NovelToon NovelToon
Pacar Kecil Tuan Muda

Pacar Kecil Tuan Muda

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Percintaan Konglomerat / Crazy Rich/Konglomerat / Obsesi / Beda Usia / Diam-Diam Cinta
Popularitas:7.2k
Nilai: 5
Nama Author: mul

" Aku menyukai dia sejak pandang pertama, jadi dia harus menjadi pacarku " ucap Arasya menatap penuh damba pria dewasa yang duduk bersandar di sofa restoran masih dengan stelan jas kerjanya .

......

Sean Brisbane menjadi terheran-heran memikirkan gadis yang sudah beberapa hari ini selalu mengejar nya bahkan berusaha mendekati nya tanpa ragu .

" Sangat centil " ucap Sean mengambil lipstik di tangan Ara lalu membuangnya ke lantai agar bodyguard yang lain tidak melihat dia memakai lipstik lagi .

" Kenapa? apa aku terlalu cantik hingga Kakak tidak kuat menatapku memakai lipstik?" tanya Ara memungut lipstik nya yang di jatuhkan Sean .

" Cantik?" ulang Sean dengan tatapan geli nya pada gadis kepedean itu.

" Ayolah Kak jadi pacar Ara aja , Ara suka sama Kak Sean, ganteng !" gemas Ara dengan tampang cegil nya mencuri kesempatan untuk memeluk sebelah lengan Sean yang masih melek mendengar apa yang barusan dia katakan.


next

yuk baca cerita Ara , sicegil Bang Sean

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon mul, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 5 Sang pewaris

" Baiklah sebagai anak satu-satunya aku akan memenuhi keinginan Ayah untuk memimpin perusahaan keluarga kita tapi," ucapan Sean menggantung .

" Tapi apa?" ucap Ayah yang sangat tau kalau anak pembangkang itu tidak akan pernah menurut tanpa syarat.

" Aku ingin memimpin perusahaan dengan independen tanpa campur tangan siapapun, termasuk keluarga besar kita " pernyataan Sean yang membuat Ayahnya bernafas berat .

" Aku tidak peduli mau dia keluarga atau tidak , dalam bisnis aku hanya akan bersama orang-orang yang berkompeten di bidang nya bukan karena dia adalah keluarga ku " pernyataan Sean yang sangat tidak suka dengan cara kerja sistem kekeluargaan yang kadang sangat tidak adil .

" Apa Ayah setuju?" pertanyaan Sean yang akhirnya sang Ayah mengangguk lantaran sudah melihat kemampuan Sean dalam memimpin perusahaan pribadi nya .

" Dan satu lagi, hentikan perjodohan yang Ayah rencanakan untukku" ucap Sean, karena puncak pertengkaran yang membuat Sean keluar dari rumah utama bahkan di coret dari pewaris tahta adalah masalah perjodohan.

" Tapi Shania adalah wanita ideal untuk menjadi Nyonya besar penerus keluarga kita bahkan dia mengerti dengan jelas tatakrama dalam keluarga besar kita " ucap Ayah yang mengenal bibit bebet dan bobot Shania , sebab itulah dia menjodohkan Sean dengan Shania .

" Jika Shania ideal menurut Ayah jadikan saja dia istri kedua " pernyataan Sean.

Plakkkk

kali ini Ibunya yang menampar lengan Sean .

" Hahahaha, Ibu bisa cemburu juga " tawa cekikikan Sean .

" Ibu bisa mendapatkan yang lebih baik darinya " bisik Sean yang bahkan sudah sedari dulu ingin membawa Ibunya pergi , agar terbebas dari aturan yang mengekang keluarga ini .

Plakkkk

Kali ini Ayah yang menampar lengan Sean .

" Jangan coba-coba membawa kabur istriku " tegas Ayah yang walaupun selama ini terlihat tegas dan cuek tapi pada kenyataannya dia sangat mencintai istrinya , bahkan beberapa kali juga pernah melanggar aturan keluarga demi istrinya .

" Jika Ayah masih memaksa Ibuku mengikuti aturan yang tidak sewajarnya lagi, aku akan membawanya pergi " pernyataan Sean tanpa ragu .

" Sean, jika memang kamu tidak menyukai Shania maka bawakan calon menantu untuk Ayahmu , barangkali dia akan menyukai nya " kata Ibu menengahi pembicaraan.

" Ibu dengar, Aku hanya akan menikahi wanita yang aku sukai bukan yang ayah sukai " pernyataan Sean .

" Kau memang tidak boleh menikahi wanita yang aku sukai " pernyataan Ayah yang membuat Sean langsung tertawa lepas .

Satu-satunya wanita yang Ayah sukai hanyalah Ibu, itupun masih sering di marahinya .

" Baiklah Ayah, aku akan memimpin perusahaan keluarga jika Ayah menyetujui persyaratan yang aku ajukan " ucap Sean yang sebenarnya sangat menghormati Ayah nya .

Hanya saja Sean ingin membuka pikiran Ayahnya agar tidak terlalu terpaku dengan aturan lama yang bahkan kadang hanya memberatkan untuk kehidupan se modern sekarang.

" Deal?" ucap Sean mengulurkan tangannya dengan perasaan senang akhirnya Ayah nya yang keras kepala itu melunak .

" Baiklah, Ayah menyetujui semua keinginan kamu tapi kamu harus kembali tinggal di rumah ini " ucap Ayah yang membuat Sean terdiam .

Semenjak Sean pergi empat bulan yang lalu rumah utama menjadi sangat sepi, Ayah tidak bisa memungkiri kalau dia juga merindukan anak pembangkang yang sejak dulu selalu membuatnya berteriak setiap hari disepanjang rumah mewah dua lantai ini .

" Tidak, aku akan tetap tinggal dirumahku " pernyataan Sean .

" Jadi kamu bakalan tetap ninggalin Ibu " suara kecil Ibu yang merasa sangat kesepian sejak Sean tak pernah lagi pulang .

" Ibu bisa tinggal dirumahku " kata Sean menggenggam tangan Ibu dan mengecupnya.

" Kau ingin tinggal dirumah ini atau kami yang akan pindah kerumah mu yang kecil itu" pernyataan Ayah yang tentunya tidak mau berpisah dengan istrinya meskipun sehari .

" Yang mengajak Ayah pindah siapa?" tawa Sean meledek Ayah yang rupanya tidak mau ditinggal Ibu walaupun cuma sehari .

" Aku adalah Ayahmu dan tanpa aku tidak ada seorang pun yang boleh membawa pergi istriku " pernyataan kepemilikan dari Ayah .

" Tapi aku anaknya " pernyataan Sean .

" Biji toge, jangan merasa lebih berhak. Kau itu ada hanya karena aku membuat nya " pernyataan Ayah yang tiba-tiba kehilangan wibawa setelah lama tidak berdebat dengan Sean .

" Dan buatan mu adalah duplikat, sama-sama keras kepala " ucap Ibu yang kadang merasa lelah melihat Sean yang sejak dulu selalu bertengkar dengan Ayahnya setiap saat .

" Aku, keras kepala?" pertanyaan Ayah menunjuk dirinya yang diangguki Ibu .

............

Keesokan harinya.

Sean berangkat ke perusahaan utama bersama Ayahnya setelah sarapan .

Ayah melakukan konferensi pers kepada publik yang sangat mengejutkan, bukan cuma perpindahan jabatan tapi juga pergantian kepemilikan perusahaan kepada putra tunggalnya .

" Aku pikir dia tidak menyayangi ku " ucap Sean mengusap setetes air mata yang jatuh disudut matanya.

Setelah pengumuman yang mengundang pro dan kontra itu di hari yang sama Sean langsung menjabat sebagai presiden direktur PT Brisbane company .

Siang harinya selesai makan Ayah akan langsung pulang namun dia ingin menanyakan sesuatu pada Sean .

" Sean, dimana kamu membeli bolu pandan kemarin?" pertanyaan Ayah yang membuat Sean terdiam seketika.

Sean menatap Bimo yang sedang mengumpulkan berkas disebelahnya tengah senyum-senyum sendiri.

" Aku lupa, lagian kenapa harus bolu pandan yang kemarin, bukankah banyak toko bolu pandan yang lain " pernyataan Sean yang memang tidak tau dimana orang menjual bolu itu .

Karena si gadis pengganggu yang memberikan nya kemarin!.

" Bolu pandan itu rasanya beda, sayang sekali kemasan bolu itu polos sehingga tidak tertera identitas apapun tentang toko penjualannya " ucap Ayah dengan lirih .

" Ayah menginginkan nya lagi?" pertanyaan Sean.

" Iya, setelah menyuruh pelayan membeli beberapa tidak ada rasanya yang seenak itu " ucap Ayah yang sepertinya ingin membeli bolu itu lagi ketika pulang kantor .

" Sudahlah Ayah pulang dulu , istirahat nanti aku Carikan " ucap Sean .

" Tapi kau baru membawanya semalam , bagaimana bisa sudah lupa tempat membelinya " ucap Ayah menatap Sean yang langsung buang muka itu .

" Katakan kau mendapatkan nya dimana?" ucap Ayah yang sudah akan pulang kembali berjalan menghampiri Sean yang duduk di kursi kerja.

" Bimo, dimana kalian membeli bolu itu?" pertanyaan Ayah menatap Bimo yang selalu ikut kemanapun Sean pergi .

" Di, di," Bimo menjadi gelagapan ketika di tanyai Ayah .

" Seseorang memberikan nya" kata Sean akhirnya menjawab setelah lama diam .

" Untukmu?" pertanyaan Ayah .

" Tidak, untuk orang tuaku " ucap Sean yang ingat perkataan Ara .

Disini Ayah bisa menyimpulkan kalau Sean sedang dekat dengan seorang wanita , tapi Ayah tidak akan ikut campur sesuai janjinya .

" Baiklah, Ayah pulang " kata Ayah tiba-tiba memeluk Sean sampai anak yang jarang dapat pelukan itu melotot .

" Nanti minta dia buatkan untuk Ayah lagi ya " bisik Ayah menepuk-nepuk bahu Sean dengan senyum lebarnya.

" Belum jadi calon mertua sudah merepotkan" celetuk Sean geleng kepala menatap Ayahnya yang sudah berjalan pergi .

1
Yel
ehh jgn lah sampai sean nikah dgn yg lain jg 🫠 ga relaaa
partini
siapa sih Thor ortunya Ara penasaran
Yel
lagi thor 🤭
Yel
selama ini kan ara trs yg ada untuk sean, nah nanti bikin ga direstui dulu trs bikin sean yg ngejar 🤣
partini
bikin konflik ga ada restu dari pihak cewe Thor ,Ara kan cinta ma Sean masih so so only bisa dong jodohin ma yg lain buat Sean kelimpungan sebentar
Arin
Nah lo.......cara Daddynya Ara menilaimu, tergantung bagaimana kemarin Sean memperlakukan Shania. Apakah seperti pasangan? atau menjaga jarak..... Kalau sudah merasa bahwa dirimu akan mengecewakan Ara, paling tidak akan direstui
Dan harus lebih berjuang dengan keras lagi untuk mendapatkan restu. Bukan hanya Ara yang harus dituntut untuk mengikuti aturan di keluarga Sean saja
Dewi kunti
Apa yang akan.......
Dewi kunti
bapamu gendeng Sean
Yel
itu ayah sean minta di geplak 🤣
partini
ko ayah gitu ,,ga beres ini mah jangan dia yg punya istri dua ayo buk cari tau jangn anda di poligami
Arin
Wah.... Hati-hati Bu.... Kalau suamimu mengizinkan anakmu Sean buat ber istri 2 jangan-jangan suamimu juga sama..... ingin juga punya istri 2🤣🤣🤣🤣
partini
Thor bikin Ara tantrum Dong biar Sean kelimpungan,aku yakin mantan Sean pasti menggatal deh
Ara pergi agak jauh dulu jujurly aku penasaran Ara anak siapa yah dari sekian novel kan mafia semua
Dewi kunti
🤭🤭🤭🤭🤭Oalah noooookkk ,sean njededek😂
Arin
Memang cari masalah si Sean nih..... udah tau pacarnya suka tantrum. Masih saja mau di pegang-pegang tangannya sama cewek lain
Yel
jambak ra jambak!! 🤣
partini
3 bilang dikit Sean parah 😂
Yel
baru aja mau blg thor, bnyk juga cewenya sean 🤣 ada rose, shania, irene lagi
Dewi kunti
🙈🙈🙈🙈 aduuuuuuhhhh nich bocil tantruman,sabar Sean 🤭🤭🤭
Dewi kunti
wis timbang rame terus Ndang dirabeni wae, kesuwen
partini
ehhh putus,, alamak kalian berdua ini
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!