Apa pun tak bisa melukiskan perasaan seorang wanita pengantar bunga yang bernama Emely.
Dilamar dan di ajak menikah dengan pria yang ia cap sebagai laki - laki pembawa sial,karena setiap mereka bertemu selalu saja ada kecelakaan kecil yang terjadi.
Tapi siapa sangka ikatan pernikahan terjadi di antara mereka.
Setelah menikah berbagai kesedihan harus Emely alami dan rasakan,hingga sebuah pengakuan dari suami nya,membuat ia benar - benar terluka dan memutus kan untuk berpisah.
Akankah kisah ini berakhir bahagia?.Yuk Disimak.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Shanti_San, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
06 - Rekaman Cctv
Keesokan harinya.
Sebelum berangkat ke kantor nya,Kevin meminta pada penjaga keamanan untuk memberikan rekeman cctv semalam,ia masih sangat penasaran dengan Emely yang akhir - akhir ini sering ia temui.
Sesampai di kantor.
Kevin mencolokkan flashdisk yang berisi rekaman pada malam itu.
Tok
Tok
Tok
Terdengar suara ketukan pintu dari luar dan masuk lah Bobi.
"Ini berkas yang harus kau tanda tangani Kevin." Ucap Bobi sembari menaruh beberapa map diatas meja.
"Bobi kemari sebentar." Kata Kevin dan Bobi pun mendekat.
"Ada apa?"
"Apa kau kenal gadis ini?" Tanya Kevin menunjuk ke arah Emely duduk.
"kalau tidak salah dia karyawan dari toko Star Florist,ada apa,Apa kau menyukai nya?" Tanya Bobi mengejek dan duduk di sebuah kursi do depan meja Kevin.
"Aku hanya bertanya,karena akhir - akhir ini aki sering bertemu dengan nya." Saut Kevin.
"Mungkin saja dia jodohmu." Ledek Bobi lagi.
"Kau ini...,pertemuan begini saja kau bilang jodoh." Jawab Kevin tertawa kecil sembari mengeleng - geleng kan kepala.
"Sudah lah,kalau kau memang suka lansung lamar saja,oh iya Kevin,siap kan dirimu,kita ada janji makan siang dengan pak Herlan kusuma."Kata Bobi.
"Iya,aku sudah tahu." Balas Kevin Dan Bobi pun keluar dari ruangan Kevin.
•••
Ditempat lain.
Emely sedang mengantar pesanan bunga,tiba - tiba ia merasa ada getaran ponsel di saku celana nya,Emely segera menepi kan motor nya untuk mengangkat telefon itu.
"Hallo,ada apa Chelsea?" Tanya Emely.
"Kau dimana?,kenapa belum pulang?" Tanya Chelsea.
"Sedang di jalan,akan segera kembali ke toko?." Jawab Emely.
"Baiklah,hati - hati dijalan." Saut Chelsea dan sama - sama memutus kan sambungan telefon nya.
Saat Emely akan menjalankan motor nya,terdengar suara seseorang memanggil namanya.
"Emely tunggu!"
Saat Emely melihay ke arah sumber suara,ia melihat istri dari paman nya menghampiri nya.
"Bibi Grena." Ucap Emely.
"Emely kau dari mana saja nak?,Bibi mencari mu selama ini." Tanya Bibi Grena.
"Qd
Ada apa Bibi mencari ku?,Apa bibi baik - baik saja?" Tanya Emely tampak tidak bersemangat.
"Bibi khawatir pada mu,karena kau menghilang tanpa kabar,ponsel mu juga tidak bisa di hubungi,Kabar Bibi Baik,tapi paman mu yang tidak baik,dia sedang sakit." Jelas Bibi Grena.
Emely terdiam sejenak,ia tidak mau mendengar kabar dari paman nya itu lagi,karena membuat nya teringat masa lalu.
"Emely,Bibi tidak tahu apa yang membuat mu menjauh dari kami,karena kau tidak pernah cerita,Paman mu berpesan,dia ingin bertemu dengan kamu,ada sesuatu yang ingin ia sampaikan,datanh lah kerumah Sayang." Kata Bibi Grena dengan lembut.
"Iya Bi,kalau aku sempat aku akan datang." jawab Emely sembarangan,karena ia pun tidak tahu kapan akan kesana,ia bahkan seperti tidak ingin lagi bertemu dengan paman nya itu.
Emely pamit setelah pertemuan singkat itu karena harus kembali bekerja,Bibi Grena masih berdiri menatap Emely yang berlalu pergi,ia pun tidak tahu ada apa dengan keponakan nya itu,yang seperti nya sangat menghindar dari nya.
.
.
.
.
.
Bersambung
Hai teman - teman.
Semoga kalian suka ya dengan cerita baru saya,jangan lupa di like dan bantu support nya.
Terimakasih.