NovelToon NovelToon
Sakitnya Menikah Denganmu

Sakitnya Menikah Denganmu

Status: tamat
Genre:Hamil di luar nikah / Selingkuh / Romansa / Penyesalan Suami / Pelakor / Diam-Diam Cinta / Tamat
Popularitas:315k
Nilai: 5
Nama Author: Miss 'R'

Kirana Adara Caroline gadis berusia 23 tahun, akhirnya bisa menikah dengan laki-laki yang sudah lama ia cintai, yaitu Hendrik Arsenio.

Meskipun Hendrik tak pernah mencintai Kirana, tapi ia harus bertanggung jawab atas perbuatannya yang sudah membuat Kirana hamil.

Sedangkan di lain sisi Hendrik ternyata masih mencintai mantan kekasihnya yang tak lain juga merupakan sahabat Kirana.

Akankah Hendrik akhirnya bisa mencintai Kirana? Atau justru sebaliknya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Miss 'R', isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 6. Fitting Gaun Pengantin.

"Bukan siapa-siapa," sahut Hendrik santai sambil kembali duduk di sofa.

"Tapi kenapa dia sering datang kesini?" sangah Kirana.

"Wajar lah dia sering kesini, kan ini rumah makan terbuka untuk umum."

"Aku nggak mau ya Mas kalau masih ada hubungan yang belum kamu selesaikan di belakangku. Karena aku nggak mau terganggu dengan hal-hal seperti itu saat kita sudah resmi menikah nanti," ucap Kirana sedikit tegas.

"Aku bukan anak kecil yang harus kamu ajarin!" Hendrik berucap tak kalah tegas dengan Kirana.

"Baguslah kalau kamu tau."

Setelah selesai makan, Hendrik segera mengajak Kirana menuju ke salon tempat temannya bekerja.

"Kalau masih mau makan ice creamnya bawa aja, biar di dalam mobil kamu nggak cemberut terus," titah Hendrik karena ia tau kalau Kirana masih pengen makan ice creamnya.

Saat mereka sudah sampai di lantai satu, ada beberapa karyawan yang terlihat masih asik bergosip. Padahal suasana rumah makan lumayan ramai siang ini. Hendrik pun segera menghampiri mereka.

"Ekhm!"

Sontak mereka semua menoleh ke arah Hendrik dengan wajah tegang dan saling sikut menyalahkan satu sama lain.

"Kalau kalian sudah bosan kerja, besok nggak usah datang lagi!"

"Kalian coba lihat ke sekitar, tamu lagi rame tapi kalian malah asik bergosip!" bentak Hendrik sembari menunjuk ke setiap sudut ruangan.

"Ma-maaf Pak. Kami masih mau kerja disini kok," lalu mereka saling berhamburan membubarkan diri.

Wajah Hendrik ketika marah mampu membuat semua orang menjadi takut. Tak terkecuali Kirana, tapi bukan Kirana namanya kalau dia tak bisa menutupi rasa takutnya.

Di sepanjang perjalanan, Hendrik masih saja memasang muka masamnya. Entah apa yang dia dengar dari obrolan para karyawannya itu.

Akhirnya Kirana mencoba memberanikan diri untuk mengajaknya bicara.

"Masih jauh kah, Mas? Kira-kira berapa lama lagi? Nanti disana aku bebas pilih gaun yang aku mau kan?" cecar Kirana berusaha mencairkan suasana yang dingin. Padahal di luar matahari begitu terik.

"Hem,"

"Kok cuma hem aja sih? Aku tanya panjang lebar, jawabannya singkat banget. Nggak seru ah kamu, Mas," Kirana pura-pura cemberut.

"Dah sampai! Buruan turun."

"Loh? Eh, kok udah sampai aja sih?" gerutu Kirana.

"Hai cint, dah lama nggak main kesini," sapa cowok berbadan gemulai.

Lalu ia mengalihkan pandangannya ke arah Kirana. "Dia sapa cint? Kok beda lagi cewek yang kamu ajak kesini," tanyanya pada Hendrik namun arah matanya tetap tertuju ke arah Kirana.

Degh.

"Kok dia bilang beda lagi? Memangnya sebelum ini Mas Hendrik pernah datang kesini buat fitting baju pengantin sama perempuan lain?" batin Kirana penasaran.

"Cariin gaun yang cocok buat dia," Hendrik menunjuk Kirana.

"Tapi sekarang dia sedang hamil, jadi kasih yang paling nyaman buat dia." imbuh Hendrik lagi. Kemudian dia berjalan ke arah sofa sambil mengeluarkan ponselnya dari dalam saku celana.

"Ayok ikut aku," ketus cowok gemulai itu oada Kirana.

Kirana pun mengikuti langkah cowok gemulai itu masuk ke dalam ruangan yang penuh dengan berbagai macam model gaun pengantin. Mulai dari yang terbuka dan seksi, sampai yang tertitup juga ada.

"Silahkan kamu pilih mau yang mana?" tanyanya masih dengan wajah jutek.

"Aku mau coba yang itu, itu, itu, itu, dan itu." Kirana menunjuk lima sekaligus gaun pengantin yang dia mau.

"Haduh seleramu bagus juga ya ternyata. Kukira seleramu bakal pas-pasan seperti wajahmu. Uups," ledek cowok gemulai itu.

"Hey, jangan salah! Aku kalau mau dandan artis pun bakal ngantri buat nikah sama aku! Sayangnya aku memang lagi pengen tampil apa adanya. Tapi meskipun penampilanku begini, buktinya Hendrik mau nikah sama aku kan?" balas Kirana tak mau kalah.

Seketika cowok gemulai itu terdiam sambil memikirkan sesuatu. Hal itu membuat Kirana tertawa puas dalam hati.

"Jadi kamu beneran calon istrinya Hendrik?" tanyanya tak percaya.

"Menurutmu? Masa iya kalau bukan calon istri bakal di ajak fitting baju sih?" tanya Kirana balik.

"Kalau cuma untuk fitting baju mah, siapa aja juga bisa di ajak kali. Dua bulan lalu aja Hendrik juga datang kesini sama perempuan cantik. Aku kira mereka bakal nikah dalam waktu dekat, tapi ternyata bookingan gaunnya tiba-tiba di batalin sama dia," celotehnya sembari mengambil beberapa gaun yang Kirana minta.

"Dua bulan yang lalu? Berarti saat Mas Hendrik mabuk berat itu kah? Apa jangan-jangan saat itu dia memang abis putus cinta, makanya sampai mabuk malam itu," tanya Kirana dalam hati.

"Berarti dia emang jodohnya sama aku," Kirana tertawa meledek.

"Atau jangan-jangan kamu hanya pelariannya aja ya?" cowok gemulai itu ternyata tak mau kalah.

"Enak aja!" bantah Kirana. "Nama kamu siapa sih? Biar enak gitu kita ngobrolnya. karena sepertinya kita seumuran deh. Kalau aku Kirana," lalu Kirana mengulurkan tangannya.

"Aku Rudi," jawabnya sembari menjabat tangan Kirana. "Iya kita sepertinya seumuran, brarti nggak perlu panggil dengan Mbak/Mas kan ya. Hahaha."

"Oh iya, kamu masih inget nggak seperti apa wajah atau ciri-ciri perempuan yang di ajak fitting baju waktu itu?" Kirana mencoba cari tau tentang calon istri Hendrik sebelum dia.

"Aku lupa-lupa inget sih. Tapi yang jelas dia tinggi seperti kamu, kulitnya juga putih sama seperti kamu, rambutnya juga sama seperti kamu. Cuma bedanya perempuan itu dandanannya sedikit menor. Terus jutek gitu mukanya. sombong pula kalau di ajak ngobrol," jelas Rudi.

"Bentar-bentar, apa wajahnya seperti ini," Kirana membuka galeri di ponselnya. Dia mencari foto Sintya yang sedang berfoto bersamanya beberapa bulan yang lalu.

Memang Kirana dan Sintya memiliki bentuk tubuh dan rambut yang sama. Perbedaan di antara mereka hanya di cara berdandan saja.

Mereka benar-benar bersahabat erat beberapa bulan yang lalu. Bahkan Sintya pernah meminta agar pernikahan mereka nantinya di laksanakan secara bersamaan.

Tapi persahabatan dan impian itu kini telah hancur karena kejadian tak terduga dua bulan yang lalu. Andai Kirana tak hamil, pasti dia akan merelakan Hendrik untuk Sintya walaupun Hendrik sudah mengambil kesuciannya.

Sayangnya Sintya juga tak pernah bercerita tentang hubungannya dengan Hendrik selama ini. Jadi Kirana menganggap kalau Sintya selama ini jomblo sama seperti dirinya.

"Mana buruan. Ada nggak fotonya? Lama banget sih nyarinya," gerutu Rudi sambil menghentakkan kakinya berkali-kali.

"Sabar dong ih," sahut Kirana sembari jari lentiknya terus mencari foto Sintya.

"Nah ini dia ketemu," mata Kirana berbinar senang.

"kira-kira di bukan perempuan yang di ajak Mas Hendrik kesini waktu itu?" imbuh Kirana sembari menyodorkan ponselnya.

1
Dewi Retno purbasari Purbasari
Ngak asyik kok ceritanya udah tamat aja blm sampai Kirana cerai dan bahagia. Klau bisa tolong di lanjut ceritanya kak. SEMANGAT 💪💪💪
keyJoe: nanti akan di lanjut di season 2 ya kak...🤗

sambil nunggu bisa baca novel yang satunya... ❤

trimakasih sudah membaca..🙏
total 1 replies
Hanisah Nisa
lanjut upnya Thor..
Rere Behelshop: kenapa tamat
total 2 replies
Hasim Nely
lama up ny thor..... mogaja slanjutny bisa rutin upny 😁😁😁😍😘
Hanisah Nisa
һᥱᥒძrіk... ᥣᥱᥣᥲkі ⍴ᥣіᥒ ⍴ᥣᥲᥒ.....
elin herlina
mending cerai aja, drpd di tengah2 klrg toxic yakin gk bs hidup tenang,lagian punya suami yg gampang di bodohi itu yakin hidup km gak bkln bahagia.
Suci Dava
Modelan suami sprti Hendrik enaknya disleding aja
Tipa Ghorky
bagus ran jgn mau balikan ma Hendrik suami yg ga bisa melindungi istri ,, semoga Hendrik , mama nya Hendrik juga Handoko segera dapat karma nya
Ester dj
cerita sangat menarik,saya suka
elin herlina
q bnr2 gak setuju kalo kirana harus kembali lg sm hendrik,laki2 lembek yg gak punya pendirian jg mudah di hasut,masa seumur hidup kirana hrs menderita d tengah2 klrg toxic, mending pasngin aja dia sm richart.
Arie
👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍
Hanisah Nisa
semangat lanjut upnya Thor...
Tipa Ghorky
jgn tolol RAN mau balikan ma Hendrik mendingan jadi single parent drpd bertahan sama suami ga tau diri kayak Hendrik ,, ditunggu karma buat Hendrik , apalagi mama nya Hendrik juga Handoko sama istri nya
Tipa Ghorky
semoga richar dah bener2 berubah dan tulus membantu Kirana ,, semoga Hendrik dan keluarga toxic nya mendapatkan karma Krn dah menyakiti Kirana dan segera masuk penjara atas kasus kekerasan ke Kirana ,, Thor lama banget baru up semoga bisa lebih rajin up ya
keyJoe: hehehe...
iya maaf ya, Kak. Di usahakan mulai sekarang sudah bisa up rutin...😊🙏

terima kasih sudah setia menunggu..
sehat selalu, Kakak.❤
total 1 replies
Putri Chaniago
jgn sampai Hendrik menemukan Kirana biarkan saja surat panggilan dari pengadilan agama diterima Hendrik gugatan cerai dari Kirana
hasimnely
dasar gk ad akhlag,....... uh jgn sampai papany hendry kenapa2,.....
Hanisah Nisa
ᥣᥲᥒȷᥙ𝗍 𝗍һ᥆r ᥙ⍴ᥒᥡᥲ
....
Hanisah Nisa
lanjut upnya Thor.....
Suci Dava
up nya jngn lama2 yaa thor
hasimnely
next....
visi Sembiring
semoga papa mertuanya cpt sadar dan mengungkapkan kebenarannya biar ibu merry dan anak2nya dituntut atas kasus penganiayaan tidak ada ampun lg buat bu merry kebenaran hrs ditegakkan biar suaminya kirana menyesal membela ibu dan saudara2 nya yg membuat rmh tangganya hancur
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!