Ardian Herlambang duda tampan yang tak memiliki keinginan untuk menikah lagi setelah sang istri meninggal harus berurusan dengan gadis yang selama ini selalu dihindarinya.
Kinanti Maheswari, dokter cantik yang selama ini selalu menatap satu pria di dalam hidupnya. Rasa cintanya yang besar membuatnya tak bisa berpaling dari Ardi, walaupun berkali-kali lelaki itu mematahkan hatinya.
Hingga akhirnya sebuah kesalahpahaman membuat Ardi terang-terangan membenci Kinanti dan mengucapkan kata-kata yang sangat menyakiti hati gadis itu. Hingga akhirnya Kinan memutuskan untuk benar-benar pergi.
"Jangan pernah menghubungiku hanya karena merasa bersalah, semua yang kamu ucapkan benar. Aku bukan siapa-siapa, hanya parasit yang menumpang hidup di tengah-tengah keluarga kalian." ucap Kinan pada Ardi sebelum berlalu menuju calon suami yang sudah menunggunya.
Akankah Ardi menyadari perasaannya setelah kehilangan Kinanti? Bagaimana kehidupan Kinanti bersama lelaki yang tak pernah bisa dicintainya itu?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Naira_W, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Dia Hamil
"Yang benar, Len?Jadi perempuan itu sedang hamil." tanya Kinan tak percaya, lalu menutup mulutnya yang menganga lebar karena syok dengan apa yang didengarnya.
"Iya, dan kamu bilang apa tadi? Dia calon istrinya si Ardi lelaki red flag nya kamu itu." tanya Leni memastikan.
Kinan pun mengangguk pelan dengan bibirnya yang mengerucut.
"Udah deh, mendingan kamu lupakan lelaki kayak begitu. Sampai kapan kamu mau mengharapkan dia, bahkan melirik kamu aja nggak. Dan lihat sekarang dia malah menghamili pacarnya." kata Leni
"Aku nggak yakin mas Ardi menghamili perempuan itu. Mas Ardi itu laki-laki baik dan juga soleh, rasanya nggak mungkin melakukan hal-hal seperti itu." kata Kinan membantah ucapan wanita yang menjadi teman baiknya semenjak dia pertama kali bekerja di rumah sakit ini.
"Apanya yang tak mungkin, laki-laki dan perempuan berduaan lalu ada setan lewat merayu mereka dan melakukan dosa itu. Lagian si Ardi itu duda yang udah tau nikmatnya gulat di ranjang, pasti dia juga nggak bisa nahan nafsunya." kata Leni
"Tapi mas Ardi itu beda, Len. Dia nikah dengan mbak Andini saja dijodohkan gak pakai pacaran." kata Kinan masih kekeh membela Ardi.
"Kinan, jangan mulai lagi. Kamu sudah bilang kalau mau mencoba melupakan perasaan kamu ke laki-laki itu. Jadi jangan lagi kamu usik urusan mereka." kata Leni yang mulai tak sabar dengan Kinan.
"Aku memang akan berusaha melupakan perasaan aku, Len. Tapi aku juga tak bisa membiarkan begitu mas Ardi begitu saja. Dia harus mendapatkan wanita yang baik." katanya kekeh.
"Kamu nggak tau, hubungan mereka itu dingin. Nggak ada chemistry sama sekali, bahkan orang buta saja bisa melihat kalau mereka itu nggak saling mencintai." kata Kinan lagi.
Leni menghela nafasnya dengan keras, meraih percuma saja berbicara dengan Kinan yang sudah buta karena cinta.
"Tapi ingat janji kamu, mas Rafa udah ngajak Bian buat ketemuan." kata Leni mengingatkan.
"Oke, kalau itu nggak masalah. Tapi aku nggak menjanjikan apa-apa pada sepupu suami kamu. Kita hanya akan kenalan dan berteman."
Leni berdecak pelan, namun dia tak bisa memaksa Kinan. Karena memang sulit untuk melupakan orang yang kita cintai. Apalagi Kinan sudah mencintai Ardi hampir seumur hidupnya.
"Lusa aku mau kamu ikut menjemput mas Rama dan Bian." kata Leni
"Dan kamu nggak boleh nolak." kata Leni lagi dengan nada tak mau dibantah setelah melihat reaksi Kinan yang sepertinya keberatan.
"Ck, iya. Dasar pemaksa." kata Kinan lagi sebelum temannya mengeluarkan petuah-petuah yang akan membuat dirinya bosan.
***
Sementara itu di sebuah kamar hotel, seorang wanita dan pria terlihat cukup lelah setelah bergumul di atas kasur.
Mereka dengan tak tau malunya saling berbagi kehangatan tanpa ada ikatan yang resmi.
"Mas, jadi kapan kamu mau nikahin aku?" tanya wanita itu sambil mengelus dada lelaki yang berada di sebelahnya.
"Sabar, sayang. Aku sedang menunggu sampai rapat direksi nanti. Jika kita gegabah sekarang bisa berbahaya untuk posisiku." jawab lelaki itu lalu memeluk tubuh polos wanita yang baru saja memberikannya kenikmatan.
"Tapi aku nggak bisa menunggu lagi mas, sekarang aku sedang hamil. Dan aku mau kamu menikahi baku sebelum perutku membesar." ucap wanita itu dengan kesal.
"Apa maksudnya, Win? Kamu... Kamu hamil? Bukannya kamu selalu minum pil KB?" tanya lelaki itu lalu segera duduk di atas ranjang dan hampir saja tubuh Winny terhempas karena gerakan tiba-tibanya itu.
"Aku berhenti minum beberapa bulan yang lalu, mas. Waktu itu kamu maksa aku ikut keluar kota tanpa persiapan jadi aku nggak bawa pil ku. Setelahnya aku nggak berani minum takut terjadi hal yang membahayakan janin jika aku hamil." kata Winny.
"Kenapa kamu nggak ngomong sih, Win? Bakalan jadi masalah kalau kamu hamil sekarang. Istriku pasti semakin curiga sama kamu." kata Reza jengkel.
Hilang sudah rasa puas karena percintaan mereka tadi yang muncul kini adalah rasa panik dan khawatir akan situasi yang akan datang.
Winny melotot pada lelaki yang baru saja berbagi keringat dengannya.
"Istri?" tanya Winny tak percaya jika Reza mengucapkan kata istri. Biasanya dia akan memanggil Nessa dengan panggilan wanita bodoh ataupun si dungu.
"Mas bilang mau menceraikan perempuan bodoh itu. Sudah dua tahun mas suruh aku bersabar. Aku nggak bisa menunggu lagi mas, orang tuaku sudah meminta aku untuk menikah." kata Winny kesal.
"Tapi tidak dengan cara ini, Winny. Aku belum mendapatkan kursi di jajaran direksi. Si tua bangka itu nggak semudah itu dikelabui." kata Reza.
"Aku nggak mau tau, pokoknya kamu harus nikahi aku segera." kata Winny sambil bersedekap
"Kalau nggak, aku yang akan ngasih tau tentang kehamilanku pada mertua kamu itu, mas." ancam Winny lalu dia beranjak bangkit dari tempat tidur dan menuju kamar mandi.
"Sialan. Kenapa kacau jadi begini?" ucap Reza sambil melempar bantal yang baru saja mereka pakai ke arah dinding.
😀😀😚😍😙😗
alfian bawa kabur aja Era..
biar Rukmini keoanasan..
❤❤❤😘😍😙😙
❤❤❤😘😍😙😙😙
kasihan pak prabu...
❤❤❤😘😍😙😙
❤❤❤❤❤
gmna kabar Rukmini yaa..
apakah masih kenceng mukanya..
decara si tuan golek kan dibuang gak dikasih makan lagi..
❤❤❤❤😀😀😘😍😍😙
❤❤❤❤😀😀😀😘😙😙
❤❤❤❤❤
❤❤❤❤
nana syok tuhhh..
😀😀❤❤❤❤
laki2 tau dori dan baik hati..
❤❤❤❤❤