NovelToon NovelToon
Sang Pengiring Pengantin 2 (Ketika Mantan Terindah Kembali)

Sang Pengiring Pengantin 2 (Ketika Mantan Terindah Kembali)

Status: tamat
Genre:Tamat
Popularitas:2M
Nilai: 4.9
Nama Author: Assifaatulqalbi

Zifa jadi pengiring Pengantin di pernikahan Sahabatnya dan bertemu mantan yang meninggalkan dia saat lagi sayang-sayangnya. Kira-kira gimana yah, rasanya jadi Zifa?

"Menyesal aku datang ke sini. Harusnya aku tahu kalau dia juga bakalan ada, toh pengantin pria adalah sepupunya" gerutu Zifa.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Assifaatulqalbi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bersama Bima

"Gimana?" tanya Bima saat Zifa kembali ke dekatnya.

"Mereka langsung balik karena Mamanya Nara mendadak nelpon. Ada hal penting katanya" jawabnya seperti yang disuruh Nara.

"Oh!"

Mendengar jawaban Bima, Zifa menarik nafasnya dan membuangnya perlahan. Kalau tak mengingat Misinya, Zifa sudah menarik kepala Bima agar terlepas dari badannya.

"Ayo! Ngapain diam di situ?" ketus Bima saat Zifa hanya diam. Zifa menurut saja, ia bahkan mendahului langkah Bima dan meninggalkan cowok itu untuk melihat koleksi Novel-novel terbaru.

Zifa mengernyit saat Bima mengekorinya. "Kamu ngikutin aku?" tanya Zifa.

"Ge-er!" cibir Bima sambil melewatinya. Zifa hanya mampu menghela nafasnya. Ia kemudian melanjutkan langkahnya ke arah Novel yang berjejer rapi. Ternyata Bima juga melihat-lihat Novel. Dan yang lebih mengejutkan, Cowok itu melihat-lihat koleksi Novel Romantis. Zifa tak bisa menyembunyikan tawanya, ia pikir tipe seperti Bima yang tak ada romantis-romantisnya itu lebih suka bacaan berbau Pelajaran atau se-enggaknya Novel petualangan. Tapi ini? Astaga! benar-benar kejutan!

"Kenapa ketawa?" tanya Bima.

"Lucu aja liat kamu. Wajah yang keliatan mengerikan, ternyata bacaannya drama cinta menye-menye" ejek Zifa.

"Emang salah?"

Zifa mengangkat bahunya "Enggak sih! Hanya saja aku kasihan banget, tuh Novel romantis dibaca dengan wajah datar. Seharusnya kan bacanya menghasilkan banyak ekspresi" Jawab Zifa masih dengan ejekannya.

Bima memdengus kemudian melanjutkan kegiatannya memilih Novel yang menarik. "Kalau aku bacanya sambil senyum, Novelnya lebih kasihan. Entar dia jatuh cinta dan berakhir dengan aku yang menolak"

Zifa melongo mendengar kalimat panjang plus Pe-de dari Bima. Ternyata pria itu narsis juga.

"Tutup mulutnya. Entar rak Novelnya bisa masuk di mulut kamu" Ckk! Kenapa perkataan nih cowok selalu pedas sih? Padahal biasanya orang mengatakan kemasukan lalat, eh dia malah kemasukan Rak Novel, kan nakutin?!

Setelah memilih beberapa buku yang menarik perhatian untuk mereka beli, keduanya melangkah menuju kasir. Jangan ditanya siapa yang bayar, tentu saja Zifa. Iya, Zifa! Nggak salah kok! Kata Bima sebagai bayaran dia yang menjemput dan juga akan mengantarkannya pulang. ngeselin nggak sih?

"Mau ke mana lagi?" tanya Bima saat mereka sudah berada di perkiran.

"Pulang aja! Entar kalau ke mana-mana, isi dompet aku benar-benar ludes!" jawab Zifa ketus.

Bima tersenyum kecil mendengar jawaban Zifa. Untung saja Zifa nggak melihat senyumnya. Kalau enggak, bisa-bisa tuh cewek jingkrak-jingkrak sambil salto. Eh?! gimana sih?

Zifa mengerutkan alis bingung saat Bima menghentikan Motornya di depan sebuah warung Bakso.

"Ayo turun! Aku udah lapar" ajak Bima saat Zifa hanya diam.

Zifa menggeleng "enggak! entar kamu minta trakrir lagi"

Bima menggeleng pelan "Kali ini aku yang traktir" Zifa tentu saja tak langsung percaya, ia memandang Bima menyelidik membuat pria datar itu berdecak kesal.

"Benaran!" ujarnya meyakinkan. Akhirnya Zifa menurut. "Baksonya Mang, Dua. Minumnya Es Jeruk aja. Dua juga yah" ujar Bima pada si Bapak penjual Bakso itu. Sepertinya Bima sering ke sini. Tak sengaja, mata Zifa melirik ke arah spanduk yang terpasang, menampilkan jenis-jenis makanan dan minuman lengkap dengan harganya.

"Nggak adil banget sih, aku tadi bayarin buku kamu Seratus Lima Puluh Ribu, kamu malah nraktir aku Bakso Lima Belas Ribu? Hello!" protes Zifa.

"Nggak adil gimana? Walau buku mahal, tapi nggak bikin perut kamu kenyangkan? aku kan sekarang nraktir kamu yang bikin kenyang" jawab Bima santai.

"Ternyata selain wajah datar kamu yang ngesalin, kamu juga punya sikap yang naudzubillah yah!" cibir cewek itu. Astaga, sepertinya dia harus ekstra sabar menghadapi Bima.

Vote dan komennya jangan lupa😊

1
Qaisaa Nazarudin
Ckk ngapain juga marah2 dan merasa sakit hati dan kecewa bertahun2,Kalo hujung2 nya juga malah balikan lagi..🤦🤦
Qaisaa Nazarudin
membingungkan..
Qaisaa Nazarudin
Orang kalo udah cinta mah ee ayam juga dia bilang rasa coklat, Besok2 saat di selingkuhin,jangan nangis2 ya Nara..
Widi Andriani
pengen bogem bima
levian
mampir kak ke novel takdir cinta di koridor sekolah meskipun cerita nggak nyaman dan nggak nyambung tapi tetap nikmatin aja
Nurwana
so sweet banget si Bima.... pak suami TDK ad bucin bucinnya.
Nurwana
semangat zifa.... tunjukkan pada Bima bahwa kamu TDK bisa direndahkan.
Nurwana
benar zifa, bodoh amat....
Ely eliayan
lanjut
Sundari Sekariputi
bgs ceritanya tor 👍👍👍
Olly O Krisen
😍👌🤩
Randa kencana
ceritanya sangat menarik
Vivi Andriani
bucin abizz
Susilo Wati
si bita bukan cuma ganteng tapi pakai banget 😘
Farida Wahyuni
lia ini pasti mamtannya bita, yg lalu dipacarin bita hanya krn mau menghilangkan perasaannya pada zi sepupunya.
Farida Wahyuni
ga apa2 kok thor. sepupuan bisa menikah kok, karna sepupu bukan mahrom, jd boleh dinikahi.
yuniarti Juni
ceritanya bagus,, moga lanjut ya thor,
Diana Sari Natalia
ngakak aku sindrilla disamakan dg gorila 🤣🤣🤣🤣
Diana Sari Natalia
Justru kita hrs dkt dg saingan biar tau pergerakan nya 🤣🤣🤣
Diana Sari Natalia
Lia pacarnya BiTa, BiTa cintanya ma Zifa, dah kyk papinya dulu donk si Bita, yaudah BiTa balikan lagi ya ma Lia
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!