Samta dan guru konseling itu langsung bersemangat. Mereka yang tadinya menunduk takut langsung menegakkan kepalanya.

Sedangkan Ellard mendengus kesal jika tau Darren hanya akan memperpanjang masalah lebih baik pria tua itu tidak perlu datang pikirnya.

Ia sudah sangat gatal ingin membalas perlakuan yang di dapat gadisnya. Tapi apa ini ia malah terjebak di tempat terkutuk seperti ini,jika yang mengurusnya Ken pasti dirinya sudah keluar dari tadi.

"Jadi ceritakan kejadiannya." Ucap Bu Indri yang sejak tadi menyimak.

"Saya hanya menghukum siswi yang membolos di jam saya. Tapi nak Ellard tidak terima jika gadisnya di hukum dan dia malah memukul saya, tuan." Ucap Samta.

Ellard tersenyum sinis benar-benar sangat pandai berakting pria tua satu ini. Dia mengatakan seolah 'Aku di sakiti anak mu padahal aku melakukan hal benar'.

"Ya tuan Darren, bukankah nak Ellard ini sudah sangat keterlaluan,baru kali ini ada siswa HIS yang berani memukul gurunya sendiri." Ucap guru konseling itu ikut menimpali.

Wah jadi mereka sama-sama ingin menyudutkan ku, baiklah sepertinya aku akan bermain sebentar. Ucap Ellard dalam hati.

Darren menghela nafas panjang dia percaya walaupun putranya itu gila dan brandal tapi dia tidak bodoh, jika keturunan Walton bodoh sudah ia buang anaknya sejak dulu maka dari itu Darren yakin pasti putranya melakukan itu karena suatu alasan.

Gadis?, memikirkan itu Darren tergelak dalam hati ia tidak bisa membayangkan akan sesuram apa wanita itu jika bersanding dengan Ellard.

Ellard memang duplikat dirinya tapi sepertinya ini overdosis karena tercampur dengan sifatnya dan ayahnya. Menghadapi satu orang dari keluarga Walton saja mereka di luar sana sudah gemetar ketakutan apalagi ini satu tapi tercampur dari dua sifat pria arogan.

"Lalu apa hukuman yang kalian akan berikan padanya?." Tanya Darren datar ia ingin lihat sejauh mana mereka menyalahkan putranya.

Samta dan Bu konseling itu saling melirik satu sama lain.

"Saya hanya ingin nak Ellard meminta maaf di depan semua murid HIS tuan. Karena nak Ellard memukul saya di depan kelas dan saya yakin berita itu menyebar dengan cepat. Saya tidak bisa tinggal diam jika nama baik saya tercoreng." Jelas Samta sambil melihat ekspresi wajah Darren,apakah dia marah?,tapi sepertinya wajah pria itu tetap datar dan Samta bisa bernafas lega.

Dia tidak tau saja di bawah meja tangan Darren terkepal erat. Beraninya dia ingin mempermalukan putranya,cucu dari Herry Walton.

Sedangkan Ellard tersenyum meremehkan jadi ini yang di inginkan pria tua itu,baiklah ia akan menurutinya.

"Baiklah." Jawab Ellard membuat Samta dan semua yang ada di ruangan itu terkejut bahkan Darren sekalipun.

"A-apa?." Tanya guru konseling setengah tidak percaya.

"Aku akan menurutinya." Jawab Ellard santai.

Samta tersenyum penuh kemenangan, jika putra Darren Levon Walton bisa tunduk dan meminta maaf padanya ia yakin tidak ada seorang pun yang berani padanya.

Sebenarnya ia akan meminta siswa ini di keluarkan secara tidak hormat dari HIS tapi karena ia mengetahui jika anak itu bagian keluarga Walton ia mengurungkan niatnya. Sepertinya mengambil keuntungan dari kejadian ini adalah pilihan yang bagus.

"Tapi bukankah jaksa meminta penjelasan dari kedua belah pihak. Bahkan di pihak penjahat kejaksaan meminta penjelasanya. Tapi kalian tidak ada yang minta penjelasan dariku. Bukankah kita harus membela diri kita walaupun kita bersalah sekalipun,benarkan Dad?." Jelas Ellard mengedarkan pandangannya. Lalu menatap Darren dengan tatapan sepolos mungkin.

Tapi itu membuat Darren bergidik benar-benar tidak cocok wajah polos itu untuk putranya yang brandal,gila dan arogan itu.

Sedangkan wajah Samta sudah pucat pasi, ia tidak mengira jika pria itu akan membuka suara untuk menjelaskan.

"Benar nak kami menunggu penjelasan darimu." Ucap Bu Indri.

"Samta kau tau alasan gadisku membolos?." Tanya Ellard.

Samta gelalapan untuk menjawab apalagi semua mata mengarah kepadanya, "Sepertinya dia tidak suka mata pelajaran ku dan dia lebih memilih membolos bersama denganmu." Jawab Samta asal.

"Jadi menurut mu siswi yang bersekolah dengan beasiswa mau membolos dengan alasan yang tidak masuk akal?. Dia bersekolah karena kepintarannya apakah dia segila itu untuk langsung meninggalkan pelajaran?." Tanya Ellard santai tapi langsung masuk ke pemahaman semua orang.

"Tunggu Ellard, apa murid itu Aldara?." Tanya Indri.

"Ya Aldara. Gadis ku."Jawab Ellard

"Em sepertinya tidak mungkin murid seperti Aldara membolos tanpa keterangan yang jelas. Mr Samta apakah anda bertanya apa alasan Aldara membolos?." Tanya wakil kepala sekolah itu melihat Samta.

"I-tu saya belum bertanya Bu, karena Ellard lebih dulu masuk menendang pintu kelas." Jawabnya gugup dirinya sudah berkeringat dingin sekarang.

"Benarkah? tapi sepertinya tadi kau bilang bahwa aku memukulmu saat kau memberi gadisku hukuman. Itu artinya kau memberi gadisku hukuman tanpa mendengar alasan dia tidak masuk kekelas!!." Ucap Ellard keras.

"Mr Samta apa itu benar?." Tanya Indri.

"T-tapi Bu apapun alasanya murid yang tidak masuk ke kelas saat pelajaran berlangsung itu salah, apalagi tanpa keterangan yang jelas." Ucap Samta membela diri.

"Kau tau kenapa gadisku tidak masuk?, dia di pukul siswi lain dan aku membawanya untuk mengobati luka yang ia dapat. Apa matamu buta? kau tidak bisa melihat pipi memar gadisku dan luka di sudut bibirnya?." Ucap Ellard menahan emosinya. Mengingat hal tadi membuat dia kembali tersulut tapi dia harus menyelesaikan masalah ini juga karena jika tidak akan berimbas pada gadisnya.

Samta terdiam dia bukan tak melihat dia hanya tidak mempedulikannya toh siapa juga yang akan perduli dengan murid yang tidak tau asal-usulnya.

"Lalu kenapa tidak melaporkan pada BK?." Tanya Bu konseling.

"Memangnya apa yang akan kau lakukan?, mengoceh tanpa henti seperti tadi?." Ucap Ellard.

"Dan kau Samta. Kau bilang jika gadisku tidak pantas mengeluarkan pendapatnya karena dia gadis beasiswa bukan?." Tanya Ellard.

Semua mata mengarah kepada Samta yang sedang menunduk.

"Mr Samta saya benar-benar kecewa pada anda. Aldara memang murid beasiswa tapi ia sudah banyak memenangkan banyak olimpiade yang membuat bangga sekolah kita." Ucap Indri.

"Tapi Bu Indri kita juga tidak membenarkan tindakan Ellard yang memukul gurunya sendiri." Ucap guru konseling ,jika Ellard terbukti benar maka sudah pasti dia akan mendapat masalah karena meragukan didikan keluarga Walton tadi.

"Jika suamimu di lecehkan wanita lain apa yang akan kau lakukan pada wanita itu?." Tanya Ellard.

"Tentu saja aku akan membunuhnya!!." Jawab guru konseling.

"Itu dia, sudah baik aku hanya memukulnya dan tidak membunuh pria tua itu. Sekali pukulan saja sudah ambruk aku yakin jika memberi dua atau empat malaikat maut akan menjemputnya." Ucap Ellard santai.

Semua yang ada di sana bergidik ngeri hanya Darren dan Ken yang menikmati pertunjukan itu. Darren melihat Ardella dalam diri putranya jika Ellard bersikap setenang itu berbanding terbalik denganya yang akan langsung tersulut emosi.

Samta dan guru konseling itu membatin benar jika keluarga Walton adalah keluarga yang keras mereka tidak akan mengampuni siapapun yang berani mengusik miliknya. Oleh sebab itu skandal yang dituliskan jika keluarga Walton adalah sebutan dari dangerous family adalah benar.

"Jadi bisakah dipercepat aku tidak memiliki banyak waktu." Ucap Darren memecahkan keheningan.

"Baiklah, Mr Samta anda adalah seorang guru di sini, merendahkan seorang murid karena keterbatasan ekonomi bukanlah hal yang baik. Seharusnya kau sebagai guru bisa memberi contoh yang baik untuk semua murid di HIS. Dengan tindakanmu tadi kau seperti sudah membenarkan tindakan bullying di sekolah ini." Ucap Bu Indri sambil menghela nafas.

"Tapi untuk Ellard, memukul guru juga bukan cara yang baik untuk menyelesaikan masalah." Lanjutnya.

"Aku tau sekarang katakan apa hukumanku karena aku masih banyak urusan." Ucap Ellard.

"Untuk tindakanmu guru konseling sendiri yang akan membuat hukuman yang pantas untukmu sesuai dengan peraturan yang berlaku di HIS." Jawab Indri.

"Dia?." Tanya Ellard menunjuk guru konseling dan di anggukki oleh Indri.

"Haha. Yaampun dia lebih baik menjadi tukang sapu di sekolah ini daripada menjadi guru konseling." Ucap Ellard.

"Ellard." Ucap Indri.

"Dia sejak tadi selalu menyudutkan ku seolah aku ini seorang narapidana." Ucap Ellard.

"Baiklah saya sendiri yang akan memberimu hukuman, kau di skors selama tiga hari untuk merenungkan perbuatan mu." Ucap Indri.

Kenapa harus itu, tentu saja putranya yang brandal ini malah menyukainya jika dia berada di rumah pikir Darren yang hanya menyimak. Tapi ternyata hal diluar nalar terjadi pada Ellard.

"Aku tidak mau,aku ingin masuk sekolah!." Jawab Ellard tegas,membuat Darren dan Ken terkejut tapi langsung menormalkan ekspresinya.

"Kenapa?." Bukan Indri yang bertanya melainkan Darren,ia benar-benar tidak bisa menahannya kali ini. Apakah ini mukjizat yang dikirim tuhan untuk menormalkan putranya atau malah sebuah bencana bagi orang sekitarnya.

"Karena jika aku tidak ada maka siapa yang akan menjaga gadisku." Jawab Ellard membuat cengo mereka semua.

"Tapi-."

"Aku tidak meminta persetujuan mu." Ucap Ellard.

"Huft, baiklah aku akan memberi hukuman untukmu membersihkan halaman sekolah selama lima hari, bagaimana?." Tanya Indri.

"What!!." Pekik Ellard terkejut.

"Itu pilihan yang bagus. Jadi son kau harus berangkat pagi dan pulang akhir untuk menjadi tukang sapu." Ucap Darren.

Darren sialan!!, pria tua kurang ajar!. Umpat Ellard dalam hati.

"Kau-." Ucapan Ellard terpotong.

"Ibu juga tidak menawar Ellard,kau mau itu atau skors." Tanya Indri.

"Baiklah. Lalu apa hukuman untuknya?." Tanya Ellard menunjuk Samta.

"Kau berniat memberinya hukuman juga bukan. Aku tidak akan mulai dia tidak memercikkan api untukku." Lanjut Ellard.

"Ya. Tapi tidak di sini." Jawab Indri.

"Aku ingin dia meminta maaf dihadapan semua murid HIS karena telah menghina gadisku." Ucap Ellard.

Samta langsung menegakkan kepalanya, apa-apaan ini sama saja itu mencoreng nama baiknya,pikir Samta tidak terima ia mengepalkan tangannya dibawah meja.

"Nak tapi itu-." Ucapan Indri dipotong Ellard.

"Kenapa?,bukankah tadi dia menyuruhku melakukan hal yang sama?. Apa karena dia tua dan tidak bisa meminta maaf kepada yang lebih muda. Dengar di keluargaku tidak pernah memandang bulu,semua yang mengusiknya diberi pelajaran yang setimpal, bahkan jika itu anggota keluarga sekali pun." Jelas Ellard panjang lebar.

"Dan kau salah bermain dengan seseorang,aku Ellard Graham Walton. Kau sudah meragukan didikan keluargaku jadi bersiaplah menerima hukumannya. Aku hanya meminta hukuman ringan untuk meminta maaf,lalu apa salahku?." Lanjut Ellard.

"Baiklah nak, Mr Samta akan minta maaf pada Aldara." Ucap Indri.

Samta dirinya tidak terima saat akan membuka suara matanya bertemu mata Kenric membuat ia mengurungkan niatnya untuk protes,karena Kenric sama berbahayanya dengan keluarga Walton.

"Jika sudah aku akan pergi." Ucap Ellard berdiri.

"Oh ya bukankah tadi kalian ingin memberitahu orang tuaku cara mendidik dengan benar?. kebetulan sekali orang tua ku berada di sini, kalian ingin menambahkan ilmu didikkan untuk keluarga Walton, bukan?." Ucap Ellard berjalan keluar meninggalkan ruangan dengan atmosfer dingin di sekelilingnya.

"T-tuan saya minta maaf, saya sama sekali tidak bermaksud menghina cara didik keluarga Walton." Ucap guru konseling itu takut dan dianggukki oleh Samta.

Darren tidak menjawabnya dia berdiri dan melangkah keluar tanpa sepatah katapun diikuti oleh Ken dibelakangnya.

"Urus mereka." Ucap Darren mengeram marah dan berjalan kemobilnya.

"Baik." Jawab Ken.

"Sepertinya wakil kepala sekolah itu tidak perlu aku harus memberinya hadiah karena memberi hukuman yang bagus untuk anak gila itu." Ucap Darren saat akan masuk mobil.

Ken hanya mengangguk lalu menutup pintu dan masuk lalu duduk di kursi kemudi.

"Kemana anak itu?." Tanya Darren saat mobil Ellard melewatinya.

"Saya tidak tau tuan." Jawab Ken.

"Atau mungkin menemui gadisnya?, Ken aku ingin informasi sedetail mungkin tentang gadis yang disukai putraku." Ucap Darren.

"Baik tuan." Jawab Ken.

Aldara Afnan Zakiya. Batin Ken menyunggingkan senyum tipisnya.

*****

Ellard mengemudikan mobilnya dengan kecepatan penuh sambil mengunakan earphonenya dan mengotak-atik ponselnya.

Ia lalu menghubungi nomor seseorang,

Tut......Tut...Tut...

"Halo tuan muda."

"Aku mengirimkan mu foto dan kau harus menangkapnya."

"Baik tuan, setelah saya dapat saya harus apakan dia?."

"Bawa dia ketempat biasa." Jawabnya lalu memutuskan sambungan teleponnya.

Bersambung......

ٱلْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ ٱلْعَٰلَمِينَ

“*Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta Alam*”

Jangan lupa bersyukur!!

Surat Luqman Ayat 12

Artinya: “Dan sesungguhnya telah Kami berikan hikmat kepada Luqman, yaitu: "Bersyukurlah kepada Allah. Dan barangsiapa yang bersyukur (kepada Allah), maka sesungguhnya ia bersyukur untuk dirinya sendiri; dan barangsiapa yang tidak bersyukur, maka sesungguhnya Allah Maha Kaya lagi Maha Terpuji"

"Jika kamu terus mengeluh dengan apa yang terjadi

maka kamu tidak akan pernah merasa cukup dalam hidup ini."

Keep spirit and be grateful :)

Hehe

1
Talitaa
aku udah setia dr 2024 smpe sekarang nunggu km up thorr😭
Mirnawati Galaxy
Bagus
Qaisaa Nazarudin
Sabar om 🤣🤣😜
Qaisaa Nazarudin
Tadi manager BODOH, Sekarang perawat BODOH,gali kubur sendiri.
Qaisaa Nazarudin
Dara salah karena cuti tanpa kabar,udah salah..
Manager juga harusnya bisa kan tanya dan bicara baik2,Udah 2 tahun Dara kerja,gak pernah berbuat ulah kan?Tapi langsung dimaki2..Manager yg songong,mampos tuh loe..
Qaisaa Nazarudin
Kok gadisku?? Bukan istri ku?
Qaisaa Nazarudin
Udah Mahram masih aja pake kerudung dirumah?? Cuman berdua kan,ngapain masih pake kerudung..
Qaisaa Nazarudin
Mas Bule umur belasan tahun otot tubuhnya udah kayak pria dewasa..orang asia umur belasan bahkan ada yg 20 lebih juga,badannya kayak gimana gitu,masih lempeng2 aja..😄🤭
Qaisaa Nazarudin
Komplik sebenarnya akan di mulai..
Qaisaa Nazarudin
Posesif banget Misua 😂😂
Qaisaa Nazarudin
Waahh sudah bisa di sentuh dan di sosor ya El 🤣🤣😜
Qaisaa Nazarudin
Alhamdulillah akhirnya mereka SAH juga.. Semoga bahagia till Jannah 🤲🤲
Qaisaa Nazarudin
Nah kan ku bilang juga apa?? JALANG kayak gini gak akan oernah berubah,Yang ada malah makin gila,Baru juga habis NGEJALANG,eh masih aja mikir lelaki lain,itu bukannya CINTA melainkan OBSESI,,
Qaisaa Nazarudin
Dara di CINTAI secara ugal ugalan..Begitu besar Cinta Ellard utk Dara..
Qaisaa Nazarudin
Lagian Devan,udah tau kan Dara pakai kerudung, Tapi malah dengan lancangnya menyentuh Dara..
Qaisaa Nazarudin
JANGAN MENGHARAPKAN PERTOLONGAN ORANG LAIN,SAAT ORG ITU G ADA,KAMU YG AKAN DITINDAS LAGI,JADILAH ORANG YG TEGAS JANGAN MUDAH DITINDAS, BIAR MISKIN HARTA ASAL PUNYA HARGA DIRI..
Qaisaa Nazarudin
Terus apa kelanjutan kasus ini,Selesai gitu aja? 🤔🤔
Qaisaa Nazarudin
MAMPOS kau tukang bully..Tukang bully ini akan diam saat mereka menemukan lawan yg gak bisa di tindas,Kalo lawan mereka selalu lemah dan diam,Maka mereka akan selalu mencari alasan utk membully..
Qaisaa Nazarudin
Kasihan banget mereka,Karena keadaan mereka terpaksa menjauh, Selama itu..😭😭
Qaisaa Nazarudin
Bukan menyakiti,Tapi daddy mau bikin adek buat kamu..😄
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!