menceritakan seorang istri yang sangat mencintai suaminya, namun harus menerima kekecewaan saat tidak sengaja melihat suaminya sedang bermain panas bersama adiknya sendiri. dan ternyata selama ini suami dan adiknya telah memiliki hubungan dibelakangnya.mengetahui semua itu seakan membuat dunianya hancur dan terpuruk, namun kenyataan tersebut membuatnya tersadar, dan bangkit atas penghianatan tersebut. ia pun berencana ingin membalaskan dendam pengkhianatan itu dan mengambil semua yang harusnya jadi miliknya,
untunglah ia tak sendiri,ada para sahabatnya dan satu pria dingin yang spesial yang selalu ada untuknya
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon gilangkhoi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab.6
pov. dinda
terlalu lama meladeni suami pengkhianatku dan adik ku yang tak tau diri itu
membuatku merasa mual.
apalagi tadi aku tak sengaja mendengar dan mengintip kemesraan mereka dikamar mila, ya aku mendengar semua rencana busuk mereka yang ingin merayakan annive mereka dan tentang kado untukku barang bekas mila
aku sangat sakit hati mendengarnya sejak kapan mereka berhubungan, kenapa aku selama ini tak pernah merasa curiga atau aku yang terlalu bodoh
ini awal pembalasanku sekaligus hadiah anniversary buat kalian
kalian tunggu saja
tak lama dinda pun menghubungi jessika dan berencana untuk mengambil sesuatu yang telah kupesan waktu lalu
dinda buru buru menuruni anak tangga
"mau kemana mbak malam begini,
tanya mila tiba tiba muncul dari dapur
"aku mau keluar sebentar
"ngapain, ini udah malam lo mbak aku khawatir ntar mbak kenapa napa lagi dijalan
"bullsyit ...tidak mungkin dia khawatir,
aku ada urusan mendadak jadi kamu nggak usah menungguku pulang,
lalu aku menjalankan mobilku setelah sampai aku langsung menemui jessika di kafe ini yang tak jauh dari rumahku
"hay jes. . maaf sudah menunggu
"nggak kok, tenang aja
"btw pesanan ku yang aku pinta udah ada jes?
"udah din nih pesanannya
"aku mengambil botol itu bentuknya sangat unik sekali... mujarab nggak"tanyaku
"bayangin aja loh obatnya akan bekerja sampai 8jam dikulit
"wah lama banget tuh...
aku pun tersenyum puas. ini yang kuinginkan untum memyiksa mereka
"kapan masa penyembuhannya?
"ya sekitar seminggu
kalau dioabati dengan dokter.. lo harus berhati hati jangan sampai ni barang terkena kulit lo...
"makasih ya jes. yaudah udah malem ini, gue cabut pulang dulu...
"oke see you
oh iya din bentar nih gue ada kado buat sahabat gue, semoga gue yang pertama ya besti
"makasih banyak sayang ku...
aku pun segera pergi dan pulang
ternyata pukul 11.25 aku tiba dirumah sih, keadaan rumah begitu sunyi, aku pun diam diam menuju ruang kerja adit. dan mengintip mereka, namin ternyata kosong Mereka tidak ada,
"sayang""
aku terkejut mendengar suara mas adit
kenapa kamu mengendap endap seperti itu sayang, apa kamu mencariku
"tanya adit
"ah iya aku mencarimu mas ada apa sayang? apakah sangat lenting, kenapa tidak bicarakan saja disini..
"nggak kalau mau ikut aku kekamar
"kamu terlihat berbeda sayang apa yang ingin kamu bicarakan
"aku mau melayanimu mas, tapi kamu harus mandi dulu
"nanti aja mandinya,kita bisa langsung melakukannya
"nggak, kamu bau acem sayang, kamu harus mandi..
lagian aku juga sudah menyiapkan sabun aromatic dikamar mandi, jadi please mandilah sebentar
adit pun berfikir"baiklah"
setelah adit ku pastikan masuk kamar mandi aku bergegas menjalankan misiku
aku menyiapkan baju tidurdan pakaian dalamnya, tidak lupa aku mengambil sarung tangan dan dan masker untuk menaburkan bubuk racun yang diberikan jesika tadi,kutaburi dicelana dalamnya dsetelah itu kulipat kembali dan menaruhnya didekat baju tidur
lalu segera aku membuang masker dan sarung tanganku ketempat sampah
beberapa menit kemudian, mas adit pun keluar menggunakan handuk,
namun aku pun tak tergoda
"mas pakaianmu dan ****** ******** sudah aku siapkan"kataku
,"bukankah tadi kamu mengajakku bermain setelah aku mandi
"ah iya aku lupa mas. kalau aku lagi pms nih
sorry banget kita Tunda dulu ya...
"yaudah de, mana pakaianku dan ****** ********"pinta adit sedikit merajuk setelah itu adit langsung tidur
"mas kamu marah?
"nggak, aku ngantuk
"oh ya sudah tidurlah.
perilaku tak terpuji
hehehhehe