Marsya gadis yang awalnya tidak mengerti mengapa sang mamah bisa pergi meninggal kan dan ia tidak percaya bahwa sang papah lah yang membuat Sang mamah pergi karena sang papah berselingkuh dengan sahabat mamah nya sendiri ketika ia tahu semuanya ia menjadi Sangat membenci sang papah yang tidak pernah perduli kepada nya dan tidak pernah adil dalam segala hal dan kejadian 2 tahun yang lalu yang membuat nya kehilangan keperawanannya karena kakak tirinya itu semenjak kejadian tersebut Marsya begitu takut dengan laki-laki dan pada akhirnya
ia menemukan seorang laki-laki yang begitu mencintai nya walaupun awal hubungan mereka pernah ada kesalah pahaman karena orang ketiga namun akhirnya mereka disatukan kembali dengan ikatan pernikahan apakah kisah cinta mereka akan selalu berjalan mulus apa mereka akan tetap bertahan sampai maut memisahkan mereka bagaimana kehidupan mereka setelah menikah......
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Fakran Husein, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
*** MARSYA AKU MINTA MAAF PART 2 ***
tiba-tiba Rangga menghentikan mobilnya dan suasana berubah menjadi hening seketika Rangga sedari tadi memandangi wajah Marsya yang sedang berdiam diri karena ketakutan ??
" kenapa kamu lihatin aku mulu .Apa ada yang salah dengan pakaian ku " ucap Marsya dengan sedikit malu
" tidak ko hanya saja , kamu berbeda malam ini kamu terlihat cantik " sahut Rangga
" apa kak kamu bilang apa aku nggak denger " ucap Marsya dengan tidak mendengar apa-apa padahal dia mendengarnya, wajah Marsya berubah memerah karena mendengar perkataan Rangga yang telah memujinya
" tidak ada apa-apa aku tidak bicara apapun " sahut Rangga
dan betapa kagetnya mereka bertatap muka Marsya begitu cantik malam ini sehingga membuat Rangga ingin jujur tentang perasaan nya terhadap Marsya ketika Rangga hendak bicara tiba-tiba dering handphone Marsya berbunyi ternyata nomor tak di kenal Marsya merasa. takut mengangkat nya
" kenapa tidak diangkat handphone mu berbunyi " ucap Rangga dengan wajah penasaran
" bukan siapa-siapa " sahut Marsya
dan tiba-tiba pesan masuk dari nomor tersebut
Ting....
kenapa kau tidak akan telpon ku
Ting....
ini aku leon dimana kau kenapa belum pulang juga jika dalam 5 menit kau belum pulang juga aku akan mencari mu dan membawa mu cepat pulang jangan membuat aku kesal
setelah membaca pesan tersebut wajah Marsya murung dan dia sedang menahan air matanya karena tidak bisa menahan terlalu lama akhirnya air mata pun menetes dan melihat ekspresi wajah Marsya seperti itu Rangga. Pun mau tidak mau harus bertanya lagi
" Ada apa siapa yang mengirimkan pesan kepada mu " ucap Rangga
" bukan siapapun dia hanya orang yang sangat aku benci " sahut Marsya dengan meneteskan air matanya mengalir begitu saja
dan tiba-tiba Rangga memeluk Marsya dan tangisan Marsya pecah dan ia menangis sekencang-kencangnya Rangga pun begitu iba dengan apa yang terjadi dia masih bingung dengan masalah wanita yang iya. sukai itu dia akan mencari tau siapa yang mengirimkan pesan tersebut sehingga membuat Marsya ketakutan dan sedih seperti ini
" katakan kepada ku siapa dia apa perlu aku hajar dia " titah Rangga dengan wajah kesal
" di.....dia itu kakak tiriku yang sangat aku benci sampai kapanpun dengan nya aku takut pulang aku takut di akan melakukan nya lagi " sahut Marsya yang masih menangis
Rangga mengepalkan tangannya karena melihat gadis mungil dan cantik yang sangat iya cintai menangis ketakutan karena seseorang
" kamu tenang saja jika kamu takut pulang aku akan bicarakan ini kepada yeshi biar dia yang akan menemani mu di rumah nya aku harus mengantarkan mu dulu sekarang aku ada urusan " ucap Rangga pun memutar balik mobilnya tidak butuh waktu lama akhirnya mereka sampai di rumah yeshi mereka pun turun dari mobil dan karena Marsya masih menangis dan juga badan Marsya pun terlihat lemas Rangga menggendong nya. Marsya memandangi wajah Rangga yang terlihat kesal
# MARSYA
apa yang akan dia lakukan apa dia akan membunuh leon dan mengapa dia sekarang begitu baik kepada ku dan dia begitu perhatian kepadaku apa karena kesalahan tadi pagi apa dia hanya ingin meminta maaf dengan ini tapi aku tidak boleh suuzoon dulu sama dia
" kenapa kamu natap aku segitunya kalo kamu suka sama aku bilang jangan lihatin aku terus " ucap Rangga dengan nada geer
" nggak ko cuma aku bingung ada apa sama kamu kan tadi pagi kamu jahat banget sama aku sekarang kamu baik banget sama aku aneh kamu tuh " sahut Marsya dengan nada penasaran
" sudah tak usah dibahas " ucap Rangga
dan rangga pun memencet bel rumah mewah tersebut, dan tak butuh lama menunggu yeshi pun membukakan pintu
" mar...marsya kamu kenapa ko kamu nangis " ucap yeshi dengan wajah panik
" nggak kenapa-kenapa ko aku " sahut Marsya
" kak Rangga kamu apakan Marsya sehingga menangis seperti ini " ucap yeshi
" boleh kami masuk ada sesuatu yang aku ingin jelaskan dan ingin aku tanya " sahut Rangga dan yeshi pun mempersilakan mereka masuk dan menuju kamarnya
" Marsya kamu istirahat dulu kamu harus tenangkan diri kamu dulu kami tinggal dulu dan ini baju gantian untuk mu kamu harus ganti jika kau butuh sesuatu panggil aku yeshi oke sahabat ku kalo gitu kami keluar dulu " ucap yeshi dengan nada lembut
Marsya pun sudah mengganti pakaian nya dan langsung tidur dan di ruang lain Rangga dan yeshi sedang membicarakan sesuatu
" Kak apa yang terjadi sebenarnya mengapa Marsya menangis " ucap Yeshi
" tadi ketika kami sedang berhadapan tiba-tiba handphone Marsya berbunyi ternyata nomor tak di kenal dan dia tak mengangkat nya setelah itu nomor tersebut mengirimkan pesan setelah membaca pesan tersebut wajah Marsya murung dan dia langsung menangis dan ketika aku tanya dia bilang itu pesan dari orang yang sangat dia benci " sahut Rangga
" apa dia leon " ucap Yeshi
" siapa leon yeshi dan apa hubungan mereka berdua " tanya Rangga dengan nada penasaran
" leon si bajingan adalah kakak tiri Marsya anak dari selingkuhan papah nya dia lah yang telah merenggut keperawanan Marsya setiap hari Marsya disiksa oleh mereka berdua Ge adalah ibu tiri dari Marsya dia lah yang telah membuka keluarga Marsya hancur mamah nya diusir setelah melahirkan kasian Marsya jika kakak suka sama dia tolong jaga dia perlakukan dia dengan baik terima dia sepenuh hati mu kak " ucap yeshi begitu menyayangi sahabat nya karena Marsya sahabat satu-satunya yang dia miliki
" kak Rangga tolong janji sama aku jagain dia jangan sakitin dia jika dia salah kakak boleh menghukumnya tapi jangan hianati dia ketika suatu saat nanti kakak bosan dengannya " ucap yeshi yang sedang memohon kepada Rangga dan Rangga pun mengiyakan permohonan tersebut Rangga beranjak dari tempat duduk nya untuk melihat Marsya sudah tidur atau belum
ketika ingin membuka pintu Rangga mendengar suara tangisan ternyata benar Marsya belum tidur dia sedang menangis dan dengan cepat Rangga masuk dan langsung memeluk Marsya yang sedang menangis
" menangis lah keluarkan semua yang selama ini kau pendam ada aku disini aku berjanji aku akan menjaga mu dan ketika aku sukses nanti aku akan melamar mu dan menjadikan kau istri ku aku janji kepada mu aku akan membawa mu pergi dari rumah itu " ucap Rangga yang merasa sedih melihat Marsya menangis , Marsya masih menangis dan dia tidak perduli dengan apapun saat ini dia hanya ingin menangis
ijin promo ya 🍜🍜🍜
jgn lupa baca novel dg judul "HITAM"
kisah tentang pernikahan yg tak diinginkan,
jangan lupa tinggalkan like and commen ☀️☀️☀️
panjang banget kakak ...
semangat ya
Salam YoejaLove