Rossa adalah seorang gadis belia yang masih duduk di bangku SMA, Usianya baru beranjak 16 tahun, Rossa yang memiliki sikap yang sopan ,juga berparas cantik, menjadi idola disekolahnya, banyak kakak kelas dan juga Teman sebaya yang mengejar cintanya.
Rossa yang lebih memikirkan perasaan orang lain. dan selalu bersikap takk tegaan pun, sering membuatnya terjebak dalam cinta .
Hidup dari keluarga sederhana dari seorang ibu yang berprofesi sebagai seorang guru SMP, Rossa menjadi Anak yang mandiri, hidup tanpa sempat merasakan kasih sayang seorang ayah, menjadi anak tunggal didalam keluarganya.
berulang kali jatuh bangun dalam sebuah hubungan ,membuatnya menjadi orang yang kuat menghadapi segala masalah. Sampai akhirnya Rossa pun bertemu dengan pendamping hidup yang tidak pernah diduganya
Sebuah pernikahan yang tidak pernah terpikirkan olehnya , menikah dengan seorang dokter bedah yang bersikap acuh terhadapnya, seorang Randi Sanjaya. putra dari pengusaha terkenal dikotanya saat itu.
***
mohon dukungan nya untuk Author dalam menyelesaikan novel terbaru ini. semoga dapat diterima oleh semua pembaca🙏
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon rosnila, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 06
Malam itu dirumah Rossa, dia sedang belajar untuk menghadapi ujian semester yang tinggal menghitung hari saja. mama yang sudah selesai dengan kegiatan memasaknya pun, menghampiri Rossa yang sedang belajar diruang tamu rumahnya.
" Rossa..., mama ingin bicara sesuatu dengan kamu nak.. !
"iya ma... mama mau bicara apa ? bicara saja.
" sayang... ( mata mama mulai berkaca-kaca )
" kenapa mama sedih, ada apa ma...? mama cerita sama Rossa.
"Sebelumnya mama ingin minta maaf sayang, mungkin mama akan terlihat menjadi mama yang kejam untuk kamu, tapi mama gak punya pilihan sayang..
" Ada apa sebenarnya ma...cerita sama Rossa,jangan membuat Rossa bingung .
" Rossa.... mungkin, kamu gak akan bisa menggapai cita-cita mu nak, untuk menjadi seorang dokter. kalo untuk biaya, mama akan berusaha sekuat tenaga nak, tapi..
" Tapi apa ma..?
" Ada hal lain, yang tidak bisa untuk mama mengelak nya..
" Apa itu ma...
"sayang dulu saat papa masih hidup, papa punya janji dengan seorang temannya.dan janji itu dibuat hitam diatas putih. dan saat ini adalah tugas kita untuk menepati janji itu.
" janji... janji apa itu ma..? dan kenapa ada hitam di atas putih, dan apa hubungannya dengan keinginan Rossa menjadi seorang dokter.
" sayang... dengarkan mama, dan jangan marah kepada papa.
" tentu saja tidak ma.. Rossa sangat menyayangi papa, apapun yang mungkin sudah papa lakukan Rossa akan ikhlas ma...
"sayang... saat usia kamu masih 8 tahun waktu itu, kakek sakit keras dan mengalami gagal ginjal, kedua ginjalnya tidak berfungsi. tidak ada ginjal yang cocok dengan kakek saat itu, papa pun menjadi sangat panik.
sampai akhirnya ada seorang pemuda yang masih berusia 21 tahun waktu itu dia mau menjadi pendonor, tapi keluarganya tak ada yang setuju dengan hal itu,sampai akhirnya, papanya menyetujui dengan syarat ,saat kamu sudah dewasa dan cukup umur untuk menikah, kamu akan menjadi istri dari si pendonor.
mereka tidak ingin anaknya akan kesulitan mendapatkan jodoh karena keadaan nya yang sudah tidak sempurna, karena kakek sudah dalam keadaan kritis ,papa pun menyetujui nya sayang.
Mama terus bercerita tanpa sanggup melihat putrinya, sang putri yang ternyata sudah banyak meneteskan air mata. tak tau apa yang akan dilakukannya .
" lanjutkan.. ma,, hiks... hikss..
( Rossa sudah terisak, tapi dia ingin tau semua yang terjadi dulu ).
" Akhirnya pemuda yang bernama rangga mendonorkan ginjalnya, setelah menanda tangani surat perjanjian, Kakek pun di operasi. setelah semua itu, papa mengajak kita pindah ke kota ini, saat kakek sudah sehat,saat itu usia kamu menginjak 9 tahun, dan saat usia kamu 12 tahun kakek meninggal dunia, Rossa masih ingat kan.
" iya.. ma, tentu saja masih ingat ,kakek adalah orang yang paling berharga dalam hidup Rossa.
" Rossa.... sekarang apa yang harus mama lakukan, mama bingung.tadi pagi sebelum mama berangkat kesekolah mama didatangi oleh kakeknya Rangga sayang , dia ingin kita menepati janji papa dulu. saat ini kedua orang tua Rangga sudah meninggal.
" Dimana mas Rangga sekarang ma...
" Rangga sudah... meninggal sayang dalam kecelakaan pesawat bersama mama dan papa nya.
" Apa ma... meninggal ?
" iya sayang ..
" berarti perjanjian papa tidak perlu kita penuhi ma.. kan mas Rangga sudah gak ada.
" Seharusnya begitu sayang,,, tapi nyatanya gak, kita harus tetap memenuhi janji itu, karena posisi Rangga akan digantikan oleh adiknya,kalo kita menolak maka kamu akan dipenjara sayang..., mama gak akan sanggup hidup lagi kalo itu terjadi.
" Tapi kenapa bisa begitu ma... itu gak adil, kan yang seharusnya menikah dengan Rossa sudah gak ada ma..
" dalam surat perjanjian ditulis, putra dari keluarga Sanjaya.
Rossa pun kehabisan kata - kata, sudah tidak ada lagi yang bisa dikatakannya, dia menangis sejadi-jadinya, serasa hidupnya berakhir sudah malam itu , hancur semua harapan yang sudah direncanakannya .
Mama yang melihat putrinya dalam kondisi begitu terpukul pun, ikut menangis ,tak tega melihat putri satu-satunya menjadi korban perjanjian kedua orang tuanya demi menyelamatkan sang kakek.
" Ma... Rossa gak.akan rela kalo mama dipenjara, kenapa gak Rossa aja ma..?
Rossa gak ingin menikah muda, Rossa masih kelas 2 SMA... hiks..,.hiks..
"sayang mama lebih rela masuk penjara daripada melihat kamu menghancurkan masa depan kamu nak, tapi mama gak akan rela kamu ikut dipenjara.. maafin mama... maaf..
Rossa memeluk mamanya begitu erat, tak kuasa rasa hatinya saat itu, hancur sudah semuanya. dia akan menjadi seorang istri saat usianya masih begitu muda.
" Ma... Rossa mau kekamar dulu ya... mama gak usah pikirkan lagi, Rossa sudah ikhlas ma..
Mama hanya menangis menyaksikan kepergian putrinya dari ruang tamu, dia terisak setelah Rossa sudah tidak ada disana.
semua usahanya akan sia-sia untuk mewujudkan impian putrinya.
Rossa yang sudah berada dikamarnya ,menelungkupkan tubuhnya diatas Temat tidur menangis sejadi - jadinya , sampai matanya menjadi sangat sembab. dia serasa putus asa sudah menghadapi hidup ini.
Malam semakin larut Rossa masih saja menangis, bahkan tidak ingin makan malam, hanya menangis dan menangis begitu juga dengan sang mama. sampai akhirnya tanpa Rossa sadari waktu sudah pukul 5 pagi hari, Rossa masih awet dengan tangisnya.
Mama yang sudah bangun, padahal baru bisa tidur sekitar jam 2 pagi, sudah melakukan aktivitas seperti biasanya.memasak dan membereskan rumah. dia pun menuju kamar putrinya untuk bangun kesekolah karena gak biasanya Rossa bangun kesiangan.
" Tok.. tok.. tok..
sayang... bangun , udah siang, kamu gak kesekolah ?
Rossa yang mendengar suara mamanya memanggil ,bangun dari duduk nya bersandar ditempat tidur, membuka pintu dan melihat mama yang sudah berdiri disana.
" Ma... hari ini Rossa izin aja ya ma..
tidak kesekolah.
Mama yang melihat putrinya berantakan pun tak ingin memaksa.
" ya sudah sayang, Rossa istirahat aja, tapi Rossa sarapan dulu ,kan rossa belum makan dari malam tadi .
" iya ma.. nanti Rossa sarapan ,Rossa mau istirahat dulu .Rossa capek ma..
"sayang, apa Rossa belum tidur sama sekali, mama lihat kamu begitu lemas, mata kamu sembab.
" mama gak usah khawatir, Rossa baik-baik saja, mama bisa menghubungi kakek Almarhum kak Rangga, katakan Rossa sudah setuju, mereka gak perlu mengancam lagi.
" iya sayang.. mama pergi dulu ya, nanti mama akan permusikan Rossa kesekolah.
"iya ma, terimaksih..
Mama pergi dari kamar Rossa karena harus berangkat mengajar. Rossa pun menutup pintu kamarnya ,duduk didepan meja rias, melihat wajahnya yang sangat sembab, matanya bengkak. dia terlalu lama menangis.
Rossa mengambil handphone nya, dan mengirim pesan ke grup sahabatnya ,memberi tahu kalo dia tidak masuk hari ini.
" Yun,,, mi. gue gak sekolah ya hari ini .karena sedang kurang sehat.
" Lo kurang sehat karena kemarin donor darah ya Ros, tukan..... untung saja kemarin gue gak ikut.
" Apa iya Ros, kata Ami...
" gak.. gue hanya pusing. ya udah ya.
Kenalin aku author baru di noveltoon mampir ya kak di novel baru aku berjudul Suamiku gila kerja🤗🙏
semangat nulisnya dan sehat selalu
makin kesini jadi gak suka alur ceritanya.
Diawal kan kakeknya yg maksa Randi utk nikah sama Rosa, padahal Rosa msh sekolah.
Sekarang kakeknya juga yg maksa Randi utk pisah dgn Rosa padahal Rosa lagi koma.
Kok gak punya hati, padahal usianya sdh tua, bkn jadi bijaksana.
maaf ya Thor... gak lanjut
asisten dadakan hadir😘
mampir yuk
semangat selalu💪