NovelToon NovelToon
Penghianatan Cinta, Alandra

Penghianatan Cinta, Alandra

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Selingkuh / Romansa / Tamat
Popularitas:56.8k
Nilai: 5
Nama Author: Whidie Arista

Alena tidak menduga kekasihnya tega mengkhianatinya dan tidur bersama wanita lain di dalam apartemen yang Ia beli sendiri. Hubungan yang terjalin beberapa tahun, kandas dalam sehari.

Apa yang kau harapkan Alena, semua ini sudah terlihat jelas di matamu, aku tak perlu lagi mengatakan apa pun. Karena setiap kata yang keluar dari bibir seseorang yang tak berstatus tak akan ada gunanya- Alandra.

Aku berharap satu penjelasan darimu, meski itu hanya satu kata - Alena.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Whidie Arista, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 6 - Luka yang sama

'Apa dia ini batu, apa tidak ada sedikit saja rasa yang tersisa untukku? Sial Alena, apa yang kamu pikirkan?' rutuknya kesal karena melihat Alandra tak terpancing sedikitpun.

'Dasar laki-laki menyebalkan, bagaimana bisa aku jatuh cinta pada orang seperti dia sebelumnya, aku pasti sudah gila saat itu,' batin Alena terus saja berbicara tiada henti.

"Jack, ada sesuatu di pipimu, sebentar biar aku yang bersihkan," Alena meraih selembar tisu dan mengusap noda itu dari pipi Jacob.

"Apa masih ada?"

"Sudah tidak ada," ujar Alena, dia kembali melirik ekspresi Alandra dari ujung matanya, namun lagi-lagi ekspresi wajah pria itu tetap sama.

'Baiklah Alandra, sampai detik barusan aku masih memberimu kesempatan untuk hubungan kita, tapi sekarang tidak lagi.' Geram Alena kesal.

"Jack, kamu bilang kamu menyukaiku kan?" Alena memancing pembahasan yang menurutnya bisa memancing Alandra.

"Tentu saja Alena, apa yang harus aku lakukan untuk membuktikan cintaku, agar kamu bisa percaya?" Alena tersenyum simpul.

"Tidak ada, aku hanya ingin kmau bersungguh-sungguh dan jangan pernah mengkhianati aku," ucap Alena setengah menyindir.

"Tidak akan pernah, aku janji, hanya laki-laki bodoh yang akan mengkhianati gadis sepertimu." Ujar Jacob, dia meraih tangan Alena lantas menciumnya.

"Benar, hanya laki-laki bodoh yang akan mengkhianatiku," Alena mempertegas ucapan Jacob tadi.

Alandra mengalihkan pandangannya kearah lain, kata-kata itu jelas-jelas Alena tujukan padanya, dan lagi-lagi dia hanya bisa bungkam seperti biasanya.

Setelah dirasa sudah cukup kenyang, Alena dan Jacob pun mengakhiri acara makan mereka, walau setelah itu perasaan Alena justru semakin dongkol.

"Ini uang tips buat kamu, karena pelayanan kamu cukup memuaskan saya." Alena menyodorkan beberapa lembar uang yang nominalnya tidak bisa di bilang sedikit itu pada Alandra.

Alandra hanya diam di tempat tak bereaksi apa pun, "kenapa diam saja, ayo ambil?" desak Alena karen tak kunjung mendapat respon dari Alandra.

Jacob bangkit dan meraih uang itu dari tangan Alena, kemudian menambahkan dua kali lipat lagi dari sakunya sendiri, "mungkin uang yang kamu berikan terlalu sedikit Alena, makanya dia tidak mau menerimanya," Jacob menyelipkan uang itu ke dalam saku Alandra, tatapan mereka saling bertemu, seakan ada percikan api yang tersulut di antara mereka berdua, membuat kata permusuhan muncul ke permukaan.

"Oh begitu rupanya, mau aku tambahkan lagi?"

"Tidak usah, itu sudah cukup kita sudah terlalu banyak memberinya, orang-orang seperti dia ini tidak akan merasa puas dengan apa yang mereka terima, mereka semakin ingin lebih dan lebih jika kita terus memberinya," ujar Jacob.

Alandra mendengus tawa, membuat Alena sedikit terkejut, karena sedari tadi laki-laki tak bereaksi sedikitpun saat dia yang mengusiknya, tapi saat Jacob yang berkata anehnya dia bereaksi.

"Apa kamu bilang, orang sepertiku tidak pernah puas? Bukankah harusnya sebaliknya, aku tetap diam karena Alena yang melakukan itu tadi, tapi kau, siapa pun kau aku tidak akan membiarkanmu menghinaku!" geramnya dengan tatapan tajam.

"Orang sepertimu bisa apa, kau bahkan tidak punya status apa pun," cibir Jacob.

Alena tetap diam mengawasi pertengkaran keduanya dari jarak tak terlalu jauh, anehnya Alena merasa bahwa sebetulnya mereka berdua sudah saling mengenal sebelumnya, karena ekspresi wajah mereka menunjukkan hal berbeda, seakan mereka adalah musuh bebuyutan.

Manajer Cafe tersebut datang, terpanggil oleh keributan yang terjadi, "Alandra ada apa ini? Apa yang kamu katakan pada pelanggan, cepat minta maaf," desak sang Manajer karena takut kehilangan pelanggan tetap sekelas Jacob Black Wilson.

"Aku tidak akan pernah minta maaf, untuk sesuatu yang aku anggap tidak salah," jawab Alandra tegas, pandangannya tetap Ia arahkan tepat ke mata Jacob.

"Apa yang kamu katakan, apa kamu tahu siapa Tuan Jack? Cepat minta maaf!" bentaknya kesal, "atau kamu keluar dari Cafe ini!"

"Baiklah, aku keluar!" Alandra membuka dengan kasar celemek yang ia kenakan di tubuhnya, dan melemparkannya ke lantai, kemudian berlalu

"Dasar orang tidak waras, arogan, lihat saja dengan sikapmu itu kamu tidak akan mendapatkan pekerjaan apa pun!" teriak sang Manajer merutuki punggung Alandra yang berjalan cepat keluar, saking kesalnya.

Alena terpaku di tempat melihat kepergian Alandra dari tempat itu, bukankah seharusnya dia senang menyaksikan semua itu terjadi pada Alandra, namun nyatanya tidak, dia tetap tidak tega melihatnya terluka, apa lagi di marahi seperti itu.

"Tuan Jack dan Nona--?" ucapan Manager itu terjeda sesaat.

"Alena Jennings," ucap Alena memperkenalkan diri, namun tatapan matanya tetap mengarah ke pintu kaca tempat Alandra menghilang.

"Ah Nona Jennings, putri tunggal Tuan Martin Jennings, selamat datang di Cafe kami, dan kami juga mohon maaf sebesar-besarnya untuk apa yang terjadi hari ini, dia adalah pelayan baru di cafe kami, setelah ini kami akan berhati-hati memilih pelayan. Sebagai bentuk permintaan maaf kami, makanan yang telah anda berdua pesan anda tidak perlu membayarnya, walau itu tidak seberapa tolong jangan di lihat dari nominalnya." Ucapnya sambil menunduk sopan.

"Tidak papa kami akan tetap membayarnya, karena itu bukan kesalahan kalian. Orang seperti dia memang tidak pantas bekerja di tempat terbaik seperti ini, tolong ingatkan rekan-rekan kalian juga jangan sampai menerima dia bekerja di tempatnya." Ujar Jacob, membuat Alena mengerutkan dahinya, pasti ada sesuatu yang tidak sederhana di antara mereka berdua, hingga membuat Jacob sangat membenci Alandra.

"Kalau begitu aku permisi dulu. Jack, aku pulang lebih dulu." Ucap Alena berpamitan.

"Baiklah Alena, sampai bertemu lain waktu." Alena mengangguk lantas berlalu.

Alena melajukan mobilnya ke jalanan, tanpa sadar matanya teredar ke sekitar mencari sosok yang sulit ia hilangkan dari benaknya.

Bagaimana keadaannya saat ini? Apa yang dia lakukan? Bagaimana perasaannya? Sungguh Alena ingin tahu segalanya. Alena terus melajukan mobilnya hingga dia mendapati dua orang yang Ia kenali duduk bersama di atas trotoar jalan, dia adalah Alandra dan juga Shandra.

Apa yang Ia lihat membuat rasa marah Alena kembali bangkit, apa lagi saat mereka berdua justru tertawa senang dalam keadaan penuh maslah, bahkan Alandra mengalungkan lengannya di pundak gadis itu yang tersenyum manis kearahnya, benar-benar menyebalkan, sia-sia sudah rasanya perasaan khawatir yang Alena miliki untuk Alandra, kalau kenyataannya mereka berdua justru bermesraan tanpa beban.

...'Dasar brengsek, bajingan! Sia-sia aku datang ke tempat ini, seharusnya sejak awal aku tidak merasa bersalah pada mereka. Mereka berdua sudah sepantasnya mendapatkan itu semua, bahkan itu belum cukup untuk mengganti rasa sakit yang aku rasakan.' Alena memukul setirnya dan kemudian berlalu pergi dari tempat itu. ...

1
ayu cantik
bagus
Jue
Alandra ini kok lemah dan bodoh ya ? .
Jue
Alandra tak timbul-timbul , Lebih baik tak payah jadi Hero .
Jue
Alandra saja tak muncul-muncul .
Lina maulina
dirimu cwe tergoblok alena
Lina maulina
ska bget d novel kalo g laki2 y perempuan yg selingkuh ngundang pelakor, kalo dah bosen am pasangannya tinggal bilang putus ssh bget sampe hrs selingkuh dulu
Whidie Arista 🦋: wkwk, iya kak tapi kalau gak gitu gak rame dong, gak ada bahan buat cerita 😂
total 1 replies
Cakrabirawa Tarihoran
Makasih udh berkarya thor! Lumayan banget buat bantu aku ngabisin waktu luang! Semangat terus pokoknya
Diambil Oleh Anggur
Thor aku masih menunggumu loh! Lanjutannya bikin gak bisa tidur dan galau nih Thor!
Hustle Flyswat
Ayok thor mana nih kelanjutannya?
NewJerseyJack
Kakak author tau candu, kan? Ya ituuu kayak ceritanya author hua! Semangat menulis thor!!
Kepala Pil
si ceritanya sangat menarik dan bagus, semoga banyak yang lihat dan like, tetap semangat ya author😀
sharing_genes
makin penasaran ni lanjutn nya...
TripleAdorable
Gak bisa tidur dehhh hayati!
margo and me
Aku kepo banget lanjutannya gimana Thor! Plis jangan lama-lama ya!
margoandme
Thor, ini salah satu karya yang bikin aku gak bosen bacanya!
BeijingBand
kapan up LG....??? LG seru nih
Criss Cross
Thor aku ini manggil author lho bukan Thor temennya Kapten Amerika, jadi dimohon segera untuk up bab selanjutnya!
rowiethelabel
thooorr.he authorrr😆 up lge dong thorr. yg bnyakk😍😍 smangattt thorrr😘
Cakrabirawa Tarihoran
Kelanjutan cerita author itu kayak hujan ditengah kemarau thor.. alias ditunggu-tunggu!
WillofWashington
Semangat kak..., ditunggu lagi up terbarunya😊💪🙏
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!