NovelToon NovelToon
Gara-gara Mantan

Gara-gara Mantan

Status: tamat
Genre:Duda / Cintapertama / Berbaikan / Tamat
Popularitas:147.5k
Nilai: 5
Nama Author: nenah adja

"Dasar brengsek! Kadal burik! Seumur hidup aku gak mau ketemu kamu lagi. Bahkan meskipun kamu mati, aku doain kamu susah menjemput ajal."

"Siapa yang sekarat?" Kanya terhenyak dan menemukan seorang pria di belakangnya. Sebelah tangannya memegang kantung kresek, sebelah lagi memasukan gorengan ke dalam mulutnya.

"Kadal burik," jawab Kanya asal.

"Kadal pake segala di sumpahin, ati- ati nanti kena tulah sumpah sendiri."

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon nenah adja, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pergi

Alan menatap benda berserakan di lantai. Semua barang kenangan, bahkan kado yang dia berikan untuk Kanya semuanya hancur. Boneka yang robek dan terpisah dari bagian tubuhnya, pigura yang pecah, juga buku- buku yang sudah menjadi potongan kecil.

Sonya berjongkok untuk mengambil benda-benda tersebut, namun suara Alan melarangnya dengan tegas. "Jangan pernah sentuh!" Sonya tertegun saat Alan sendiri yang mengumpulkannya satu persatu bahkan hingga potongan terkecil tak dia lewatkan.

Sonya melihat sekitarnya. Orang-orang membicarakan Alan dan saling berbisik saat melihat Alan mengumpulkan barang- barang yang Kanya taburkan tadi. Tangannya mengepal erat saat tatapan mereka jatuh padanya.

"Dia nikung temen sendiri gak sih?"

"Bisa di sebut pelakor kan?"

"Kayaknya lakinya yang brengsek. Masa selingkuh sama temen sendiri."

Alan mendengar semua orang, namun dia tak berniat bicara sama sekali. Setelah mengumpulkan semua barangnya, Alan pergi begitu saja, meninggalkan Sonya yang wajahnya semakin merah, karena malu dan marah sekaligus.

....

Kanya menatap tiket pesawat di tangannya, dia menatap suasana bandara di sekitarnya, lalu menghela nafasnya. Dia sengaja datang sendiri, sebab tak ingin bersedih karena meninggalkan orang tuanya.

Saat Kanya berpamitan, Sofi mewanti- wanti agar dia segera kembali.

"Jangan lama- lama patah hatinya, pulang cepet- cepet. Kalau lama di sana nanti kalau Mama kangen marahin kamu gimana?" Kanya bahkan tak yakin kapan dia bisa sembuh.

"Dek, cari bule yang ganteng disana. Biar si Alan sialan itu nyesel." ucap Arga.

Dan Mily yang kalem memberinya doa yang bikin adem. "Semua kesakitan akan berlalu, dan Tuhan akan mengganti semua rasa kehilangan kamu."

Lalu Papanya, hanya mengusap rambutnya, dan berkata. "Sehat- sehat, jaga diri kamu."

Sampai-sampai Arga dan Mamanya menatap Surya dengan mengeryit. "Yakin, cuma itu?"

Surya mencebik. "Nanti kirimin Papa tiket liburan kesana, ya. Jarang- jarang bisa ke Bali." Dan semua orang tertawa.

Kanya tersenyum, setidaknya mereka sudah berusaha menghiburnya.

"Papa juga sudah bilang tante Mela buat jemput kamu." Kanya mengangguk.

Dan kini, Kanya sedang menunggu keberangkatan, sambil termenung meratapi nasib cintanya, yang sakitnya masih melekat, sudah seperti permen karet yang nempel di baju, susah di hilangkannya.

Kanya bangun dari duduknya, saat pengumuman mengudara jika pesawat menuju Bali akan segera berangkat.

Sekali lagi dia menoleh ke belakang, entah untuk melihat apa. Dia hanya merasa dia harus menoleh.

Kanya melangkahkan kakinya ke gerbang keberangkatan dan menghilang saat pintu tertutup.

....

Sonya mengetuk kamar Alan, saat pria itu sibuk dengan barang- barang rusak yang di bawa Kanya.

"Alan, Maaf," ucapnya merasa bersalah.

Alan diam dan hanya berusaha menyusun pecahan- pecahan fotonya dan Kanya di atas meja.

"Alan?"

Alan mengbrak meja dengan kasar. "Aku bilang lakukan apapun, tapi jangan undang Kanya. Tidak cukupkah dengan aku yang menikahi kamu!" Alan menatap Sonya dengan tajam.

"Alan-"

"Pernikahan selesai, dan anak kamu bakalan punya akta nanti. Jadi jangan campuri urusanku mulai sekarang."

Sonya menelan ludahnya kasar.

"Alan, aku cuma mau Kanya datang, dan ikut bahagia."

Alan terkekeh. "Kamu gila? wanita mana yang bahagia saat pernikahannya berakhir. Lalu dia harus menyaksikan pengantinya justru menikahi wanita lain?"

"Sudah cukup aku yang berbuat kejam padanya. Jangan kamu tambah lagi luka di hatinya."

"Alan."

"Aku bilang pergi!"

"Aku tahu kamu kecewa sama aku, tapi aku harap, suatu saat kamu bisa menerima aku sebagai sahabat lagi, dan kita bisa saling menerima."

Alan mendengus, "Sejak kamu menjebakku, kamu bahkan bukan temanku lagi. Jangankan sahabat. Andai bisa aku ulang waktu. Aku gak akan mau kenal kamu."

Sonya berlari pergi meninggalkan kamar Alan dengan tangis yang berderai. Namun Alan tak peduli, dia kembali mencari satu persatu foto yang masih bisa disambung, dengan air mata yang menetes- netes di pipinya.

"Maafin aku Anya ... maaf."

1
Ray Aza
wkwkwkkkk... udah canggah wareng msh kecipratan ya? tp bs jadi sih, tmnku jg ada yg blg moyangku dl diperkosa nippon jadinya mataku sipit. suek emang, kaga ada kata yg lbh sadis dr diperkosa apa yak? 🤣🤣🤣🤣
BundaneAyaFitri
wkwk 😄😄😂😂
BundaneAyaFitri
barusan berasa nyesek....eeehh kok malah kocak jdnya Thor 😄😂
Siti Maulidah
ceritatanya bagus,singkat padat dan jelas /Good//Good//Heart//Heart/
Tety Boreg
kamu jg yg maksa buat anter anya plg si alan..klo anya plg naik taksi kan ga kejadian..
Memyr 67
𝗆𝖺𝗌𝗂𝗁 𝖻𝗂𝗇𝗀𝗎𝗇𝗀. 𝗆𝖾𝗇𝗀𝖺𝗉𝖺 𝖺𝖽𝗂𝗌𝗍𝗒 𝖽𝖺𝗇 𝖺𝖽𝗂𝗍𝗒𝖺 𝗌𝖾𝗉𝖾𝗋𝗍𝗂 𝗆𝖾𝗆𝖻𝖾𝗇𝖼𝗂 𝖺𝗅𝖺𝗇?
Memyr 67
𝗅𝖺? 𝗄𝖾𝗇𝖺𝗉𝖺 𝖺𝗅𝖺𝗇 𝗒𝗀 𝗁𝖺𝗋𝗎𝗌 𝗄𝖾𝗋𝗃𝖺 𝗄𝖾𝗋𝖺𝗌 𝗎𝗇𝗍𝗎𝗄 𝗋𝗂𝗈 𝖻𝗂𝗌𝖺 𝗁𝗂𝖽𝗎𝗉 𝗍𝖾𝗇𝖺𝗇𝗀? 𝗆𝖾𝗆𝖺𝗇𝗀 𝖺𝗅𝖺𝗇 𝖻𝗎𝗄𝖺𝗇 𝖺𝗇𝖺𝗄𝗇𝗒𝖺 𝖽𝗂𝗌𝗍𝗒 𝖽𝖺𝗇 𝗌𝗎𝖺𝗆𝗂𝗇𝗒𝖺?
Memyr 67
𝖻𝖾𝗋𝗐𝖺𝗃𝖺𝗁 𝖻𝖺𝖻𝗒 𝗉𝖾𝖺𝖼𝖾, 𝖻𝖺𝗒𝗂 𝖽𝖺𝗆𝖺𝗂
Memyr 67
𝗌𝗂𝖺𝗅𝖺𝗇 𝗆𝖾𝗆𝖺𝗇𝗀 𝗇𝗀𝗀𝖺𝗄 𝗍𝖺𝗎 𝖽𝗂𝗋𝗂
Memyr 67
𝗌𝗂 𝖺𝗅𝖺𝗇 𝖻𝖾𝗇𝖺𝗋 𝖻𝖾𝗇𝖺𝗋 𝗌𝗂𝖺𝗅𝖺𝖺𝖺𝗇
ayoe
🥺🥺🥺🥺
Endang Sulistia
bagus Thor
Endang Sulistia
keluarga konyol
Endang Sulistia
yaa ampun...bisa bisanya si om lawak..
Endang Sulistia
Alan bener bener bodoh....keluarganya gila semua...
Endang Sulistia
🤣🤣🤣
Endang Sulistia
CK...dilan mulutmu pedes juga kayak eyang surya
Endang Sulistia
Kanya pinter
Endang Sulistia
lain kali Kanya kasi ta* kucing aja Ama sialan...😤😤😤
Endang Sulistia
Sonya..kau waras???
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!