NovelToon NovelToon
Sekte Puncak Keabadian

Sekte Puncak Keabadian

Status: sedang berlangsung
Genre:Reinkarnasi / Sistem / Epik Petualangan
Popularitas:3.1k
Nilai: 5
Nama Author: Syahriandi Purba

Lin Xuan, seorang pemuda modern penyuka novel web, tiba-tiba bertransmigrasi ke Benua Langit Surgawi. Sialnya, ia terbangun dalam tubuh Ketua Sekte termuda dari "Sekte Bintang Jatuh"—sebuah sekte yang dulunya merupakan penguasa benua, namun kini hanya menyisakan dirinya dan sebuah gunung usang karena diserang oleh aliansi musuh. Di saat musuh datang untuk mengambil alih tanah sektenya, Lin Xuan membangkitkan "Sistem Pembangunan Sekte Abadi".
​Mulai dari merekrut murid jenius yang dibuang klan, membangun paviliun ajaib, hingga memanggil naga penjaga, Lin Xuan memulai perjalanannya untuk mengubah sekte bobroknya menjadi kekuatan nomor satu di seluruh alam semesta.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Syahriandi Purba, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 15: Kedatangan Sang Penguasa dan Guncangan di Puncak Kuali Naga

​Di atas hamparan awan putih yang tak bertepi, Kapal Awan Penakluk Surga meluncur membelah angin dengan kecepatan yang sulit diikuti oleh mata telanjang. Meski bergerak ratusan kali lebih cepat dari suara, dek kapal itu sangat tenang berkat formasi pertahanan angin kelas Surga yang menyelimutinya.

​Ye Chen berdiri di tepi geladak, menatap pemandangan daratan yang melesat di bawahnya dengan mata berbinar.

​"Dulu, saat aku masih di Keluarga Ye, melihat kapal terbang kelas Fana dari sekte tingkat 7 saja sudah membuat seluruh kota berlutut. Tapi kapal ini... bahkan Kekaisaran Suci pun tidak mungkin memilikinya!" decak Ye Chen kagum.

​Di ujung lain geladak, Su Yue'er sedang duduk membelai bulu hitam Xiao Hei yang berbaring manja di pangkuannya. Gadis berambut perak itu melirik ke sekeliling kapal dengan pandangan penuh perhitungan.

​"Bahan utamanya adalah Kayu Ilahi Fusang, layarnya ditenun dari Sutra Awan Nirwana, dan meriam itu menggunakan formasi Penghancur Bintang. Ini jelas artefak dari Alam Atas," batin Su Yue'er, rasa hormatnya pada sosok berjubah putih di haluan kapal semakin dalam. "Guru benar-benar dewa yang sedang berlibur di dunia fana."

​Lin Xuan yang berdiri di haluan dengan tangan di belakang punggung hanya tersenyum tipis, menikmati belaian angin. Berkat umpan balik dari dua murid monsternya, ia kini berada di Puncak Ranah Jiwa Baru Lahir (Nascent Soul). Bahkan jika wilayah Turnamen Seratus Sekte berada di luar radius Domain Mutlak-nya (100 km), ia kini memiliki kekuatan asli yang bisa meratakan sebuah negara dengan satu telunjuk!

​"Kita hampir sampai," ucap Lin Xuan santai. Matanya yang tajam menembus lautan awan, melihat sebuah gunung raksasa berbentuk seperti kuali terbalik di kejauhan.

​Puncak Kuali Naga, Arena Turnamen Seratus Sekte.

​Puncak gunung itu telah dipangkas datar, membentuk sebuah arena batu giok selebar puluhan kilometer. Ribuan kultivator dari berbagai sekte di Benua Langit Surgawi telah berkumpul. Panji-panji dari ratusan faksi berkibar ditiup angin. Suasana dipenuhi dengan dengungan percakapan, tawa arogan, dan pamer kekuatan Qi spiritual.

​Di area tribun VIP yang melayang di atas arena, duduk para petinggi dari Aliansi Langit Surgawi. Salah satunya adalah Tetua Penegak Hukum, Ku Ming, seorang ahli tua di tahap Puncak Inti Emas.

​Di bawah tribun VIP, terdapat deretan kursi untuk sekte-sekte Peringkat 7 dan 8. Di sinilah Ketua Sekte Serigala Darah, Xue Tu, duduk dengan wajah hitam legam.

​Selama sebulan terakhir, Xue Tu hidup dalam kemurkaan. Giok kehidupan Tiga Algojo Darah dan seratus elitnya pecah berkeping-keping di malam yang sama saat mereka menyerang Gunung Bintang Jatuh. Namun, ketika ia mengirim mata-mata untuk menyelidiki, wilayah di sekitar Gunung Bintang Jatuh dilindungi oleh kabut ilusi yang sangat menakutkan, membuat siapa pun yang masuk tersesat dan berakhir gila.

​"Ketua, apakah Anda yakin sisa-sisa Sekte Bintang Jatuh berani datang ke turnamen ini?" tanya seorang tetua di samping Xue Tu dengan hati-hati.

​Xue Tu meremukkan cangkir teh di tangannya menjadi bubuk. Matanya merah menyala. "Dekrit Aliansi bersifat mutlak! Jika mereka tidak datang, Aliansi akan secara resmi mencabut nama sekte mereka dan kita bisa meminta hak untuk mencaplok wilayah gunung mereka secara legal. Jika mereka datang... aku sendiri yang akan mencabut jantung Ketua Sekte ingusan itu di atas arena!"

​Suara gong raksasa bergema, memecah keributan di arena. Tetua Ku Ming dari Aliansi Langit Surgawi melayang ke tengah udara, memancarkan aura Puncak Inti Emas-nya untuk menekan seluruh arena menjadi sunyi.

​"Waktu pendaftaran Turnamen Seratus Sekte telah berakhir!" suara Ku Ming bergema ke segala penjuru. "Semua perwakilan sekte telah hadir, kecuali satu! Sekte Bintang Jatuh! Karena mereka gagal memenuhi panggilan—"

​WUUUUUUSSSHHHH!

​Belum sempat Ku Ming menyelesaikan kalimatnya, langit di atas Puncak Kuali Naga tiba-tiba menjadi gelap gulita. Matahari siang seolah tertutup oleh sebuah gerhana raksasa.

​Ribuan kultivator serentak mendongak, dan napas mereka tertahan di tenggorokan.

​Sebuah kapal raksasa sepanjang tiga ratus meter, memancarkan cahaya keemasan yang membutakan mata, perlahan menembus awan dan melayang tepat di atas Puncak Kuali Naga. Tekanan Qi dari kapal itu (yang merupakan tekanan senjata Kelas Surga) begitu berat hingga ribuan pedang terbang milik para kultivator di bawahnya bergetar hebat, lepas kendali, dan jatuh berserakan ke tanah!

​Bahkan burung-burung iblis tunggangan sekte tingkat tinggi meringkuk ketakutan, menyembunyikan kepala mereka di balik sayap.

​"A-apa itu?! Kapal Perang tingkat apa itu?!" jerit seorang Ketua Sekte Peringkat 7 dengan wajah pucat pasi.

​"Tekanan ini... Tuhanku! Ini bahkan lebih kuat dari kapal perang utama milik Kekaisaran Suci!"

​Tetua Ku Ming yang melayang di udara terpaksa turun kembali ke tribun VIP karena tekanan dari udara terlalu kuat untuk ia tahan. Wajah keriputnya berkerut marah bercampur takut.

​"Faksi raksasa dari mana yang berani menutupi langit Aliansi Langit Surgawi?!" teriak Ku Ming dengan memaksakan suaranya.

​Dari haluan kapal raksasa itu, sesosok pemuda berjubah putih perlahan melangkah maju. Berkat Jubah Ketua Sekte Abadi yang dikenakannya, Lin Xuan terlihat seperti reinkarnasi Dewa Langit. Cahaya di sekitarnya sedikit terdistorsi, memancarkan aura keagungan yang membuat siapa pun secara naluriah ingin berlutut.

​"Sekte Bintang Jatuh," suara Lin Xuan terdengar pelan, namun bergema di telinga dan jiwa setiap orang di Puncak Kuali Naga. "Datang untuk memenuhi dekrit konyol kalian."

​Keheningan yang mematikan menyelimuti arena raksasa tersebut. Semua orang saling berpandangan, mengira telinga mereka bermasalah.

​Sekte Bintang Jatuh? Sekte Peringkat 9 yang sedang di ambang kehancuran itu?! Bagaimana mereka bisa memiliki kapal terbang Kelas Surga?!

​Di barisan kursi Sekte Serigala Darah, Xue Tu langsung berdiri, matanya membelalak lebar. Keterkejutan di wajahnya dengan cepat digantikan oleh keserakahan dan kebencian.

​"Pasti mereka menemukan harta karun kuno peninggalan leluhur mereka! Jika tidak, bagaimana mungkin sekte bobrok itu bisa menyewa atau memiliki kapal ini? Pria berjubah putih itu pasti menggunakan artefak penyamar untuk menutupi kultivasinya yang lemah!" batin Xue Tu. Kesombongannya mengalahkan akal sehatnya.

​Dengan raungan keras, Xue Tu melesat ke udara, memancarkan aura Ranah Inti Emas Tingkat 1. Api darah meledak di sekitarnya.

​"Lin Xuan! Bocah ingusan bau kencur!" raung Xue Tu, menunjuk ke arah kapal. "Kau meminjam harta leluhurmu hanya untuk pamer gaya di sini?! Beraninya kau membunuh Tiga Algojo Darah dan tetuaku! Hari ini, di depan seluruh Aliansi, aku, Xue Tu, akan menagih utang darah itu dan menghancurkan tubuhmu menjadi debu!"

​Melihat Xue Tu menantang secara terbuka, banyak sekte yang mundur, bersiap menonton pertunjukan bagus. Mereka juga meragukan bahwa pemuda berjubah putih di atas kapal itu benar-benar ahli yang kuat.

​Di atas haluan kapal, Lin Xuan menatap Xue Tu yang mengamuk di bawah sana seolah menatap seekor semut yang sedang menari. Ia bahkan tidak repot-repot mengeluarkan Qi sedikit pun. Mengotori tangannya dengan semut Peringkat Inti Emas Awal saat ia sudah berada di Puncak Jiwa Baru Lahir benar-benar menurunkan gengsinya.

​Lin Xuan tidak menjawab Xue Tu. Ia hanya menoleh sedikit ke belakang dan memanggil dengan santai.

​"Chen'er. Ada seekor anjing gila yang terus menggonggong ke arah awan. Potong lidahnya."

​"Murid laksanakan!"

​BOOOOM!

​Sebuah tiang api raksasa berwarna keemasan tiba-tiba meledak dari geladak kapal, melesat ke bawah seperti meteor yang jatuh dari surga, dan menghantam pelataran batu giok tepat di depan Xue Tu.

​Ledakan itu menggetarkan seluruh gunung. Saat debu dan api memudar, seorang pemuda berusia lima belas tahun mengenakan jubah abu-abu berdiri di sana. Gagang Pedang Bintang Merah tergenggam erat di tangan kanannya, sementara tangan kirinya berada di belakang punggung.

​Banyak orang di arena langsung mengenali wajah pemuda itu, terutama para delegasi dari sekitar Kota Angin Hitam.

​"I-itu Ye Chen! Mantan jenius Keluarga Ye yang urat nadinya lumpuh!"

​"Apa yang dilakukan orang cacat itu di sini? Mencari mati?!"

​Xue Tu tertawa terbahak-bahak hingga air matanya keluar. "Hahaha! Sekte Bintang Jatuh benar-benar sudah habis! Mengirim seorang bocah lumpuh untuk menghadapiku? Pria berjubah putih, karena kau terlalu pengecut untuk turun, aku akan menguliti muridmu ini hidup-hidup di depan matamu!"

​Xue Tu membentuk cakar berdarah dengan Qi spiritualnya. Tekanan Inti Emas menyapu arena, membuat murid-murid sekte lain di sekitarnya berlutut memuntahkan darah karena tak kuat menahan tekanan.

​Cakar raksasa berwarna darah itu melesat ke arah kepala Ye Chen.

​Namun, Ye Chen bahkan tidak berkedip. Matanya memancarkan cahaya yang sangat brutal dan dingin.

​"Inti Emas Tingkat 1 yang dipaksakan dengan pil dan darah manusia," gumam Ye Chen, suaranya sarat akan rasa jijik. "Fondasi yang begitu busuk... bahkan tidak pantas menjadi batu asahanku."

​Tepat ketika cakar darah itu hampir menyentuh rambutnya, Ye Chen melepaskan segel pada Dantian-nya.

​WUUUSSSHHHH!!!

​Sebuah gelombang energi yang sangat panas meletus dari tubuh Ye Chen. Bukan Qi Pembangunan Yayasan, melainkan kekuatan hukum elemen murni yang mendistorsi ruang!

​Cakar darah Xue Tu hancur berkeping-keping begitu menyentuh aura api Ye Chen, seolah-olah salju yang dilempar ke dalam gunung berapi.

​Diikuti oleh suara retakan yang memekakkan telinga, pilar api emas membumbung dari tubuh Ye Chen menembus langit, membentuk ilusi Sembilan Matahari di udara! Tekanan spiritual dari Ranah Inti Emas Tingkat 2 menyapu seluruh Puncak Kuali Naga seperti badai kosmik!

​Keheningan yang mematikan dan absolut menelan puluhan ribu kultivator di sana.

​Tetua Ku Ming dari Aliansi terhuyung mundur hingga menabrak kursi. Kursi-kursi VIP lainnya patah berserakan.

​"I-I-Inti Emas... Tingkat Dua?!" teriak Ku Ming dengan suara melengking seperti burung tercekik. "Bocah berusia lima belas tahun di Ranah Inti Emas?! D-dan... pola Qi-nya... itu Inti Emas dengan Atribut Murni!!"

​Tawa arogan di wajah Xue Tu membeku sepenuhnya, digantikan oleh teror murni yang membuat jiwanya bergetar. Kaki Ketua Sekte Serigala Darah itu melemas. Tekanan aura Ye Chen lebih dari cukup untuk mengiris kulitnya.

​"T-tidak mungkin... Urat nadimu sudah hancur... Bagaimana..." Xue Tu melangkah mundur, keberaniannya menguap habis.

​Ye Chen perlahan mengangkat Pedang Bintang Merah-nya, ujung bilahnya mengarah lurus ke jantung Xue Tu. Api keemasan menari-nari di mata pemuda itu.

​"Sekte Bintang Jatuh tidak pernah melupakan utang darah, Xue Tu," ucap Ye Chen dingin. "Bersiaplah untuk membayar bunga dari seranganmu ke gunung kami."

1
Hadi Hadi
up up🤭
Hadi Hadi
is good💪💪
Hadi Hadi
bantai💪💪
Hadi Hadi
sikat💪💪
Hadi Hadi
bantai💪
Romansah Langgu
Novel yang mantap
Hadi Hadi
is good😄😄💪💪
Hadi Hadi
up up💪💪
Hadi Hadi
is good😍😍😍
Hadi Hadi
up up😍💪
Hadi Hadi
sikat😍😍💪
Hadi Hadi
bantai💪💪
Hadi Hadi
up up💪
Hadi Hadi
semangat😍💪💪
Hadi Hadi
is top
Hadi Hadi
is y😍😍💪💪
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!