NovelToon NovelToon
MUZACHA (Ini Cinta Atau Obsesi)

MUZACHA (Ini Cinta Atau Obsesi)

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Tamat
Popularitas:70.3k
Nilai: 4.9
Nama Author: Maryam Zamany

ini sebuah cerita fiksi, menceritakan perjuangan seorang muslimah yang berusaha mencari arti cinta yang sesungguhnya.

"Saya minta maaf atas kekecewaan kamu Cha, ini semua sudah menjadi qodarulloh, saya harap kamu selalu berharap kepada Alloh, dan tidak mengharapkan saya dengan lebih, tiga minggu lagi mungkin pernikahan saya dan Raysa, saya harap kamu ikhlas." kata Rafan.

Deg!

kata kata Ustadz Rayis mengenai ke dalam hati Acha, Acha hanya memejamkan mata menarik nafas dalam dalam dan membuangnya perlahan, dan kemudian memberanikan diri menonggak kan pandangan nya ke arah Ustadz Rayis.

"In syaa Alloh saya sudah ikhlas Ustadz, soal surat itu saya hanya mengungkapkan, dan tidak mengharapkan balasan." kata Acha berusaha tersenyum.






vote and like adalah semangat Author.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Maryam Zamany, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

halaman 5

"Iya Bang kenapa, Abang baru liat ya hehe." kata Liani.

"Hah? i-iya soalnya 3 tahun Kamu sekolah di SMK belum pernah bawa temen kerumah, itu ada cowonya emang gak disuruh apel apa." ejek Ku.

"Ih Abang.. Apaan sih itu kami bertiga friendship an doang." rengek Liani manja.

"Iya-iya percaya tuh." kata Ku yang emang lagi males berdebat.

"Itu mereka adik kakak?" kata Ku.

"Kenapa Bang?" tanya Liani yang mungkin tidak mendengar karena banyak kendaraan lain juga.

"Mereka adik kakak?" jelasku.

"Owhh, Bukan Bang..." kata Liani.

"Hem terus?" tanyaku.

"Mereka tuh satu komplek, jadi bareng deh," kata Liani.

Liani sedikit menyipitkan mata, "Dih Abang kepo, ada apaan nih?" selidik Liani.

Muza mengernyitkan alis, "Dih siapa yang kepo, Abang cuma nanya kan Abang baru tau kamu punya temen wk." ledek ku.

"Ih Abang ngeselin deh, Abang kira Lili gak punya temen apa." rengek Liani manja.

"Iya lagian gak pernah kamu main, gak pernah bawa temen ke rumah." kata ku.

"Nanti juga Liani bakal main dan ajak main Acha sama Iki deh, supaya Umi juga gak mikir kaya Abang, dikira Abang Liani gak ada temennya." kata Liani yang sedikit kesal.

Aku hanya tersenyum mendengarkan ocehannya, "Owh besok ya bakal maen?" kata ku.

"Gak lah Bang kan besok sekolah masa main." kata Liani.

Mendengar itu sontak aku tertawa renyah, "Haha astaghfirullah, aneh kamu tuh besok mah hari Minggu Li, wah jangan jangan mau ketemuan sama cowo yang tadi ya? dan bilangnya mau sekolah, jujur kamu." ejek ku.

"Astaghfirullah Abang nggak lah, orang setiap sekolah ketemu geh, bosen ngeselin orangnya, dan namanya geh manusia wajar Lili lupa, pantesan ya dari tadi mereka ketawa-ketawa." kata Liani.

"Haduh kamu tuh awas loh jadi cinta tar, lagian pikun padahal belum tua, eh tapi wajar sih yang usianya udah 81 tahun mah." ejek ku.

"Ih Abang 18, bukan 81." rengek Liani.

......................

Pov Author

Di perjalanan Acha dan Rizki menuju komplek A

Karena tidak ada percakapan, Rizki membuka suara memecahkan kekakuan perjalanan, "Cha lu masi inget gak, pas ultah lu yang ke 10 tahun, kita main kejar-kejaran dan lu yang lari dan kemudian menjatuhkan diri ke kolam padahal lu gak bisa renang gara gara gak mau ketangkap sama gua haha." kata Rizki dengan tenang.

Rizki tertawa renyah mengingat kejadian waktu itu.

"Ih kok lu masih inget aja." rengek Acha manja sambil memukul pelan bahu Rizki.

"Nggak bakal lupa lah kan kejadian lucu." kata Rizki mengejek.

"Ih ngeselin yah." rengek Acha.

Acha sedikit terkekeh, "Eh iya terus gimana lagi itu Ki? gua gak tau, pas sadar-sadar gua udah baring di sofa." kata Acha yang padahal sudah tau dari cerita Uma nya.

"Udah gitu ada Atlit renang yaitu si Pangeran tampan yang nolongin lu, dan semua Orang berterima kasih sama Pangeran itu." kata Iki yang membanggakan diri.

Acha mengernyitkan alis, "Dih masa iyaa Pangeran tampan." ejek Acha.

Mereka pun tertawa, dan tak terasa sudah sampai di depan rumah Acha.

Motor dihentikan dan acha langsung turun melepas helm.

"Besok mau bareng gak?" tanya Iki sambil mengambil helm yang Acha berikan.

Acha mengernyitkan alis, "Kemana?" tanya Acha heran.

Rizki menaruh helm yang dipegangnya di motor, Rizki sedikit melirik kearah Acha, "Sekolah lah?" kata Iki.

Acha membuang nafas secara kasar, "Kan besok tuh Minggu Iki atuh libur lah, perasaan tadi lu paling ngekek (ketawa terbahak-bahak) pas tadi Liani lupa hari, kenapa sekarang lu ikutan pikun juga." kata Acha sedikit sabar.

Rizki menepuk kening, "Astaghfirullah iya yah, gua lupa, ya sorry namanya geh Manusia." kata Iki nyengir kuda.

"Yaudah gua masuk yaa." kata Acha sambil melambaikan tangan.

Rizki memgangguk tersenyum, "Iya."

1
Anna Susiana
Ayo.... semangat Cha maju terus pantang takut buat jalan ke depannya
Neti Jalia
nyicil like lagi
Susi Opik
semangat
Susi Opik
semangatt
Susi Opik
nice kak,, semangat terus dlm berkarya
Ana Yulia
Hadir thor, salam Rafa & Ara.
Ayo Thor lanjut terus.. semangat semangat semangat 💪💪💪
Ana Yulia
hadir, semangat up 💪 lanjut lagi
yutantia 10
next
🍾⃝ ͩSᷞɪͧᴠᷡɪ ͣ
panjang bgt penjelasannya😁
TK
next up
zien
semoga sukses selalu💐💐💗💗
🍾⃝ ͩSᷞɪͧᴠᷡɪ ͣ
acha cemburu ni
R.F
cemungut
Neti Jalia
nyicil boom like lagi👍🙏
Andropist
semangat kak
🍾⃝ ͩSᷞɪͧᴠᷡɪ ͣ
udah pas tuh jadi pasutri😊
Andropist
lanjut kak
Ana Yulia
Next thor semangat 💪
yutantia 10
semangat up
Pink Panther
lanjut 2 like👍
kutunggu kelanjutan bomlike kk di novelku Who is He ya😄💕

Tetap saling dukung yuk✨
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!