kisah cinta ARFIRA KHAIRUN NISA karena dendam pada keponakan dari laki laki yang di jodohkan oleh ayahnya .
suatu hari Nisa sedang berjalan di moll bersama teman nya dan melihat keponakan dari laki laki yang di jodohkan oleh ayahnya DEWANGGA PUTRA . Nisa melihat Dewangga berjalan dengan seorang wanita dewasa yang sangat cantik , Nisa pergi mendekati Dewangga .
Nisa berdiri menghadang Dewangga sambil membawa jus , sampai di depan dewangga ia segera menyiram ke wajah Dewangga .
" Dasar pria brengsek , pria tidak bertanggung jawab ! setelah puas meniduriku , sekarang kamu berjalan dengan wanita lain ." Nisa ingin rasanya tertawa melihat wajah panik Dewangga .
"Angga benar kamu melakukan itu ." wanita yang tadi di gandeng oleh Dewangga bertanya dengan wajah marah .
Nisa tersenyum puas melihat wajah Dewangga . ia menjulurkan lidahnya saat Dewangga menatapnya
"Ma bukan begitu ." Dewangga ingin menyangkal tapi melihat perubahan wajah Nisa , Dewangga berubah pikiran .
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rumiati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
06
Hubungan persahabatan Nisa dan Lisa telah semakin membaik bahkan ia bertambah satu teman lagi yang bernama pelangi senja . Pertama kali mendengar nama itu Nisa tertawa terbahak bahak .setelah mendengar silsilah dari namanya ia diam tak bicara kembali . Ia rahasiakan semua itu di dalam hatinya .
Dan hari ini rencananya Nisa ingin mengajak Lisa dan pelangi atau di panggil angi yang berprofesi sebagai seorang guru . Untuk pergi Lisa dan Angi pergi ke festival di pusat kota .
Sehingga Nisa mendatangi rumah Bily untuk menjemput Lisa dulu Nisa mengendarai mobilnya sambil bersenandung .
Brrteman dengan Lisa dan Angi tidak seburuk yang ia bayangkan . Dulu ia pikir berteman dengan mereka ia akan selalu mengeluarkan uang saat jalan jalan dengan mereka . Lisa dan Angi adalah teman pertamanya yang berasal dari kalangan bawah . Selama ini temanya berasal dari kalangan atas . Mereka semua mempunyai bisnis bisnis sendiri ,setiap bertemu selalu membahas bisnis masing masing dan pamer incom yang mereka dapat . Tak jarang mereka saling pamer dan saling menjatuh kan satu sama lain .
Berteman dengan Lisa dan Angi merupakan pengalaman pertama dan sesuatu yang harus ia syukuri .Dia menemukan hal hal yang baru saat berkumpul dengan mereka berdua . Pandangan nya tentang desa atau kampung juga telah berubah . Mendengar cerita tentang desa angi ,membuatnya antusias suatu hari ia ingin datang berlibur ke desa angi .
Nisa menekan klakson saat telah sampai di depan pintu gerbang calon mantan tunangan nya itu .saat pintu gerbang di buka ada sebuah mobil yang jalan mundur , menghalangi jalan nya .Nisa kembali menekan klakson mobilnya . Memberi kode agar mengalah padanya .
"Maaf , kamu bisa mundur sedikit tidak , saya mau masuk ." Nisa sedikit berteriak karena mobilnya sudah masuk separuh tidak mungkin dirinya akan mundur lagi . Yang ada dia akan menabrak mobil mobil yang lalu lalang di belakang nya .
Nisa mengerutkan keningnya saat melihat mobil di depan nya hanya diam tidak mau bergerak . Nisa turun dari mobil dan menghampiri pengemudi mobil yang ada di depan nya . Dan mengetuk jendela kaca mobil itu dua kali .
Tok ....Tok
Dewangga menurunkan jendela kaca mobilnya . Dan menatap Nisa dengan sinis .
" Ada apa ." ucap Dewangga dengan dengan angkuh , sambil mengelus tangan nya yang tiba tiba menghangat .
Nisa mengerutkan keningnya , menatap pemuda di depan nya sepertinya tidak menyukainya . dari tatapan mata itu , ia mencoba mengingat ingat , di mana ia pernah bertemu dengan pemuda itu , apa mungkin ia pernah berbuat salah pada pria itu ,tapi ia tidak mendapati ingatan apapun tentang pria itu
"Eh , maaf bisa tidak kamu mundur sedikit , saya mau masuk ." ucap Nisa dengan sopan dan tersenyum manisnya ,bukan untuk mengoda pria di depan nya itu , itu hanya salah satu cara agar pria itu tidak akan tersinggung .
"memangnya kamu ada urusan apa sama yang punya rumah ini ." tanya Dewangga Dingin . Tidak ada tanda tanda 0ergerak kan seperti yang Nisa ingin kan .
"eh saya tidak ada urusan dengan yang punya rumah , tapi saya ada urusan dengan Lisa ." jawab Nisa dengan jujur . Memang ia hanya ingin mencari Lisa .juga tidak punya urusan dengan Bily laki laki yang tinggi gengsinya .
Jawaban Nisa semakin memperkuat kecurigaan Dewangga . Kalau Nisa ingin mencari Lisa untuk di intimidasi karena dia gadis polos .
Nisa mundur satu langkah melihat tatapan tajam dari Dewangga yang seakan membakar dirinya , hanya dengan tatapan tajam nya itu .
" Maaf , Apa ada yang salah ." Nisa tidak terima di tatap seperti itu . Ia merasa tidak berbuat salah tapi ia di pandang seperti seorang yang ketahuan berbuat kejahatan .
"Apa tujuan kamu untuk menemui Lisa ." Dewangga kembali bertanya dengan pelan .namun nadanya tetap dingin tapi menusuk . Siapa sangka pria yang memiliki sifat ramah dan supel bisa memiliki nada yang dingin dan menusuk .
Nisa semakin kesal dengan sifat angkuh Dewangga itu .
"Itu bukan urusan kamu ." sungut Nisa . Ia memilih untuk mengalah .dan ingin masuk ke dalam mobil , untuk memundurkan mobil nya , bila mobil Dewangga dah keluar baru Nisa akan masuk lagi .
BRUK....
Nisa terkejut pintu mobilnya yang sudah terbuka di dorong dengan keras oleh Dewangga hingga tertutup lagi dengan suara yang keras . Nisa balik melotot tajam menatap Dewangga yang telah berdiri di depan nya .
"Apa sebenarnya masalah kamu .? Dengar , saya tidak mengenalmu . Jadi swbaiknya kamu jangan menghalangi jalan ku ." Nisa berseru kesal dan menyentak tangan Dewangga dari mobilnya .
Namun lagi lagi Dewangga menahan nya . Dewangga menangkap tangan Nisa dan menariknya Nisa , masuk ke dalam mobil Dewangga .
"Pak tolong Urus mobil itu ." ucap Dewangga kepada satpam rumah Bily .
"Saya tidak kenal kamu lepaskan .saya tidak mau ikut dengan mu , turunkan saya .pak tolong saya pak ." teriak Nisa berteriak panik .sambil mengedor ngedor pintu mobil Dewangga .
Melihat tatapan tajam mata Dewangga , para satpam tidak berani ikut campur . Terlebih mereka mengenal siapa Dewangga .
"Diam ," bentak Dewangga pada Nisa . Yang terus berteriak minta tolong .
"Saya tidak punya urusan sama kamu ." teriak balik Nisa . Ia tidak terima di bentak oleh Dewangga , mesti ada rasa takut di hatinya .
"Kamu akan berurusan dengan saya . Di saat kamu akan menghancurkan hubungan Lisa dan Bily ." seru Dewangga .
"Siapa yang akan menghancurkan hubungan mereka ." tanya Nisa dengan sewot yang ada diri nya berkorban untuk mereka berdua
"Tidak perlu mengelak , saya tau apa yang kamu rencanakan ." ucap Dewangga .
"Saya tidak merencanakan apa pun ." nisa hanya ingin keluar dengan teman nya , tapi kenapa serumit ini .
"Lalu apa alasan kamu datang ke rumah calon tunangan kamu ." tanya Dewangga sinis .
"Saya sudah bilang , saya hanya ingin perlu dengan Lisa ." sahut Nisa .
"Saya tidak akan ijinkan kamu untuk menemui Lisa . Saya tidak akan membiarkan kamu menyakiti gadis polos itu ." sontak Nisa tertawa terbahak bahak mendengar ucapan Dewangga .
"Memang nya kamu siapa nya Lisa . Dan saya tidak akan pernah menyakiti Lisa . Karena kami teman baik . Tidak mungkin saya melakukan kejahatan pada teman saya ." kata Nisa setelah tawanya mereda . Mungkin Dewangga salah menilai dirinya .
"Saya sepupunya Bily . Dan apa kamu pikir saya bodoh dan mudah kamu tipu .? ,"Dewangga menatap Nisa dengan datar .
"Saya tidak berbohong , saya dan Lisa telah bersahabat sejak satu bulan yang lalu ."Ucap Nisa .
"Teruslah berbohong semakin kamu banyak mengumbar kata . Semakin kelihatan kalau kamu seorang penipu ." sahut Dewangga .
Nisa sontak melotot ,ia mengebrak dashboard mobil Dewangga dengan keras .
"Hei , kamu ! Saya tidak butuh kamu percaya atau tidak , cepat sekarang turun kan saya ." ucap Nisa dengan tegas .
Dewangga hanya melirik Nisa dan tetap melajukan mobilnya tanpa menghiraukan permintaan Nisa .