NovelToon NovelToon
SECOND PALACE

SECOND PALACE

Status: tamat
Genre:Hamil di luar nikah / Romansa / Tamat
Popularitas:3.1M
Nilai: 4.9
Nama Author: lena linol

Nana gadis desa berumur 18 tahun, merantau ke kota untuk memperbaiki kehidupannya yang berada di bawah garis kemiskinan. Ia bekerja menggantikan Bibinya menjadi seorang asisten rumah tangga di salah satu rumah mewah yang ada di Kota--rumah mewah milik keluarga Coriander. Tapi, siapa sangka baru satu bulan bekerja di sana, dirinya sudah terlibat Affair dengan anak majikannya. Ia menyerahkan kesuciannya kepada Haidar--pria tampan dengan sejuta pesona namun sangat menyebalkan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon lena linol, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Aku tidak yakin!

"Kenapa kamu berusaha untuk mengambil ponselmu ini? Apakah kamu chat mesra dengan David?!" tuduh Haidar seraya membuka ponsel Nana, dan melihat isi chat Nana dengan David.

Nana menggeleng sebagai jawaban, ia berkaca-kaca, teganya Haidar menunduhnya seperti itu.

Nothing special, saat Haidar sudah membuka isi pesan dari David, namun hal itu cukup membuat dada Haidar terbakar.

"Ponselmu aku sita!" tegas Haidar tidak ingin di bantah.

"Tapi, Den--" Nana sudah meneteskan air mata, kenapa Haidar begitu egois kepadanya, dan hal ini membuat dadanya semakin terasa sakit.

"Tidak ada tapi-tapian, Na! Sudah berulang kali aku katakan jika jangan pernah berhubungan dengan David!" Haidar berkata penuh penekanan.

"Alasannya apa?" Nana berusaha untuk menjadi gadis yang kuat, ia mengusap sudut matanya yang basah. Ia mulai hari ini akan menjadi gadis kuat dan tidak polos lagi.

"Apakah butuh alasan?" jawab Haidar terdengar sangat menjengkelkan. "Kamu adalah milikku Na!" tegas Haidar.

"Jika begitu nikahi aku sekarang juga!" tantang Nana dengan perasaan yang tidak karuan.

Haidar langsung terdiam ketika mendengar ucapan Nana.

"Na, sudah aku katakan jika aku akan menikahimu satu bulan lagi!" Haidar berkata tegas, semakin menajamkan pandangannya.

"Aku tidak yakin," jawab Nana menatap Haidar dengan penuh luka. "Masa depanku sudah hancur, akan tetapi kamu yang menghancurkannya terlihat santai dan seolah tidak merasa bersalah kepadaku. Ya, aku memang hanyalah seorang pembantu, wanita rendahan di matamu, tapi aku juga punya hati dan perasaan!" Nana berderai air mata seraya menepuk dadanya berulang kali.

"Katakan sekarang juga jika kamu tidak bisa menikahiku dan tidak bisa bertanggung jawab atas semua yang sudah terjadi! Katakan sekarang juga!!" sentak Nana di sela isak tangisnya.

Tangis yang terdengar menyayat hati dan pilu.

Haidar membeku, lidahnya terasa kelu. Perasaannya terasa gamang. Di sisi lain ia ingin selalu berada di dekat Nana, akan tetapi di sisi lainnya lagi seolah ada tembok besar yang menghalangi perasannya terhadap Nana. Bukan hanya itu saja, masalah status sosial juga menjadi permasalahannya. Haidar berpikir jika kedua orang tuanya tidak mungkin setuju jika dirinya menikahi Nana yang notabennya adalah seorang pembantu.

Nana mengusap pipinya dengan kasar, kemudian ia merebut ponselnya yang ada di tangan Haidar dengan cepat.

"Terima kasih atas semua janji manismu yang kamu katakan kepadaku! Aku sudah tahu jawabanmu, diammu membuatku mengerti jika kamu tidak bisa menepati janjimu, dan terima kasih sudah menghancurkan aku!" Nana berkata dengan penuh kesakitan dan menahan rasa sesak di dalam dada. Kemudian ia segera keluar dari kamar tersebut meninggalkan Haidar yang mematung di tempat.

"Hai, Nana," sapa Sora kepada Nana yang menuruni tangga dan berpapsan dengannya. "Kamu baik-baik saja?" tanya Sora pelan saat melihat wajah Nana memerah.

"Iya, hanya sedikit merasa lelah," jawab Nana tersenyum tipis.

"Maaf ya, koperku berat ya." Sora merasa tidak enak hati kepada Nana.

"Tidak apa-apa. Mbak Sora," jawab Nana.

"Sora saja." Protes Sora, tidak suka di panggil 'Mbak'.

"Iya, Sora, kalau begitu saya ingin melanjutkan perkerjaanku." Nana segera melanjutkan langkahnya, sedangkan Sora menatap punggung Nana dari tengah tangga.

Nana menuju kamarnya, ia langsung mengunci kamarnya dengan rapat. Mengambil bantal lalu membenamkan wajahnya di bantal tersebut guna meredam tangisnya.

1
evi carolin
habizzzz .... kau Sora.... harap harap malah dpt zonk ...
Dessy Lisberita
mana cukup bangun rmh sekolah 200jt ad"aj
Dessy Lisberita
kalau nana balik sama haidar aku juga balik baca novel judul yg lain
Dessy Lisberita
jadi cewe juga kalau laki udah ga mau kenapa juga masih bertahan
Dessy Lisberita
ga seru kalau balik ke haidar
Dessy Lisberita
kalau harga diri murah emang kaya gitu ngemis minta di nikakan jadi cewe mahal dikit napa
🥰Ary Ambar Kurniasari Surya🥰
pinter bgt nana gini dong thor lakon cew jg mudah ditindas, tegas galak, bikin nana pergi thor biar nyahok si haidar
🥰Ary Ambar Kurniasari Surya🥰
aq nebak nih ya, pasti pemeran nana in cew yg teraniaya, bodoh, gt deh, bikin nana pergi thor biar haidar gak semena2 gt, biar sadar sm kelakuanya yg seenaknya, hehehe maaf thor jd ngatur
MamDeyh
Visualnya kurang kak menurut aku🤭
Khairul Azam
cih manusia munafik nana ini
fitriani
gurunya gak benar itu masa ngatain valen gitu d depan murid yg lain jadinya tmn2 valen jadi ngikut.... agak laen ini gurunya😡😡😡😡
fitriani
masa gurunya ngatain muridnya gitu sih gak ada etikanya bgt tuh guru😡😡😡😡😡
fitriani
modarrrr kowe sora bukannya untung malah buntung🤪🤪🤪🤪🤪🤪
fitriani
hadeh si sora sa ae dramanya😏😏😏😏
fitriani
sialan si haidar😡😡😡😡😡😡😡
Qaisaa Nazarudin
JADI MALAS BACANYA,PERAN COWOKNYA COWOK MURAHAN DAN TEH CELUP..
Qaisaa Nazarudin
Ini nih yg namanya perempuan MURAHAN..
Qaisaa Nazarudin
Bukan diusir,Lebih tepatnya diSEBUNYIKAN oleh Yuki disuatu tempat..
Qaisaa Nazarudin
Gak sadar kamu kalo mama Yuki itu lagi MENYINDIR kamu,Dasar gak punya OTAK..
sitii de phantom
please... momy... ngakak klo gini mah... 😄
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!